NovelToon NovelToon
Orang Ketiga

Orang Ketiga

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:249.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: RuQi

Aku tidak menduga, Suami yang aku cintai selama ini ternyata bermain gila di belakang ku,

Rumah tangga ku yang kubangun dengan kokoh, harus hancur karena datangnya orang ke tiga dalam rumah tangga ku,

Dia berhasil merebut suami ku,

dan sampai dengan tega nya dia juga membuat ku harus berpisah,
penceraian yang tidak pernah aku fikirkan, tapi sekarang aku harus menerimanya.

Dan sayangnya..
Di saat aku ikhlas berdamai dengan keadaan, mencoba melepas semuanya, memulai hidup yang baru,

Cobaan datang kembali saat aku mengetahui aku hamil anak dari suamiku.

Haruskah aku menggugurkannya..???
Atau harus menerima semua ini dan melupakannya lagi..???

TIDAKKKK...!!!!
Aku bukan tuhan yang mempunyai sabar yang tinggi..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RuQi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35

Leo yang keluar dari kamar cerry tergesa gesa menuju keruang dokter yang merawat cerry untuk menanyakan tentang masalah menyidam nonanya itu,

tok tok tok...

"Selamat siang dok, bisa saya masuk..???"

"Selamat siang pak Leo, silakan pak, "

"Terimakasih dok, saya kesini hanya ingin menanyakan perihal nona cerry,"

"Untuk saat ini mungkin bisa dikatakan nyonya cerry sudah melewati masa kritis, dan mungkin kita akan pemeriksaan lebih lanjut lagi 1 Minggu mendatang, untuk lebih tau kesehatan nyonya cerry sudah dibilang sembuh total atau belum..???" ujar dokter

"Baik dok terimakasih, tapi apa bisa nona cerry memakan makanan seperti seblak dok???" tanya Leo dengan seksama

"Untuk 1 Minggu ini tolong jauhkan dari makanan yang berat dan pedas dulu ya pak Leo, karena selama koma 4 bulan, perut pasien harus menetralisir kembali makanan yang masuk kedalam usus dan lambung, jadi jangan diberi makanan padat dulu untuk pasien."

"Nona saya sedang menyidam dalam masa kehamilan, bolehkah sedikit saja dok,...???"

"boleh saja, namun bila pasien merasa perih atau sakit diperut atau dilambung, tolong dihentikan ya pak Leo, saya akan meresepkan obat untuk nyonya cerry sementara agar tidak merasa magh atau sakit lambung saat mengkonsumsi makanan berat nanti," terang dokter lagi

Leo hanya mengangguk saat dokter menerangkan tentang boleh dan tidak boleh apa saja yang nonanya boleh makan...

" Terimakasih dok, maaf merepotkan, dan saya akan tidak mengganggu lagi hari ini.." ucap Leo saat menerima resep dari dokter

"Tidak apa pak Leo, ini adalah tugas kami untuk membantu kesembuhan pasien, jangan terlalu sungkan bila ingin bertanya lagi,"

"Baiklah, saya akan pergi dulu.." kata Leo pamit pergi dari ruangan itu

Setelah pergi dari ruangan dokter, Leo langsung menebus obat cerry, dan memanggil seorang perawat untuk memberikan kepada cerry untuk diminum terlebih dahulu, sebelum Leo membawa makanan yang bernama seblak itu untuk dimakan nonanya,

Didalam ruangan kamar rumah sakit, cerry sudah terlelap setelah meminum obat, dan Davis, masih setia menunggu diruangan itu, sampai tidak beberapa lama, ada seseorang yang membuka pintu...

Dengan kasar pintu kamar cerry dibuka, cerry yang mendengar pintu kamarnya dibuka dengan kasar langsung terbangun dengan heran...

"Cerry..." tangisan dari seorang wanita yang cerry kenal, dan selalu cerry rindukan...

"Tina.." ucap cerry, air mata nya juga turun begitu saja melihat sahabatnya ternyata datang..

Tina langsung masuk dan memeluk cerry, dia menumpahkan semua rasa sesalnya yang dulu selalu dia pendam sendiri,

Tina mengagap, musibah cerry karena dirinya, karena dia tidak bisa menjaga cerry yang diculik oleh Angga, bahkan seminggu dia mencari dengan bantuan polisi,

Angga memang terbilang sangat licik, bila bukan Leo yang memberitahukan cerry koma pada malam itu, mungkin Tina akan menyesal lebih dalam lagi bila tidak bisa menemukan cerry

"Nona Tina, apa yang kau lakukan...????" kata Davis merendahkan suaranya dengan marah,

Tina melepas pelukannya dan melihat kearah Davis, mungkin dalam otaknya bertanya tanya, siapa dia..???

