NovelToon NovelToon
Istriku Bukan Idaman Mamaku

Istriku Bukan Idaman Mamaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Poligami
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: putrioktober

Salahkah seorang gadis miskin mencintai seorang pemuda kaya , sehingga begitu kuat nya mereka ingin memisahkan cinta kedua anak manusia itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrioktober, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meminjam uang

Setelah berjalan agak jauh Mirna pun sampai di konter yang menampung handphone bekas

"Selamat siang mbak ,apa yang bisa kami bantu ?" tanya penjaga konter tersebut

" Mbak saya mau menjual handphone saya ini " ujar Mirna sambil mengeluarkan handphone nya dari dalam tasnya

Lalu petugas itu pun melihat handphone yang di keluarkan Mirna tadi sambil melihat wajah Mirna

" Mbak tak usah khawatir ini memang handphone milik saya " ujar Mirna kepada petugas konter tersebut karena dia melihat penampilan Mirna yang sangat kucel dan berantakan

" Mbak kelengkapan nya masih ada ? " tanya petugas itu lagi

" Maksud mbak bagaimana ?" tanya Mirna tidak mengerti

" Maksud saya kotak sama cas nya "

" Saya lupa membawanya mbak " ujar Mirna lagi

" Jadi berapa mau di jual mbak ?"

" Terserah mbaknya saja ,saya lagi butuh uang mbak untuk berobat anak saya " ujar Mirna lagi

Lalu petugas konter itu pun mendatangi bos nya dan menunjukkan handphone Mirna kepada nya ,sambil menanyakan berapa harga yang pantas untuk handphone tersebut

Setelah melihat dan meneliti handphone yang di bawa Mirna bos nya pun menyuruh anak buah nya untuk menemui Mirna lagi

" Bagaimana mbak , berapa harga yang bisa saya terima " ujar Mirna lagi

" Mbak kata bos saya ,dia hanya bisa membayar dengan harga 500 ribu saja , karena handphone mbak sudah banyak yang lecet dan sudah ada kerusakan " ujar petugas itu kepada Mirna

" Mbak apa tidak bisa di tambah lagi harganya " ujar Mirna memelas

" Maaf mbak tidak bisa lagi itu sudah harga net nya ,kalau mau akan kami bayar tapi kalau tidak ya tidak masalah " ujar petugas konter tersebut

Dengan terpaksa Mirna pun menerima harga yang di tetap kan konter tersebut karena dia memang sangat memerlukan uang untuk membawa anak nya berobat

Setelah itu Mirna pun melangkah pulang dengan menggunakan ojek karena dia sudah sangat lama dia tinggal kan ,dan dia minta tolong pada mbok Ijah untuk menjaga anak nya sebentar

Tak lama Mirna sampai di rumah nya dan dia melihat mbok Ijah menangis sambil memeluk tubuh Adam anaknya Mirna

Mirna pun berlari ke kamar karena mendengar tangisan mbok Ijah

" Mbok ada apa dengan Adam mbok ? " ujar Mirna ketika melihat mbok Ijah menangis

" Adam mir ,Adam tubuh nya sangat dingin sekali " ujar mbok Ijah ke Mirna

Mirna pun melihat Adam yang hanya diam sambil memejamkan matanya dengan tubuh yang sangat dingin

" Mbok ayo kita bawa Adam ke rumah sakit sekarang " ujar Mirna sambil mengambil Adam dari tangan mbok Ijah

Lalu Mirna membawa Adam ke rumah sakit terdekat dengan menaiki ojek yang mangkal di depan gang nya

Tak lama mirna pun sampai di rumah sakit yang tidak terlalu jauh dari rumah nya dan dia berlari ke ruang UGD untuk meminta pertolongan pertama untuk anak nya

" Bu tolong isi dulu berkasnya di bagian Admin " ujar salah satu suster tersebut

" Baik sus ,tapi tolong anak saya dulu " ujar Mirna kalut

" Iya tapi ibu isi dulu berkas dan administrasi nya dulu " ujar suster tersebut

" Mirna kamu ke bagian administrasi aja dulu biar mbok yang menjaga Adam " ujar mbok Ijah

Lalu Mirna pergi ke bagian administrasi untuk mengisi formulir dan membayar uang pangkal perawatan

" Ibu harus membayar uang satu juta dulu baru anak ibu bisa kami tindak lanjuti " ujar petugas administrasi

".Tapi sus ,saya hanya ada uang 500 ribu saja " ujar Mirna sambil mengeluarkan uang yang dia bawa tadi

"Maaf Bu ,ibu harus menyelesaikan uang pangkal nya terlebih dahulu baru anak ibu bisa kami tangani " ujar suster itu lagi

