NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM

BALAS DENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Bullying dan Balas Dendam / Dendam Kesumat
Popularitas:23.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.

Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.

Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.

Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.

Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.

Trimakasih, jangan lupa like, coment***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.35.LOVE YOU TOO

Aluna bersimpuh di kaki Darren, air matanya bercucuran saat mengaku salah atas tamparannya tempo hari. Ia merasa beruntung papanya berhasil mengajak Darren kemari, menurut papanya Darren hampir tidak mau datang karena pernah di tampar Aluna.

"Tidak boleh menampar atau memukul laki-laki di depan umum, harga dirinya jatuh apalagi se level Darren." pesan pak Cahyo memarahi Aluna.

"Elehh..sock kali, emangnya dia siapa? Jenderal atau konglomerat." ejek nyonya Yunita mencibir.

"Siapapun dia adanya yang penting jangan bikin ulah. Mama senang meremehkan orang, harusnya mama ajari Aluna yang terbaik supaya jadi anak bermartabat."

"Kata Intan dia memang genit berapa kali Intan diajak pacaran Intan tidak mau. Aku jadi heran kenapa papa senang sekali mengajak dia datang."

"Mama tak tau apa, diam saja. Cucu kita butuh figur ayah, anak kita butuh seorang suami yang dicintai. Semua itu ada pada Darren, apa salahnya Aluna minta maaf. Dia yang menampar Darren untung Darren tidak membalas."

"Pantas dia ditampar karena suka selingki dengan Intan."

"Elehh..mama percaya saja dengan Intan. Sekarang ada cctv itu bukti nyata." ucap pak Cahya geleng-geleng kepala.

Pak Cahya punya inteligen yang kerap di sewa rutin untuk memata-matai Darren. Jadi tidak ada hubungan apapun antara Intan dan Darren kecuali teman bisnis. Sepanjang pengamatannya Darren orang yang dingin, tidak tergiur dengan wanita, apalagi model Intan.

"Papa selalu membela Darren, papa senang orang ganteng tapi tidak berbudi. Pikir Yudi yang baik, berbudi luhur, suka menolong dan...."

"Kampungan!"

Potong pak Cahya membuat nyonya Yunita tertawa.

"Luna ajak Darren ke kamar dan minta maaf lah, kamu yang salah." ucap pak Cahya mengelus kepala putrinya. Nyonya Yunita mencebikkan bibirnya sebagai bentuk ekspresi menghina, meremehkan Darren.

Aluna cepat keluar dari kamar orang tuanya dan mencari Darren yang duduk di ruang tamu sendirian.

Darren membuang mukanya saat Aluna menghampirinya. Ia harus bersikap dingin supaya Aluna tersiksa bathinnya, tapi ia takut kalau kesedihan Aluna berdampak buruk kepada bayi yang di kandungnya.

"Maafkan aku sayank, waktu itu aku sangat cemburu karena Intan selalu ikut campur dalam hubungan kita. Dia selalu mengklaim bahwa dia lebih cocok dengan mu daripada aku. Kadang ia menyatakan bahwa kamu lebih perhatian kepadanya daripada padaku." ucap Aluna sedih.

"Bangunlah, besok-besok jangan main fisik kepada siapapun, aku lelaki punya harga diri.Jangan sombong karena kau merasa kaya. Aku berada disini karena papamu bukan karenamu."

Hati Aluna sakit saat mendengar ucapan Darren, ia sangat mencintai laki-laki itu. Seandainya ia bisa membuang rasa cintanya dengan uang, dari dulu ia buang cintanya.

"Aku mengerti, kau tidak mencintaiku lagi. Nanti kau boleh pergi setelah anak kita lahir. Aku hanya ingin nama belakang dari keluargamu untuk anak kita, hiks..hiks..."

"Oke..aku tidak keberatan."

"Mari kita ke kamar tidak enak disini banyak pelayan yang ngelihatin kita." ajak Darren berdiri. Ia meraih tangan Aluna dan mengajaknya masuk kamar.

Ia sebenarnya sangat mencintai Aluna dan kasihan melihatnya menangis, tapi ia benci kepada Blossom. Jadi ia pura-pura benci untuk menutupi perasaan cintanya.

Mereka ke kamar, Darren mengunci pintu dan Aluna pun mengerti apa yang Darren inginkan. Dalam hatinya Darren tidak ubahnya seperti laki-laki buaya yang ingin ena-ena saja. Tidak punya perasaan.

"Aku mau mandi." ucap Darren membuka bajunya di hadapan Aluna, tentu saja dada Aluna berdesir hebat.

Ia sengaja membuka pakaian dengan gaya slow motion dan menatap Aluna yang tersipu malu. Darren gemes melihat calon istrinya wajahnya merah seperti kepiting rebus.

"Mau kemana, bukankah ini yang kau inginkan putri Blossom." ucap Darren menangkap Aluna yang hendak berbalik dan menyingkir dari hadapannya.

"Aku mencintaimu dengan seluruh jiwa ragaku. Tapi kau menghinaku."

