NovelToon NovelToon
MAFIA CILIK PENCURI HATI

MAFIA CILIK PENCURI HATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Anak Genius / Ibu Pengganti / Angst
Popularitas:92.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kemilau Senj@

Bukankah setiap makhluk hidup yang bernama anak kecil itu selalu lucu dan menggemaskan? Sikapnya, cara bicaranya, tubuh mungilnya, semua nya menggemaskan.

Tapi bagaimana jika anak kecil itu adalah putra seorang Bos Mafia yang paling di takuti dunia? Beranikah kau menyentuhnya?

Hera, gadis manis yang terpaksa menjadi ibu sambungnya. Harus mengurus segala hal yang berhubungan dengan anak kecil tersebut.

Bisakah Hera bertahan menjadi ibu sambung dan hidup di tengah dunia mafia? Bagaimana dia menjalani hidupnya bersama anak sambung dan suami mafia nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kemilau Senj@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. PERGI

Dibawah guyuran dingin nya air shower, Hera melepaskan tangisannya. Menumpahkan segala rasa yang menyelimuti hatinya saat ini. Pelecehan yang baru saja diterimanya, membuatnya merasa jijik akan tubuhnya sendiri.

Dia berkali-kali menggosok bekas sentuhan Tuan Tama di tubuhnya dengan sangat kuat hingga tubuhnya memerah, bahkan sebagian ada yang terluka. Tapi rasa sakitnya tak mampu menandingi rasa sakit akan pelecehan yang di alaminya. Dia sangat ingin menghapus semua bekas sentuhan itu dari dirinya. Dia merasa bahwa dirinya sangat menjijikkan.

Hera tidak pernah menyangka niat baiknya untuk membuatkan makan malam spesial untuk majikannya akan berakhir pelecehan. Padahal dia hanya ingin memperbaiki hubungan ayah dan anak yang tidak harmonis tersebut.

Dia terus meringkuk di bawah guyuran shower. Derasnya air shower berpacu dengan aliran air matanya. Rasa jijik akan dirinya sendiri membuat tubuhnya mati rasa. Dia tidak merasa kedinginan sama sekali meski telah berjam-jam di guyur air dingin.

Hera ingin pergi dari tempat terkutuk itu. Meski sebagian hatinya menolak karena sudah terlanjur sayang pada Deon. Tapi sikap acuh Deon seharian ini menyadarkannya, bahwa kini Deon tak lagi membutuhkannya. Hilang sudah alasan yang akan menahan dirinya di rumah mewah bak istana tersebut.

Hera keluar dari kamar mandi, dan segera mengganti pakaian nya dengan baju tidur berbahan satin. Dia hanya punya baju tidur, karena selama bekerja seharian dia akan memakai pakaian pelayan, dan akan kembali ke kamarnya saat malam setelah Deon tertidur. Oleh karena itulah dia tidak punya pakaian lain di sana.

Hera mengendap-endap keluar rumah. Memantau keadaan sekeliling takut akan ada penjaga yang menyadari kehadirannya. Namun malam itu Dewi keberuntungan seolah berpihak padanya. Dia bisa keluar dari rumah dengan mudah.

Hera berjalan cukup jauh namun tak menemukan apapun. Bahkan dia tidak tau apakah sudah keluar dari area mansion nya Tuan Tama atau belum, sedari tadi dia tidak menemui adanya gerbang sebagai penanda batas wilayah bangunan megah tersebut.

Hera telah lelah berjalan, namun dia tidak menyerah. Dia harus bisa keluar dari sana. Hingga akhirnya Hera menemukan jalan bercabang. Dia tidak tau jalan mana yang akan membawanya keluar.

Tanpa tahu arah tujuannya, Hera memilih jalur kanan berharap itu adalah jalur keberuntungannya. Dia terus melangkah menapaki jalanan yang sepi. Tak ada tanda-tanda kehidupan di sana. Sekelilingnya hanya ada pohon-pohon tinggi menjulang layaknya sebuah hutan.

Hera berusaha menekan rasa takutnya. Dia terus menyemangati dirinya sendiri bahwa semuanya akan segera berakhir, dia pasti bisa keluar dari sana.

"Semangat Hera! Kau pasti bisa."

Berkali-kali Hera melafalkan kata-kata penyemangat tersebut, namun itu menjadi tidak berguna saat dia mendengar sebuah suara yang membuat nyalinya menciut seketika. Suara geraman binatang buas itu semakin jelas di telinganya. Hera berdiri mematung takut menimbulkan suara apapun yang akan membuat binatang buas itu menyadari keberadaannya.

Namun sepertinya keberuntungannya telah berakhir. Dia bisa melihat dari kejauhan ada seekor harimau yang sangat besar sedang menatapnya lapar.

