NovelToon NovelToon
Istri Tersembunyi Dokter Galak

Istri Tersembunyi Dokter Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Dokter Genius / Kaya Raya
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ocean Na Vinli

Tak pernah terlintas di benak Casey Cloud bahwa hidupnya akan berbelok drastis. Menikah dengan Jayden Spencer, dokter senior yang terkenal galak, sinis, dan perfeksionis setengah mati. Semua gara-gara wasiat sang nenek yang tak bisa dia tolak.

"Jangan harap malam ini kita akan bersentuhan, melihatmu saja aku butuh usaha menahan mual, bahkan aku tidak mau satu ruangan denganmu." Jayden Spencer

"Apa kau pikir aku mau? Tenang saja, aku lebih bernafsu lihat satpam komplek joging tiap pagi dibanding lihat kau mandi." Casey Cloud.

Di balik janji pernikahan yang hambar, rumah sakit tempat keduanya bekerja diam-diam menjadi tempat panggung rahasia, di mana kompetisi sengit, dan kemungkinan tumbuhnya cinta yang tidak mereka duga.

Mampukah dua dokter dengan kepribadian bertolak belakang ini bertahan dalam pernikahan tanpa cinta ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ocean Na Vinli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memberi Pelajaran

Indra melebarkan mata dengan reaksi Dea. Ini kali pertama dia melihat Dea begitu histeris.

Mungkin, karena cemburu, jadi Dea seperti orang kesurupan, hingga maskaranya luntur akibat cairan bening yang tak berhenti mengalir sejak tadi.

"Tenangkan dirimu Dea, sebenarnya apa yang terjadi? Aku ingin mendengar langsung dirimu sendiri, tadi aku hanya mendengar dari Carol dan Teresa," kata Indra.

"Bagaimana aku mau tenang, Jayden bilang nggak bisa menikahi aku, semua ini pasti gara-gara Casey!" Dea berkata dengan dada naik dan turun.

Indra terbelalak. "Nggak bisa menikah denganmu, loh kenapa? Masa gara-gara masalah di kantin dia nggak mau menikahimu, hal yang wajar kau cemburu dan langsung melabrak Casey kan."

Dea tak langsung menanggapi, dengan mata merah menyala, kini memandang ke arah jendela.

Kejadian di ruangan tadi membuat Dea malu setengah mati. Jayden tanpa sengaja telah mempermalukannya di depan rekan kerjanya.

"Dea, kau–"

"Diam, aku nggak tahu, dia nggak langsung kasi tahu aku, cuma tadi pas aku marah-marah dia malah ngomong hal yang aneh!"

Indra hendak berkata lagi, tapi Dea langsung memotong perkataannya dengan penuh emosi. Indra semakin dibuat terkejut dengan reaksi Dea sejak tadi.

Namun, sebagai seorang sahabat, dia berusaha memaklumi perasaan Dea. Gejolak cemburu membuat Dea lepas kendali. Sekarang rambut Dea awut-awutan, mengembang seperti singa dan riasan wajahnya pun luntur, hingga maskara berwarna hitam terlihat jelas di bagian bawah matanya.

Namun, sebelum menanggapi, Indra menarik napas panjang sejenak.

"Oke, oke bisakah jelaskan sama aku, apa saja yang dikatakan Jayden padamu di ruangan tadi, hingga membuat kau menangis seperti ini, tapi sebelum itu tarik napas dulu dan hembuskan pelan-pelan," ungkap Indra dengan nada pelan, agar Dea merasa nyaman ketika di tanya.

Perlahan, Dea mulai melakukan apa yang dilakukan Indra. Meski air mata masih terus menetes dari pelupuk matanya pelan-pelan dari tadi.

"Bagus, tarik dan hembuskan napas pelan-pelan." Indra ikut memperagakan apa yang dilakukan Dea saat ini.

"Inhale, exhale." Indra tersenyum tipis sesaat karena sahabatnya mau menuruti perkataannya.

Tak lama, Dea sudah tampak tenang. Cairan bening pun di sudut mata telah mengering. Dan kini Dea mencondongkan tubuh ke arah Indra. Diq mulai menceritakan kronologi, di mulai insiden di kantin hingga apa saja yang dikatakan Jayden padanya di ruangan, kecuali aksi dia yang membuka pakaian.

"Apa?" Indra tampak terkejut. "Jayden langsung usir kau tanpa sebab?! Wah keterlaluan banget, pasti otaknya udah dicuci sama Casey!"

"Iya, makanya aku yakin banget Casey sudah melakukan sesuatu sama Jayden! Ditambah lagi pas aku melantur ngomongnya, Jayden malah bilang Casey memang bukan sepupuku, dia istriku, puas kau, gitu katanya tadi."

