Aurora Felicia atau biasa dipanggil dengan Cia. Gadis manis dan polos berusia 16 tahun yang hidupnya tiba-tiba berubah setelah bertemu dengan keluarga kandungnya.
Cia yang biasanya hidup susah tiba-tiba menjadi anak dan cucu kesayangan keluarga kaya raya. Bahkan Cia juga memiliki tiga orang kakak yang sangat posesif padanya.
Bagaimana Cia menghadapi keluarga yang ternyata sangat posesif padanya?.
Dan bagaimana bisa Cia terpisah dari keluarga kandungnya?.
ikuti terus kelanjutan ceritanya ya 🤗 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bungabunga2929, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Mendengar teriakan David dan Jason membuat Cia dan juga Felly terkejut
"Dih apaan si Lo berdua. Pakai teriak-teriak segala. Biasa aja kali. Lo berdua udah bikin adik gue kaget tahu" tegur Reynand.
"Eh sorry Rey, abisnya kita berdua kaget" ucap David.
"Iya si gue juga kaget, tapi gak usah pake sembur gue juga dong. Jorok banget si lo" ucap Jason sambil memukul lengan David.
"Eh sorry, sorry. Gue reflek tadi soalnya kaget denger ucapan si Reynand" ucap David.
"Tapi gak pakai muncrat ke gue juga kali" ucap Jason sambil membersihkan bajunya yang basah karena terkena air minum milik David.
"Iya sorry. Ini gara-gara si Reynand nih" ucap David.
"Loh kok jadi gue" ucap Reynand.
"Iya, Lo bikin gue kaget tahu" ucap David.
"Bagian mananya gue bikin Lo kaget. Perasaan dadi tadi gue diam-diam aja deh" ucap Reynand.
"Itu, em maksud ucapan Lo tadi itu loh. Jadi dia ini adik Lo, bukan pacar Lo?" tanya David.
"Astaga, jadi kalian dari tadi ngira dia ini pacar gue" ucap Reynand.
"Iya" ucap David dan Jason bersamaan.
"Ya ampun. Nih gue kenalin ya. Jadi dia ini adik gue, namanya Aurora Felicia Smith. Biasa dipanggil Cia" ucap Reynand.
"Jadi dia ini adik Lo?. Tapi kok bisa si, bukannya Lo anak bungsu ya. Terus kenapa dia jadi adik Lo, gimana si ini kok gue jadi bingung" ucap Jason.
"Bukan, dia emang adik gue. Adik kesayangan gue. Ceritanya panjang, tapi intinya itu dia adik gue yang selama ini hilang" ucap Reynand.
"Hilang?".
"Kok bisa?" tanya David.
"Ada lah ceritanya, gue gak bisa kasih tahu detailnya. Intinya princess ini adik gue yang hilang. Cucu perempuan satu-satunya keluarga Smith" ucap Reynand.
"Ya ampun Rey, kok selama ini Lo gak pernah cerita kalau punya adik perempuan. Mana imut banget lagi" ucap David.
"Lah kalian gak nanya" ucap Reynand.
"Oh iya Cia imut kita belum kenalan tadi kan ya. Kenalin gue Jason. Murid paling tampan dan menyenangkan di sekolah ini" ucapnya sambil mengulurkan tangannya.
"Kenalan sama gue aja Cia. Nama gue David. Gue lebih tampan dari si Jason ini loh" ucapnya yang langsung menyingkirkan tangan Jason.
"Dih apaan Lo, ikut-ikut aja deh" kesal Jason.
"Lah kenapa, gue juga mau kenalan sama Cia tahu" ucap David.
"Gak bisa gue dulu" ucap Jason.
"Eh gak bisa, pokoknya gue dulu" ucap David yang tidak ingin mengalah.
Melihat David dan Jason ribut membuat Cia merasa bingung.
"Fell, mereka emang kaya gitu ya suka bertengkar" bisik Cia pada Felly.
"Aku gak tahu Cia, ini pertama kalinya aku duduk bareng sama mereka" bisik Felly.
Reynand yang melihat dua sahabatnya bertengkar langsung menggelengkan kepalanya.
"Astaga Lo berdua. Bisa diam gak si" tegur Reynand.
"David nih rese" ucap Jason.
"Loh kok jadi gue, Lo juga ya" ucap David.
"Udah udah kalian berdua kaya anak kecil tahu gak. Lihat tuh, gak malu apa dilihatin semua orang".
