NovelToon NovelToon
Forza

Forza

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Fantasi Wanita / Akademi Sihir / Chicklit / Tamat
Popularitas:43.2k
Nilai: 5
Nama Author: Wichan

Agatha adalah seorang gadis yang memiliki kemampuan unik. Dia berfikir bahwa ia adalah manusia aneh sehingga ia sejak kecil telah menyembunyikan kemampuannya, sampai pada akhirnya ia bertemu dengan seorang guru bernama Helena dan pria bernama Altezza. Seorang yang memiliki kekuatan yang sama seperti dirinya. Pertemuan yang tidak terduga itu membuat Agatha mengetahui bahwa dirinya bukan seorang yang aneh melainkan seorang yang istimewa atas kekuatan yang di miliki olehnya. Kehidupannya berubah total dengan petualangan-petualangan ia sebagai Forza. Helena yang menjadi guru pribadi dan Altezza sebagai orang yang berharga baginya beserta sahabat-sahabat yang dimilikinya sebagai Forza. Bagaimanakah kisah petualangan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wichan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menolong Kucing Jalanan

Agatha yang meletakkan seluruh makanan di atas meja. Dengan kaki yang masih terasa sakit, Helena berdiri dan berjalan ke arah sosis. Sedangkan Agatha duduk di atas lantai melihat Helena yang berjalan di atas meja menelusuri makanan.

"Apa ini aku?" tanya Helena yang melihat dirinya di depan cermin meja. Melihat kondisi kaki yang terluka sedang di balut kain. Melihat tubuhnya yang gemuk dengan buluh putih yang lebat sebagai rubah putih.

"Apakah ada yang kurang nona Helena?" tanya Agatha. Helena tidak menjawab pertanyaan Agatha karena fokus dengan dirinya. Helena kembali berjalan dan ingin memakan makanan yang ada di piring namun penciuman insting binatangnya tidak menyukai makanan itu.

Aroma sosis yang tercium melalui hidung Helena membuatnya berjalan menuju arah sosis. Helena dengan tanpa sadar mengambil sosis yang ada di samping piring berisi makanan itu. Helena merobek plastik yang membungkus sosis itu dan memakannya sambil duduk di atas sofa.

"Apa?" tanya Helena yang melihat Agatha dengan duduk di atas lantai mengekspresikan wajah yang bingung.

"Syukurlah ada makanan yang disukai nona Helena." Jawab Agatha dengan merubah ekspresi wajah tersenyum bahagia.

"Apa-apaan bocah ini?" tanya Helena dalam hati.

Helena hanya melihat Agatha dengan tatapan seram namun sambil makan sosis yang ada di tangannya.

"Aku akan menyiapkan tempat tidur nona Helena." Jawab Agatha yang berdiri dan berjalan masuk ke dalam kamar. Agatha mengambil selimut dan bantal lalu di atur dan dirapikan untuk tempat tidur Helena.

"Nona aku sudah menyiapkan tempat tidur Anda." Jawab Agatha.

Helena yang sudah siap makan, bergegas berjalan mengikuti Agatha untuk menunjukkan tempat tidurnya. Helena yang sudah melihat tempat tidur yang kecil dan mungil itu mengalihkan pandangannya ke arah tempat tidur yang ada di sebelahnya.

Helena berjalan ke atas tempat tidur dengan melompat namun dengan susah payah hampir saja terjatuh karena tubuhnya yang masih lemah dan tubuhnya yang cukup gemuk. Tubuh Helena di bantu oleh Agatha untuk naik ke atas tempat tidur.

"Nona mau tidur di tempat tidur? Tidak mau tidur di tempat yang aku siapkan?" tanya Agatha sambil memegang tubuh Helena.

"Bocah ini?" tanya Helena yang melihat ke arah belakang melihat Agatha yang baru saja di lihatnya tadi di depan pintu dan tiba-tiba bisa ada di belakangnya.

"Aku tidur di sini." Jawab Helena dengan berjalan di atas kasur tempat tidur.

"Baiklah, lagian ini memang kamar tamu yang tidak di pakai. Selamat malam nona Helena." Jawab Agatha yang melepaskan tangannya di atas tempat tidur dan berjalan keluar.

