NovelToon NovelToon
Batas Kesabaran Seorang Istri

Batas Kesabaran Seorang Istri

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: m anha

Jingga, Anak dari seorang konglomerat. Meninggalkan keluarganya demi menikah
dengan pria yang di cintainya.

Bukannya mendapatkan kebahagiaan setelah menikah, ia justru hidup dalam penderitaan.

Akankah Jingga kembali ke kehidupannya yang dulu atau bertahan dengan pria yang menjadi suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon m anha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehidupan Jingga

Siang hari Ambar yang sudah selesai bertelepon dengan teman-temannya dan juga sudah menyelesaikan beberapa perawatan wajahnya, ia merasa lapar. Ambar pun keluar dari kamarnya dan tersenyum melihat semua ruangan sudah rapi. Sepertinya menantunya itu memang sangat bisa diandalkan untuk merapikan apartemennya, semenjak ada Jingga, ia tak pernah lagi melakukan pekerjaan rumah dan bisa merawat kuku-kukunya. Ia pun mulai masuk menuju ke dapur ingin mencarialan, tapi saat membuka tudung saji, ia sangat kesal saat melihat tak ada satupun makanan yang ada di sana, ia bisa melihat bahan makanan yang sudah siap dimasak masih ada di samping kompor dan belum dimasak.

"Ya ampun, Jingga. Apa sih yang kamu lakukan sampai lupa memasak bahan makanan seperti ini," kesalnya kemudian ia pun berjalan dengan cepat menuju ke kamar Jingga, ia memutar gagang pintunya. Namun, ternyata pintu kamar menantunya itu terkunci, membuatnya semakin kesal dan menggedor pintunya dengan cukup kuat.

"Jingga, buka pintunya!" ucapnya masih menggedor-gedor pintunya membuat Nabila yang sedang tertidur pun terbangun dan menangis. Jingga yang juga baru saja terbangun langsung menggendong dan membuka pintu.

"Ada apa, Bu?" tanyanya.

"Ada apa katamu! Apa sih yang sejak tadi kamu lakukan, mengapa kamu belum memasak? Ini sudah jam berapa, ibu sudah sangat lapar. Ayo cepat masak, dasar kamu males banget sih."

"Astaghfirullah, Ibu. Aku lupa, tadi aku sudah akan memasak. Namun, Nabila terbangun dan Mas Aditya memintaku mengantarkan berkas-berkasnya," jawabnya membuat Ambar hanya mendengus kesal dan berjalan balik ke kamarnya. Ia kembali membuka pintu dan berteriak minta Jingga agar memasak dengan cepat dan memanggilnya jika masakannya sudah selesai. Jingga hanya melihat bahan makanan yang sudah dia siapkannya itu dan menatap putrinya yang kembali tertidur dalam gendongannya.

Jingga lagi dan lagi hanya bisa menghela nafas untuk menguatkan hatinya, inilah jalan yang ia pilih, kemudian ia kembali ke kamarnya, meletakkan bayinya dengan hati-hati dan menepuk-nepuk agar bayinya semakin tertidur pulas.

Setelah dirasa aman, ia pun perlahan keluar dari kamar dan mulai memasak makanannya satu persatu. Makanan pun jadi.

"Akhirnya semua sudah selesai, tinggal panggil Ibu. Aku juga sudah sangat lapar," gumamnya memegang perutnya, dimana ia juga baru sadar jika pagi tadi dia bahkan melewatkan sarapannya dan belum sempat makan siang.

"Bu, makanannya sudah siap. Ayo kita makan dulu," ucapnya membuat Ambar pun keluar dari kamar dan mereka pun menuju ke dapur, tak lupa Jingga juga mempersiapkan piring yang sudah berisi nasi di depan ibu mertuanya, begitupun dengannya. Ia mulai menyendok nasi dan bersiap untuk duduk. Namun, belum juga ia memulai mengambil lauk, ia sudah mendengar suara tangisan dari dalam kamarnya.

Jingga refleks langsung berdiri dan berlari dengan terburu-buru ke kamarnya dan melihat putrinya itu sudah terbangun.

"Wah, anak ibu sudah bangun," ucapnya di mana anak itu langsung berhenti menangis setelah melihat ibunya.

Setelah menyusui anaknya, Jingga pun membersihkan tubuh anaknya dan mengganti pakaiannya. Setelahnya ia pun menggendong bayinya itu untuk menuju ke dapur, ia sudah sangat lapar.

"Bu, aku ingin makan bisa gendong Nabila dulu," ucapnya di saat ibu mertuanya baru saya selesai makan.

"Ibu baru saja mendapat telepon dari teman ibu, katanya sebentar lagi mereka akan datang. Ibu mau siap-siap dulu, kamu makanlah sambil menggendongnya, itu bukan hal yang sulit. Oh ya, setelah makan nanti siapkan cemilan ya buat teman-teman ibu," ucapnya kemudian ia pun langsung bergegas menuju ke kembali ke kamarnya, sementara Jingga harus menggendong Nabila sambil sesekali menyuapkan makanan ke dalam mulutnya. Anaknya itu mulai aktif dan tidak mau tenang untuk duduk, membuat Jingga makan sambil berdiri, sesekali ia mengajaknya bermain dan sesekali kembali ke meja makan dan menyuapkan sesuap nasi ke dalam mulutnya.

Semenjak putrinya itu lahir, ia sampai lupa kapan ia makan dengan tenang di meja makan. Ini bukan untuk pertama kalinya ia makan dengan cara seperti itu, makan sambil mengasuh bayinya. Semua itu sudah menjadi kebiasaan untuknya, awalnya memang terasa sangat menyakitkan. Namun, saat ini hal itu sudah dianggap hal biasa bagi Jingga, mau protes ia juga tak bisa berbuat apapun.

1
Idasesoega
kok ada orang Aditia🤭
Yuni Ngsih
Authooor ceritramu bgs bangeeeet yg punya ceritra jingga dah ada kebahagiaan lg smg seterusnya biar si Aditiya merasakan gmn ngga ada istrinya satu kata buat si Aditiya lk" dzolim...rasain karma dari istrinya yg sabar....semangat Thor ....lanjut
Dewi Dama
parah bangat salah ketik nya
Desi Yanti
makan tu cinta🤭
Soraya
mampir thor
Melly Febriani
ya iyalah cantik makanya di modalin
Salma Suku
Mantap thor👍ceritanya bagus
Salma Suku
Mak comblang kecil😁semangat Nabila👍
Salma Suku
Bisanya pengantin di tinggal sendiri,kejadian deh hadeew
Salma Suku
Nikmatilah penyesalanmu Aditya
Salma Suku
Laki2 bodoh...menyesal kemudian tidak ada gunanya...
Salma Suku
Makan tu cinta
Salma Suku
Nyimak thor
Uthie
sukurinnnnn 😝
Uthie
rasain... sukurinnnnn 😝
Uthie
bagusss dehhh... Labrak ditempat yaaa 👍😏
Uthie
sebegitu bucin nya 😏😏
Uthie
mampir 👍👍👍
Yuningsih Nining
waduhh kalau nanti jingga beneran berjodoh sm gantara alamat over posesifvtuh kayaknya si gantara ke jingga, mending posesif nya positif lha, itu blom apa² sm si tessa atau bs aja nnti maen nya sm cewk mn gitu...
mudah²an klu udah sm jingga si gantara berenti maen cewek
Yuningsih Nining
ternyata ganta sm aja tukang maen cewek, ampuuun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!