NovelToon NovelToon
ZIFANA (Kubalas Pengkhianatanmu!)

ZIFANA (Kubalas Pengkhianatanmu!)

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Kehidupan di Kantor / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Rita Tatha

Berniat memberi kejutan kepada sang kekasih, Zifana justru yang terkejut karena ia memergoki sang kekasih sedang bercinta dengan sahabatnya sendiri. Rasa sakit itu kian dalam ketika Zifana mengetahui kalau sahabatnya sedang dalam keadaan hamil.

Zifana pun pergi dan membawa rasa sakit itu. Ia berjanji akan membuat kedua orang itu membayar mahal atas pengkhianatan yang sudah mereka lakukan.

Bisakah Zifana membalas pengkhianatan itu dan menemukan kebahagiaannya?

Simak kisahnya di sini dan jangan lupa selalu beri dukungan untuk Othor Kalem Fenomenal, Guys 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zifana-35

"A-aku sungguh tidak percaya itu." Joshua menggeleng. Batinnya sungguh susah mempercayai ucapan Rere. Namun, saat melihat sorot mata Rere yang penuh kesungguhan, membuat lelaki itu mulai berusaha percaya meski belum sepenuhnya. 

"Aku tidak akan memaksamu agar percaya padaku. Aku hanya ingin mengatakan semuanya karena selama ini aku selalu yg memendamnya sendiri. Jason pun tidak pernah percaya pada ucapanku. Anggap saja kalau ucapanku ini hanyalah angin lalu kalau kau tidak mau mempercayainya." Rere mendes*hkan napas ke udara secara kasar. Tatapan wanita itu terlihat fokus ke depan. Tidak menoleh ke arah Joshua sama sekali. 

"Kau yakin tidak salah pada perkiraanmu itu? Sama seperti Jason, kalau tidak ada bukti memang susah untuk percaya." Joshua pun ikut mendes*h kasar. Masih berusaha agar bisa percaya pada ucapan wanita itu. 

"Kau masih ingat soal lelaki yang akan mencelakai Jason? Yang ceritakan di rumah sakit dan aku tidak menyebutkan nama meski kau memaksa. Lelaki itu adalah Rizal, tapi sudahlah jangan dipikirkan, lagian kalaupun aku berkata sampai berbusa tidak akan pernah ada yang percaya. Biarlah nanti waktu yang akan membuktikan semuanya. Kalau memang Rizal terlibat dalam semua ini, itu artinya aku tidak pernah berbohong pada ucapanku. Lebih baik sekarang kau antar aku pulang ke apartemen. Aku sudah sangat lelah. Nanti aku akan bantu kau mencari Zifana lagi sampai ketemu," pungkas Rere. 

Joshua pun segera melajukan mobilnya menuju ke apartemen Rere. Dalam hati lelaki itu masih merasa bimbang antara percaya atau tidak pada ucapan Rere. Arrggh! Untuk saat ini Joshua tidak akan terlalu memikirkan hal itu. Yang terpenting baginya adalah bisa menemukan keberadaan Zifana dengan segala cara. 

***

"Hahaha." Tawa Rizal menggelegar hingga membuat Zifana bergidik ngeri. Apalagi saat melihat sorot mata lelaki itu yang menajam. Seolah akan menerkam Zifana kala itu juga. "Lihatlah, Tuan Jason memintaku untuk mencarimu. Bahkan, nada bicaranya terdengar penuh kekhawatiran. Apa kau masih tidak percaya kalau dia sangat mencintaimu." 

"Jangan bicara omong kosong, Zal! Siapa pun juga akan merasa cemas kalau orang terdekatnya menghilang karena diculik seperti ini. Bahkan, kau pun pasti akan merasakan hal yang sama. Tidak semua hal yang membuat cemas itu berlandaskan pada perasaan cinta," bantah Zifana. 

"Terserah kalau kau tidak mau percaya padaku. Intinya, aku tetap akan menyekapmu di sini sampai aku merasa puas sudah melihat Tuan Jason frustasi bahkan gila. Kau tenang saja, aku tidak akan pernah melakukan apa pun padamu. Kau tidak akan pernah bisa sebanding dengan Arini. Dia itu sangat istimewa dan tidak ada wanita mana pun yang bisa menandinginya." Ucapan Rizal penuh ketegasan. Membuat kening Zifana mengerut dalam. 

Arini? 

Jadi ini tentang Arini. Jika kemarin Rizal tidak menyebutkan nama wanita itu, tetapi sekarang Zifana menjadi tahu dan mulai bisa menerka masalah utamanya. Tentang cinta segitiga. 

"Ya, aku sangat berterima kasih padamu karena kau tidak melakukan apa pun padaku, Zal. Setidaknya kau masih punya hati," ucap Zifana lembut. 

"Hahaha. Tentu saja. Tapi aku tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Jayden ataupun Leli. Aku membebaskan mereka untuk melakukan apa pun padamu," timpal Rizal. Senyuman licik di sudut bibirnya seketika membuat Zifana menghela napas kasar. 

Sungguh, Zifana sangat membenci jika harus berhadapan dengan kedua pengkhianat itu. 

***

Rere meminta seseorang untuk datang ke apartemennya setelah memastikan Joshua sudah benar-benar pergi. Lelaki itu pun bergegas masuk ketika merasa suasana sangat aman. 

"Bagaimana? Apa kau sudah bisa menemukan informasi di mana Rizal dan mantan kekasihku berada?" tanya Rere tidak sabar. 

