NovelToon NovelToon
Anak Seorang Tukang Becak

Anak Seorang Tukang Becak

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / CEO
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

anak seorang tukang becak

Nisa adalah seorang anak sangat baik, namun sayangnya dia memiliki kehidupan keluarga yang sangat miskin, sehingga keluarga dari ibunya pun tak mau mengakui mereka karena merasa malu jika memiliki keluarga miskin seperti Nisa hingga dia harus di paksa dewasa oleh keadaan di kala usianya menginjak angka sebelas tahun Di usia yang terbilang masih sangat muda itu dia harus di paksa dewasa oleh keadaan di kala usianya menginjak angka sebelas tahun harus mengurus kedua adiknya yang masih kecil, dan merelakan masalah kecilnya yang tak seindah teman-teman yang lain, bapaknya hanyalah seorang pria tua yng bekerja sebagai tukang becak Namun kehidupan Nisa berubah setalah bertemu dengan seorang pria kaya raya tempat Nisa mengikuti sebuah kompetisi, akan kah hubungan mereka mendapat restu dari keluarga sang pria ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

   Mereka telah kembali ke kota, dengan perasaan hati yang sangat senang Jasmin meminta Rio untuk memeluk nya, namun rio mengatakan kalau dirinya sedang bau keringat karena belum juga mandi dari kemarin

" Sayang, kamu tau sebenarnya kita punya sebuah apartemen yang baru saja kamu beli untuk tempat tinggal kita setelah menikah nanti" ucap Jasmin

" Oya? benarkah sayang? Lalu kenapa kamu gak pernah mengatakan nya? "

" Aku takut jika kamu tak percaya padaku"

" Gak dong sayang, apapun yang kamu katakan aku pasti percaya, karena hanya kamu yang aku percaya saat ini"

" Apa perlu aku membawamu ke apartemen kita sayang? Mungkin saja di sana aku akan mendapatkan ingatanku kembali karena di sana pasti banyak kenangan kita" ucap Rio

" Jangan sayang, kita gak perlu kesana " jawab Jasmin segera seperti sangat takut jika Rio membawanya ke sana, bukan karena apa, jasmin hanya takut jika Rio mendapat kembali ingatannya tentang nisa di sana"

" Kenapa sayang? Kok gak mau? "

" Lain kali aja ya sayang, kamu kan sedang capek, gimana kalo kamu tidur di apartemen aku aja, aku kangen kamu yang dulu yang selalu memberiku kehangatan "

" Maafkan aku, tapi aku banyak kerjaan jadi gak bisa menemanimu tidur hari ini, nanti setelah kita menikah aku akan selalu menemanimu"

" Baiklah" ucapnya sedikit kecewa

Tak seberapa lama, mobil kini berhenti di depan gedung apartemen jasmin

" Maaf aku tak bisa mengantarkan masuk" ucap Rio membuka pintu mobil untuk jasmin

" Gak apa apa sayang"

" Ya sudah kalo gitu aku harus pergi " ucap Rio

" Sayang, kamu gak mau memeluk atau mengecup ku seperti biasanya? "

" Aku masih bau, nanti saja ya sekarang masuklah" ucapnya segera berlalu

Rio melajukan mobilnya dengan kencang agar bisa cepat sampai di rumahnya

Dengan terburu buru rio segera masuk ke dalam kamarnya, namun belum juga melangkah omah lidia memanggil nya dan bertanya apakah semalam dia menginap bersama Jasmin? Omah sangat berharap rio tidur di apartemen Jasmin

Sehabis mandi rio mengambil ponselnya dan mendengarkan rekaman suara aura dan Jasmin, dia dengan fokus mendengar secara baik baik pembicaraan dua orang gadis itu

Rio sangat terkejut begitu mendengar rekaman suara aura yang mengatakan bahwa Nisa kini berada di pulau yang sama dengan kakaknya, dan telah di jual oleh aura, mamahnya dan kakaknya sendiri kepada seorang pria tua

Dan kebakaran rumah nisa karena ulah kedua gadis itu. Namun untuk keberadaan pak Yunus aura pun tak tau dimana

Rio mengepalkan kedua tangannya, dan segera meminta irfan untuk mencari tau alamat tempat tinggal mbak Dewi di pulau Kalimantan serta mencari tau lelaki yang telah membeli kekasihnya itu

Rio bertanya tanya dimana keberadaan bapak dan kedua adik nisa? Apakah ada cara untuk menghubungi mereka Sedangkan ponsel Rio yang dulu kini tidak tau berada dimana

