Kehidupan yang berat membuat seseorang memilih jalan yang salah untuk bertahan hidup,kehidupan naoya berubah setelah bertemu beberapa orang yang dia anggap sebagai keluarganya sampai pada akhirnya keputusannya membuatnya menyesal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35.Ketegangan yang mendebarkan
Setelah berhasil masuk,naoya mengendap-endap kesebuah ruangan yang begitu besar yang terdapat sofa set retro,lemari kuno dan meja kerja yang terlihat usang.
"benar-benar angker sekali tempat ini..!!!"
"duk...duk..duk..."
Suara langkah kaki mulai mendekat sangat jelas,naoya segera menyembunyikan dirinya dibalik pintu sofa yang panjang tersebut.
"sudah aku katakan kan..??dia barang yang bagus dan orisinil,kenapa kau hanya membayar segini saja..??
Sambil membuka pintu pria yang terlihat pendek dan sedikit tua membawa sebuah koper dan diikuti pria bertubuh besar darinya berjalan kearah sofa dan membuka isi koper tersebut.
"hei...!!! untuk seukuran orang sepertimu bawel sekali..!!! Aku manager disini, hormati aku..!!!
"cih...,,kau hanya bisa menggertak, apa kau tau bisnis ini tidak akan berjalan kalau bukan campur tangan kamo kan ? Kau sangat sombong..!!
"diam kau..!! Apa kau tidak tau orang-orang kamo sudah berkumpul disana.! Sebentar lagi kamo datang, jangan buat keributan dan segera pergi dari sini, kalau kamo menyukai gadis itu akan aku bayar sisanya..!!
sedikit merasa kesal,pria pendek itu memberi beberapa gepokan uang pada pria bertubuh besar dengan sangat kasar.
"bruk..!!
"cih...!! Menyebalkan,,kalau tidak karena balas dendam aku akan menghajarmu terlebih dahulu,!!
Sambil menggerutu dan mengambil uang tersebut,pria besar itu melangkah pergi dari ruangan tersebut.
Pria pendek terlihat sangat kesal dan pergi kearah lain diruangan itu,seperti sebuah lorong yang tak berhujung,namun naoya memilih mengikuti pria besar itu setelah mendengar percakapan mereka.
"kemana perginya pria itu,aku sedikit tidak asing dengan suaranya..?
Sambil menoleh kesana kemari naoya merasa ada yang janggal dengan tempat itu, terasa sangat sepi,sunyi dan gelap benar-benar sebuah tempat yang angker.
"pasti disini ada hantunya...,,sial...ngeri sekali...!!
"kreett..."
Tanpa sengaja naoya membuka sebuah pintu keluar setelah merambat disetiap dinding karena ketakutan,
"oya...,,apa ini..!!!
Naoya terus mendorong dinding tersebut dengan sekuat tenaga.
"gubrag...gubrag.....,,"
"apa itu...!!
naoya menoleh kearah kanan disebuah lorong yang panjang dengan lampu yang samar-samar,tidak ada orang sama sekali dan membuatnya merinding,
"sial...!!! Ini seperti rumah hantu sungguhan..!!!
Wajah ketakutan naoya akan kehadiran hantu lebih besar dari pada bertemu dengan preman-preman.naoya memutuskan keluar dari tempat itu lewat pintu kamuflase.
Naoya sempat tertegun dengan bangunan aneh tersebut,sekelilingnya adalah pepohonan tinggi bak sebuah hutan,tempat yang berdiri diatas bukit yang sepi dan jauh dari keramaian seperti sebuah tempat karantina.
"sial....,,dimana kunci motornya..??
Mendengar suara dari arah lain,naoya segera memeriksa dengan mengendap-endap dikegelapan malam dengan hati-hati.
"oii....,,,apa kau mencari ini..??
naoya memungut sebuah kunci sepeda motor yang dia injak setelah keluar dari pintu dan mencoba berbicara dengan pemilik tersebut tanpa melihat wajahnya,pria tersebut terlalu sibuk mencari-cari hingga tidak sadar naoya sudah berdiri dibelakangnya.
"oh...terima-..!!!
"bajingan...!! Kenapa kau disini...!!!!
"are..,,apa kau mengenalku..??
Tempat itu sangat gelap,mengandalkan sinar rembulan saja tidak cukup,dengan santainya naoya memberikan kunci motor hanya untuk pengalihan saja.