Indra terperangah. "Istri?"

"Iya, aku kan emosi, wanita mana yang nggak emosi dengar pacarnya digosipin sama orang lain terus secara terang-terangan juga Jayden malah membela Casey tadi di kantin," jelas Dea sambil mendengus kasar.

Indra mendadak bengong. Memandang

Dea dengan mata berkedip-kedip pelan.

"Tapi aku yakin banget itu hanya emosi sesaat Jayden, nggak mungkin Jayden sudah nikah, apalagi sama sepupunya, yang aku sendiri nggak yakin kalau Casey sepupunya, di jari Jayden juga nggak ada cincin melingkar, terus undangan dan kabar pernikahannya juga nggak ada!" Dea menambahkan.

"Aku benci banget sama Casey! Semenjak Casey kerja di sini hubungan aku sama Jayden makin renggang!" Dea kembali melanjutkan.

"Indra kok malah ngelamun? Dengarin aku nggak sih?!" bentak Dea. Sebab Indra tak juga memberi komentar.

Indra tersenyum meringis. "Iya, aku dengar kok, benar itu hanya emosi sesaat Jayden, jadi apa yang mau kau lakukan sekarang? Masa kau kalah dari perempuan murahan itu."

Dea tak segera membalas, keningnya mulai berkerut kuat sekarang, memikirkan apa yang akan dilakukan selanjutnya? Bukan Dea, kalau hanya berdiam diri ketika sudah direndahkan oleh pacarnya sendiri gara-gara satu orang wanita.

"Indra, aku boleh minta tolong kau nggak? Aku punya rencana brilian, biar Casey kapok buat macam-macam sama aku," ujar Dea seketika, sambil menyeringai tajam.

Indra tampak penasaran. "Boleh saja, asal aku nggak kena imbasnya nanti, apa tuh?"

Dea tiba-tiba mendekatkan bibir ke telinga Indra kemudian berbisik pelan.

Indra terlihat mendengarkan dengan seksama rencana Dea.

"Bagaimana bagus kan rencanaku, tapi aku butuh bantuanmu, bisa kan?" Setelah berbisik Dea menegakkan tubuh kembali.

"Gampang, asal kau senang," balas Indra dengan semangat.

Dea menyeringai tajam lagi. Sekarang Indra sedikit merinding melihat ekspresi Dea.

'Si Dea kenapa kayak Mak lampir sih sekarang, astaga Indra dia temanmu loh,' kata Indra di dalam hatinya.

Ketika matahari sudah tenggelam dan memasuki jam pulang, di halaman parkiran mobil, Indra berlari kencang menghampiri Casey yang sedang sendirian berjalan menuju kendaraannya.

"Casey, tunggu sebentar!" panggil Indra dengan napas ngos-ngosan.

Casey spontan menoleh dengan sikap waspada. Insiden tadi membuat Casey jadi trauma.

"Iya, ada apa?" Biasanya Casey terlihat ramah pada Indra, tapi sekarang tidak lagi.

"Aku minta maaf soal tadi, aku benar-benar menyesal karena menamparmu," kata Indra dengan ekspresi tampak sedih.

Casey tak segera menjawab, mulai memicingkan mata. "Aku sudah memaafkanmu kok, tapi aku penasaran apa alasan kau menamparku, apa karena gosip yang beredar, kalau memang iya, gosip itu nggak benar, lagian sebenarnya ...."

Casey hendak mengatakan bahwa dia istrinya Jayden. Namun, lidahnya mendadak kelu. Pikirannya terlempar pada kejadian di hotel, di malam pertama Jayden yang terang-terangan mengatakan jangan sampai orang tahu kalau dia istrinya Jayden.

"Sebenarnya apa Casey?"

Casey menggelengkan cepat. "Nggak, sebenarnya aku juga heran kenapa gosip itu bisa beredar."

"Oh ...." Indra tersenyum kaku, diam-diam mengumpat kesal dalam hati.

'Dasar jalang! Nggak tahu malu, kasihan Dea nggak sebanding sama cewek miskin ini.'

"Benar, gara-gara gosip itu aku naik pitam, kau tahu sendiri aku dekat sama Dea, dan aku menyesal perbuatan aku tadi."

"Iya, sudah aku maafkan kok, aku pul–"

"Eh tunggu dulu, sebagai bentuk permintaan maafku, kita makan di cafe bentar yuk, aku traktir deh."

"Makan di cafe? Tapi–"

"Eits nggak ada penolakan, please bentar saja kok, aku belum makan dari pagi sekalian temanin aku ya, please, please, please." Demi melancarkan serangannya Indra sampai menyentuh tangan Casey.