Sekuat tenaga Hera berlari menjauh dari binatang buas tersebut. Dia belum siap jika harus mati di sana tanpa ada seorang pun yang tau. Hera terus berlari tanpa arah. Dia berharap akan ada seseorang yang datang menyelamatkan nya. Sungguh dia ketakutan sekarang.

"Siapapun tolong selamatkan aku!" Hera berdoa dalam hati. Semoga Tuhan masih berbaik hati mengirimkan mukjizat untuk nya.

Saat tengah berlari, tiba-tiba kakinya tersangkut tanaman rambat yang tumbuh subur di sana. Kaki dan tangannya terluka. Dan sekarang harimau lapar yang mengejarnya telah berada di belakangnya.

Apakah dia benar-benar akan berakhir di sana? Apakah dia akan mati di makan harimau tanpa seorang pun yang tau bahwa dia sudah tiada?

"Ya Tuhan, selamatkan aku! Jika penyelamatku perempuan, aku akan menjadikannya saudara, namun jika laki-laki aku akan memintanya untuk menikahi ku. Tapi aku sudah menikah, bagaimana ini? Apa aku ceraikan suamiku dan menikah dengan penyelamat ku saja ya? Tapi tolong selamatkan aku dulu Tuhan. Nanti akan aku pikirkan lagi apa akan menceraikan suamiku atau tidak."

Sambil terus bergerak mundur, Hera melafalkan doa-doa aneh berharap bisa menyelamatkan nya. Entah apa yang ada di pikirannya saat ini? Bisa-bisanya Hera memikirkan hal seperti itu di saat nyawanya sedang berada di mulut Harimau. Sungguh wanita yang luar biasa.

Mungkin karena doanya yang tidak masuk akal, Tuhan pun menghukumnya. Dia tak bisa lagi bergerak, tubuhnya membentur pohon besar. Sedangkan di hadapannya, Harimau yang kelaparan tengah bersiap untuk memangsanya.

Hera pasrah, dia sudah tidak bisa mengelak dari kematian lagi. Meskipun dia mampu untuk berdiri, pasti harimau itu akan tetap bisa menangkapnya. Kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Di saat-saat terakhirnya, Hera mencoba mengenang masa-masa indahnya bersama Deon. Tuan muda menggemaskan yang telah mencuri hatinya.

"Deon, aku sangat menyayangimu. Jadilah anak baik yang sukses. Aku akan melihatmu dengan bangga dari atas sana. Semoga hubungan mu dan ayah mu bisa lebih baik lagi kedepannya. Aku menyayangimu."

Hera memejamkan matanya, bersiap untuk menghadap dewa kematian. Biarlah jika harus mati di sana. Ini pilihan yang dia ambil sendiri. Setidaknya setelah ini dia bisa bahagia bersama ibunya yang telah lebih dulu tiada.

Dan kemudian.....

HAP.

1
I Love you,
🤣🤣🤣 oh......h sayang...🥰🥰🥰 KK mu lgi mendidik mu biar mandiri
I Love you,
1 THN 1 X. Athor🤣🤣🤣😁😁😁
Kemilau Senj@: 🤭🤭🤭🙏🙏🙏
total 1 replies
Diana Silaen
itu ulah anakmu Tama
Cempaka Isaac
lanjut thor. 👍👍👍
Cempaka Isaac
Deon is the best dan genius 👍👍👍
Ucio
Tama Tama,,Banyak gengsi skx
rasain gk dpt Nasi Goreng
Ucio
Tuan Tama sok gengsi,wkwkwk
Nasgor Hera is the best
Ucio
tolol SI Tama,,tdk mau d slidiki dulu
I Love you,
he😱😳🙄 knp lgi sih tua Bangka tu🙄..kesel deh curiga dengan yg lain
I Love you,
lama woei🙄🙏🙏
taraawwcu
dari 2023-2025 kagak kelar" buset" penulisnya bocil kah?
Ucio
lanjut ko
I Love you,
mati kah...mati kah.....??!! Dava 😭😭😭😭???
Husna
ini ulah Deon bukan sih?
Queen AL
latarnya kenapa harus di Indonesia, gak banget cerita mafia2an di Indonesia
Kemilau Senj@: harap maklum kak... masih belajar 🙏🙏
total 1 replies
Mayzaro
lanjut ka ...
Mayzaro
lanjut ka penasaran 😂😂😂
Lovesekebon
Lanjutkan thor sukses selalu ya👍👍👍 💯❤❤❤
Ulona
🤣🤣🤣 ego mu terlampau besar... ngaku istri ajj kan aman
Lovesekebon
Makanyaa jujurlah Tuan Tama kamu sedang jatuh cinta❤❤💏 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!