NovelToon NovelToon
Papa Untuk Jeri

Papa Untuk Jeri

Status: tamat
Genre:Single Mom / Office Romance / Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:119.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aylop

Kesalahan di masa lalu membuat Maudy memiliki seorang anak.

Seiring bertambah usia, Jeri merindukan sosok seorang ayah.

"Apa kamu mau menikah denganku?" tanya Maudy pada pria itu.

"Aku tidak mau!" tolaknya tegas.

"Kamu tahu, Jeri sangat menyukaimu!" jelas Maudy. Semua demi kebaikan dan kebahagiaan putranya, apapun akan dilakukannya.

"Aku tahu itu. Tapi, aku tidak suka mamanya!"

Akankah Maudy berhasil memberikan papa untuk Jeri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aylop, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 - Merekomendasikan

"Pak, terima kasih banyak." ucap Satria memberikan ongkos ojek. Ia telah diantar sampai depan kantornya.

"Tidak usah, Sat!" tolak Roni akan mengembalikan.

Tapi Satria langsung berlari pergi. Ia merasa segan jika tidak membayar ongkos ojeknya.

"Pak Ron, nanti malam saya akan menelepon anda!" teriaknya. Ia akan melakukan sesuatu untuk atasan yang dulu sangat baik padanya.

Roni mendengus, suara Satria begitu kuat membuat orang-orang jadi melihati.

Roni melihat sekitar, jadi teringat saat ia masih kerja kantoran. Cukup lama ia bekerja, dari mulai staff biasa hingga menanjak menjadi manajer perusahaan.

Tapi ia memilih resign, karena malu dengan sang mantan.

Setelah resign, banyak hal yang dilakukannya. Mencoba membuka berbagai usaha. Dan usaha itu tidak ada yang berjalan lancar.

Modal pun makin menipis, bahkan rumah hasil kerja kerasnya ia jual juga untuk modal. Dan tetap saja gagal. Sepertinya ia tidak punya bakat menjadi pengusaha.

Sudah tidak punya modal lagi, ia mencoba melamar di beberapa perusahaan. Dan ditolak karena faktor usia, padahal ia sangat berpengalaman.

Jadilah ia kini melakukan pekerjaan serabutan. Ia menjadi buruh bangunan dan karena proyek sudah selesai, tidak ada kerjaan lagi. Kini ia menjadi pengendara ojek, sembari menunggu kerjaan lain.

Roni harus tetap berpenghasilan, harus mencukupi kebutuhan diri sendiri. Termasuk bayar kost-an.

"Bu, ini saya bayar uang kost." ucap Roni memberikan beberapa lembar uang.

"Masih tanggal berapa ini? Kok sudah dibayar saja?" tanya ibu kost. Roni, anak kost yang paling lancar bayar sewa. Belum tanggalnya saja sudah dibayar.

Roni merasa harus segera membayar uang kost, karena pendapatannya tidak menentu. Ia takut jika telat bayar dan tidak boleh menyewa di kost-an itu lagi. Mengingat kost-an itu yang paling murah.

"Itu, tuh... anak kost kesayangan mamamu." dari jauh seorang wanita meledek teman di sampingnya.

Cici mencibir seolah mengatakan yang benar saja.

"Calon suamimu itu!" ledek yang lain.

"Ihhh, yang benar saja. Sudah duda, kerjaan tidak jelas, jelek, miskin lagi. Mana level aku sama dia!" sanggah Cici tidak terima dijodohkan dengan Roni. Pria tua yang pengangguran.

Roni hanya dapat membuang nafasnya pelan. Ia mendengar pembicaraan wanita-wanita itu. Tapi ia juga tidak peduli.

Setelah membatalkan pernikahan kala itu, Roni pun malah memilih menikah dengan Ratu. Selang 4 tahun menikah, rumah tangga mereka kandas. Ia kini seorang duda.

Di kondisinya sekarang, Roni tidak berniat menikah lagi atau dekat dengan wanita manapun. Siapa juga wanita yang mau dengannya.

Hidup begitu berat yang dijalaninya sekarang.

Roni pun masuk ke kamarnya. Kamar kost berukuran 3×3. Sangat kecil namun baginya begitu nyaman.

Begitu berbaring di tempat tidur, ia pun terlelap.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Satria tampak terburu-buru. Ia telat masuk ke kantor.

"Nona sudah datang?" tanya Satria pada sekretaris Maudy. Sangat berharap atasannya itu belum sampai.

"Sudah, pak. Di dalam juga ada Jeri." sekretaris itu memberitahu.