"Tiga bulan tidak bertemu kau sel*ngkuh dengan siapa saja, Yudi atau pak Yakob yang selalu mengejar cintamu." bisik Darren seraya membuka pakaian Aluna satu persatu.

Aluna tidak berontak ia menginginkan kehangatan itu, tapi jauh di lubuk hatinya ia merasa seperti wanita murahan yang di perlakukan dengan kasar serta dengan gaya-gaya tidak lazim baginya.

Apa dia terlalu jadul atau Darren sudah sangat berpengalaman sehingga tau seluk beluk kamasutra yang nyeleneh ini.

Darren dengan segala cinta dan dendam yang menyatu dalam dirinya, berusaha memuaskan Aluna. Tapi dibalik lenguhan Aluna yang berkali-kali, gadis itu merasa cemburu buta karena Darren banyak tau tentang hubungan in-tim.

Saat lenguhan terakhir Aluna meluapkan rasa cemburunya. Ia lalu melepaskan pelukan Darren dan membalikan badan.

"Kau pasti sering beg*tuan, pengalaman sekali."

"Biasalah namanya lelaki. Kalau satu saja rugi, manfaatkan masa muda dengan yang beberapa wanita bohay." canda Darren.

"Aku benci kau!!" tiba-tiba luna berteriak kencang, Darren kaget. Baru saja mereka melepaskan dahaga Aluna sudah bikin ulah. Apa salahnya?

"Kau cemburu buta, posesif. Rubah pola sendiri aku bers*lingkuh, kau tidak boleh sembarang menuduh. jangan juga percaya omongan orang."

"Tapi benar khan kau suka jajan?"

"Ada saja kau omongin, kalau aku percaya omongan orang, kau juga sering dilihat tidur di hotel dengan Yudi dan pak Yakob, tapi aku tak percaya, karena tidak ada bukti nyata. Kalau percaya gosip sudah kelar hubungan kita."

"Tapi aku tidak pernah sel*ngkuh kau orang pertama yang aku ajak, kau tau aku masih vir-gin."

"Makanya kita seharusnya saling percaya, mungkin aku terlalu ganteng sehingga kamu takut kehilanganku."

"Jelas aku cemburu padamu karena aku mencintaimu. Mungkin kau tidak cinta padaku makanya kau masa bodo jadi kau menggampangkan." sungut Aluna.

Darren tidak menjawab kalau diladeni akan panjang, pikirnya. Ia membalikan tubuh Aluna dan menindihnya. Bi-bir Darren mel*mat bi-bir Aluna dengan lembut.

Ia sangat mencintai Aluna dan sangat bersemangat mengg*mulinya. Rasanya begitu legit dan mengg*irahkan.

Aluna mer*ntih nikmat saat sesuatu yang atos men*suk alat int*mnya. Aluna lupa berpikir saking en*knya goy*ngan Darren tidak ada lawan, melaju cepat berirama. Aluna sampai m*buk kepayang.

"Love you ayank..." ucapan itu ntah berapa kali keluar dari bibir sexy Aluna.

Darren menahan mulutnya mengucapkan love you too, jangan sampai perasaannya diketahui oleh Aluna, biarlah dia mengira Darren tidak peduli.

"Kau puas dan tidak sembarang menuduh orang? Kita sudah suami istri sebentar lagi punya anak, harap jaga bicaranya."

"Yaa..asal kau jangan pergi lagi. Aku sedih kalau kau menghilang."

"Paling kerja di apotik, tidak pergi jauh."

"Pindah kerja di perusahanku, aku tidak ingin kalau kau dekat dengan Intan." ucap Aluna manja.

Darren tersenyum penuh arti, tidak mungkin ia memecat Intan karena wanita itu akan dipergunakan sebagai alat balas dendamnya.

*****

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
liat saja intan.. karma pasti tak salah jalan pulang...
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
bisa JD mereka berdua pelaku nya yg membuat nyonya kecanduan nrkba
VicSel 1996
takut juga kan Darren makanya jngn menyakiti Aluna terus...
VicSel 1996
serba salah nya jdi Luna...
VicSel 1996
sakit bnget jdi Luna, entah sampai kapan Darren menyiksa batin nya...
VicSel 1996
Darren ih jnganlah pedas2 kata2nya kasihan Aluna...
VicSel 1996
buat apa menumbuhkan dendam toh kamu juga cinta mati sma Aluna...
mending buang ego masing2 kalian harus bersatu untuk mengalahkan Intan...
VicSel 1996
jangan mudah tepancing Aluna tahan emosi apalgi sedang hamil...
D⁵¹
yuhu hadir
D5⁰
jangan sedih lun
D⁴9
sabar ya lun
D⁴⁸
bu lurahnya gak tau tentang intan
D⁴⁷
menyeramkan
D⁴⁶
hm deg"an bacanya
D⁴⁵
kasian aluna. orang tuanya gak sayang lagi
D⁴⁴
intan ditolong malah ada maunya
D⁴³
wah misi baru
D4²
jangan khawatir lun
D⁴¹
kalian harus baikan
D⁴⁰
ada yang gak jujur kayaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!