NovelToon NovelToon
Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Keluarga / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / Cintapertama
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

" jadi aku harus menikah dengan nya "!! gumam seorang gadis yang sedang ber si tatap dengan laki laki tampan di hadapnya saat ini.
"aku tidak bisa membayangkan jika punya istri seperti dia"! gumam laki laki tersebut di dalam hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 25

disisih lain saka yang baru keluar dari komplek perumahan elit di kota tersebut. dirinya sengaja menarik gas sedikit kasar supaya Alea mau menempel di pundaknya.

brum"!!

suara kenalpot yang keluar dari motor sport itu mampu membuat Alea terjingkat dan reflek memeluk pinggang ramping saka.

deg"!!

mata saka membulat sempurna saat punggungnya di tabrak sesuatu , dua buah gunung kembar yang menempel sempurna pada punggung saka buat laki laki itu semakin panas dingin di buatnya,saka membuka kaca helm yang menutupi wajahnya siapa angin bisa menerpa wajahnya yang mulai panas dan berkeringat itu.

"ucapan meremas remas yang di katakan mama Zahra pun sontak terngiang ngiang di telinga saka, laki laki itu pun semakin memelankan laju motornya,karena detak jantungnya yang sudah tidak karu karuan.

"bugh'"!!

Alea memukul pundak saka dari belakang membuat laki laki itu sedikit menoleh ke samping.

"jalannya cepat sedikit,"! teriak Alea tepat dapat helm yang menutupi kepala saka, laki laki itu hanya mengangguk lalu menarik gas dan menambah kecepatan motornya.

"ini tidak bisa di biarkan,kalau tidak cepat turun gadis ini,bisa bisa aku mati kaki karena sodokan dua gunung kembarnya"! gumam saka salah hati.

"berhenti"!!

kata Alea sebelum motor tersebut masuk ke dalam komplek perumahan nya.

reflek saka pun menarik rem dan membuat dada Alea semakin menekan punggung nya.

"sial"!! umpat saka sambil memejamkan matanya menikmati dada Alea yang semakin menempel itu.

Alea turun dan mendekat ke arah penjual martabak.

"1 martabak spesial kang"! kata Alea kepada penjual martabak langganan nya.

"siap nona Alea"! sahut nya sambil tersenyum.

"dengan ini kan aku bisa alasan kalau ibu pulang duluan nantinya"! gumam Alea yang tidak kehabisan ide.

hingga 10 menit berlalu setelah tragedi penempelan gunung anak Krakatau dan pembelian martabak itu,motor sport yang di kendarai saka pun berhenti tepat di depan rumah Alea.

Alea perlahan turun dari motor tersebut dan mengucapkan terimaksih kepada saka.

"besok tunggu aku, aku tidak ingin melihatmu menempel dengan laki laki lain selain aku"! kata saka sebelum Alea berjalan masuk ke rumahnya.

"apa maksudnya"? alea menautkan alisnya bingung.

"aku tidak mau melihat mu berselingkuh dengan laki laki lain seperti tadi siang ,ingat itu"!

deg"!!

"laki laki tadi siang"! Alea terdiam berfikir sejenak dengan ucapan yang keluar dari mulut saka.

"ya tuhan apa dia sedang memburu, bukankah tadi siang aku di antar oleh Marchel,dan dari mana dia tahu,"! gumam Alea yang malah senyum senyum sendiri tidak jelas .

"hemmm"!! sentak saka membuat Alea langsung terlonjak kaget dan dasar dari lamunannya.

"ok"!! jawab Alea akhinya sambil mengacungkan jempolnya Di depan wajah saka.

**

saka kembali menyalakan mesin motornya dan melaju meninggalkan Alea yang sudah berdiri di teras rumahnya.

"ternyata si kutub juga bisa cemburu ya"! Gumam Alea hatinya terasa bahagia melihatnya.

ceklek "!!

Alea membuka pintu rumahnya ,datu saja melangkahkan satu kakinya masuk ke dalam rumah.

"dari mana ,sayang"; suara seseorang yang begitu dia kenal terdengar dari belakang, Alea pun secepat kilat membalikan badanya.

"i-ibu" , kata Alea dengan mata terbelalak sempurna. Bu Hanik mengerutkan keningnya bingung melihat tingkah anaknya yang seperti maling.

"i-itu,dari beli ini"! kata Alea sambil mengangkat plastik bag berisi martabak ke udara.