"Belum. Soal mantan kekasihmu yang mengejar ke sini, aku sama sekali belum bisa melacak keberadaannya. Setelah dari bandara, aku berusaha mengikutinya, tapi sepertinya dia tahu dan menghilangkan jejak. Aku sudah mencoba mencari dengan segala cara, tetapi sama sekali tidak menemukan tanda-tanda keberadaannya,"  sahut lelaki berperawakan tinggi dengan otot kekar yang terlihat menonjol di beberapa bagian. 

"Hah!" Rere mendes*h pasrah. "Kau harus lekas menemukannya. Jangan sampai ia melakukan hal yang tidak kita inginkan."  

"Pasti. Aku akan berusaha menemukan dengan segera. Aku tenang saja." Lelaki itu mengangguk cepat. 

"Bagaimana dengan Rizal? Apa kau juga belum bisa menemukannya?" tanya Rere lagi. 

"Untuk saat ini belum. Setelah aku melihat CCTV dari restoran tempat wanita itu dibawa, mobil tersebut menuju ke jalan XX, tapi setelahnya aku tidak lagi melihat jejaknya karena tidak ada CCTV di daerah sana. Jadi, ada dua kemungkinan yang mungkin terjadi." Lelaki itu menjeda ucapannya untuk menghirup napas dalam. "Kemungkinan pertama wanita itu disekap di daerah itu, sedangkan kemungkinan kedua mereka hanya lewat saja." 

"Kalau begitu besok kita cari di daerah itu. Semoga kita bisa segera menemukannya," ucap Rere penuh harap. 

Lelaki itu mengangguk mengiyakan. "Kenapa kau sangat ingin membantu wanita itu lepas dari penculikan. Bukankah seharusnya kau bahagia. Dengan ini kau bisa mengambil hati Jason. Kau bisa membuat sahabatmu itu jatuh cinta padamu." 

Wajah Rere yang terlihat cantik kini dipenuhi oleh guratan-guratan kesedihan. Ya, ia memang bisa saja memanfaatkan kesempatan ini untuk membuat Jason jatuh cinta padanya. Namun, satu hal yang menyadarkan hatinya bahwa cinta tidak akan pernah bisa dipaksa. Bukankah mencintai sebelah tangan itu sangat menyakitkan. 

"Aku tidak mau terluka karena mencintai orang yang hanya menganggapku sebagai sahabat tidak lebih. Jika dipikir, aku dan Arini maupun Zifana, lebih duluan aku yang kenal Jason, tapi yang dipilih oleh Jason justru kedua wanita itu. Aku sama sekali tidak bisa mengambil hati Jason. Apa pun cara yang aku lakukan sampai akhirnya aku menyerah untuk mengejar." Rere benar-benar pasrah. 

"Ya, aku tahu cinta memang tidak bisa dipaksa. Tapi, dengan seperti ini kau justru membuat dirimu dalam bahaya. Aku yakin kalau Rizal tidak akan tinggal diam karena merasa kau sebagai ancaman." Lelaki itu terlihat khawatir, tetapi Rere justru tersenyum getir. 

"Tidak apa. Setelah semua ini selesai dan Jason sudah bisa menemukan wanita yang benar-benar hidup bahagia. Mungkin aku akan pergi sejauh mungkin, dan entah kapan akan kembali. Aku akan menemukan kebahagiaanku sendiri tanpa orang yang kukenal," kata Rere. Tatapannya yang nanar seolah sedang menerawang jauh. 

"Apa itu artinya kau juga akan pergi dariku, Re? Apa kau akan meninggalkanku? Kalau begitu, lebih baik aku tidak membantumu." Lelaki itu berdecak kesal ketika mendengar ucapan Rere. 

Bukannya merasa bersalah, Rere justru tersenyum meledek. "Tentu saja tidak. Mungkin aku akan meninggalkanmu, tapi aku tidak akan pernah melupakan kebahagiaan yang kau berikan dan semua kebaikanmu, Nick." 

1
Widia Aja
Duh, Zifana, musuh mu bertambah satu, Rere...
Jayden, Leli, dab sekarang Rere...
Three snake demons...
Jangan ceroboh lagi ya Zifana
Widia Aja
Duh, Jason pasti yg liat jadi cemburu tuh..
Widia Aja
Ketemu lagi kitaaahh....
Widia Aja
Eh...kurang ajar banget nih si jiJay udah niat mau jual Zilfana..
Widia Aja
Wah, cowok modelan Jay yang Jijay kek gini sih fixed sampah banget...cocok ama Leli, sama2 sampah busuk yg dicuci berkali2 juga gak bakalan bisa bersih apalagi ilang bau busuk nya..
Isabela Devi
mendingan kamu pergi Zi
Isabela Devi
ga usah kerja di kantor Jason lagi zifa
Isabela Devi
waduh suami ga py hati, masa mau jual istrinya ke laki laki hidung belang
Isabela Devi
hahhaha zi pintar bgt, air itu kasih minum ke mantan
Isabela Devi
balskan sakit hati zifa
Isabela Devi
pasti bos ada maunya itu zi
Isabela Devi
hajar dia bang🤣
Isabela Devi
bagus itu zi
74 Jameela
kayaknya yg neror Zi...adl Rizal scra dia yg bilg spya Zi undur diri dr sekretaris Jason dg bilg kl Rere udh dtg di indonesia
Widia Aja: Wah, bahaya banget buat Zifana...
total 1 replies
74 Jameela
bagus👍👍👍👍👍
Nina Priyantina
kayaknya Rere nih buang keladinya dibalik topeng persahabatan
Jiuyue
Jayden, Joshua, Jason...
😄
Parianti Yundiah
jason memang keterlaluan
Parianti Yundiah
dasar jayden sakit jiwa
Eemlaspanohan Ohan
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!