NovelToon NovelToon
Bringing Back My Ex Wife

Bringing Back My Ex Wife

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Berbaikan / Single Mom / Anak Genius / Dokter / Mantan / Tamat
Popularitas:938.2k
Nilai: 5
Nama Author: moon

Setelah hampir satu tahun menjalani pernikahan, Leon baru tahu jika selama ini sang istri tak pernah menginginkan hadirnya anak diantara mereka.

Pilihan Agnes untuk childfree membuat hubungannya dengan sang suami semakin renggang dari hari ke hari.

Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Debby, sahabat Leon yang sekian lama menaruh rasa yang tak biasa pada Leon.

Badai perpisahan pun tak bisa mereka hindari.

Tapi, bagaimana jika beberapa tahun kemudian, semesta membuat mereka kembali berada di bawah langit yang sama?

Bagaimana reaksi Leon ketika tahu bahwa setelah berpisah dari istrinya, Leon tak hanya bergelar duda, tapi juga seorang ayah?

Sementara keadaan tak lagi sama seperti dulu.

"Tega kamu menyembunyikan keberadaan anakku, Nes." -Leonardo Alexander-

"Aku tak pernah bermaksud menyembunyikannya, tapi ... " -Leony Agnes-

"Mom, where's my dad?" -Alvaro Xzander-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lebih Baik Terlambat Daripada Tidak

#35

“Kenapa tidak pakai baju?!” pekik Agnes yang segera memalingkan wajah. 

Hah, apa-apaan dia pura-pura malu, "Bukankan kamu sudah pernah melihat semuanya?" gerutu Leon.

"Tapi tetap saja tak pantas!"

“Iya, maaf, aku lupa, kebiasaan di rumah sulit hilang," kata Leon santai. Lalu bergegas membawa kopernya masuk ke kamar Al. 

Sementara Agnes, kembali harus bersusah payah menormalkan detak jantungnya. Ucapan Leon tak salah, ia pernah melihat semuanya begitu juga sebaliknya. Tapi itu dulu, dan sekarang? Dia seorang janda, masa iya masih mau jelalatan lihat-lihat tubuh mantan suami. Yang ada nanti di bilang janda gatal. 

Tapi, Agnes tak salah lihat, Leon memang lebih kurus dibanding dulu. Ketika berpakaian memang tak terlihat jelas perbedaannya, tapi jika tak berpakaian kelihatan sekali bahwa pria itu kehilangan cukup banyak berat badannya. 

Setelah menyalakan dan mengatur suhu oven, Agnes kembali ke loyang yang harus di oles mentega, ia sangat fokus hingga tak menyadari Leon sudah berpakaian rapi walau penampilannya santai. 

Leon duduk diam di kursi meja makan, menyangga wajah dengan kedua telapak tangannya, sambil menatap Agnes tanpa bersuara sedikitpun. Wanita itu, sang mantan istri, kini sudah jauh berubah. Wajahnya kini tak hanya cantik, tapi juga sangat bersahaja, serta berbinar diliputi aura kemandirian yang kuat. 

Keahlian alami yang ia warisi dari sang mama, kini telah membentuk kepribadiannya. Berkat ketekunan, dan usaha pantang menyerah, ia telah menjadi tulang punggung keluarga yang luar biasa. Dengan karena itu semua, Leon jadi merasa malu pada dirinya sendiri, karena dia yang seharusnya menopang hidup Agnes, Mama Wina dan juga Al. 

Tapi Agnes melakukannya seorang diri, ia juga tak mengemis gono-gini yang sepantasnya ia dapat selepas perceraian. Agnes berjuang menaklukkan setiap kesulitan dan menerjang setiap rintangan. 

“Hah!” pekik Agnes terkejut, karena melihat keberadaan Leon di meja makan tak jauh dari tempatnya berdiri. “Sejak kapan kamu ada di sana?!” 

