NovelToon NovelToon
WARISAN GALAXY: Pangeran Bintang

WARISAN GALAXY: Pangeran Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Murid Genius / Identitas Tersembunyi / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah sejarah / Peradaban Antar Bintang
Popularitas:24.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

(NOVEL INI LANJUTAN DARI LEGENDA SEMESTA XUANLONG)

Tiga belas tahun telah berlalu sejak Dewa Bintang Tian Feng mendirikan Kekaisaran Langit, menciptakan era kedamaian di dua alam semesta. Namun, di Puncak Menara Bintang, Ye Xing, putra dari Ye Chen dan Long Yin, serta Cucu kesayangan Tian Feng merasa terpenjara dalam sangkar emas.
Terlahir dengan bakat yang menentang surga, Ye Xing tumbuh menjadi remaja jenius namun arogan yang belum pernah merasakan darah dan keputusasaan yang sesungguhnya.

Menyadari bahaya dari bakat yang tak ditempa, Tian Feng mengambil langkah drastis menyegel kultivasi Ye Xing hingga ke tingkat terendah (Qi Condensation) dan membuangnya ke Alam Bawah, ke sebuah sekte sekarat bernama Sekte Awan Rusak. Tanpa nama besar keluarga, tanpa pengawal bayangan, dan tanpa harta istana, Ye Xing harus bertahan hidup sebagai murid biasa bernama "Xing" yang diremehkan dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 33

Langit di atas Pegunungan Perbatasan.

Sebuah perahu terbang kecil dari kayu ulin meluncur membelah awan. Ini adalah artefak transportasi milik Tetua Agung yang dipinjamkan kepada Ye Xing.

Ye Xing berdiri di haluan, memegang peta kulit binatang yang baru saja dia perbarui datanya dari perpustakaan Tetua Agung. Angin kencang menerpa jubahnya.

"Dunia ini lebih luas dari dugaanku," gumam Ye Xing.

Mei Wuchen duduk bosan di geladak, kakinya berayun-ayun. "Luas apanya? Dibandingkan Alam Dewa, ini cuma seukuran kandang ayam."

Ye Xing menggeleng, lalu menunjuk peta itu.

"Lihat ini, Mei'er. Kita sekarang berada di Benua Naga Azure, salah satu dari empat benua besar di Alam Bawah ini. Dan kau tahu posisi kita?"

Ye Xing menunjuk titik kecil di sudut peta yang nyaris tidak terlihat.

"Kita ada di Negara Besi Hitam. Ini adalah Negara Kultivasi Tingkat 1. Tingkat terendah. Di sini, Qi Condensation adalah prajurit, dan Foundation Establishment adalah raja."

"Menyedihkan," komentar Mei Wuchen sambil memakan jeruk.

"Tapi," jari Ye Xing bergerak ke arah utara peta. "Tepat di sebelah utara pegunungan ini, adalah Kekaisaran Awan Api. Itu Negara Tingkat 2. Di sana, Foundation Establishment hanyalah murid elit biasa, dan pemimpin mereka sudah mencapai ranah Golden Core (Inti Emas)."

Wajah Mei Wuchen sedikit berubah. "Golden Core? Berarti musuh 'Topeng Perak' itu kemungkinan besar berasal dari sana?"

"Tepat," Ye Xing menggulung peta itu. "Sekte Awan Rusak hanyalah ikan kecil di kolam keruh. Jika Kekaisaran Awan Api mau, mereka bisa memusnahkan Negara Besi Hitam dalam semalam. Itulah kenapa kita butuh senjata yang kuat."

Tiba-tiba, perahu terbang mereka berguncang hebat.

BUM!

Sebuah bola api melintas tipis di samping perahu mereka, meledak di udara dan menciptakan turbulensi.

"Siapa yang berani menembak Nona Muda ini?!" Mei Wuchen langsung berdiri, pedang kayunya sudah di tangan.

Di depan mereka, terlihat Kawah Gunung Berapi yang menjadi tujuan. Asap hitam mengepul dari kawahnya. Namun, di bibir kawah, terparkir sebuah Kapal Perang Terbang yang jauh lebih besar dan mewah daripada perahu kayu Ye Xing. Bendera merah dengan lambang "Api Tiga Warna" berkibar di sana.

Tiga pemuda dengan jubah merah menyala terbang menghadang perahu Ye Xing. Mereka berdiri di atas pedang terbang yang berkilau. Aura mereka kuat semuanya berada di Qi Condensation Tingkat 9 Puncak.

"Berhenti!" teriak pemimpin pemuda itu, wajahnya penuh arogansi. "Area Kawah Inti Api ini sedang ditutup oleh Sekte Api Suci dari Kekaisaran Awan Api! Segera putar balik, atau kami hancurkan rongsokan kayu kalian!"

Ye Xing menyipitkan mata. "Sekte Api Suci? Negara Tingkat 2?"

"Benar!" jawab pemuda itu bangga. "Kalian pasti udik dari Negara Tingkat 1, kan? Lihat perahu kalian, jelek sekali. Cepat pergi! Tuan Muda kami sedang menyerap Api Bumi di dalam. Jangan mengganggu!"

Ye Xing menoleh ke Mei Wuchen. "Kau dengar itu, Mei'er? Kita diusir dari wilayah negara kita sendiri oleh tetangga."

Mei Wuchen tersenyum manis, tapi aura di sekitarnya menjadi sangat dingin hingga uap air di udara membeku.

"Mereka bilang perahumu jelek, Xing."

"Ya, aku dengar."

"Dan mereka menghalangi jalan kita untuk membuat senjata."

"Benar."