"Khmm... Davis, kau mengenal Tina..???" tanya cerry

Tina lalu menatap cerry dengan kebingungan...

"Saya sedang bertanya, Apa yang sedang kamu lakukan sekarang nona Tina," tanpa menjawab pertanyaan Cerry, Davis masih menatap tajam kearah Tina

"Saya sedang menjenguk saudara saya.." jawab Tina yang tidak mau

"Seperti ini cara yang anda pakai untuk menjenguk orang dirumah sakit yang pasien harus banyak beristirahat..???" ucap Davis marah kepada Tina

"Maaf kan saya, saya buru buru langsung kesini setelah mendengar cerry sudah bangun.." ucap Tina menyesal

cerry yang melihat Davis marah kepada Tina langsung memelototi Davis,

"Sudah lah vis, Tina juga sudah meminta maaf, aku juga tidak terganggu kok, kamu jangan terus memarahi Tina.."

Davis yang melihat cerry membela Tina hanya mendengus kesal dan lanjut mengerjakan pekerjaannya kembali, tanpa mempedulikan 2 perempuan yang didepannya...

Tina sadar bahwa dia salah, seharusnya dia tidak membuka pintu dengan terburu buru dan membuat cerry yang sedang istirahat terganggu,

"Maaf kan aku cerry, aku terlalu senang kamu bangun, sampai lupa kamu juga pasien yang butuh istirahat..." kata Tina menyesal melihat cerry

"Aku senang kamu datang, dan kamu tidak menggangguku sama sekali, aku bahkan puas tidur selama ini," jawab cerry dengan tersenyum

"tapi bagaimana kamu tau aku sudah siuman..???" tanya cerry kemudian

"Sekertaris Leo yang mengabarkanku, dia bahkan menjemputku dengan pesawat yang dipinjamkan bosnya.." ucap Tina senang,

"Bagaimana kabarmu dan mama..??"

"Syukurlah, berkat orang baik, mama bisa berobat diluar negri, mama sudah siuman setangah bulan lalu, walau masih harus melakukan beberapa operasi lagi,"

"Orang baik...????" heran cerry

"Dia bosnya sekertaris Leo, dia juga yang membiayai pengobatan mama, terimakasih cerry, bila bukan tanpamu, mungkin mama belum bisa bangun sampai sekarang" ucap Tina lalu dengan air mata yang tumpah, lalu memeluk cerry

"Berhenti menangis Tina, kau membuat ku sesak bernafas.." gurau cerry

Davis hanya mendengar mereka berbicara tanpa mengganggu,

Setelan 30 menit berlalu, pintu kembali diketuk seseorang, ternyata Leo, ditangannya membawa tas yang berisi makanan yang cerry inginkan..

cerry yang melihat Leo langsung berbinar, begitu dengan Tina, dia langsung menyambut Leo saat ingin masuk,

*Nona cerry, Nona tina," sapa Leo

"sekertaris Leo, kau disini juga," tanya Tina, berbeda dengan cerry yang senang karena Leo datang membawa makanan yang dia inginkan, tina senang karena dia harus mengucapkan banyak terimakasih untuk Leo

"apa kabar nona tina, maaf karena saya tidak bisa menjemput dibandara..."

"Tidak apa apa..??"

Leo lalu menuju kearah cerry untuk memberikan tas yang tadi Leo bawa, cerry bahkan dengan senang langsung membuka tas itu dan memakannya

setelah cerry menerima dengan gembira, lalu Leo langsung menuju kearah Davis yang sedari tadi diam bekerja disofa kamar rumah sakit cerry...

1
Elly
cerai begok
Elly
tendang pisange kan mat kutu /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nana Nana
lanjut kak
Maria Magdalena Indarti
lho jd gmn nasib angga & melisa. kok belum dpt karmanya
Maria Magdalena Indarti
bagus ni critanya. Davis bantu Ferry donk
Maria Magdalena Indarti
suami gilaaa sarap
Maria Magdalena Indarti
angga gilaaa. pasti nti Davis akan membalas
Maria Magdalena Indarti
suami parah. ga tahu diri
marta💎
lanjut thor
aria Ria
lanjutkan up-nya lagi Thor 💪🙏😊
Debby Ebby
lanjut dong
Crystal
Kenapa pemeran wanitanya di bikin cengeng n bodoh😪
Rizky Sandy
sdh tamatkh, ada tulisan tamat tuh di bawah,,,,,
Hanipah Fitri
bagus ceritanya, lanjut
Dewi Astuti
Lanjut
Dewi Astuti
up nya di tunggu thor jgn lama2 ya
Dewi Astuti
😂😂😂
Masitoh Masitoh
dh habis ceritanya..MCM tergantung aja
Hesti Hesti
bagus
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!