Casey sedikit risih. Perlahan menarik tangannya dan ingin menggerakkan lidah. Namun, kedatangan Hannah dan Bobby membuat perhatian Casey seketika teralihkan.

"Ada apa ini?" tanya Bobby, memandang Casey dan Indra bergantian.

Indra tampak tak suka dengan kedatangan Bobby dan Hannah.

"Katanya Indra mau traktir aku, tapi aku nggak lapar."

"Wah boleh tuh, ayolah Casey mumpung ditraktir loh, dokter Indra traktir kita juga ya, gimana Bobby menurutmu." Hannah yang memang suka hal gratis, tentu saja matanya langsung berbinar-binar.

"Boleh juga, aku juga lapar belum makan malam, yuk Casey kita makan bareng hitung-hitung sebagai perayaan kau bergabung dengan kami kan." Bobby menimpali.

Indra tersenyum kaku. "Boleh."

Indra mau tak mau mengiyakan agar rencananya berhasil, asal Casey mau ikut bersamanya. Meskipun ada Hannah dan Bobby saat ini.

"Tapi aku ...." Casey sedang mempertimbangkan ajakan.

"Ayolah Casey kapan lagi coba, yuk lah." Hannah berusaha membujuk Casey.

Dan pada akhirnya beberapa menit kemudian, keempat dokter itu di sebuah cafe yang tak jauh dari rumah sakit. Indra memilih ruang VIP agar lebih leluasa mengobrol atau lebih tepatnya agar rencananya berhasil. Kini mereka telah menunggu pesanan datang.

"Eh aku keluar sebentar ya." Indra tiba-tiba pamit.

Casey, Hannah dan Bobby yang asik mengobrol sejak tadi, mengangguk kecil.

Indra bergegas keluar dari ruangan. Sesampainya di luar, Indra tiba-tiba mengambil gawai di saku jas sambil melirik ke sana kemari.

"Dea, aku sudah melakukan apa yang kau perintahkan, tinggal waktunya saja," kata Indra melalui panggilan yang terhubung pada Dea.

1
Dian Rahmawati
Indra jahat banget
Ariany Sudjana
iya betul, cuma dirahasiakan, jadi ga ada yang tahu kan kalau Casey itu istri sah Jayden 🤭😄
Ariany Sudjana
semoga bisa tertangkap Dea dan indra
Dian Rahmawati
indra jahat nih sama si dea
Ariany Sudjana
bukannya kamu yang jalang yah Dea? 🤣🤣🤭🤭
Nnar Ahza Saputra
lanjut kak... 🤭
Mak Lyly
sebel deh sama para dokter yg suka gosip apa lg dr indra laki2 kok lambe.. ini ya bukan gaya dokter ada waktu langsung gosip ini gaya orang penganguran yg tiap pagi ngeriung lihatin orang berangkat kerja 👊
Inah Ilham
wong wedok aneh... harusnya bangga dong punya cowok yg menjaga kehormatan seorang wanita, lah iki kok malah pingin.... ah sudahlah
O: Dea agak2 kak 🤭🙏 jelas beda sama Casey makanya hubungannya dengan Jayden nggak direstui sama ortu Jayden
total 1 replies
Ariany Sudjana
Dea kamu bilang Casey jalang, lho bukannya kamu yang jalang murahan yah?
muna aprilia
lanjutkan
Mak Lyly
apaan si dea tuh gk ada ahlak sama sekali main siram saja..
MomRea
Casey baru di gempur Jayden Lo Hannah, pake nanya lagi 😄😄😄
hansen
Jayden mahu modus 15menit🤣
hansen
baru ini novel yg nga ada malu2 nya pengen berhubungan suami isteri🤭
O: Jayden kaku harap maklum ya 🙏🤭
total 1 replies
Mak Lyly
mau buka paket ya🤣
Mak Lyly
ayaaaah kenapa nenek masuk nya cepat siih padahal biarkan mereka bertarung dulu biar jayden di kasih pelajaran 🤭
Ariany Sudjana
Jayden kamu dokter, tapi ga tegas. kamu menikah dengan Casey, tapi kamu pacaran sama Dea, yang hanya mengincar harta keluarga kamu saja. tapi kamu tidak ijinkan Casey dekat sama orang lain, suami macam apa kamu?
Ariany Sudjana
Casey kamu dokter, kalau Jayden ga menganggap kamu sebagai istrinya, tinggalkan saja Jayden, daripada kamu makan hati, karena kamu hanya dianggap pelakor dalam kehidupan Jayden dan Dea
hansen
jujur aja la pada keluarga mu Casey, untuk apa bertahan pada akhirnya kamu akan di anggap orang ketiga perosak hubungan,
hansen
pisah aja Casey,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!