"Boleh aku pukul?"

"Jangan bunuh. Sisakan untuk interogasi," izin Ye Xing.

Mendapat lampu hijau, Mei Wuchen melompat dari perahu terbang. Dia tidak menggunakan teknik terbang. Dia meluncur bebas, lalu menginjak udara kosong seolah ada tangga tak terlihat.

[Langkah Kilat Pedang!]

"Gadis gila! Dia menyerang!" teriak murid Sekte Api Suci. "Bakar dia!"

Tiga murid itu menembakkan teknik bola api dan jaring api.

Mei Wuchen bahkan tidak menghindar. Dia mengayunkan pedang kayunya.

Sreeet!

Satu tebasan melengkung. Sederhana, tapi mengandung Sword Intent (Niat Pedang) Tingkat Dewa yang ditekan.

Bola-bola api itu terbelah dua dan padam seketika.

"Apa?!"

Mei Wuchen muncul di depan pemimpin mereka. "Kalian dari Negara Tingkat 2? Coba kulihat seberapa keras tulang orang sana."

PLETAK!

Mei Wuchen memukul jidat pemuda itu dengan gagang pedang.

"ARGH!"

Pemuda itu jatuh dari pedang terbangnya, meluncur bebas ke arah hutan di bawah.

Dua temannya panik. "Serangan musuh! Lapor ke Tuan Muda!"

Salah satu dari mereka meniup terompet peringatan, sementara yang satu lagi mencoba kabur.

Tapi Ye Xing sudah menggerakkan perahu terbangnya, menabrak murid yang mau kabur itu dengan haluan kapal.

BRUK!

"Minggir," kata Ye Xing datar saat perahunya melindas murid itu.

Ye Xing mendaratkan perahunya tepat di bibir kawah, di samping Kapal Perang mewah milik Sekte Api Suci.

Di sana, puluhan murid berjubah merah sedang berkumpul, menjaga pintu masuk gua magma. Di tengah mereka, duduk seorang pemuda tampan dengan rambut merah menyala yang sedang memegang bola kristal penyerap api.

Dia adalah Yan Lie, Jenius dari Sekte Api Suci (Kultivasi: Setengah Langkah Foundation Establishment).

Yan Lie membuka matanya. Dia melihat anak buahnya berjatuhan dari langit. Dia melihat perahu kayu "sampah" mendarat di sebelahnya. Dan dia melihat Ye Xing serta Mei Wuchen turun dengan santai.

"Siapa kalian?" tanya Yan Lie, suaranya tenang tapi mengandung hawa panas yang membakar rumput di sekitarnya. "Kalian tahu konsekuensi menyinggung Sekte Api Suci?"

Ye Xing melangkah maju, menatap Yan Lie tepat di mata.

"Aku tidak peduli kau dari Sekte Api, Sekte Air, atau Sekte Angin. Kau berdiri di atas 'dapur' pribadiku," kata Ye Xing sambil menunjukkan Token Tetua Agung Sekte Awan Rusak.

Yan Lie melirik token itu lalu tertawa menghina.

"Sekte Awan Rusak? Sekte sampah dari Negara Tingkat 1? Kalian pikir sepotong kayu itu berlaku di hadapanku?" Yan Lie berdiri, aura apinya membentuk bayangan singa di belakangnya. "Di dunia kultivasi, hukum ditentukan oleh tinju, bukan token. Kalian beruntung aku sedang baik hati. Tinggalkan gadis itu sebagai pelayan, dan kau boleh pergi dengan tangan patah."

Mei Wuchen mematahkan ranting pohon di tangannya. Krak.

"Xing," panggil Mei Wuchen dengan senyum mengerikan. "Dia mau aku jadi pelayan."

Ye Xing menghela napas, lalu mencabut sisa patahan Pedang Tulang Naga nya yang tumpul.

"Yan Lie," kata Ye Xing. "Kau benar soal satu hal. Hukum ditentukan oleh tinju. Dan hari ini, kau akan belajar bahwa di negara kecil pun... ada naga yang sedang tidur."

Ye Xing menghentakkan kakinya.

[Domain Gravitasi: Zona Penekan!]

Tanah di sekitar Yan Lie retak seketika. Bahu Yan Lie merosot turun seolah memikul gunung.

"Tekanan ini...?! Apa ini?!" Yan Lie terkejut.

"Pelajaran" jawab Ye Xing dingin. "Selamat datang di Negara Besi Hitam."

1
Nanik S
Mantap Tor 💪💪💪
Nanik S
Dua Preman siap beraksi.. 👍👍👍
MyOne
Ⓜ️🔜🆙🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🆗🆗🆗Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🙎‍♂️🙎‍♂️🙎‍♂️Ⓜ️
Mamat Stone
😈🔥🐲🔥😈
Mamat Stone
💨⚡💨⚡💨
Mamat Stone
/Smirk//Smirk//Smirk/
Mamat Stone
/Joyful//Joyful//Joyful/
MyOne
Ⓜ️😡😡😡Ⓜ️
Nanik S
Keren beneran keren aksi sepasang Preman 🤣🤣🤣
Mamat Stone
/Cleaver//Cleaver//Cleaver/
Mamat Stone
/Hammer//Hammer//Hammer/
Mamat Stone
/Determined/
Mamat Stone
/Angry/
Nanik S
Maaantaaaap 💪💪💪
Nanik S
Ternyata Mei menakutkan juga
Mamat Stone
/Smirk//Smirk//Smirk/
Mamat Stone
/Joyful//Joyful//Joyful/
Nanik S
Dua bocah kecil yang Asyi tapi punya nyali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!