NovelToon NovelToon
THE CEO’S SECRET SON

THE CEO’S SECRET SON

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO / Anak Genius / Cintapertama / Single Mom / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:656.6k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Blurb:

Dua belas tahun yang lalu, Jaxon Thorne memberikan segalanya, hatinya, janjinya, masa depannya pada wanita dengan sepasang mata hijau yang indah, Scarlett Reed yang merubah namanya menjadi Scarlett Quinn.

Lalu, dia terbangun di dunia yang hancur, hanya disisakan secarik surat perpisahan yang melukai hatimya.

Sejak saat itu, sang pewaris tunggal kerajaan bisnis Thorne itu membangun benteng kokoh di sekeliling hatinya, dingin, berkuasa, dan tak tersentuh.

Kekayaannya melimpah, tetapi kebenciannya pada pengkhianatan lebih membara dari apapun hingga dia tak percaya lagi akan cinta sejati dan suka mempermainkan wanita.

Namun, takdir berkata lain.

Semuanya berubah saat Jaxon bertemu dengan Dash Quinn, seorang bocah jenius berusia dua belas tahun pemenang olimpiade sains yang mendapat beasiswa dari perusahaannya.

Ada sesuatu pada senyum dan sorot mata anak itu yang membuat dunia Jaxon berguncang, sebuah pengingat yang tak tertahankan akan masa lalu yang dikuburnya dalam-dalam.

Semakin dekat Jaxon dengan Dash, semakin banyak fakta yang terungkap. Rahasia gelap itu akhirnya terbuka.

Penghianatan terbesar bukan berasal dari gadis sederhana yang dulu dicintainya, melainkan dari lingkaran terdekatnya sendiri, yaitu keluarganya.

Sekarang, dihadapkan pada kebenaran yang pahit, Jaxon harus memilih, tetap menjadi pewaris yang terluka seperti yang diharapkan keluarganya, atau menjadi pejuang yang mengambil kembali segala sesuatu yang telah dicuri darinya.

Sebuah perjalanan untuk menuntut balas, memperbaiki kesalahan, dan meraih keluarga yang tak pernah dia sangka bisa dimilikinya, sebelum segalanya benar-benar terlambat.

Mana yang akan dipilih Jaxon? Keluarganya yang licik atau keluarga barunya yang baru dia temukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemberian

Namun yang membuat Scarlett benar-benar terpana adalah apa yang ada di sebelah kiri. Sebuah ruang terbuka yang luas, dengan dinding-dinding bermotif estetik dan beberapa layar backdrop putih yang terpasang di rel.

Di satu sisi, ada sebuah meja dengan monitor besar dan peralatan editing. Di sisi lain, sebuah rak menyimpan berbagai lensa kamera, peralatan cahaya fotografi profesional, dan aksesori fotografi.

Sebuah kamera mewah tergeletak di atas sebuah tripod, seolah menunggu untuk digunakan.

Ini adalah studio foto. Seperti studionya dulu. Dia berjalan pelan.

Tangannya meraba permukaan counter bar yang halus, lalu beralih ke kamera yang dingin. Dia memandang ke lantai atas, di mana ada sebuah tangga besi hitam. Jaxon mengangguk, mengizinkannya naik.

Lantai atas lebih pribadi. Ada sebuah ruang kerja kecil dengan buku-buku desain dan fotografi di rak, sebuah sofa panjang yang nyaman di dekat balkon, dan bahkan sebuah darkroom kecil untuk fotografi manual.

Semuanya dirancang dengan selera yang sempurna, selera nya. Minimalis, fungsional, namun tetap artistik dan hangat.

Scarlett berdiri di tengah ruangan, tidak bisa berkata-kata. Hatinya berdebar kencang.

"Sebuah studio dan kafe. Tak terlalu besar karena kau suka yang kecil dan hangat," kata Jaxon akhirnya, suaranya terdengar hati-hati dari bawah tangga. Dia naik dan berdiri di ambang ruangan.

“Tempat yang sepenuhnya milikmu."