"lalu kenapa kamu ketakutan seperti maling begitu,Al"!

"hehee, hanya kaget saja Bu"! sahut Alea sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Bu Hanin geleng gelang kepala melihat tingkah anaknya.

"ayo masuk sudah Malam ini"! Bu Hanik mengajak Alea kembali masuk kedalam rumah.

"sayang tumben sekali beli martabak secantik itu dandan nya "! Bu Hani nampak menelisik menatap anaknya dari atas sampai bawah, Bahakan baju yang di kenakan Alea sangat bagus dan pastinya mahal,sepatu dan pakai make up tipis.

"deg',, jangan jangan apa yang di katakan Bu Susi tadi benar"! gumam Bu Hanik mendadak matanya mendelik sempurna menatap ke arah Alea.

"Bu, kenapa menatapku seperti itu, ini baju punya sarline"! kata Alea berbohong, apalagi tatapan mata sang ibu yang tidak bersahabat sama sekali saat ini.

"kamu yakin beli martabak, tapi kenapa pakai make up segala, dan tadi kamu juga di jemput mobil mewah kan"!

"glek"!!

"m4ti aku, bagaimana ini tahu,"! gumam Alea seketika mengigit bibir bawahnya otaknya harus berfikir keras saat ini mencari alasan.

"hehee,, sebenarnya tadi aku di undang makan malam ke rumah mewahnya sarline,hanya saja itu sangat mendadak dan Alea tidak sempat pamitan sama ibu"! jelas Alea meskipun ada kebohongan namun ada juga kejujuran yang terselip di dalamnya.

"lalu laki laki yang menjemput mu"!

"deg"!!

"ini sudah kalah kalah maling ayam ketangkap basah "! gumam Alea mencoba bersikap tenang meskipun dalam hatinya sedang harap harap cemas.

"itu supir sarline,"

"apa kamu yakin, tadi bu Susi bilang orangnya sangat tampan dan pakainya formal "! jelas Bu Hanik.

"anjir ,dasar janda girang satu itu ,suka sekali bikin gosip"! seru Alea geram dengan kelakuan tetangganya .

" ya pasti lah tampan Bu orang kerjanya saja di mansion ,masa iya bajunya kayak supir taksi, apa ibu mau aku kenalkan salah satu supir sarline,lumayan kan dari pada ibu jomblo"!.

bugh' '!!

"kamu gila ya,, ibu sudah tua masa mau di Carikan pacar ,kamu saja yang cari pantasnya, sudah Sudah "! kata Bu Hanik akhirnya mengalah dan tak ingin berdebat dengan anaknya lagi.

"selamat,, "!!

tring"!!

satu pesan masuk tiba tiba di ponsel Alea, Alea pun segera membuka isi pesan tersebut dan sontak matanya berbinar terang.uang 5 juta sudah masuk ke rekeningnya.

"hahaa, uangku banyak njir"! kata Alea sambil loncat loncat kegirangan. Alea segera mengganti pakaiannya dan merebahkan dirinya di atas tempat tidur ternyaman nya .

"besok masih harus sekolah, jadi harus tidur cepat"! gumanya sambil mencoba menutup mata dan mulai terlelap seiring dengan rasa lelah .

---- disisih lain saka pun juga sedang merebahkan tubuhnya di atas ranjang king size miliknya yang begitu empuk, matanya menatap langit langit kamarnya yang tidak indah sama sekali sebanding kan wajah Alea.

tanganya tiba tiba meraba punggu nya,sesuatu masih terasa menempel disana.

"CK, bukanya dadanya rata ,tapi kenapa rasa nya masih menempel saja"! gumam saka, darahnya berdesir hebat saat teringat Alea memeluknya dari belakang,apalagi ditambah dua apel lokal yang menancap sempurna di punggungnya.

''aku jadi penasaran seberapa besar benda di balik bajunya itu"! gumam saka tanpa a sadar berucap seperti itu ,

saka terduduk dari tidurnya matanya menatap bokser yang sedikit menonjol itu.

"kenapa malah bangun"! kata saka sambil menunjuk anak konda di dalamnya yang sudah bergerak gerak sendiri.

"bocah sialan, gara gara apel lokalnya anak kondaku terbangun"! saka bingung,jantungnya pun mulai berdetak semakin kencang, keringat pun mulai membasahi keningnya. perlahan laki laki itu memegang anak kondanya dan meremasnya.

