NovelToon NovelToon
Elizabeth Vale

Elizabeth Vale

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / CEO / Action / Cinta Terlarang / Mafia / Balas Dendam
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Four

Ketika luka fisik ditutup oleh foundation.

Elizabeth Taylor menikah dengan Luis Holloway demi keluarganya, tanpa tahu bahwa pernikahan itu adalah awal dari neraka. Ketika kebenaran tentang suaminya terungkap, Elizabeth meminta bantuan Nathaniel Vale untuk lepas dari jerat Luis—tanpa menyadari bahwa pria itu juga menyimpan dendam yang sama berbahayanya, yang seharusnya dijauhi malah berakhir di ranjang panas dan perjanjian yang adil namun menusuk.

°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°
Mohon dukungannya ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Four, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EV — BAB 24

DUA PREDATOR

Perusahaan yang terlihat seperti pisau tertancap kuat dan megah. Perusahaan milik Vale yang sudah berdiri cukup lama. Namun Nathaniel Vale tidak begitu menyukai tempat tersebut untuk dijadikan pertemuan bisnis, dia lebih suka pergi ke tempat yang lebih hening dan minim cahaya.

Seperti saat ini. Ketika dia baru saja meninggalkan kantornya yang ada di Birmingham, kini pria itu baru saja turun dari mobil hitamnya, menuju ke sebuah rumah minimalis yang terdapat pacuan kuda luas di depannya.

Cukup ramai di luar, namun hening di dalam.

“Senang Anda meluangkan waktu berharga Anda untuk datang kemari Tuan Vale!” kata sang pemilik tanah.

“Hm. Aku akan melanjutkan perbincangan ini jika aku tertarik dengan bisnis mu, Mr. Cullen.” Kata Vale yang sekilas menoleh dan mengamati pacuan kuda milik Cullen yang cukup diminati.

Mereka berdua masuk di sebuah ruangan pribadi, namun pria berkemeja hitam dan jas hitam itu berkerut alis saat melihat sosok pria lainnya di dalam ruangan tersebut.

“Oh, maaf Tuan Vale. Saya lupa memberitahu, tuan Holloway juga akan berpartisipasi dalam kerjasama ini!”

Jas abu gelap membingkai tubuhnya dengan presisi nyaris militer. Rambutnya tersisir rapi, tak satu helai pun jatuh sembarangan. Wajahnya tenang—terlalu tenang untuk seseorang yang hidup dari kekacauan.

Senyum kecil terukir di bibirnya. Senyum yang tidak pernah membawa kabar baik. Seperti iblis yang menemukan mainan lamanya.

Sementara Vale tak berhenti menatapnya, cukup lama dan dalam. Seperti tengah mengorek masalalu mereka.

“How are you, Mr... Vale?! (Apa kabarmu, Tuan... Vale)?!”

Ucapan Luis dan tatapan dari kedua predator itu membuat ruangan semakin tegang. Mr. Cullen yang tak tahu apa-apa, dia terheran sendiri namun dia tahu sedang ada dua orang yang sangat disegani.

“Melihatmu kembali, aku menjadi lebih baik.” Balas Vale yang langsung menarik kursi dan duduk tanpa mempedulikan keberadaan Luis yang seolah dia anggap seperti koleksi yang salah tempat.

“Jelaskan, aku tidak punya banyak waktu.” Kata Vale yang kini fokus ke Mr. Cullen dan enggan menoleh ke arah manapun.

“Baiklah! Tapi untuk itu, kita bisa— ”

“Jelaskan saja dan aku akan memutuskan.” Tegas Vale hingga Cullen terdiam dan Luis? Pria itu menatap menahan amarahnya dibalik seringaian liciknya.

.

.

.

Berada di mansion sendirian. Eliza memejamkan mata saat dia berdiri di balkon atas dan menikmati pemandangan indah pepohonan hutan yang begitu luas.

Ia teringat akan ucapan Vale mengenai Luis. “Dia tidak akan berhenti mencari ku.” Ucapnya pelan.

Wanita itu berbalik, memerhatikan keseluruhan Mansion tersebut. Setidaknya tidak ada pajangan benda tajam di dindingnya. Namun saat Eliza memasuki ruang tengah, ia melihat adanya bingkai foto besar yang terpampang di atas perapian.

