Lima tahun lalu, Kiara diceraikan Jonathan, alasan perceraian itu tidak lain karena cinta pertama Jonathan kembali. Tanpa Jonathan tau, ternyata Kiara membawa benih darinya.
Setelah Lima tahun kemudian, Kiara dan Jonathan dipertemukan kembali dalam sebuah acara perayaan ulang tahun perusahaan tempat Kiara bekerja. Tak disangka, pertemuan itu menghadirkan kembali cinta yang telah lama menghilang di antara mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Tahu Semua
Beberapa hari kemudian...
Tanpa Kiara sadari, tenyata Jonathan sudah tahu jika dirinya di ancam oleh kedua orang tuanya dan juga mantan tunangannya. Jonathan tak tinggal diam, dengan penuh percaya diri, pria ini pun pergi ke rumah kedua orang tuanya. Tak di sangka, si sana ternyata juga sudah ada mantan tunangannya, yaitu Tasya.
"Wah, seru ya menyusun rencana untuk menghancurkan seseorang," ucap Jonathan tanpa basa basi.
"Eh, Sayang ada apa? tumben pulang!" ucap Bianca, tampak gugup.
Tanpa rasa canggung, Jonathan pun langsung duduk tepat di sebrang mereka. Sedangkan kedua wanita beda usia itu tampak gugup.
"Kenapa kamu terlihat gugup, Tasya, apakah ini karena aku sudah tau rencanamu?" sindiran Jonathan, meremehkan.
"Rencana apa, Jo? aku sama sekali tidak tahu apa yang sedang kamu bicarakan!" jawab Tasya, tak suka.
"Benarkah? lalu apa ini?" jawab Jonathan seraya menyerahkan ponselnya pada Tasya. Ponsel berisi vidio tentang Tasya yang sedang mengintimidasi Kiara.
Spontan wajah Tasya pun memerah. Tasya terlihat gugup dan takut. Lalu ia pun berusaha keras membela dirinya
"Nggak, ini nggak bener, Sayang. Ini pasti di edit, wanita tak tau diri itu pasti mengeditnya. Lihatlah, aku nggak dorong dia sama sekali. Dia tu pura-pura jatuh," ucap Tasya sembari menunjukkan video itu pada Jonathan.
Sayangnya Jonathan bukanlah orang bodoh. Kiara saja tidak tahu kalo dia punya video itu, lalu bagaimana bisa dia mengeditnya.
"Astaga, Tasya, sepertinya kamu baru mengenalku ya. Ayolah, jangan mengelak, aku sudah tau semua apa yang kamu lakukan pada Kiara. Aku ga selemah yang kalian kira!" balas Jonathan tanpa rasa takut sedikitpun. Apa lagi saat ini dia memiliki power yang sangat besar. Maka tak ada alasan baginya untuk mengalah pada seseorang yang berniat buruk pada wanita yang ia cintai.
"Sayang, aku mohon percayalah padaku. Aku sangat mencintaimu," ucap Jonathan serius.
"Benarkah? astaga Tasya, rayuan mu tidak akan mempan buatku. Kita sudah putus, jadi ga ada lagi alasan bagimu untuk ikut campur urusanku. Dan Mama, tolong jangan membuatku muak, mama tidak punya hak ikut campur dengan pikiranku, aku harap Mama sadar itu," ucap Jonathan tegas.
"Sayang, janganlah begitu. Kamu adalah anak mama Satu-satunya, ayolah cari istri yang sepadan dengan strata sosial kita. Dia sama sekali nggak pantas bersanding sama kamu," ucap Bianca, serius.
"Siapapun yang berdiri di sampingku, kamu sama sekali ga berhak menentukan. Kita tidak punya hubungan apapun, paham!" jawab Jonathan serius.
"Sayang, Mama Minta maaf untuk semua yang sudah kamu lalui, ayo tolonglah, kamu boleh menikah dengan siapapun, tapi tidak dengan dia. Mama ga setuju," ucap Bianca memohon.
"Aku ga butuh persetujuan darimu, sejak kamu melakukan hal menjijikan itu, sejak saat itu juga kamu ga punya hak atasku. Jadi jangan sok jadi orang tua yang baik. Asal kamu tahu, aku sangat muak dengan sikapmu yang sok keibuan itu," jawab Jonathan penuh amarah.
"Sayang, tolong maafkan Mama," ucap Blanca, beracting sedih.
"Astaga, ayolah, jangan beracting. Sudah ku bilang, aku tu muak dengan acting sok pedulimu itu. Hentikan rencana kalian, jika tidak, jangan salahkan aku kalo aku hancurkan apa yang kalian miliki sekarang. Aku tidak peduli. Hubungan ku dengan Kiara adalah urusanku, kalian semua ga boleh ikut campur, apa lagi kamu Tasya, jangan coba-coba mengusiknya, aku tahu semua trak records mu, paham!" ucap Jonathan tanpa ampun.
Ucapan Jonathan kali ini sukses membuat Bianca dan Tasya merinding. Jelas terlihat mereka shock. Shock karena Jonathan mampu membaca rencana mereka dengan sangat mudah.
***
Setelah urusannya dengan Ibu dan juga mantan kekasihnya selesai, Jonathan langsung meminta Soni untuk kembali menyelidiki seseorang yang digunakan Bianca mengancam Kiara. Karena Jonathan yakin, kedua wanita itu pasti memakai seseorang sebagai senjata untuk mengancam Kiara.
"Aku yakin, mereka pasti pakai seseorang untuk ngacam ibunya anakku. Kalo nggak, nggak mungkin Kiara sampai menjauhiku. Kamu tau sendiri kan, beberapa hari waktu kami di rumah sakit, kami udah ga pernah bertengkar. Tiba-tiba sekarang dia jadi ga mau ketemu aku, dia juga sering bepergian untuk menghindari aku. Dan ini sangat mencurigakan, aku benar- benar yakin soal ini," ucap Jonathan serius.
"Baik Tuan, saya akan segera kerjakan," jawab Soni, tak kalah serius.
Jonathan mengangguk. Soni sendiri langsung mengerjakan apa yang bosnya perintahkan.
Sembari menunggu hasil penyelidikan yang di lakukan Soni dan timnya, Jonathan memutuskan untuk melanjutkan pekerjaannya. Namun saat hendak menyalakan laptopnya, Tiba-tiba pintu ruangannya di ketuk. Ternyata yang datang adalah Kevin dan juga pengasuhnya.
Tentu saja kedatangan sang putra memuat Jonathan bersemangat. Tapi dalam sudut hatinya yang terdalam, Jonathan sangat merindukan kehadiran ibu bocah ini.
"Ayah," panggil Kevin dengan senyum keceriannya.
"Hay, Sayang, ke mari lah. Eh mana bunda?" tanya Jonathan segera beranjak dari tempat duduknya dan menyambut sang putra.
"Bunda pergi ke toko ayah, sekarang bunda jaga toko tante Sinta," jawab bocah tampan ini jujur.
Jonathan terdiam. Karena Kiara benar-benar menepati janjinya. Dia benar-benar mengirim Kevin padanya jika dia bilang kangen Kevin. Sayangnya Kiara tidak peka, keinginan Jonathan bukan hanya ingin bertemu dengan Kevin tapi juga dengannya. Jujur ini membuat Jonathan kecewa.
Bersambung...
ayo dong Thor bikin Jonathan menyesal atas kata²nya, jgn cuma ngomong Kiara jahat,, padahal dia yg sangat jahat