Rio tiba tiba saja memikirkan tempat kuliah Arya yang berada di kota sebelah, Rio segera menghubungi universitas tersebut dan meminta data dari mahasiswa yang bernama Arya

Syaputra

Awalnya pihak kampus tak memberinya namun dengan alasan yang masuk akal dari

Rio, terpaksa mereka pun bersedia membagi data tersebut

Rio melihat data tentang Arya, Tak di dapati info apapun, namun melihat dua nomor ponsel wali mahasiswa dia segera menghubungi kedua nomor tersebut, namun satu pun tak ada yang bisa di hubungi

Rio sedikit bingung karena tak ada apa pun yang bisa dia lakukan, beberapa jam

kemudian Rio mencoba menghubungi nomor ponsel tersebut dan ternyata salah satunya dapat tersambung

" Assalamualaikum" jawab orang di seberang telpon yang ternyata adalah bibi Sukma

" Wa'alaikum salam Bu" jawab rio

" Maaf dengan siapa ya saya berbicara?" Tanya bi Sukma itu ramah

" Maaf Bu saya mau tanya apakah ini nomor keluarga nya arya?"

" Iya betul, tapi maaf ini dengan siapa?" Tanya nya lagi

" Apakah saya bisa berbicara sebentar dengan arya Bu?" Izin rio

" Maaf mas, Arya lagi kerja" ucap bibinya

" Kalo begitu apakah bapak nya ada? "

" Ohhh Tunggu sebentar mas, saya panggilkan bapaknya dulu" Bi Sukma segera memanggil pak yunus dan memberikan ponsel padanya, mereka pikir sang penelpon adalah pihak kampus

" Assalamualaikum" ucap pak yunus

" Wa'alaikum salam, pak ini saya dengan Rio pak"

" Rio? Kamu rio temannya nisa?"

" Iya pak. Ini saya rio calon suami nisa"

" Dimana Nisa sekarang nak? Bapak ingin berbicara dengan nisa" pinta pak yunus dengan suara bergetar menahan tangis

" Maaf pak, Nisa juga gak ada di sini"

" Maksudnya gimana nak Rio?"

" Malam itu nisa sepertinya pulang ke kampung begitu mendengar soal kebakaran itu pak, namun sejak hari itu hingga sekarang nisa gak pernah kembali ke sini, aku pun telah mencarinya namun hingga detik ini belum juga ada kabar tentang nisa pak"

" Ya Allah dimana nisa anakku? "

" Bapak tenang saja aku sedang berusaha mencari tau keberadaan nisa, jadi dimana bapak sekarang? Biar saya ke sana" ucap rio

" Bapak di kampung adik bapak, sebaiknya nak Rio gak usah kemari, bapak hanya mau tahu tentang anak bapak nak rio"

" Gak pak, saya harus ke sana tolong beri alamat bapak, biar saya bisa ke sana secepatnya"

Pak Yunus akhirnya memberikan alamat rumah bi Sukma pada Rio

*****

Hari ini rio meminta Jasmin untuk mengundang aura untuk datang ke hotel, Rio memberi izin aura untuk nginap di hotel berapa lama pun yang dia mau, secara gratis

Namun Rio telah memasang kamera kecil di dalam kamar yang akan di gunakan Aura

Rio memiliki ide untuk mengerjai kedua gadis itu. Dengan membeli ponsel baru dan sebuah kartu sim baru juga

[ Selamat malam] pesan Rio pada aura dan Jasmin, dengan menggunakan nomor ponsel baru

Lama tak ada balasan..

[ Apakah kalian telah melupakan aku?] Pesan Rio lagi

[ Siapa Lo? ] Jawab keduanya

[ Aku nisa, gimana kabar kalian? Oiya mbak aura gimana uang hasil penjualan diriku?]

[ Kalian tahu, aku mempunyai bukti akurat jika kalian mbak aura dan Jasmin yang sengaja membakar rumah ku]

[ Aku juga akan menuntut mu mbak aura , karna kamu telah menjual ku pada seorang pria di sini, tidak kah kamu ingat dengan video mesum mu itu?]