Agnes memegangi dadanya sambil mengatur nafas. 

“Tak lama, mungkin 5 menit,” jawab Leon. 

“Kenapa tidak tidur, keberadaanmu hanya menggangguku saja!” omel Agnes. 

“Mana ada mengganggu, kan aku tak berbuat onar?” Leon mengelak, “aku hanya diam, jangan khawatir. Lanjutkan saja pekerjaanmu.” 

“Keberadaanmu yang mengganggu.” 

Kedua alis Leon terangkat, mungkin bila didekati lagi, masih ada harapan, toh Agnes dan Rama belum resmi menikah. “Apakah itu bisa diartikan bahwa kamu masih menaruh perhatian padaku?” Leon memulai misi merebut kembali hati sang mantan istri. 

Agnes tersenyum sinis, “Mengganggu dalam arti yang sebenarnya, jadi jangan besar kepala!” 

Si bungsu yang keras kepala tak mau menyerah, “Tapi aku lapar.”

Agnes menuang adonan bolu ke dalam loyang yang sudah dioles margarin. “Nasi sudah matang, dan di lemari es ada banyak lauk pauk, ambil sendiri makananmu, lalu hangatkan di microwave. jangan manja!’ 

“Baiklah,” ucap Leon, tadinya ia segan karena ini bukan rumahnya, tapi karena Agnes sudah mempersilahkan, pria itu tak lagi segan. 

Leon mulai membuka lemari es. “Lauk pauk ada di rak paling atas,” kata Agnes tanpa melihat, itulah luar biasanya seorang wanita, yang bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. 

Dari semua lauk yang ada dendeng batokok buatan Mama Wina tetap menjadi favorit Leon, jadi pria itu pun mengambil beberapa potong kemudian memasukkannya ke dalam microwave selama beberapa menit agar kembali hangat. 

Sambil menunggu, Leon pun iseng mengintip Agnes yang sedang membuat pola batik pada bolu marmer yang sedang ia buat, “Oh, jadi begitu caranya membuat pola di atas bolu, selama ini aku bertanya-tanya, gimana cara menggambar di atas permukaan bolu.” 

Agnes kembali berjingkat karena kaget, ia menggeser tubuhnya, karena sikap sang mantan suami, semakin meresahkan. 

“Tinggal makan saja, tak perlu memikirkan bagaimana cara membuatnya. Sama seperti orang yang masuk ruang operasi, tinggal memejamkan mata, lalu percayakan pada dokter. Ketika bangun, masalah selesai, tak perlu tahu bagaimana cara menyelesaikannya, kan?” 

“Boleh juga analogimu,” puji Leon, pria itu kembali memutar badannya, karena microwave sudah berbunyi. Leon duduk di meja makan setelah mengisi nasi diatas piringnya. “Nasib jadi duda, makan sendiri, ambil sendiri,” sindir Leon. 

“Kalau begitu, cepatlah menikah!” cetus Agnes tanpa di duga. 

“Sama kamu?”

“Maaf, aku tak berminat jadi orang ketiga.” 

“Aku duda, bukan pria beristri.” 

“Apa bedanya? menikah denganmu, tapi yang kurasakan hanya menjadi orang ketiga dalam kisah persahabatan kalian.” Agnes membalas sindiran Leon. 

Wajahnya yang semula rileks dan santai ketika mengerjakan adonan bolu, mendadak berubah tegang dan ucapannya terdengar seperti menabuh genderang peperangan.

Gambar yang menjelaskan dengan gamblang sakit hatinya seorang wanita, maaf mungkin masih bisa diberikan, tapi luka terdalam akan terus dikenang. 

“Selesaikan makanmu, lalu tidurlah. Aku tak tertarik membahas masa lalu.”  

Setelah mengakhiri kalimatnya, Agnes berjalan masuk ke kamarnya. Dan yang ditinggalkan hanya bisa terdiam, makan tapi rasa laparnya mendadak hilang setelah mendengar ucapan Agnes. 