Ia memerhatikan foto tersebut, dan orang-orang di dalam foto itu yang sama seperti mereka yang ada di bingkai foto di rumah Holloway. “Apa hubungan mereka?” gumam Eliza terheran-heran dan penasaran.

“Bukan hubungan yang spesial namun sangat berdarah.” Kata sosok wanita yang baru saja muncul dan tersenyum ramah sembari membawakan nampan berisi makanan serta kotak obat.

Eliza menatap wanita yang lebih tua darinya, ia mengernyit mendengar ucapan tadi.

“Aku Esme. Kepala pelayan yang sangat berbeda dari yang lain, anggap saja seperti itu.” Katanya yang mulai maju dan meletakkan nampan nya di atas meja. “Makanan dan obat.”

“Terima kasih.“ Balas Elizabeth sedikit sungkan.

Namun wanita tadi tak terlihat seperti pelayan, tapi setidaknya dia memiliki keramahan yang membuat Eliza tak tegang.

Ia terdiam beberapa detik, lalu ia memberanikan diri saat Esme masih berdiri di dekat sana.

“Boleh aku bertanya sesuatu?” tanya Eliza.

“Tentu, katakan?”

“Ada hubungan apa antara Vale dan Holloway? Kau pasti tahu siapa aku.” Kata Eliza yang sedikit menunduk di akhir kalimatnya.

Esme tersenyum tipis dan sekilas menatap ke lantai. “Ya. Kita baru berkenalan, tapi... Biar aku beritahu sesuatu— Vale dan Holloway masih memiliki ikatan darah. Ada bentrokan dan dendam di masalalu yang masih belum selesai hingga saat ini.” Ujar Esme yang mulai sendu seolah dia tengah mengingat sesuatu.

Sementara Elizabeth cukup tercengang mendengar hal tersebut. Bukankah yang artinya mereka masih satu keluarga.

“Kau baik-baik saja?” tanya Eliza.

Seketika wanita berambut sebahu warna orange itu mendongak agar air matanya tidak menetes. “Yeah! Mengingat semua itu membuatku lapar! Ayo, makanlah, aku juga harus makan.” Ucap Esme yang mulai tersenyum dan berjalan ke arah pintu.

“Jika kau butuh sesuatu, temui aku. Aku tidak pergi ke mana-mana, tenang saja em...”

“Eliza!”

“Ya, Eliza! See ya!”

Sudah sekian lama akhirnya dia tahu caranya tersenyum. Melihat Esme yang baik dan ramah membuatnya ikut tenang tanpa ada ketegangan. Dan kini, malam ini— entah apa yang akan terjadi padanya.

Bruakk!

Pintu mobil tertutup rapat, Vale terdiam, mata peraknya menatap ke setir seolah ia tengah menahan sesuatu yang sudah lama terpendam. “Fuck..”

Pria itu menoleh ke arah Luis yang baru saja keluar dan berjalan ke arah mobil putihnya, namun mata mereka saling bertemu, dan saat itulah Luis Holloway menyeringai kecil seperti seringan ejekan sebelum akhirnya dia masuk dan melaju.

Bukan takut ataupun tegang, Vale menyeringai melihat kepergian pria itu. Namun dia tak sabar ingin melanjutkan kembali permainan mereka.

Sementara Luis sendiri kini terlihat mengeratkan kemudinya hingga tangannya memerah. Brugh!! Brughh! Brughh! “Fuck.... Fuck him!” umpatnya yang hampir lepas kendali. Namun seketika ia terkekeh kecil.

“Kau membuatku semakin tak sabaran... Aku harus segera menemukan istri sialan ku itu!” kata Luis yang semakin melajukan mobilnya.

...***...

“Apa kalian tidak bisa kembali bersama? Kenapa harus bersembunyi saat menemuiku, ini tidak nyaman.” Kata Kim, gadis cantik nan putih yang kini menatap ibunya usai pulang sekolah.

Soraya menyentuh tangan putrinya. “Maafkan aku, tapi seperti inilah yang terjadi.”

“Ayah bilang, aku harus menjauhi Ibu karena dia tidak ingin aku terpengaruh oleh kejahatan. Maksudnya apa?”

Soraya terdiam cukup lama, tenggorokannya tercekat saat ia tak bisa menjawabnya dan hanya bisa menjilat bibir bawahnya dengan gugup.

Ya, mengingat waktu itu, saat Carlitos mulai mengetahui kegilaan Luis dan hampir membunuhnya hanya karena masalah bisnis yang sepele, membuatnya semakin buruk.

