NovelToon NovelToon
Belenggu Hasrat Tante Cantik

Belenggu Hasrat Tante Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Perbedaan usia / Dikelilingi pria tampan / Berondong / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:154.4k
Nilai: 5
Nama Author: Asma Khan

Wajah rupawan dengan harta berlimpah. Semua pasti ingin di posisi itu. Tapi, tanpa orang sadari. Wajah rupawan menjadi sebuah kutukan bagi Duo K.

Aku menikmati setiap permainan ranjangnya. Bagaikan sengatan setrum yang menjalar, memacu semangat hidupku. ~ Keano.


Patuh padanya adalah pilihanku. Hidupku tidak lengkap, tanpa menikmati sentuhan manja tangan lembutnya. ~ Kenzo.

Kalian adalah milikku. Kemarin, sekarang dan selamanya. ~ Tante Cantik.

Duo K menjalani hidup di bawah belenggu hasrat sang tante tercinta. Hasrat yang diajarkan sejak dini, menjadi candu tersendiri. Bagi kedua pria tampan kembar itu, Tante Cantik adalah rumah tempat mereka berpulang.

Mampukah Duo K melepaskan hasrat terlarang mereka? Bagaimana Tante Cantik mempertahankan pesonanya?

Ikuti kisah Duo K dalam Belenggu Hasrat Tante Cantik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asma Khan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Kompensasi - Hukuman

Si OG berjalan mendekati meja, dan mengambil selembar kertas yang di maksud pria di depan dinding kaca. Matanya tak bisa menahan rasa malu dan sakit hatinya. Kertas itu seperti membeli harga dirinya. Keano berbalik dan menatap reaksi si OG. Wajah merah dengan lelehan air mata.

Wanita lemah. Bagaimana dirinya berpikir tetap bertahan dan maju. Jika bertahan di dalam badai pun. Sudah menyerah.~ batin Keano menatap si OG dengan senyuman tipis nan sinis.

"Bagaimana?" tanya Keano.

Tangan si OG gemetar dan menggenggam selembar kertas berisikan kontrak tutup mulut. "Tuan, saya...."

"Yes or no?" Ano menatap si OG semakin tajam. "Jika tidak, Aku bisa menyewa orang untuk menyingkirkan mu."

"Ampuun, Tuan... Saya akan tanda tangan..." jawab si OG dan menyambar pulpen di atas meja, dengan tangan gemetar akhirnya satu tanda tangan tertera di atas materai.

Keano berjalan mendekati si OG dan mengambil kertas kontrak dengan santainya. Tanda tangan yang sederhana dengan coretan nama saja. "Vivian, itu namamu?"

"Iya, Tuan." jawab Via.

Keano mengambil telepon kantor dan menghubungi seseorang, membuat Via memegang handuknya dengan erat. Tanpa sadar, tatapan mata terpesona dengan sikap dingin pria di depannya. Tapi, ada rasa malu dan juga benci dengan wajah itu. Meskipun dirinya sadar, dua pria berbeda sudah melihat seluruh tubuh polosnya.

Telepon diletakkan kembali, dan ponsel diatas meja di ambil. "Kamu, tunggu saja Virla disini. Ingat, satu saja kebocoran terjadi. Nyawa keluarga mu jadi taruhan!" Keano berjalan meninggalkan Via dan keluar dari ruangan kerjanya.

Kepergian Keano, membuat tubuh Via luruh ke bawah. Otot dan tulang tubuhnya seakan tak berfungsi lagi. Kenangan dimana kegilaan disaat merayu salah satu bos perusahaan terlintas seperti sebuah iklan TV. Disisa rasa malunya, masih ada rasa syukur. Dimana kehormatannya sebagai wanita masih terjaga.

Apapun yang terjadi, sudah terjadi. Aku tidak boleh lemah, setidaknya sekarang ibu bisa melakukan operasi. ~batin Via dengan mengusap air matanya.

Ceklek....

Suara pintu terbuka mengalihkan perhatian Via. Seorang wanita dengan wajah tegang dan satu paperbag mendekat ke arahnya. "Bu,..."

"Pake dulu! Aku tunggu disini," sela Bu Virla dan menyodorkan paper bag di tangan kirinya.

Via mengangguk dan bangun dari posisinya, menerima paper bag. "Makasih, Bu."

Bu Virla melambaikan tangan dan memilih memeriksa kontrak yang dimaksud oleh atasannya. Mata yang mulai memiliki kantung hitam itu membulat dengan mulut terbuka.

"Kompensasi atas insiden kecil dengan biaya transfer seratus juta? Astaga, bos ini mulia atau tengah berfoya-foya? Setahun kerja saja, blum tentu terkumpul sebanyak ini," Virla menggelengkan kepalanya karena tidak menduga anak buahnya yang ditolak bekerja sebagai OG justru menerima kompensasi sebanyak itu.

Hanya membutuhkan beberapa menit, Via sudah keluar dari kamar mandi dengan pakaian OG yang baru dan berjalan dengan wajah menunduk. Langkahnya menghampiri Bu Virla yang berdiri di depan meja kerja bos perusahaan.

"Apa yang terjadi?" tanya Bu Virla dengan wajah penasaran.

Virla menggelengkan kepala, membuat Bu Virla mendekati OG baru itu dan memegang kedua bahu gadis itu. "Cerita saja, biar tidak jadi beban...."

"Tidak ada apapun, Bu. Saya yang salah karena main tabrak pak bos. Maaf, boleh saya keluar?" Virla mengalihkan perbincangan demi keamanan keluarganya, ancaman dari pria pemberi kontrak masih terekam di otaknya.