"sial...!!! Kembalikan padaku..!!!
"gawat..!! Pria berotot..!! Dia pria berotot itu kan..??matilah aku..!!!" gumam naoya.
tatapan naoya terpaku pada wajah yang tidak asing baginya setelah pria itu mendekat padanya,pria berotot itu mendekat kearah naoya dan meraih paksa kunci tersebut namun naoya menangkisnya.,
"wus...!!
"sialan..!! Kau ingin aku hajar..!!kenapa kau kesini..!!!
"jadi kau yang menjual runa..?? Katakan apa tujuanmu !!!
"apa kau sedang menantangku sekarang..???
Pria itu mencengkeram baju naoya dan mengangkatnya keatas dengan mudahnya.
"aku tidak punya keberanian,jadi jawab saja apa yang aku tanyakan padamu..!!!
"memangnya kau siapa ha..??
Naoya menatap wajah pria itu uang melebarkan matanya dan tangannya yang penuh dengan otot yang tegang, membuatnya ketakutan sambil membuang muka ke arah lain,siapa sangka pada saat bersamaa runa dan tsuki keluar dari pintu kamuflase dengan jalan yang tertatih-tatih.
"gawat...!! Percuma saja mereka kabur, kalau pria ini melihatnya, pasti akan menangkapnya kembali,melihat jalannya saja tsuki pasti sudah babak belur sekali,"gumam naoya.
Naoya penuh keraguan,otaknya tidak bisa berpikir jernih karena tekanan yang diberikan oleh pria berotot itu,sambil terangkat dan melayang,naoya bebas menggerakan kakinya.
"buk...!!!
"sialan...!!! Kemari kau...!!!
tanpa keraguan lagi,dan penuh kekuatan naoya menendang bagian bawah pria bertato sampai dia melepaskan naoya karena kesakitan,dalam kesempatan itu naoya berlari menjauh dari posisi tsuki dan runa untuk mengalihkan pandangan pria berotot.
Pri berotot terkecoh dan mengejar naoya kesisi lain melewati semak-semak,
"hah...sialan...,,aku malah jadi umpan buat mereka kabur...,,
naoya melirik ke arah jalan beraspal dan melihat mobil tsuki telah pergi meninggalkannya.dengan tertunduk lesu naoya sangat pasrah akan hidupnya.
"kena kau..bajingan kecil..!!kau membuatku sangat marah setiap bertemu dengamu...!!
"aahh...aku pun..."
suara yang lesu,tidak memiliki semangat hidup tercurahkan dengan melirik pria berotot tersebut seakan-akan naoya siap mati ditangannya.pria tersebut mencengkeram leher bagian belakang naoya agar tidak berlari lagi.
"eh...kau menyerah juga rupanya...!!
"em...,,siapa namamu pria berotot..??
"ah...??apa kau ingin mengingat namaku,pria yang akan mencabut nyawamu..??
"ah...benar...,,"
"hoho....ingatlah namaku adalah Todo,,aku yang akan membunuhmu kali ini...,,ah...siapa namamu..??
"naoya...!!!
"bagus..,,naoya aku akan membunuh-...."
"buk....!!!!
"gaaahhh...!! Kau mengelabuiku lagi bajingan kecil..!!! Apa kau memiliki keberanian sekarang..??
"tidak...!! Tapi aku tidak ingin mati sia-sia apa lagi ditanganmu otak udang...!!!
Naoya memasang kuda-kuda dan mengepalkan tangannya bersiap untuk adu jotos dengan todo yang sudah dia pukul satu kali diwajahnya sampai berdarah pada hidungnya.
"perasaan ini,, sangat menyenangkan ketika aku mendaratkan pukulan pada wajahnya...,,sial...aku jadi ketagihan..!!!"gumam naoya.
"bajingan..!!kau tersenyum..??kau sedang mengejeku...?? Maju lah..!!!
"huaaaa......"
"bug...."
"gah...."
"sial...,,sakit sekali,,todo memukul perutku dengan sangat keras,aku tidak mau kalah..!!!
Naoya terhempas dengan kaki yang masih memasang kuda-kuda, mereka saling menatap tajam satu sama lain, tinju dilayangkan satu sama lain, perkelahian yang teratur,bukan hal yang menakutkan bagi naoya,tapi menyenangkan baginya.
"sial...!!! Jangan pukul wajahku bajingan..!!
