NovelToon NovelToon
Uncle Dokter, JODOHKU!!!

Uncle Dokter, JODOHKU!!!

Status: tamat
Genre:Romantis / Dokter / Tamat
Popularitas:4.4M
Nilai: 5
Nama Author: Annisa Niswa

"Uncle Dokter! Aku mencintaimu."

"Aku tak peduli! Jaga batasan mu Airin! Kau hanya pacar kontrakku! Tak lebih!"

"Jangan panggil aku Airin! Jika tak mampu membuatmu bertekuk lutut mencintaiku!"

"Ku pastikan itu hanya sia-sia." Tawa remeh di layangkan Angga Yudistira, penolakan cinta semasa sekolah membuatnya memilih hidup menyendiri hingga memasuki usia 40 tahun.

Desakan orang tua untuk segera menikah membuat dirinya harus terlibat kontrak perjanjian dengan gadis ingusan demi menghindari perjodohan.

"Papa! Airin rindu papa! Apa Papa dan Mommy bahagia di sana!" Lirih nya menatap nisan kedua orang tuanya, hanya untuk mengungkapkan kata rindu.

Gadis 18 tahun, yang melibatkan perasaan pada kontrak yang tak seharusnya.

Mampukah Airin membuat Angga melupakan masa lalunya dan menerima cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UDJ-34

Entahlah, setelah kata itu terucap dari bibir Uncle Angga, seharusnya Airin senang? bahagia bukan? Ada rasa yang tak bisa di jelaskan dalam sudut hatinya, dia sendiri pun tak tau apa itu.

Hingga kata, "Aku pulang! Jaga diri baik-baik dirumah jika ada apa-apa langsung telfon saja!" Ucap Uncle Angga berpamitan dengan lembut, tak ada kata kasar dengan nada mengancam lagi, jangan lupakan satu kecupan singkat mendarat dengan sempurna di puncak kepala Airin.

Masih diam membeku di tempat, logikanya masih mencerna semua yang ada, Apa benar Uncle Angga mencintainya sebagai wanita?

...****...

"Apa saya bisa bertemu dengan Uncle Dony?" Tanya Airin kala pagi hari kakinya sudah menapaki di lobi Dirgantara Grup, perusahaan milik Papa nya.

"Maaf nona, dengan nona siapa ya?"

"Airin!"

"Oh nona Airin, mari silahkan tuan Dony sudah menunggu anda di lantai 5. Silahkan!" Tuturnya dengan lembut "Apa perlu saya antar?" Ucapnya menawarkan diri.

"Tidak usah mba, biar saya saja yang ke sana sendiri!"

"Baiklah Nona!" Ucapnya tersenyum, memang Airin sudah menghubungi Uncle Dony sebelum ia datang di perusahaan ini, jika tidak? mungkin dirinya akan susah bertemu.

"Silahkan nona, duduklah!" Ucap Uncle Dony menarik kursi untuk Airin dan mempersilahkan nya duduk!

"Uncle harusnya tak perlu seperti ini! Aku tak enak!" Tuturnya jujur.

"Sudah kewajiban saya melayani nona Airin, jangan sungkan! Oh ya untuk apa nona kesini!"

"Uncle, Airin Mohon bebaskan Pak Surya!" Ucapnya langsung to the point.

"Nona! Apa nona serius dengan yang anda bicarakan?"

"Ya Uncle! Airin sangat serius, bagaimana pun pak Surya pernah bekerja dengan Papa dan dia pernah menjadi orang baik Uncle!"

"Tapi nona... "

"Airin mohon Uncle, hanya pak Surya yang Airin minta untuk di bebaskan!"

"Nona.... "

"Airin mohon!" Lirih nya mengantupkan kedua tangan di depan dada.

...*****...

'

Laki-laki yang umurnya tak lagi muda itu merenung kosong menatap benda di sekitar, setelah seminggu di rawat di rumah sakit, dan perlahan mulai membaik.

Bukan kasur hangat dengan suasana rumah yang menyenangkan, namun jeruji besi dingin yang kini menjadi tempat tinggal olehnya.

Tak terawat dan sangat kotor.