Agnes yang mengatakannya, tapi kenapa Leon yang merasakan sakitnya? Dulu, adalah waktu yang tak bisa diulang, dulu, hanya bisa dikenang untuk dijadikan pelajaran. Bahwa seorang sahabat, baik pria maupun wanita, selalu berpotensi menumbuhkan salah paham diantara hubungan suami dan istri. 

Dengan susah payah, Leon menelan makanannya, karena hidangan lezat itu terasa seperti batu yang tersangkut di tenggorokannya. 

“Aku janji akan perbaiki semuanya, Nes. Terlambat itu lebih baik, daripada menyesal karena tidak di usahakan sama sekali. Bukan demi Al yang sudah ada di antara kita, tapi demi cinta yang masih terlihat nyata,” ucap Leon sebelum masuk ke kamar Al. 

1
Enii Eniiuu
novel kenzo dan nada apa judulnya ?
moon: istri muda kak 🥰
total 1 replies
Mazree Gati
untung baca endingya dulu jadi ga kecewa klo agnes balikan sama leon,,ga jadi baca
Siti Maulidah
ceritanya menarik
choky_chiko_r
mksh kak..suka banget..smua critanya..lucu lg..kerenlah..mksh
moon: 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Rima baharudin
😂😂😂😂😂😂
ayudya
aku tunggu kisah mayra sama sadam, tolong kabari nanti ya thor kalau sudah launching 🤣🤣🤣, terimakasih thor, selalu sehat dan semangat.
moon: siap, nanti pasti ada notif nya, semoga bisa ya🥰
total 1 replies
ayudya
otor buat kisah sadam sama mayra donk pasti seru 🤣, please..
tris tanto
diam dulu
mukeseh hidayati
buset leon top cer anat 🤣🤣🤣
moon: balas dendam kak

biar bininya gak bisa kabur atau minta cerai lagi 🤣🤣🤣
total 1 replies
Masita Widodo
ini kyk scene Aamir Khan mengikhlaskan Anjali buat nikah sama Shahrukh Khan 🤭
ayu cantik
suka
Snow White ⛄☃️
thanks thor. suka semua ceritamuu
Dewa Rana
kok leony lagi Thor 😄
moon: karena namanya memang Leony Agnes, kak. 👻

leon dan leony
alias
dui singa
total 1 replies
Septi Lahat
trima ksh kk thor,, cerita2 nya keren n menghibur sekali, , sukses terus tuk project 2 selanjutnya..
😍😍😍
Hamiani
ini novl ke 2 Kk Bulan yg ku baca setelah DennisDera. seharusnya dari Maknya dulu... tapi tak apalh.. nikmati aja biarpun bacanya tak beurutan.cerita terbitnya sdh lama.. tapi aku baru mulai🤭
moon: gak papa banget, kak, udah tamat semua juga kok. monggo bolak balik keluar masuk juga gak papa... 👻
total 1 replies
Pujierde
di tunggu kakak kisah mereka...., terutama mayla yaaaa klo bisa di silipin kisah mayla kecil ya kak seru ttg petualang mayla,baim,faisal dan si bikin geregetan dan gumush sadam 😁😁
Pujierde
kak author anaknya leon blm lahir kan blm tau cwek apa cwok moga" si cewek biar banyak para ceweknya trus tampilin deh kebodelan mereka pasti seru.
ada donk..... kak terutama tentang mayla, alexa, mei (anaknya leon yg cewek) yang akan di kawal terus sama para kembar dan al please......🙏🙏
Pujierde
hahaha julukan yg tepat😂😂😂😂😂😂😂😂
Pujierde
eet dah buuuuzeeet tokcer bgt si leon yaks 😀😀 eyang emira ngomel gak yaaaaaa
Pujierde
eza.....atraksinya kayang ato komedi puter btw eza cadel gak yaaaaa🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!