NovelToon NovelToon
Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:12.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita.P

Lanjutan dari Novel KETULUSAN CINTA SALWA

Ditya harus hidup dalam dua pilihan, antara memilih perjodohan nya yang sudah dari kecil di rencanakan keluarganya. Atau memilih wanita yang sangat di cintanya dan dinikahi secara diam diam dari keluarganya.

Langsung baca saja 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 35

Ditya masih diam mematung di tempatnya. Fikirannya kalut saat ini, dengan tangan bergetar Dia mengambil cincin yang tadi jatuh dan kembali memasukan nya ke kotak cincin.

Celin diam melihat apa yang Ditya lakukan. Entahlah apapun yang akan dilakukan oleh Ditya, Celin ikhlasa dan tidak merasa menyesal dengan apa yang telah di jalani nya selama ini.

Celin tidak merasa sedih ataupun kecewa saat ini, meski pertunangan ini batal. Entah sejak kapan perasaan nya pada Ditya menghilang begitu saja.

Ditya berjalan ke arah podium, Dia harus melakukan ini apapun yang terjadi, Ditya tetap harus melakukan ini.

"Semuanya" kata pertama yang keluar dari mulut Ditya

Fernan, Gio dan yang lainnya bingung dengan apa yang akan di lakukan Ditya. Hanya Faiha yang tersenyum karna sudah tahu apa yang akan di lakukan putranya.

Ditya menarik nafas dalam dan menghembuskan nya dengan berat. Dia menatap seluruh anggota keluarga nya. Menatap Faiha cukup lama seperti meminta persetujuan. Faiha pun mengangguk dan tersenyum.

"Sebelum nya saya minta maaf karna mungkin akan membuat kalian semua kecewa malam ini"

Semua tamu undangan termasuk dari pihak keluarga Celin maupun keluarga Ditya menatap kearahnya dengan tatapan bingung.

"Saya minta maaf karna tidak bisa melanjutkan pertunangan ini" kata Ditya

Semua orang yang ada disana terbelalak kaget. Opa Fernan sampai memegangi dadanya yang tiba tiba terasa nyeri. Faiha segera menghampiri Ayahnya dan mengelus dada Fernan.

"Ayah tenang dulu, kita dengarkan dulu penjelasan Ditya" kata Faiha

Fernan mengatur nafasnya yang tiba tiba terasa sesak "Apa yang telah terjadi Fa?"

Ditya menatap semua orang yang ada disana "Saya dan Celin tidak bisa melanjutkan pertunangan ini karna kami tidak saling mencintai. Tapi pertunangan ini akan tetap berlangsung, namun bukan saya dan Celin. Melainkan Celin dan sahabat saya Alvin"

Ukhuk Ukhuk

Alvin yang sedang duduk diam di samping Fernan langsung terbatuk batuk mendengar ucapan Ditya. Fernan dan yang lainnya melihat ke arah Alvin.

Ditya menatap Alvin dengan tatapan memohon. Sementara Alvin juga bingung harus berbuat apa. Celin hanya menatap Alvin, Dia juga bingung harus berbuat apa.

Bagaimana ini?

Ditya masih menatap Alvin, bahkan sekarang bukan hanya Ditya yang menatapnya tapi Celin pun ikutan menatap Alvin.

Aduhh Celin, kenapa menatapku seperti itu.

"Ekhem"

Alvin pun berdiri, mengancingkas jasnya dan berjalan ke arah panggung. Semua orang menatap pada Alvin dengan tatapan berbeda beda.

"Oke semuanya, karna Alvin sudah kesini. Maka kita lanjutkan acara ini. Menyatukan dua insan yang saling mencintai" kata Emsi mencoba mengerti kondisi saat ini

Ditya menepuk bahu Alvin "Aku tahu kalian saling mencintai. Jangan buang kesempatan ini. Semoga bahagia"

Ditya pun menyerahkan kotak cincin tadi pada Alvin "Terimakasih Dit"

Ditya mengusap kepala Celin "Semoga bahagia Linn. Inilah yang terbaik untuk kita"

Celin mengangguk "Terimakasih Dit"

Ditya pun pergi dari pesta itu, Dia belum sempat menjelaskan pada keluarganya. Sekarang yang harus Ditya lakukan adalah menjelaskan pada Tiara.

