Lima tahun lalu, Kiara diceraikan Jonathan, alasan perceraian itu tidak lain karena cinta pertama Jonathan kembali. Tanpa Jonathan tau, ternyata Kiara membawa benih darinya.
Setelah Lima tahun kemudian, Kiara dan Jonathan dipertemukan kembali dalam sebuah acara perayaan ulang tahun perusahaan tempat Kiara bekerja. Tak disangka, pertemuan itu menghadirkan kembali cinta yang telah lama menghilang di antara mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perjanjian Baru
Semua anak buah Bianca pun langsung pergi meninggalkan kediaman mewah itu. Tentu saja kepergian mereka dari rumah itu bukan tanpa alasan. Mereka pergi untuk kembali melanjutkan aksi mereka, yaitu mencari Kiara. Mengincar nyawa wanita cantik itu. Karena hanya dengan melenyapkan nyawa Kiara, maka tak akan ada lagi yang bisa menghalangi mereka untuk menikmati harta peninggalan orang tua Kiara.
Sayangnya Bianca masih kurang cerdas di banding sang putra, tanpa basa-basi, Jonathan langsung meminta rekaman CCTV pada mata-mata yang ia pekerjakan di rumah ke dua orang tuanya.
"Jadi benar, mereka yang menginginkan nyawa kekasihku?" tanya Jonathan, pada seseorang yang menjadi mata-matanya di rumah itu.
"Benar, Bos. Sepertinya ini ada hubungannya dengan surat wasiat itu," jawab seorang gadis yang menyamar sebagai asisten rumah tangga di rumah mewah itu.
"Hemm, benar dugaanku, mereka memang ga ada kapok-kapoknya. Kamu selesaikan tugasmu, awasi mereka terus," ucap Jonathan memberi perintah.
"Laksanakan, Bos," jawab wanita muda itu lagi.
Perbincangan mereka selesai. Jonathan langsung menghubungi Soni. Meminta Soni mengawasi kuasa hukum kedua orang tuanya, Soni yakin kuasa hukum itu juga ikut andil dalam permainan ini. Bahkan kabar yang pernah Jonathan dengar saat ia masih sekolah di luar negeri itu mungkin bisa jadi adalah sebuah kebenaran. Kabar tentang pecahnya hubungan antara kedua orang tuanya dan juga orang tua Kiara. Ditambah tak lama setelah itu, ia juga mendengar kematian orang tua Kiara. Tak lama setelah itu, sang kakak masuk penjara karena terlibat kasus pembunuhan berencana.
"Astaga, mungkinkah ini ulah mereka?" tanya Jonathan dalam hati.
Jonathan terdiam sesaat. Dalam pikirannya, ia harus menemui seseorang yang saat ini seharusnya masih di dalam penjara. Ia harus men clear kan cerita yang membingungkan ini.
Sebenarnya menurut analisi Jonathan, cerita itu bisa jadi adalah benar. Hanya saja ia masih butuh bukti untuk mengambil keputusan. Satu-satunya jalan adalah menemui mantan kakak iparnya. Karena hanya dialah yang tau cerita yang sebenarnya. Jonathan yakin hanya pria itulah yang tau segalanya.
***
Keesokan harinya...
Pagi-pagi Soni sudah datang ke kediaman, Jonathan. Tentu saja ini atas perintah Jonathan. Tak sengaja, Soni berpas-pasan dengan Kiara. Sebenarnya Soni sudah tau, tapi tampaknya Kiara terlihat canggung. Kiara tampak malu bertemu dengan Soni.
"Pagi Nona, apa Tuan ada?" tanya Soni, menyapa.
"Ada, mungkin masih di kamarnya," jawab Kiara canggung.
"Loh kok cuma kamarnya, nggak kamar kalian kah?" canda Soni, dengan senyuman menahan tawa.
"Eh, sttt, tolong ya, jangan gosip. Aku sama bosmu ga ada apa-apa," ucap Kiara, sedikit kesal.
"Benar ga ada apa-apa?" Soni melirik Kiara dengan lirikan geli, lalu ia kembali berkata, "tapi kalo ada ya ga pa-pa sih, kan kalian masih sama sama single, jadi bolehlah pacaran lagi," canda Soni lagi.
"Astaga, Pak Soni, anda benar-benar ya. Pokoknya aku sama bosmu itu ga ada apa-apa dan ga akan pernah ada apa-apa, oke. Sudah, sekarang jemput saja bosmu di kamarnya, ish... menyebalkan sekali!" ucap Kiara seraya meninggalkan Soni yang tampak geli dengan sikap manis Kiara.
Tanpa Soni sadari ternyata Jonathan sedang memerhatikan dirinya menggoda Kiara, tentu saja hal ini sukses membuat Jonathan kesal.
"Ehheemmm!" dehem Jonathan, mengagetkan Soni.
"Eh, Tuan, selamat pagi, Tuan," jawab Soni, dengan senyum malu-malunya.
"Bulan ini bonusmu ku potong setengah," ucap Jonathan seraya melangkah meninggalkan Soni.
Soni tak tinggal diam, ia pun berusaha mengejar Bosnya dan meminta maaf atas kelakuannya menggoda kekasih bosnya.
"Astaga, Tuan, tolong maafkan saya, saya mohon Tuan," ucap Soni sembari mengejar bosnya.
Jonathan menghentikan langkahnya. Lalu menjawab...
"Kalo kamu bisa membuat Kiara menikah lagi denganku, aku kasih kamu bonus satu tahun penuh dan satu unit mobil yang kamu inginkan? bagaimana?" tantang Jonathan serius.
Soni tampak sumringah...
"Benar Tuan? Tuan janji?" ucapnya.
"Hemm.. " Jonathan kembali melangkah meninggal Soni. Sedangkan Soni masih Berjingkrak senang. Tentu saja Soni berjanji pada dirinya sendiri, dia akan membuat kekasih bosnya ini menerima kembali bos baiknya ini.
Bersambung....
ingat ya... km sdh mmbuang kiara dan km jga mnolak klo seandainy kiara hamil ankmu... bhkn dgn kejam km mngatakn untuk mngugurknnya...🙄
ayo dong Thor bikin Jonathan menyesal atas kata²nya, jgn cuma ngomong Kiara jahat,, padahal dia yg sangat jahat