[ Jadi bersiaplah jadi penghuni sel di kantor polisi bersama mamah mu dan juga mbak dewi]

[ Dan untuk Jasmin aku curiga jika kamu juga yang terlibat dalam kecelakaan mas Rio, Mungkin dengan hilangnya ingatan mas rio kamu merasa bisa memilikinya karena dia tak akan lagi ingat padaku? Tidak akan semudah itu Jasmin] Pesan pun berakhir

Entah bagaimana perasaan kedua gadis itu, yang rio tau mereka pasti sedang sangat gelisah dan panik

Di dalam kamar hotel Aura mulai merasa tak tenang dan terlihat bolak balik sembari menghubungi dewi

" Mbak, aku mau tanya mbak dapat pesan gak dari nisa?" tanya nya pada dewi

" Gak ada tuh ra, emang kenapa?"

" Dia ingin menuntut kita mbak, karena kita udah menjualnya pada pria itu"

" Gak mungkin dia melaporkan kita, karena dia gak ada bukti dan saksi. Karena si pria itu juga pasti tak mau jadi saksi"

" Tapi aku takut mbak"

" Udah tenang aja, si nisa itu gak akan pernah tega membuat keluarganya masuk penjara, jadi gak usah di pikirin kamu tau sendiri nisa tuh paling pemaaf " ucap dewi

" Iya juga sih, Ya sudah mbak, kalo gitu aku istirahat dulu" ucap Aura dan memutuskan sambungan telepon nya pada dewi dan berlanjut menghubungi Jasmin

" Jasmin, Lo dapat pesan gak dari nisa?"

" Iya gw dapat, Lo juga?"

" Iya, gw takut dia punya bukti kita membakar rumahnya"

" Itu kan kerjaan Lo, bukan gw dong"

" Tapi kan Lo yang nyuruh gw"

" Gw cuma nyuruh ngasih pelajaran bukan membakar rumah Nisa, dasar bego"

" Tapi kan sama aja, Lo juga terlibat atas pembakaran rumah nisa, emang gw yang bakar tapi lo yang nyuruh gw kan dengan imbalan uang" Teriak aura pada Jasmin melalui ponsel ..

" Heeeyyy anak kampung, Lo mau cari mati sama gw? Pokoknya gw gak mau terlibat, lagian saat itu kan gw gak ada bersama Lo, paling kalau ada bukti cuma Lo sama nyokap Lo yang di jadiin tersangka"

" Jadi lo mau lepas tangan gitu aja? "

" Ya iyalah kan bukan gw pelakunya tapi lo dan nyokap lo, kalo pun lo laporin gw percuma,aja lo gak inget kerjaan bokap gw apa? "

" Gw bakal memberitahu Rio bahwa Lo yang udah sengaja membuat dia celaka, hingga dia hilang ingatan, Dan gw bakal tuntut Lo dengan kasus itu " ucap aura mulai meninggikan lagi suaranya

" Hahahaha...!!! Mana bisa Lo tuntut gw, yang ada Lo yang bakal di masukin ke sel, Lo lupa posisi bokap gw di kantor polisi? Dan kalau rio percaya sama Lo dan laporin gw, berarti omahnya juga harus ikut, tapi mana mungkin Rio mau melaporkan omahnya sendiri ke polisi, Jadi Silakan saja tuntut gw, kita ketemu di pengadilan" Ucap Jasmin sebelum menutup telponnya

" Kurang ajar si Jasmin...! Jadi omah juga yang ada di balik kecelakaan ku? " ucap Rio mengepalkan kedua tangannya

Melalui kamera tersembunyi akhirnya Rio bisa menemukan bukti dengan pengakuan dari mulut aura sendiri, namun ternyata dia tak menyangka bahwa Jasmin lah yang benar benar membuatnya celaka, padahal dia hanya ingin memancing mereka untuk kasus Nisa tapi malah mendapat sebuah fakta lain

1
memby wijaya
Saya suka dengan ceritanya, sangat menyentuh
sukri bas
Buruk
Ayesha Almira
wlu LG kekurang,ttp semangat ..
𝐈𝐬𝐭𝐲
akhirnya semua terbongkar dan semoga rio segera menemukan Nisa ..
𝐈𝐬𝐭𝐲
mereka gak ada berubahnya semoga cpt kena karma. .
DISTYA ANGGRA MELANI
Jangn ada ampun buat mereka, meskipun kluarga hrus ttp masuk penjara..
Mar Briyith ER
Suka banget sama karakter yang kamu buat thor, semoga terus berkembang.
Hikaru Ichijyo
Kalau lagi suntuk atau gabut tinggal buka cerita ini, mood langsung membaik. (❤️)
Aliyah Ramahdani: Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!