"Baik sus ,saya akan mencari pinjaman uang terlebih dahulu saya titip anak saya di sini dulu ya sus " ujar Mirna memohon

" Baik Bu " jawab suster tersebut

Kemudian Mirna pun menemui mbok Ijah untuk menitipkan anak nya sebentar untuk mencari uang tambahan untuk uang di depan rumah sakit

      ***

Yang ada di pikiran Mirna hanya tertuju ke rumah mertuanya saja ,dia tidak perduli kalau mertuanya itu tidak suka kepada nya

Dan dia berpikir tidak mungkin mamanya restu tega melihat cucu nya berada di rumah sakit tanpa ada perawatan

Mirna berpikir positif kalau mertuanya itu mau membantu dirinya

Tak lama Mirna pun sampai di rumah lumayan besar dan mewah dan dengan tergesa gesa dia mengetuk pintu rumah besar tersebut

" Tok..tok"

" Assalamualaikum ,ma" ujar Mirna dari luar

Tak lama pintu rumah mamanya restu terbuka dan nampak berdiri pembantu mama mertuanya di depan pintu

" Mbok ada mama di rumah ?" tanya Mirna dengan nafas yang masih turun naik

Pembantu mamanya restu melihat Mirna dari atas sampai bawah yang kelihatan lusuh dan kucel

" Mbok siapa yang datang ?" teriak mamanya restu dari dalam

"Non Mirna nyah " ujar pembantu nya mamanya restu

Lalu mamanya restu berdiri di depan pintu sambil menatap penampilan Mirna dari atas sampai ke bawah dengan tatapan jijik dan mencemooh

" Ada apa kau ke mari mir ,ini kan belum waktunya gaji restu keluar " ujar mamanya restu sambil melipat ke dua tangan nya

" Ma ,Mirna mau pinjam uang satu juta kalau pun tidak ada 500 ribu saja pun tidak apa apa untuk berobatnya Adam ,dia Sekarang berada di rumah sakit ma " ujar Mirna sambil merapatkan ke duanya meminta pertolongan kepada mertua nya itu

Mamanya restu menatap wajah Mirna dengan tidak senang dan sedikit kesal

" Kalau tak punya uang kenapa mesti di bawa ke rumah sakit ya beli saja obat warung kan sama saja " ujar mamanya restu dengan ketus

" Tidak bisa ma ,Adam kena DBD ma " ujar Mirna sambil menangis

" Alah alasan saja ,dari mana kamu tahu kalau anakmu itu kena DBD ?" ujar mamanya restu lagi

".Tadi nya Adam sudah Mirna bawa ke klinik tapi katanya mesti di bawa ke rumah sakit ma " ujar Mirna lagi

" Mama lagi tidak punya uang ,kamu cari saja tempat yang lain " ujar mamanya restu lagi

" Ma , bagaimana kalau gaji mas restu untuk bulan nanti Mirna ambil sekarang saja untuk berobat Adam " ujar Mirna bernegosiasi

" Kan sudah mama bilang ,mama lagi tak punya uang " ujar mamanya restu kesal

Tapi Mirna tidak mau menyerah dia terus berusaha merayu mama mertua nya itu supaya di beri pinjaman uang

" Ma Mirna mohon ma ,pinjamkan Mirna uang yang kalau tidak Adam tidak akan di tangani mereka" ujar Mirna sambil berderai air mata

"Alah itu hanya alasanmu saja ,mama hanya ada uang segini ,kalau mau ambil kalau tidak terserah kamu " ujar mamanya restu sambil melempar kan selembar uang pecahan 50 puluh ribuan ke wajah Mirna

Setelah itu mamanya restu membanting pintu dan menutupnya dengan keras

Mirna pun terkejut dengan perlakuan mertuanya itu ,dia terduduk sambil menangis bukan karena perlakuan mertuanya tersebut melainkan dia tidak dapat pinjaman uang dari mertuanya tersebut

1
sutiasih kasih
bisa jdi andre jodoh masa depan si mirna....
sutiasih kasih
jgn lah keguguran si wilda.... ntar g ktauan dunk.... itu ank siapa...

untuk restu.... mndingan km op kelamin ajalah.... jdi laki kok lembek amat... g tegas... /CoolGuy/
sutiasih kasih
ayo mm restu..... cpatlah buat anak dan mantumu bercerai.... dgn mnghadirkn pelakor yg km idamkn....
setelah km puas.... barulah nyesel dan menangis..... atas smua kezdolimanmu trhdp mirna slm ini....
🌸ALNA SELVIATA🌸: Baca Novel "Suami di Alam Mimpi"
di jamin mata batin kamu akan terbuka, dan melihat keindahan alam dunia berbeda..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!