"Dan satu lagi ya, gue gak akan izinin Lo berdua buat dekat-dekat adik gue. Jadi percuma Lo berdua ribut, karena itu sia-sia" ucap Reynand.
"Loh kok gitu si, gue kan cuma mau kenalan sama dedek imut" ucap David.
"Iya Rey, gue juga" ucap Jason.
"Dih stop panggil adik gue dedek imut ya. Gue gak suka" ucap Reynand.
"Lah emang kenapa, orang adik Lo aja gak masalah kok. Iya kan Cia, kak David gak papa kan panggil kamu dedek imut" ucapnya.
"Gak boleh, titik!".
"Awas aja kalau Lo berani panggil adik gue dengan sebutan itu. Lagian geli banget gue denger Lo nyebut diri sendiri kakak".
"Gak ada ya, princess itu adik gue. Jadi selain gue gak boleh ada yang dipanggil kakak" ucap Reynand.
"Ih pelit banget Lo Rey" gerutu David.
"Biarin" ucap Reynand.
"Udah udah kak Rey, jangan bertengkar terus si. Gak malu apa dilihatin banyak orang tuh. Lagipula dua teman kakak ini kan lebih tua. Jadi emang udah seharusnya aku panggil mereka kakak kan" ucap Cia.
"Nah bener tuh kata dedek imut gue. Dengerin tuh Rey" ucap David sambil tersenyum puas melihat Cia membelanya.
"Tapi princess. Kakak kamu kan cuma aku. Kakak gak mau kamu panggil orang lain yang bukan keluarga kita kakak juga" ucap Reynand.
"Gak boleh gitu kak, kalau sama yang lebih tua emang kita harus panggil kak kan. Yang penting kan di sekolah ini cuma kak Reynand kakak kandung aku".
"Jadi gak usah cemburu ya kalau aku panggil orang lain kakak. Itu sebagai bentuk menghormati aja" ucap Cia mencoba memberi penjelasan.
"Huft... Yaudah deh. Kakak nurut sama kamu princess" ucap Reynand yang sebenarnya tidak ikhlas kalau Cia harus memanggil kakak pada teman-temannya.
"Oh iya buat kak siapa tadi ya maaf..." ucap Cia sambil menunjuk Jason dan David.
"Kak David Dede imut" ucapnya sambil mengulurkan tangannya.
"Kak Jason" ucapnya yang juga ikut mengulurkan tangannya.
"Oke kak David sama kak Jason. Hai, aku Cia. Senang berkenalan sama kalian. Tapi maaf ya, kak David bisa panggil aku Cia aja gak usah dedek imut. Biar sama kaya yang lain" ucap Cia.
"Oke deh, kak David akan turuti ucapan Dede imut. Eh Cia maksud kak David" ucapnya.
Berbeda dengan suasana di kantin, Elang yang tadinya pamit pergi ke kelas ternyata memilih ke taman belakang sekolah.
Elang sedang menenangkan hatinya yang entah kenapa terasa aneh saat membayangkan gadis yang tadi bersama Reynand. Apalagi saat melihat Reynand perhatian terhadap gadis tadi. Hati Elang rasanya sangat kesal.
"Duh, sebenarnya ada apa si sama gue. Gak bisa, gue gak boleh kaya gini. Jangan sampai gara-gara seorang wanita persahabatan gue sama Reynand hancur gitu aja".
"Ayolah Lang, Lo kenapa si. Kenapa bisa kaya gini" batinnya.
Elang mencoba tiduran di rumput sambil memejamkan matanya berharap bayangan gadis itu hilang dari fikirannya.
Tapi entah kenapa semakin Elang berusaha melupakan wajahnya, semakin terbayang dengan jelas wajah tersebut.
"Arghhhh" teriak Elang merasa frustasi.
"Gak bisa, gue gak bisa kaya gini. Kenapa semakin gue berusaha melupakan yang ada wajah itu semakin jelas teringat dalam memori gue".
"Astaga, ini pertama kalinya gue merasakan hal kaya gini. Sebenarnya ada apa sama gue. Apa ini yang dinamakan jatuh cinta".
"Tapi masa iya, cinta pertama gue pacar sahabat gue sendiri. Ngaco, ini si udah ngaco".
"Ini udah salah, salah banget" batin Elang.
gak mau tau up lagi, Thor yang baik hati jangan pelit up ya😁😁😁