"haa...?? Kau berapa kali memukul wajahku dan kau protes saat aku balas..??
"kau tidak lihat wajahku sangat tampan,kau bahkan sangat kesal dengan wajah tampanku ini kan karena kau seperti udang...!!!hahaha....!!
"akan ku hancurkan wajah tampanmu itu..!!!
Semirik mata yang tajam namun bibir yang menyeringai senyum dari wajah todo setelah menerima beberapa pukulan dari naoya dan membuatnya bersemangat.
"hiaaaaaaaa.....!!!!

"kemprang...!!!!
"maafkan aku..!! Ampuni aku...!!!
pukulan yang seharusnya menyakiti satu sama lain tiba-tiba terhenti setelah mendengar sebuah keributan dari sisi lain bar tersebut,
Tatapan naoya dan todo terpaku pada orang yang merangkak meminta ampun setelah keluar dari jendela dengan paksa.
"gawat...!!! Kamo...!!! Cepat menunduk...!!
Todo mendorong kepala naoya untuk menunduk dan sembunyi dibalik semak-semak.wajahnya penuh ketakutan dan jantungnya berdebar dengan sangat kencang, naoya yang memeperhatikan todo membuat wajah seperti itu jelas kamo bukan sembarang orang biasa.
"siapa dia..??
"diam,kalau kau tidak mau mati..!!!
"barou bajingan...!!!"ucap todo lirih.
Naoya sangat bodoh dalam hal membaca situasi,wajahnya hanya menggambarkan kebingungan saja dan menatap kearah todo dengan polos.
"kenapa kau menatapku terus bajingan..??
"lalu apa yang kau lakukan? Kenapa kau merangkulku terus disemak-semak begini.?apa kau menyukaiku..??
"najis...!! Menjijikan..!! "todo mendorong naoya sampai tersungkur.
"sial...!!.
"sssttt...diamlah..!!
"maafkan aku kamo-san...!!aku tidak bermaksud menyentuhnya..,,dia yang menggodaku...!!
"dimana gadis itu..??
"di...dia pergi dengan kekasihnya..!!
"aku memang tidak menyukai gadis yang tidak patuh,,tapi aku lebih tidak menyukai kalau gadis yang seharusnya untuku disentuh oleh orang seperti kalian..!!!"
"hei todo...!! Kenapa kau menjual runa pada mereka..!!!
Tatapan mata naoya tertuju pada kamo disebrang semak-samak,namun nada bicara naoya sangat serius untuk dikatakan sebuah kepolosan.todo menyadari perilaku naoya yang tidak seperti orang bodoh sebelumnya dengan meliriknya sambil menahan keraguannya.
"a..aku hanya menjalankan perintah saja,,"ucap todo lirih,
"kau lihat aku juga dalam situasi berbahaya,inilah yang namanya kerja keras,aku hanya bekerja,jadi kau jangan dendam padaku..!!!"teriak todo.
"plak..!!!
Naoya memukul mulut todo tanpa melihat kearah todo dan masih saja terpaku pada kamo yang sedang beradu mulut dengan pria tanpa telapak tangan itu.
"si...
Todo mulai membaca situasi berbahaya yang terjadi disana dengan seksama todo dan naoya memperhatikan tingkah kamo yang memasang kuda-kuda.
"clang....!!!
Sebuah kepala melayang dan menggelinding kearah semak-semak,mata melotot dan mulut yang terbungkam tangan sendiri,todo dan naoya menahan nafas sambil melihat ke arah kepala yang menggelinding kearah mereka.
"se...seram....,,aku tidak tahan..,,rasanya aku ingin kencing dicelana..!!!"gumam naoya.
Langkah kaki terdengar dari rah kamo yang mulai memasuki gedung melewati pintu depan dan meninggalkan jasad itu begitu saja.
"kesempatan..!!! Todo merampas kunci motor disaku naoya dan merangkak pergi.
"sialan...!!! Tunggu aku...!!!
Bisikan naoya lirih,tubuhnya gemeteran tiada henti,tubuhnya tidak bisa bergerak dan perlahan naoya merangkak mengikuti todo.
"hah....hah....,,sial...kau meninggalkanku..!!
"buk...!!!
Todo melempar sebuah tas kecil pada naoya dan langsung menangkapnya.
"apa ini..??