"Oke semuanya mari kita lakukan tukar cincin antara Celinna Marquez dan Alvin Syahreza" kata Emsi

Semua orang sudah bisa menikmati pesta kembali. Walaupun banyak pertanyaan di benak mereka. Tapi mereka tidak mau memusingkan apa yang telah terjadi.

Alvin dan Celin maju ke dekat Emsi. Mereka berdiri saling berhadapan, saling menatap dan melempar senyum.

"Apa kau siap Cel? Apa kau tidak merasa terpaksa? Jika kau merasa terpaksa, lebih baik kita batalkan saja " bisik Alvin

Celin tersenyum "Aku siap Al, percayalah ini yang terbaik untuk kita"

Alvin pun tersenyum dan membuka kotak cincin. Mengambil cincin itu dan menyematkan nya di jari manis Celin.

Prok prok prok

Suara tepuk tangan terdengar riuh di ruangan itu. Celin tersenyum dan Dia pun mengambil cincin satunya lagi. Menyematkan nya di jari manis Alvin.

Prok prok prok

"Oke semuanya, akhirnya mereka berdua resmi bertunangan. Meskipun ada sedikit masalah, tapi semuanya berjalan lancar. Mari kita tepuk tangan untuk mereka" kata Emsi

Prok prok prok

Acara pesta berjalan dengan lancar, ya meskipun ada masalah dan calon prianya di gantikan oleh Alvin. Tapi semua tamu undangan tidak memepermaslahkan itu.

Hanya saja pihak dari kedua keluarga masih diam membisu tanpa mau bicara apapun. Mereka terlalu shock dengan apa yang telah terjadi.

Revina sampai meneteskan air mata karna menyangka kalau putrunya akan sangat terluka dan malu. Tapi saat melihat senyuman bahagia yang terpancar di wajah Celin. Membuat Revina maupun Devan sadar kalau putrunya memang mempunyai perasaan pada Alvin. Bahkan senyuman nya berbeda saat Celin masih bersama Ditya.

"Pa apa kita terlalu egois?" tanya Revina pada suaminya

"Iya Ma, kita terlalu egois sampai tidak menanyakan pendapat dan perasaan anak kita" kata Devan merasa bersalah

Bersambung

1
Marhaban ya Nur17
meta yg punya niat jahat ama tiara wkt itu kan wkwkkw
Marhaban ya Nur17
lg PMS tuh makanya baperan
Marhaban ya Nur17
Lea 😄
Marhaban ya Nur17
rara ama nevan
Marhaban ya Nur17
busyeettt
Marhaban ya Nur17
tp jan ada pelakor y
Marhaban ya Nur17
ngapa se yg cowoknya begitu semua wkkwkwk
Marhaban ya Nur17
ahirnya lega
Marhaban ya Nur17
buang ke laut aja neh ardi wkwkkwkk
Marhaban ya Nur17
ardi saudara nya angga
Marhaban ya Nur17
salah pilih teman
Marhaban ya Nur17
knp lu yg g jujur tia 😠
Marhaban ya Nur17
apa Rafa sama nessa wkwkwkw
Marhaban ya Nur17
tak kira dea ama viza bakal lama neh dramanya
Marhaban ya Nur17
baim siapa tuh ???
Marhaban ya Nur17
emang udh kodratnya perempuan banyak bicara
Marhaban ya Nur17
itu ditya mulutnya di lakban apa gmn ko g bisa ngomong wkwkkwk
Marhaban ya Nur17
ngomong se knp diem bae wkkeke
Marhaban ya Nur17
jujur makanya lol
Marhaban ya Nur17
sukurin g jujur wkwkwkw emang enak 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!