"aaah, sialan"! pekiknya sambil memejamkan mata, merasakan sesuatu yang enak di bawah sana.

saka bergegas bangkit dari duduknya dan berlari menuju kamar mandi, di lepaskan ya seluruh pakaiannya dan langsung berdiri di bawah aliran shower dengan air dingin yang keluar dari dalamnya.

"ini bukanya meredakan panas di tubuh ku malah bisa masuk angin nantinya"! gumam saka lalu menyetel air dan menggantinya dengan air hangat. anak konda di bawah sana masih berdiri kokoh. saka pun kembali memegang anak kondanya dan mulai mengurutnya, untuk pertama kalinya seorang saka bermain solo gara-gara punggungnya tertempel anak gunung Krakatau milik Alea .saka memejamkan matanya merasakan nikmatnya anak konda dalam urutannya .

tok.tok.tok.

mama Zahra mengetuk pintu kamar saka untuk beberapa kali,namun tidak ada jawaban dari dalam.

"bukanya baru masuk 10 menit yang lalu ,masa sudah tidur sih"! gumam mama Zahra sambil memegang handel pintu dan.

ceklek "!!

pintu tidak di kunci,itu tandanya saka belum tidur, saka tidak pernah membicarakan pintunya dalam keadaan tidak terkunci saat tidur,karena sejak dulu sarline suka kelua masuk kamarnya dan mengganggunya ,alhasil sejak sarline berusia 5 tahun Sampai sekarang saka selalu mengunci pintu saat dia tidur.

"sayang,"!! panggil mama Zahra, namun tidak ada jawaban. mama Zahra celingukan mencari keberadaan anaknya,namun tidak ada tanda tanda saka berada di dalamnya.

"apa mungkin di tempat kerjanya"! gumam mama Zahra sambil melangkah menuju pintu.

aahhh"!!

mama Zahra berhenti seketika saat mendengar desahan tersebut .

"suara apa itu"! kata mama Zahra lirih, bulu kuduknya sontak berdiri , ditambah cahaya kamar saka yang begitu mencekam.

"masa iya kamar anak ku ada hantunya, hih"! mama Zahra bergidik ngeri sambi meraba tengkuknya yang semakin merinding. mama Zahra kembali melanjutkan langkahnya.

"aahhhh,,aaahhhh"!!

kembali wanita itu tersentak kaget, dan menatap ke arah kamar mandi.

"saka,,"!! pekik mama Zahra lirih dan segera berjalan mendekat ke arah kamar mandi takut jika terjadi apa apa dengan anaknya.

saat akan mengetuk pintu kamar mandi tersebut terdengar suara saka dari dalam.

"aahhhh, aaahhhhh"!!

"astaghfirullah,jangan bilang saka sedang bermain solo"! gumam mama Zahra sambil mengigit bibir bawahnya, seketika bayangan nya pun teringat dengan anak konda tuan bhara.

"ini tidak bisa di biarkan"! mama Zahra pun memilih pergi meninggalkan kamar saka dan langsung masuk kedalam kamarnya dengan dada yang berdebar debar.

ceklek "!!

mama Zahra membuka pintu kamarnya dan langsung menguncinya.

"ada apa honey"!? tanya tuan bhara yang baru saja duduk di atas ranjang dan bersiap untuk tidur.

mama Zahra mengigit bibir bawahnya kalau duduk disamping sang suami.

"ada apa ,honey"; tanya tuan bhara mengulangi pertanyaan yang tidak di Jawab istrinya.

"apa dia tidak bangun"!

glek"!!

tuan bhara menelan ludah kasar saat tangan mama Zahra mendarat tepat pada anak kondanya yang sedang tertidur itu.

"jangan bilang kamu ingin membangunkan nya"! bisik tuan bhara,mama Zahra pun mengangguk malu malu dengan pipi yang sudah bersemu merah.

1
Reni Anjarwani
seru deh lanjut semanggat doubel up
Siti Khoyimah
🤭🤭 saka aq ikut traveling lo
Reni Anjarwani
ya ampun seru , otaknya pada ngeres semua
Siti Khoyimah
semngat thor ,aq suka saka mode CB
Reni Anjarwani
seru bgt thor ceritanya doubel up thor
Siti Khoyimah
lnjut
Reni Anjarwani
lanjut thor seruu bgt
Siti Khoyimah
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!