“Tidak.. Aku tidak bisa menjelaskannya, Kim! Tapi perlu kau tahu, Ibu sangat menyayangi mu dan berharap bisa tinggal selamanya bersamamu, sayang!” kata Soraya menyentuh pipi putrinya.

Kim hanya tersenyum, sembari pasrah. “Ya, semoga saja!” Balasnya.

“Aku harus kembali ke sekolah, sebentar lagi sopir akan menjemput ku. Aku tidak ingin kalian bertengkar lagi!” kata gadis itu yang membuat Soraya harus pasrah membiarkannya pergi.

Kim mencium pipi ibunya dan tersenyum melambaikan tangan.

“Jaga dirimu baik-baik sayang!” kata Soraya.

“Kau juga, Ibu! Sampai jumpa!”

Melihat kepergian putrinya, Soraya hanya bisa memandanginya dari kejauhan.

1
Rosita Ros
sangat bagus
Almun
aku jadi bingung,sebenarnya mereka ini korban dari vale.atau dua dua nya korban🤔🤔
Almun: nahh ini nihh,kira kira siapa ya yg bikin .ereka salah paham dan musuhan kayak sekarang🤭🤔🤔
total 2 replies
sleepyhead
jadi kemeja hitamnya sdh digantikan dgn jubah tidurnya yah, atau mgkn karena udara terlalu dingin Vale memakai keduanya 🥰
sleepyhead: mhihiiiii siap
total 4 replies
sleepyhead
Psikopat handsome
sleepyhead: waakkkkkk
total 4 replies
sleepyhead
Sambil diselipin scene cameo saat 🐌 Garry berjalan 🤭
sleepyhead: wkwkwkk
total 2 replies
sleepyhead
( -̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥᷄◞ω◟-̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥᷅ ) sedih gua tor
Four.: jangan nangis nanti kelihatan orang, malu
total 1 replies
sleepyhead
Ketika kelembutan mengalahkan kekerasan dan logika juga keberanian bisa mengalahkan kekuatan yang tak terkendali...
its too little to late Dude..
Four.: aku mau jadikan Luis menjadi pria baik /Chuckle//Slight/
total 3 replies
vnablu
apakah nanti tuan Vale akan emm adalah dengan Eliza.. ngambil kesempatan dalam kesempitan nih tuan Vale 🤭🤭..
Four.: yaaa mungkin aja /Bye-Bye/
total 1 replies
vnablu
hobii banget ni orang nguping 😄😄 kalo nggak nguping jiwa kepo nya meronta" hahahaha
Four.: kalau GK ada dia sepi lohh /Grin/
total 1 replies
sagi🏹
thor kenapa gak di bikin jadi tangguh aja si Elizabeth thor kan dia juga berasal dari keluarga bangsawan thor
Four.: eak... eak... /Applaud/
total 5 replies
Tiara Bella
apa mwnya Vale ini ke Eliza ya....
Four.: ada dehhhh
total 1 replies
Almun
vale pliss.ya kaget lah lizaa🤧🤭
Four.: jadi dag--dig-dug sendiri
total 1 replies
Kinara Widya
lanjut kak...
Four.: wokehhh 👍
total 1 replies
sleepyhead
Dan pesan terakhir Ibunya, ( ⚈̥̥̥̥̥́⌢⚈̥̥̥̥̥̀) nyesek gua tor
Four.: Kata-kata ibu selalu ada pesan yang mendalam lohh 🤧/Sweat/
total 1 replies
sleepyhead
Cili ini Lambe turah versi Birmingham yah😅
Four.: ho, oh
total 1 replies
sleepyhead
exactly, karma is a myth...
Four.: yeah... you're right.
total 1 replies
sleepyhead
she's just nit into you, dumbass..!
Four.: ho,oh
total 5 replies
sleepyhead
Hell yeah 🤣👏👏
sleepyhead: wakakkkk
total 2 replies
sleepyhead
pintarnya kamu Eliza , bs memanfaatkan situasi dan memancing esmosi 🤭 Luis 😁
di rela menjadi samsak asal tubuhnya tdk dijamah 👏👏👏 attagirl
Four.: yaa... harus menahan sakit yang luar biasa kannn /Grimace/
total 1 replies
sleepyhead
How tragicly 🥶
Four.: sangat tragis🤧
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!