NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:297.2k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berakhir Indah

"Kita sudah sampai." Gloria menuntun putrinya turun dari mobil tanpa melepas penutup mata.

"Mom, boleh kubuka penutup mata ini?" tanya Elle karena sangat penasaran.

"Belum, Sayang.Tunggu sebentar lagi," sahut Ben, seraya berdiri di samping putrinya, lalu meraih salah satu tangan Elle agar merangkul lengannya tepat saat mereka akan memasuki altar pernikahan.

Suara musik mengalun indah ketika melihat mempelai wanita tiba, di saat bersamaan Gloria menarik lembut kain hitam yang menutup kedua mata putrinya.

Deg!

Jantung Elle berdetak sangat cepat ketika kedua matanya terbuka lebar. Ia terpaku sesaat saat melihat altar pernikahan yang begitu megah dan mewah. Di depan sana ada Nero menunggunya dengan gagah dan ketampanan yang luar biasa dan menyambutnya dengan senyuman merekah indah.

"J-Jadi, ini ..." Suara Elle terbata-bata dan kedua matanya mengembun tak menyangka akan mendapatkan kejutan seperti ini.

"Yap! Nero yang merencanakannya. Kau suka?" Ben menatap putrinya sambil tersenyum lebar.

"Emh ... suka, Dad." Elle mengangguk dan tersenyum bahagia.

"Kalau begitu tunggu apa lagi. Ayo, kita berjalan menghampiri calon suamimu." Ben kembali menatap ke depan, begitu pula dengan Elle.

"Dad, aku gugup." Elle menahan nafas sebelum melangkah ke depan, terlebih lagi semua tatapan para tamu undangan tertuju padanya membuatnya bertambah gugup.

"Santai," jawab Ben, menepuk punggung tangan putrinya yang mencengkram lengannya.

Musik mengalun indah ketika pengantin wanita berjalan di altar pernikahan di dampingi oleh Ben.

Glam tersenyum bahagia seraya memeluk lengan suaminya saat menyaksikan adik kesayangannya akan mengikrarkan janji suci dengan Nero.

"Aku tidak menyangka adik kesayanganku akan menikah dengan asistenmu yang sangat menyebalkan itu," bisik Glam pada suaminya.

"Nero tidak seburuk itu, Glam." Damon memberikan pembelaan.

"U-hum ... dia sama seperti dirimu, datar tanpa ekspresi," tambah Glam sambil menipiskan bibir, sedangkan Damon hanya bisa menghela nafas panjang mendengar ocehan istrinya. Sudah di pastikan istrinya tidak akan berhenti mengoceh jika dirinya terus menyahut, maka dari itu ia memutuskan diam. Di kehamilan ketiga ini Glam menjelma menjadi wanita cerewet yang menyebalkan.

*

Ben menyerahkan putrinya pada Nero, tak lupa memberikan kata-kata mutiara lebih dulu pada menantunya sebelum beranjak dari sana.

"Kuserahkan putriku padamu. Sayangi dan cintai dia sepenuh hati, jika kau membuatnya menangis maka bersiaplah kau akan kehilangan kepalamu!" ancam Ben tak lupa memberikan tatapan tajam kepada Nero.

Untuk pertama kalinya Nero merasa gugup dan takut pada ancaman seseorang. Dia berusaha tersenyum untuk menutupi rasa gugupnya, "aku berjanji akan mencintai dan menyayangi putri Anda sepenuh hati," jawab Nero, tegas dan penuh kesungguhan.

Ben puas mendengar jawaban itu, kemudian ia segera beranjak dari sana, duduk di samping istrinya.

"Kejutanmu ini membuatku spot jantung!" bisik Elle tepat di telinga Nero.

Nero tersenyum kecil mendengarnya, "aku hampir putus asa mengajakmu menikah tapi selalu kau tolak," jawab Nero dengan telak.

"Dan sekarang kau berhasil mencapai tujuanmu, Tuan." Elle menjawab sambil menghadap ke depan, menatap pemuka agama yang sebentar lagi akan memulai acara.

Dan tak berselang lama kemudian, janji suci telah terucap. Nero dan Elle saling bertukar cincin pernikahan, kemudian saling berciuman seperti pasangan pengantin baru pada umumnya.

Suara riuh tepuk tangan dari para tamu undangan pun terdengar, membuat suasana di sana semakin meriah dan penuh dengan kebahagiaan.

"Akhirnya Tuan Nero sold out," ucap Ava sambil memeluk lengan suaminya yang sejak tadi menahan mual.