Herman Sanjaya, harus mempertanggung jawaban segalanya, bermain-main ingin memberi peringatan justru permainan nya menghilangkan dua nyawa seorang pembisnis dan istrinya yang berprofesi dokter.

Cinta memang membuatnya gila dan buta! Lalu sekarang apa yang ia dapat?

Harta? Tidak!!!!!

Laura? Tidak!!!! gadis di yang cintai nya entahlah menghilang di telan bumi.

...******...

"Nona Airin!" Lirihnya tak percaya melihat tamu yang bertandang di kantor kepolisian mencari dirinya, langkah kakinya langsung lebar dan bersujud di kaki Airin.

"Maafkan saya nona! Saya mohon! Ampuni saya nona Airin!" Tangis pak Surya pecah dengan bersujud di kaki putih kecil milik Airin.

"Pak Surya!" Panggil Airin mensejajarkan dirinya lalu ia menepuk pundak rapuh itu dan berkata "Jangan seperti ini! Ayo kita duduk!" Ucap Airin tersenyum.

"Airin minta maaf Pak, Airin tak tau jika pak Surya ada disini!" Jujurnya.

"Nona tak perlu minta maaf! Saya yang salah nona! Maafkan saya! Maaf!" Ucapnya menyeka air mata yang menggenang di ujung.

"Jangan seperti ini pak! Airin sudah maafkan pak Surya, Bagaimana pun bapak selalu baik dengan Papi dan Mommy! Airin tau pak Surya orang baik!"

"Saya bukan orang baik nona, saya gagal! Saya gagal mendidik adik saya sehingga.... "

"Sudah pak, jangan di ingatkan! Airin kesini mau membebaskan pak Surya!"

"Nona apa saya tak salah mendengar?"

"Tidak pak, Airin kesini memang ingin membebaskan pak Surya!

"Terimakasih nona!" Ucapnya sujud syukur.

...****...

"Kau tak apa?" Tanya Shinta pada elang yang tengah termenung di taman kampus, waktu masih sangat pagi untuk di pergunakan melamun bukan?

"Shinta? Hm Aku tak apa!" Kilahnya berbohong.

"Katakan saja! Kau menganggap ku sebagai sahabat bukan?"

"Ya Shinta, tapi... "

"Katakan! Siapa tau aku bisa membantu Elang?"

"Aku mencintai Airin, mencintai dia sebagai laki-laki kepada seorang kekasih perempuan nya! Bukan sebagai sahabatnya." Kalimat pertama mengawali isi hati nya.

Deg

Mengapa hati ini sakit begini! Lirihnya memegang dada nya yang berdenyut sakit.

Apa begini menderitanya mencintai seseorang dalam diam? Monolog nya.

"Lalu? Kau sudah menyatakan perasaan mu pada Airin? Bagaimana? Dia menerima mu bukan?" Ucapnya menetralkan degub jantung dan berusaha tersenyum.

"Aku sudah menyatakannya, tapi dia tak menerima ku! Dia lebih memilih dokter tua itu?"

"Apa? Airin memilih Uncle Dokter yang?"

"Hm... Ya dia memilih pria yang lebih pantas di panggil Paman olehnya dari pada ku!"

"Hah.... Tapi cinta memang tak bisa di paksakan Elang, setidaknya kau sudah berani mengungkapkan isi hatimu pada Airin bukan?"

"Tapi penolakan cinta nya menyakitkan!"

"Elang, itu resiko jika kita mencintai seseorang! Selain kebahagiaan berupa cinta jika di Terima, kita pun harus mampu menanggung resiko kecewa saat cinta itu tak sesuai dengan harapan kita bukan?"

"Hah, ya kau benar. Aku akan menjaga Airin dari sini! Semoga dia bahagia selalu!" Ujarnya tersenyum sakit pada diri sendiri.

"Oh ya! Lalu pria apa yang kau cintai? Dan kau sukai? Apa bu dokter muda cantik ini tak memiliki pria idaman?" Tanya Elang penuh harap.

Deg.

Jantungnya berpacu, kian bertalu! Kala manik mata hitam itu menatap dirinya dengan penuh harap! meminta siapa? Pria yang di cintainya!

Ingin sekali mulut manis itu mengatakan! Kau bodoh! Kau!!! Aku mencintaimu Elang! Apa sorot mata ini tak bisa kau bedakan? Ada cinta tulus didalamnya untukmu!