Di pagi hari, Agatha sudah rapi dengan seragam sekolahnya. Agatha masuk ke dalam kamar Helena dan membuka gorden jendela.

"Selamat pagi nona Helena." Ucap Agatha yang melihat Helena membuka matanya.

"Saya akan berangkat sekolah, nona Helena jika lapar sudah saya siapkan sosis di meja makan. Saya pergi," ucap Agatha yang berjalan keluar sambil melambaikan tangan dengan senyuman manis dari dirinya.

"Apa-apaan bocah itu." Jawab Helena yang meletakkan kepalanya lagi di atas kasur dan merapatkan tangannya mengelilingi kepala. Helena kembali tertidur setelah Agatha pergi.

Agatha berjalan ke arah sekolah dengan berjalan kaki. Jarak antara sekolah dengan rumah Agatha masih dekat, hanya melalui dua lampu merah saja. Seperti biasanya Agatha selalu berjalan dengan wajah yang ceria ke sekolah.

Agatha melihat seekor kucing berwarna hitam melintas di jalan raya. Di sisi kanan ada mobil container yang mendekat, dengan cepat Agatha membantu kucing yang hampir tertabrak. Agatha melihat tubuh kucing yang digendong tangannya.

"Syukurlah." Ucap Agatha yang melihat kucing dan kucing hitam itu juga memandangi wajah Agatha dengan terkejut.

Agatha langsung melihat sekitar. Beberapa orang yang ada di sekitar tidak melihat Agatha membantu kucing hitam itu. Mereka sibuk dengan ponsel, anaknya dan koran. Tidak ada yang memperhatikan jalan, apalagi melihat Agatha.

"Siapa anak ini?" tanya kucing itu dalam hati.

"Lain kali jangan sembarangan menyebrang ya." Ucap Agatha yang menurunkan kucing itu sambil mengelus-elus kepala kucing hitam itu.

"Untung saja tidak ada yang melihat, jika tidak. Akan sangat merepotkan." Ucap Agatha yang tersenyum sebagai perpisahan antara dirinya dengan kucing. Agatha berjalan meninggalkan kucing hitam dan melanjutkan perjalanan ke arah sekolah.

Kucing hitam yang di tolong oleh Agatha berjalan ke arah mobil hitam dan masuk ke dalam mobil dari pintu belakang mobil. Kucing itu berubah menjadi seorang pria yang begitu tampan dan elegan.

"Tuan dari mana?" tanya seorang yang menjadi supir di dalam mobil itu.

"Aku menemukan hal yang menarik El." Ucap Altezza yang merapikan jasnya.

"Maksud tuan?" tanya Elard.

"Cari tau nama Agatha Renata dari sekolah Rania." Jawab Altezza.

"Baik tuan." Jawab Elard.

"Kita ke perusahaan." Jawab Al.

"Tuan tidak ingin istirahat dulu?" tanya El.

"Tidak perlu. Lagian aku sudah kembali normal." Jawab Al.

"Baik tuan." Jawab El yang menghidupkan mobil dan mereka berjalan ke arah perusahaan.

Suara ketukan pintu dari balik pintu Al terdengar. Al mempersilahkan orang mengetuk pintu itu yang ternyata adalah El. El datang membawa informasi Agatha Renata setelah 5 jam ia mendapat perintah dari Al.

"Saya sudah membawa informasi yang anda minta tuan." Jawab El menyerahkan berkas yang berisi informasi Agatha.

"Kak bisa mencari informasi dia dengan sangat cepat?" tanya Al.

"Iya, karena tidak terlalu sulit untuk mendapatkan informasinya." Jawab El.

Al menerima berkas itu dan mulai membaca. Agatha Renata, gadis berusia 16 tahun yang sering pindah sekolah karena mengikuti pekerjaan Ayah dan Ibunya. Ayah dan Ibunya adalah seorang dokter yang bekerja langsung pada naungan pemerintah dunia.

"Jadi ini alasan dia bisa berpindah ke banyak tempat?" tanya Al.