"Jeri?" Satria mengangguk lalu bergegas pergi.

Sementara di sebuah ruangan, Maudy melihat putranya yang sedang menggambar.

"Jeri menggambar apa, nak?" tanya Maudy. Ia mengelus kepalanya dengan sayang.

"Pesawat, ma!" jawabnya dengan semangat. "Jeri nanti kalau sudah besar mau jadi pilot!"

"Kenapa Jeri mau jadi pilot?" tanya Maudy ingin tahu.

"Nanti Jeri bisa ajak mama jalan-jalan keliling dunia!" jawabnya kembali.

Maudy terenyuh mendengar itu. Ia mulai mewek.

"Mama sayang sekali sama Jeri." wanita itu pun memeluk sang putra dengan erat. Baginya Jeri adalah segalanya.

"Jeri juga sayang sama mama." jawab Jeri dengan nada bocahnya.

Karena gemas, Maudy pun menggelitiki putranya. Mereka pun saling tertawa bersama.

Hati Maudy senang melihat putranya tertawa dengan bahagia.

Maudy kini melihat jam tangannya, Satria belum terlihat juga. Ke mana asistennya itu.

"Sayang, mama mau menelepon om Satria dulu." ucap Maudy lalu meraih ponselnya.

Jeri yang berada di pangkuan Maudy, memperhatikan mamanya yang menekan-nekan ponsel lalu di tempel di telinga.

"Sat, kamu di mana?

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Tok, tok, tok... Pintu diketuk.

"Masuk." jawab Maudy dari meja kerjanya, ia berkutat dengan pekerjaan. Sedang Jeri masih menggambar di meja sofa.

"Se-selamat siang, nona." sapa Satria saat masuk. Walau gugup ia tetap tersenyum lebar.

"Dari mana saja kamu? Kenapa baru sampai sekarang?" tanya Maudy memelototi asistennya itu. Jelas sekali Satria mengular di jam kerja.

"Maafkan saya, nona. Saya baru sampai di kantor karena jalanan macet total. Karena tadi hujan turun dengan sangat lebat, hingga membanjiri jalanan." alasan Satria. Padahal tadi ia nongkrong sejenak dengan mantan atasannya.

"Alasan!" lengos Maudy. Hujan di mana, matahari begitu terik.

"Hai, Jeri." sapa Satria. Ia menghampiri anak atasannya itu. "Om bawa es krim loh!"

Mendengar kata es krim, Jeri melihat ke arah Satria yang menunjukkan bungkusan es krim.

"Terima kasih, om." ucap Jeri menerima es krim yang telah dibukakan bungkusnya oleh om Satria. Tinggal makan saja.

Satria pun tersenyum. Dan Maudy menggelengkan kepala. Asistennya sedang menyuap agar ia tidak marah karena mengular di jam kerja.

"Nona." panggil Satria.

"Hah," jawab Maudy. Ia masih fokus pada tanggung jawabnya.

"Begini, sa-saya mau minta bantuan nona." ucap Satri yang kini sudah berdiri di depan meja wanita itu.

"Apa yang bisa saya bantu, Sat?" tanyanya. Matanya masih fokus, tidak melihat ke Satria.

"Saya-, saya mau merekomendasikan teman saya bekerja di perusahaan ini, nona. Kebetulan ada posisi yang sedang kosong." ucap Satria berusaha untuk tidak gugup. Ia ingin membantu Roni mendapatkan pekerjaan.

Dulu saat ia masih awal mulai bekerja, selalu dimarahi oleh para atasannya. Wajar lah baru lulus kuliah jadi tidak mengerti pekerjaan dan juga sama sekali tidak memiliki pengalaman. Ia saat itu terancam akan dipecat.

Tapi, Roni lah yang menarik dan memindahkan dirinya ke divisi pria itu. Satria bekerja di bawah arahannya. Ia diajarkan dan dibimbing dengan sabar.

Bagi Satria, Roni itu atasan dan leader yang sangat luar biasa. Ia sangat menghormati pria itu.

"Kamu mau pakai jalur koneksi?" tanya Maudy.

"Bu-bukan begitu, tapi-, teman saya sangat pengalaman, nona. Ia pernah bekerja sebagai manajer di perusahaan lain. Pengalamannya tidak perlu diragukan. Nona tidak akan menyesal menerima dia!" ucap Satria. Ia harus mempromosikan Roni. Jika Maudy bilang ok, semua akan mulus. Semulus wajah atasannya itu.