"Yang pasti bukan seperti mu!" Ucapnya menyenggol Elang, agar tatapan mata harap jawab itu tak lagi menatapnya.

Hah! Kau terlalu pandai menyembunyikan rasa cintamu untuk Elang, Shinta! Kau tak jauh bodoh seperti Uncle Angga yang!!! Ah!!! Mengapa kalian terlalu cupu hanya untuk berucap cinta? Katakan lah!!!!!!!

🍒🍒🍒🍒🍒

Happy Reading.

Gini, kan author pernah janji nih bakal Crazy up kalau novel nya udah kontrak kan? nah btw yang hari sabtu kemarin itu harusnya kontrak turun tapi lama.. jadi masih di review data terus... tapi hari sabtu jadi tetep crazy up.

ih gimana ya. pada intinya tu gini, iya ini crazy up lagi untuk hari ini itung-itung syukuran,

tapi gimana? diusahakan aja ya😂

jangan memaksakan ya😁

sabar! ❤❤❤

1
Lilisdayanti
entah lah,,bagi aqu sih,,tapi maaf ya thur,, ceritanya ga masuk di akal qu,,para sahabat,,kandidat tapaun asisten,, tidak mungkin tidak ada yg tau,, Airin,,toh selama ini kan Airin tinggal di rumah,,tanpa terkecuali Airin tinggal di asrama jauh dari orang tuanya,,mungkin,, masalahnya bukan waktu yg singkat loh,,bukan setahun atau 2thn ,,ga masuk akal aja,,kalau sampai ga ada yg tau Airin 🤔
Lilisdayanti
pertemuan 2 sahabat,,
Lilisdayanti
kan emang anaknya bege 🤪
Lilisdayanti
aqu bingung antara kata dialog sama penjelasan nya,,kaya lompat²😌
Lilisdayanti
lieerrrrr pokonamah,, sebenernya sih ceritanya bagus,,tapi pas loncatan nya yg bikin mumet,,kaya kurang nyusun,,jadi bikin lieerrrrr 🤭
Lilisdayanti
hayo dokter kenapa dengan jantung mu,ada love love nya kah,,dan itu mata kenapa ada love love nya juga 😍😍😍🤣🤣🤣🤣
Lilisdayanti
astoge 🤣🤣🤣 ngakak aqu itu baru jodoh,,bertengkar mulu 🤣🤣🤣🤣
Lilisdayanti
ya bener kan,,ga dapet mamanya anaknya pun jadilah 🤭🤭
Lilisdayanti
wah sadis juga thur,,kan kasian si baby Ay 🤭
Lilisdayanti
baru nyadar kamu uncle kalau udah tua 😂😂😂
Lilisdayanti
ikuti saja alurnya angga,,nanti Arthur akan kasih kesempatan buat kamu ketemu baby Ay 🤭🤭
Lilisdayanti
jangan²keluarga Clara yg ngancurin dan ngebunuh orang tuanya Ririn 🤔🤔pirasat aqu aja yah 🤭
Lilisdayanti
astoge 🤣🤣 dokter 40 tahun,,masih di jewer,,ga ke tua an tu kuping 🤣🤣🤣
Lilisdayanti
masih nyimak,,dan belum masuk di otak aqu,, maksudnya uncle angga itu lelaki yg mencintai senja,, ibu nya baby Ay,,dan baby Ay,,itu Arini,,dan nantinya akan menikah sama uncle angga,,jadi ni cerita,,uncle angga menikahi anak dari mantan kekasihnya gitu 🤔🤔
Lilisdayanti
mampir aqu thur,,dan nyimak dulu 🤭🤭
Muara Lombok
laaahh...tu si WWH knpa nyangkut d situ sich ...ayo balik kerumaahh..🤭🤭
Puput
Saran thor, pake "Ciiiittt" aja, aku tadi ngira kalau Angga mengumpat thor🙏
Puput
Menunggu adalah hal yang membagongkan thor🙄, untung aku nemu novel ini pas udah tamat hehe😅
Kak Jum
Luar biasa
Mak mak doyan novel
kok paruh baya? typo ya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!