"Iya tuan, dia selalu mengikuti orangtuanya. Dan dia adalah gadis yang ceria namun tidak terlalu banyak teman dekat karena ia yang terus berpindah-pindah tempat. Tapi tuan ..." Jawab El yang menghentikan ucapannya.

"Kau mau bilang bahwa dia kemungkinan adalah Forza?" tanya Al

"Bagaiman tuan langsung mengetahui, aku meletakkan informasi itu di lembaran terakhir." Ucap El yang melihat Al masih membaca lembaran di tengah.

"Karena aku melihat sendiri kekuatan yang dimiliki olehnya." Jawab Al yang langsung membuka lembaran terakhir.

"Maksud tuan?" tanya El yang tidak mengerti.

"Aku bertemu dia dalam wujud kucing ku. Dia menolong ku di jalan saat aku menyebrang tadi pagi. Dan aku tidak tahu, wujud kucing ku bisa begitu cepat setelah itu. Aku hanya ingin memastikan apakah percepatan wujud kucing ini ada hubungannya dengan dia atau tidak. Tapi yang membuatku penasaran lebih kekuatan miliknya. Apakah dia itu Forza yang sudah terdaftar atau belum." Jawab Al yang menceritakan kejadian pagi itu.

1
Anita Jenius
masih menyimak ceritanya
Anita Jenius
seru nih kayaknya.
Supriadi
kelanjutannya kak
ꪶꫝAaliyah Salsabilaꪶꫝ
Kok tamat sih thor, masih jauh kaya nya gantung bgt 🤔🤔🤔🤔
ꪶꫝAaliyah Salsabilaꪶꫝ
Si polos bener2 deh nih Agatha...
ꪶꫝAaliyah Salsabilaꪶꫝ
Lucu banget nih b'4 komplit yg dua berantem mulu tapi berteman baik, padahal kaivan berkekuatan es tapi karakternya ceria&rame sementara Alin yg berkekuatan api malah kalem&dingin hadeeeuuuhhh 🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♂️🤣🤣🤣🤣🤣
ꪶꫝAaliyah Salsabilaꪶꫝ
Yaa Alloh masih kecil udah jahat gitu memfitnah, kaya yg dialami anak sulungku sewaktu TK! Hari kamis kalo ga salah dia aku jemput lebih dulu karna ada keperluan, eh besoknya guru2 bilang kata temen2 anakku kemarin pulang sekolah anakku coret2 rumah tetangga sekolah, aku udah bertanya sama anakku dia bilang gak pas ku tanya ke guru katanya hari kemaren, padahal kan kemarin sebelum sekolah bubar anakku udah pulang, yaa Alloh masih tk aja udah berani memfitnah&itu genk gitu kadang anakku yg emang spesial beda dari anak normal lainnya sering ga diajak main 😥😥😥😥
ꪶꫝAaliyah Salsabilaꪶꫝ
Misteri yg bikin penasaran deh nih dokter Agnia
ꪶꫝAaliyah Salsabilaꪶꫝ
Dimana2 juga murid lebih unggul dari guru istilahnya kalo guru kencing berdiri murid kencing berlari, tapi ego nya Helena malu membuka semua kalo kekuatannya dibawah muridnya 🤭🤭🤭
ꪶꫝAaliyah Salsabilaꪶꫝ
Polosnya kebangetan ini Agatha sih 🤭 🤭 🤭
ꪶꫝAaliyah Salsabilaꪶꫝ
Wah, pertolongan pertama yg tepat 👍🏻👍🏻👍🏻
Khalisa Lisa
lanjutan nya thor
prasty sakura
lanjutannya MN k
Ilham Risa: Hai kak, mampir yuk kak ke novel aku "Tentara Itu Ayah Dari Putraku" makasih kak🙏
total 1 replies
Ningsih Netrah Ningsih
kelanjutan lagi gimana
N
sekarang kenapa jarang up kak
Wichan606: tentang sihir juga kak. cek judul Alice's Magic Privalige
total 4 replies
Anonim
ranjau
N
next
Andriani
pengennya punya kekuatan kayak Helena.....
Andriani
dasar Helena, suka nokohi Agatha yaa
Andriani
es kream buat kk.... lanjutkan kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!