Scarlett berbalik, matanya melebae. "Kau … kau menyiapkan ini? Untukku?"

"Kau bilang kau butuh kebebasan. Kau butuh sesuatu yang menjadi milikmu," ujar Jaxon, tangannya masuk ke dalam saku jaketnya. "Aku tidak mau mengembalikan apartemenmu karena aku ingin kau tetap bersamaku. Tapi aku bisa memberimu ini. Sepenuhnya atas namamu. Surat-suratnya sudah selesai. Ini adalah milik Scarlett Thorne, bukan bagian dari asetku atau yayasanku. Kau bisa melakukan apa saja yang kau mau di sini. Buka, tutup, ubah, jual, terserah kau."

Scarlett memandang sekeliling lagi, lalu menatap Jaxon. “Kenapa? Apa ini cara lain untuk mengontrolku? Memberiku kandang yang lebih cantik?"

Ekspresi Jaxon menyeringai, seperti terkena pukulan. Tapi dia tidak marah. "Aku tahu kau akan berpikir begitu. Tapi tidak. Aku ingin kau tetap punya kehidupan di luar menjadi istriku atau ibu Dash.”

Dia melangkah lebih dekat. "Aku tidak meminta imbalan apa pun, Baby. Ini hadiah. Atau lebih tepatnya … pengembalian. Aku telah mengambil banyak hal darimu. Biarkan aku mengembalikan setidaknya satu hal kecil ini."

Scarlett membalikkan badan tak ingin Jaxon melihat ekspresinya yang tersentuh. Scarlett berjalan ke balkon kecil.

Udara pagi yang lembap menerpanya. Di bawah, jalanan mulai ramai. Kehidupan berjalan. Dan di sini, ada sebuah ruang yang menunggu untuk dihidupkan oleh Scarlett.

Butuh waktu lama sebelum Scarlett bisa berbicara. Dia menahan air matanya tidak keluar, menarik napas dalam-dalam, dan kembali masuk ke ruangan.

Jaxon masih berdiri di sana, menunggunya dengan setia, selalu.

"Terima kasih," ucap Scarlett akhirnya, suaranya serak namun jelas. "Ini … ini luar biasa."

Wajah Jaxon berubah lega. Dia mengira akan ada penolakan dan kecurigaan dari Scarlett.

"Aku menerimanya," lanjut Scarlett. Dia tidak melompat kegirangan, tidak berlari memeluknya. “Terima kasih.”

Jaxon mengangguk, mencoba menyembunyikan betapa dalamnya pengaruh kata-kata sederhana itu padanya. "Bagus. Semua peralatannya sudah lengkap. Hanya tinggal menghubungkan listrik dan air. Stok untuk kafe bisa kau atur sendiri. Aku sudah mempekerjakan seorang manajer untuk membantu di awal jika kau mau, tapi dia akan sepenuhnya bertanggung jawab padamu."

Scarlett mengangguk, kembali memandangi sekeliling ruangan. "Aku ingin melihat dokumen kepemilikannya nanti."

"Tentu. Semua ada di meja kerjaku di rumah." Jaxon berhenti sejenak. "Kau bisa datang dan pergi sesukamu kemari. Tapi, aku tetap akan mengawasimu.”

"Aku akan mulai besok," ucapnya, memutuskan. "Ada banyak yang harus dilakukan."

"Kalau butuh bantuan apa saja, katakan padaku," tawaran Jaxon.

Scarlett hampir menolak, tapi dia berhenti. "Mungkin … nanti kau kubutuhkan.”

Jaxon tersenyum, senyum kecil. "Siap. Tak menciumku sebagai ucapan terima kasih pada suamimu?”

Scarlett menyipit dan kemudian menuju tangga—turun ke lantai satu.

“Apa nama kafe dan studionya?” tanya Jaxon sambil mengikuti Scarlett dari belakang.

Scarlett memandang keluar jendela, lalu ke peralatan fotonya. “Captured Light,” ucapnya.

“Apakah sama dengan kafemu yang dulu?”