Maudy kini menatap Satria yang wajahnya begitu berharap. "Baiklah, kamu atur saja!"

Maudy akan setuju. Lagian di posisi itu harus dipegang oleh orang yang benar-benar berpengalaman. Ia akan percaya dengan yang direkomendasikan Satria.

"Nona, terima kasih banyak. Nona memang wanita yang paling baik hati dan tidak sombong." puji Satria. Senangnya ia, Maudy tidak menolak.

Maudy hanya mendengus.

"Oh iya, Sat." ucap Maudy kemudian.

"Ya, nona." jawab Satria.

"Saya akan mengambil cuti beberapa hari. Saya mau mengajak Jeri liburan. Selama saya tidak berada di kantor, kamu handle semuanya ya!" pinta Maudy. Ia berencana mengajak Jeri jalan-jalan keluar negeri. Sejenak berlibur dengan sang putra.

"Siap, nona!" jawab Satria dengan semangat.

.

.

.

1
Rini Nenggolan
🤣🤣🤣🤣
mawar0509
Luar biasa
Linda Wati
next 🌹🌹🌹♥️♥️♥️
Susanti
bagus
Lisa
Wah udh tamat nih..bagus bgt ceritanya..makasih y Kak..kita tunggu karya selanjutnya y Kak
Lanjar Lestari
Astaga Jeri mau buat Adik sm siapa?🤣🤣🤣bikin ngakak Jeri kl buat bukan adik tp buat anak nanti kl sdh besar🤭🤭Mama Maudy bs nya bilang gitu sm jeri au sakit g Papa Roni jidat mu🤦🤦 ditepuk sendiri sdh 5 bulan adik Jeri cantik namanya Sella bagus jg.kok sdh di Tamat sih Author cepat sekali sekarang ceritanya Malik dong saudara sepupu Yian yg mau di jodohkan dg Dara dan ditolak siapa ya jodohnya
Lanjar Lestari
bahagianya sekarang Roni Maudy dan Jeŕi kok Roni cm di pertemuan dg Ratu aja Roni g bertemu dg Dara Yuan g bertemu dg Maudy pasti asyik senang kl lihat Papa Roni bahagia dg Mama Maudy Jeri.
Niar Zahniar
semangat brkarya
Lanjar Lestari
selamat atas kehamilanmu Maudy Roni akan dpt anak lg dan semoga adik Jeri beneran langsung 5 ya,siap siaga ya Roni untuk calon anak" mu turut aja semua ngidam nya Maudy
Lanjar Lestari
🤣🤣🤣🤣🤣Jeri semoga dikabulkan Allah ya doa Jeri adiknya langsung 5 amin bikin ngakak Papa. Roni malah terkekeh geli dg sikap Jeri semoga adik Jeri laki-laki dan perempuan .
maya ayu
habis ini lahir roni lgsg gercep lg bikin dedek nya kan jery pngen adik 5. kejar teruuuuussssss 💃💃💃
Lisa
Senengnya ntar lg Jeri punya adik..sehat² y Maudy n debaynya
maya ayu
mumet dahh tu pala nya roni 🤣🤣🤣🤣🤣
umatin khuin
walah semua mau minta pekerjaan ke nona maudy...kemaren2 aja pada julid🤭🤭
Lanjar Lestari
Author habis cerita Papa untuk Jeri bikin cerita Malik dong sepupu Yuan yg tolak di jodohkan dg Dara sm Mamanya.
Lanjar Lestari
banyak yg lamar kerja ya Maudy jd pr buat Roni di rumah surat lamaran yg menumpuk di ,meja rumah semoga ada yg diterima deh hehe gagal lg ya Maudy semlm jd bs lembur buat Adik Jeri semoga cepat hadir dan otw.
Lanjar Lestari
Terkejut kan Bu Ami tetangga sebelah yg km julid tin bos anakmu dmn bekerja Roni wakil Direktur dan Maudy anak pemilik perusahaan tempatku Arman kerja,ternyata Arman orang lain bukan Denis hehe salah tebak wah Jeri baik mau kasih mainan robot ke teman baru Koko cucu Bu Ami
Lanjar Lestari
pasti anak Roni yg bermain dg cucu Bu Ami dan anak bu Ami namanya Denis mantan Maudy dan Papa kandung Jeri
maya ayu
jangan2 itu denis 🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯
Lanjar Lestari
mulai julid lg emak emak kampung ya belanja kan gpp di bolehin sm suami ku kerja jd wakil Direktur Bu ibu Mlm.ini semoga g gagal lg ya Maudyagar otw adik Jeri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!