Naoya melihat kearah tas yang seperti milik seorang wanita dan memeriksa secara seksama.
"aku kira wanita itu kekasih murayama,ternyata dia kekasihmu ? Kau bisa bebas untuk saat ini,tapi bosku tidak akan membiarkan ini terjadi..!!
Todo menuntun sepeda motornya dan menyalakannya disebuah tempat yang jauh dari lokasi untuk keamanannya sambil diikuti naoya.
"apa maksudmu hei...!!!
"hei....jangan tinggalkan aku ,setidaknya beri aku tumpangan...!!!
Naoya berlari mengejar todo yang mengendarai sepeda motornya dengan terburu-buru.
"sialan...!! Bagaimana aku pulang..??ponselku dimobil tsuki,,
naoya berjalan lesu seperti seorang gelandangan dimalam yang gelap,langkah kakinya terhuyung-huyung seperti zombie tatapannya terus terarah ke bawah kakinya.
"criiittt....!!!
Sepeda motor yang berhenti didepannya pun tidak dia hiraukan dan melewatinya begitu saja.
"oi....naoya...,,kau tidak mau pulang..??
Seperti suara malaikat yang memanggil namanya,naoya mengangkat kepalanya dan melihat kearah sumber suara,wajah yang tadinya lusuh lesu dan menyedihkan tiba-tiba tersenyum lebar dan berbinar-binar.
"ha....satoru-san....!!!! Aku mencintaimu...!!!
"cih...menjijikan..!! Cepat naik..!!!
"em...."
"apa kau baik-baik saja..??
"tidak...!!!,
"ah benar,itu terlihat dari penampilanmu,cepat pegangan kita akan mengebut.
"baiklah...."
"wusss...."
Sepanjang perjalanan naoya terdiam,kepalanya bersandar pada bahu satoru seperti seorang kekasih yang sedang bermesraan.pandangannya mengarah pada jalan yang telah dia lewati bersama.
"dudududududu...."
"satoru san pelan pelan,,"
"ada apa...???
Satoru sedikit melirik pada naoya yang tiba-tiba menjadi bersemangat setelah bersandar pada bahunya untuk beberapa lama.
"oi....motor butut seperti itu harusnya dibuang saja...!!!"teriak naoya.
"haaa....bajingan kau...!! Kesini kau..!!!
"naoya apa yang kau lakukan itu sangat tidak sopan..!!!apa ku mengenalnya..??"tanya satoru.
Naoya mengejek todo yang baru saja dia lewati dengan memakai sepeda motor sport dan pamer pada todo yang meninggalkanya.
"oi...kepet...,,turun kau dari sana..!!!
Todo berusaha meraih naoya yang duduk membonceng satoru dengan wajah bahagia setelah mengejek todo.
"oi brengsek itu berbahaya...!!!" teriak satoru yang sedikit oleng karena todo menghimpit mereka dari samping.
"hahaha...apa kau menantang balapan sekarang otak udang...??ayo satoru san...gaspol...!!!!
"ngung....ngung ....ngung....
"wleee.......
satoru melaju kencang setelah menggeber-geber motor tersebut sampai keluar asap yang mengepul mengenai todo.
"sialan...!! Bajingan itu ada dua sekarang .!!uhuk...uhukk....!!!
Todo membiarkan mereka pergi begitu saja dengan mengendarai sepeda motor biasa miliknya dan menuju arah yang berbeda dengan satoru dan naoya.
"dia berbelok kearah lain,siapa dia naoya..??
"oh...dia yang membuatku seperti ini,,
"apa kau tidak takut padanya..??
"takut..?? Jelas aku ketakutan, tapi setelah memukulnya beberapa kali aku menjadi bersemangat dan menyenangkan."
"haaah...dasar stress...!!
"hah...begitukah..??
"lepaskan aku bodoh..!! Kau mengotoriku dengan noda dibajumu..!!
"aahh....lihat kedepan satoru-san, jangan hiraukan aku..,,
"kau menjijikan naoya..,,,apa yang akan orang pikirkan kalau melihatnya..??
"aku tidak memikirkan pendapat orang lain, terimakasih satoru-san sudah menjemputku, aku pikir aku telah dibuang setelah dimanfaatkan..."
"dasar bodoh...!!!"
Satoru membiarkan naoya memeluknya dengan erat dan mengendarai motor dengan santai setelah memasuki pemukiman kos kosan naoya.