“Tidak. Aku ingin nama baru,” jawab Scarlett.

Jaxon mengangguk pelan. "Sempurna."

1
V_eRiL
selamat berjuang menaklukkan ras terkuat di bumi ini yaitu wanita ya, bro 😂😂😂
V_eRiL
sabar Terra, jangan kuras tenagamu dgn marah² ya 😊😊 baby boy pasti merasakan apa yg kau rasakan sekarang jd tenangkan hati dan pikiranmu 😊😊
V_eRiL
sepertinya babynya rindu sama daddynya nih, minta ditemenin dan dielus² perut mommynya biar tenang 🤔🤔🤭
MACA
justru krnamu dash..terra makin tertekan. mendeng ketemu mommy scarlett
Sri Nurjannah
ko jadi aneh ya sekrng Dash buanyak ngomong biasa kn dingin bngt ngomong seperlunya.,
eh Skrang banyak ngatur banyak bacot wkwk
mery harwati
Scarlet abaikan perintah Dash agar tak menemui Terra, kau pernah berada diposisi Terra, jadi seharusnya kau lebih memahami apa yang Terra rasakan Scarlet, jangan cuma diam menunggu Terra memaafkan Dash, anakmu yang salah Scarlet, terlalu mengacuhkan Terra & rasa cintanya 😠
Asie Viera Chueng
seharusnya kau membiarkan terra bertemu dengan mommy mu bodoh 😏😏 krna mommy scarlett itu mempunyai hati yg baik dan pasti terra akan senang dan bahagia ad mommy scarlett di sisinya.
secara mommy tina semenjak terra hamil ga pernh ad di sampingnya buat sekedar menyiapkan sarapan atau menemani terra yg setiap hari mual dan muntah di sebabkan krna daddynya masih belum sehat betul.
Sri Nurjannah
sok ngatur kmu Dash wkwk
Daneen
Pokoknya thor dash harus dibuat sengsara pokoknya
V_eRiL
seberapa kuat nih Terra mengabaikan Dash 🤔🤔 kalau Dash pantang menyerah gini, pasti bakal luluh juga nih Terra 🤭🤭
Sri Nurjannah
sekrang terbalik ya Dash yg memohon meminta dan tinggal drmh terra
V_eRiL
ini pelayan dan penjaga depan rumah malah bersekutu dgn Dash 🤭🤭 hei, bos kalian itu Terra lho..ampun dah 🙉🙉🙈
Sri Nurjannah
"kau tidak berhak mengatur di sini! ini rumahku!"
weeww terra semngat galakin terus si Dash 😠
V_eRiL
cie cie cie, yg jadi suami siaga nih 😅😅🤭 penelitianmu ngga diurusin lagi tuh Dash, itukan mimpimu sejak kecil 😂😂🤪
V_eRiL
good job Terra, tidur di sofa lebih baik daripada tidur di lantai kan 🤣🤣👍
Asie Viera Chueng
huh sok perhatian bgt skrg 😏😏
tp aku suka cara terra mengabaikan dash semoga iman mu ga goyah ya terra dan si baby bisa di ajak kerja sama buat nyiksa si daddy egois mu itu 😌😌 trus kpn si mommy scarlett tau klo sebentar lg dia akan jd omah ☺
Mahrunisa05
Ck, rese luh Dash.. minta bantuan Papa mu Terra untuk sementara tinggal sama orangtua mu diluar negeri pengen tau apa si Dash punya nyali tinggal dirumah orangtuanya Terra jg ??
hiro_yoshi74
efek kurang tidur . laper jadi lemes kan terr .... untung di tangkep 🤭
Windy Nurcahyani
Ka zarin jngan jadi kaya dash yaaa biarin kita ngerasaaa digantung sama cerita kaka 😭🤣
Andaru Wastu
bikin sengsara juga. jangan permudah Tera. Selama 4 bln ngapain. begitu tahu hamil baru tergerak hatinya. kamu tidak butuh laki" egois Tera. hidupmu sudah baik' saja. Biar tahu rasa, bagaiman tdk diinginkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!