"Baiklah, ayo kita ke ruangan manager dulu. Aku tidak mau masalah semakin larut," ajak Bu Virla dengan menggandeng tangan Via keduanya berjalan keluar meninggalkan ruangan kerja bos perusahaan.

Sementara ditempat lain, seorang pria harus berdiri dengan posisi yang lucu. Kedua tangan memegang telinga dengan posisi menyilang dan satu kaki kiri terangkat. Posisi seperti murid dihukum guru saat jam pelajaran sekolah. Senyuman manis perlahan luntur dari wajahnya.

"Senyum! Mau ku tambah hukuman mu?" ujar seorang wanita cantik dengan memainkan buah anggur di tangannya.

Pria itu kembali menerbitkan senyuman lebih manis dari sebelumnya. "Sampai kapan...."

"Sampai yang di bawah tidak keluyuran." sela wanita itu dengan senyuman sinis dan menatap ke depan dimana tongkat ajaib masih melakukan pemberontakan dari dalam.

Sontak tatapan si pria tertuju pada tongkat ajaibnya, di bawah sana dengan balutan celana hitam. Jelas sekali tegak dan membesar, rasanya sesak dan siap mendobrak pintu. Satu pikiran terlintas, membuat senyuman di bibir berubah.

"Aduuh, pusiing…. Aku membutuhkan wanita itu," ucap pria itu dengan mendramatisir keadaannya.

Bukannya terpancing, wanita cantik yang duduk di atas ranjang justru melepaskan satu persatu kancing kemejanya. Belahan bukit kembar terlihat jelas putih mulus dan menggoda, membuat si pria meneguk saliva dengan kasar.

Astaga, kenapa jadi senjata makan tuan begini. Bagaimana aku terselamatkan.~batin si pria dengan tatapan haus kasih sayang.

"Pergilah! Nikmati wanita itu, dan biarkan aku memberikan semua ini pada seorang saja," tantang wanita itu dengan melemparkan kemejanya ke lantai.

Bruug…..

"Astaga, kenapa jadi seperti ini," keluh si wanita dengan bangun dari tempatnya.

...----------------...

...----------------...

"Malam, Reader's."

Othoor mau kasih semangat dan juga pengumuman sekaligus up novel. Setelah beberapa waktu gak bisa up.

Alhamdulillah setelah bersabar dan menanti dengan rasa yang tak menentu. Akhirnya akun kembali hari ini, dan othoor bisa up lagi.

Esok othoor lanjut lagi, stay tune dan tetap support othoor ya 🥰☺

1
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Assalamu'alaikum.

Selamat pagi, semuanya.
Buat semua reader's tercinta.
Terima kasih telah memberikan support dan membagikan semangat kalian agar othoor trus berkarya.

Sehat selalu, ya buat kalian. 🥰
😘Mrs. Hen😘
akhirnya endingnya bahagia...👍❤🙏
😘Mrs. Hen😘: Sama sama🙏🙏
total 2 replies
😘Mrs. Hen😘
tamat riwayatmu Lea...
😘Mrs. Hen😘
like👍❤
😘Mrs. Hen😘
tenyata Pak Mi yang bersama Lea....
Farlia♡V
etdah sempet-sempetnya ngerasa bersalah cuma karena sayatan kecil doang, 🙄
Farlia♡V
Tanca kamu yang mau melakukan ber3 tapi aku yang panik, tega sekali kamu bermain dengan keduanya langsung 😳
Farlia♡V
tapi kan gak harus semua kamu embat Tanca, aku yang baca aja geli. gimana kamu yang melakukan? 😣
Liiiaaa90 💙
dibilang sama aku aja, tapi kamu menolak. jadi kan main sendiri, gak puaskan sekarang?
Liiiaaa90 💙
jangan perdulikan Kenzo, dia aman bersama ku. kan ku puaskan dia dengan sebiasaku, kalian lanjutkan saja 😚
Liiiaaa90 💙
Asma tanggung jawab kamu, sekarang aku butuh kehangatan seorang pria. Ken sama aku aja yuk 😘
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: Asma lagi tidur, kabuur🏃‍♀️
total 1 replies
Rangga Putra
aneh.. Kenzo gak mau berbagi ke orang lain, tapi dia rela berbagi sama Keano?
Rangga Putra
Tanca ini karena terobsesi dendam, jadi apa pun bahaya didepan dia gak takut ya 🤔
Rangga Putra
Kenzo keterlaluan hanya karena Via menyela ucapan Tanca dia nampar dengan sadis
Sissy Putry
bakal ada perang nih, kalo orang tua si kembar liat Tanca
Sissy Putry
udah cocok lah Ken sama Via aja. dari pada sama Tanca, kan udah ada Keano. gimana pun hubungan 3 orang itu gak akan langgeng loh
Sissy Putry
ya mending main sendirian Ken, kalo kamu ikut sama mereka jadi gak ada momen mereka romantis berdua. bisa brutal di tambah kamu 😂
kim
elah, kalo "itu" hanya milik Tanca kenapa kasih percobaan ke orang gak bersalah? bikin orang terbebani aja kau Ken
kim
Terlalu sadis untuk di kenang, pantas aja kalo dendam. tapi dendam mu salah alamat, jangan sakiti yang tidak bersangkutan
kim
enak kali ya terapi pagi-pagi dengan sentuhan yang menggairahkan jiwa dan raga 😣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!