"Sepertinya kau bahagia sekali melihatnya menikah," sahut Pedro.

"Tentu saja. Dengan begitu aku tidak perlu repot-repot lagi datang setiap pagi untuk menyiapkan semua kebutuhannya," jawab Ava sambil terkekeh pelan.

"Jadi, mulai sekarang kau harus fokus mengurus suamimu yang tampan ini." Pedro menunduk, menatap istrinya sambil mengerling nakal.

Ava mendogak membalas tatapan suaminya sambil mencebik kesal.

"Hei, kenapa ekspresimu begitu?" Pedro sampai mengerutkan alis melihat ekspresi istrinya.

"Kau tukang mual dan muntah, jadinya aku malas berdekatan denganmu!" balas Ava.

"Hei! Aku begini karena calon bayi kita yang nakal ini," rengek Pedro.

"Ish, kau tidak pantas merengek seperti anak kecil seperti itu, Pedro!" Ava mencubit gemas pipi suaminya, lalu mengecup bibirnya.

1
wahyu widayati
4 bulan???? kok gak kelihatan perutnya elle? kan harusnya udah menonjol....🙄
Anonim
Yeee...Pedro bukan meledek Nero - terima saja kenyataan yang ada. Kau terkulai lemas tak berdaya - seperti Pedro yang mangalami hal sama.

Nero mau marah terhadap Pedro yang semakin terbahak sampai perutnya terguncang.

Nero malah dapat omelan dari Elle, tak boleh bersikap buruk terhadap Pedro. Elle tidak membela Pedro. Elle menjelaskan pada Nero kenapa tidak boleh bersikap tidak baik terhadap Pedro.

Ava melihat keadaan Nero yang seperti Pedro waktu mengalami kehamilan simpatik, lalu menanyakan kapan Elle terakhir kali datang bulan.

Wooow...empat bulan telat datang bulan tak disadari oleh Elle.

Ava kaget mendengarnya - dia sampai memekik keras, menyuruh Elle segera mengeceknya.
IG: @Thalinda Lena
selalu keren🥰
bunda n3
akibat kamu sering meledek suaminya ava , akhirnya kamu mengalami sendiri apa yg dirasakan oleh suaminya ava
bunda n3
ya ampun Neroooo
Sri Aastuty Julyantii Sadega
Tuhh kan emang bener kena kehamilan simpatik, seneng banget pedro bisa meledek tuannya 😅😅
Dwi Winarni Wina
Pedro gantian ngeledekin nero terkapar tidak berdaya🤣🤭nero gantian apa yg dirasakan pedre selama ini mual dan muntah pusing😀nero hanya takut dan nurut sama pawangnya elle🤣
nero tidak terima elle belain pedro dan ava😀gantian aja ava dan pedro ledekin nero, gak usah takut lagi elle akan belain...
Nero akan dapat kejutan elle lagi hamil 4 bulan, pastinya nero akan happy sekali akan jadi ayahnya...

sabar ya nero mengalami kehamilan simpatik pastinya akan tersiksa mual dan muntah pusing tapi nikmati aja
😀biasanya nero selalu kuat dan tangguh akhirnya tumbang juga masuk rumah sakit😀makanya jangan suka ngeledekin pedro ketula kan....
Ainal Fitri
setuju bnget dengan Pedro klo perlu tambahin lg Pedro biar aj Nero kelabakan Krn d ejek oleh mu. ssx boleh donk selagi ad pawang nya Nero yg akn mekerai Nero yg suamboung amat itu 🤣🤣🤣🤣
Syarifah Komsiyah
hukum karma ternyata 😍😍😍😍
enur 🍀⚘
Eleeeee kamu gda takut2 ny sama pria tua itu 🤣 dasar gadis bar bar
Eva Tigan
bagus juga itu barengan hasilnya..siapa tau kelak othor berniat menjodoh kan anak kalian😄
Aditya hp/ bunda Lia
pantesan ternyata udah 4 bulan gak kedatangan tamu dari bulan 🤭
Rita
siap2 jd daddy
Rita
ampun smpe lupa punya tamu bulanan
Rita
😂😂😂😂😂😂pov mang iya lg ngeledek akhirnya anda merasakan apa yg kurasakan
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘶𝘱𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘬
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
ayo cepat periksa.
isni afif
kan...kan...samaan ma pedro😍😍😘😘🤗😚
Hanima
akhirrr nya update jugaaa 🤭🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!