NovelToon NovelToon
JANGAN DIBACA?

JANGAN DIBACA?

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Contest / Poligami / Tamat
Popularitas:99k
Nilai: 5
Nama Author: Mala Cyphierily BHae

novel ini sedang direvisi.

Menceritakan kisah Nana yang tumbuh di tengah keluarga yang berantakan.

Membuatnya hidup tanpa aturan, menjadi gadis yang liar mencari kebahagian.

Namun, suatu hari Nana harus menerima kenyataan bahwa dirinya memiliki Ibu tiri. Siapa sangka Nana yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari seorang Ibu, kini mendapatkannya dari wanita simpanan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IA ADALAH AMARA

Mohon maaf untuk yang berkenan membaca saya ucapkan terimaksih, dan bagi yang merasa tulisan saya tidak cocok dan cerita ini amburadul silahkan cari karya lain. Mari saling menghargai dengan tidak berkomentar kasar 🙏.

_______________

Malam pukul 20.20 wib Brian sedang berada di sebuah resto bersama dengan Dewa dan Brian sudah menceritakan hubungannya dengan Amara.

"Lo udah cari kekampung halamannya belum? Siapa tau dia balik kesana," kata Dewa.

"Entahlah," jawab Brian.

"Terus Mel gimana?"

"Jangan bahas dia, dia juga nggak lebih baik dari Mira. Gue jadi berfikir apa jangan-jangan Amara juga melakukan hal yang sama," kata Brian.

"Nggak boleh lo berburuk sangka," jawab Dewa.

"Hmm," jawab singkat Brian.

Brian menyeruput minumannya, dan pada saat itu Mata Brian melihat Ratna yang sedang berjalan dengan rekannya.

Dan Brian berfikir ingin memperbaiki hubungannya dengan orang tuanya.

"Gue bingung harus mulai dari mana, gue mau memperbaiki hubungan sama mamah," kata Brian.

"Dasar ogeb, ya tinggal lo datengin aja rumah nyokap lo. Gampang kan."

"Gue bukan ogeb, cuma nggak ngerti aja," sahut Brian.

"Sama aja ogeb," kata Dewa.

Sementara itu.

Di sebuah rumah mewah seorang gadis sedang duduk dengan menekuk lututnya, ia adalah Amara, Lian membawanya pulang kerumah setelah keluar dari rumah sakit.

Setelah kejadian itu Amara tak pernah mengatakan sepatah kata pun dari bibirnya, bahkan pandangan mata Amara kosong dan Amara selalu menangis.

Lian masuk medalam kamar Amara ingin mengajaknya makan. Lian memanggil Amara dari pintu tetapi Amara tak merespon.

Amara sedang memikirkan anaknya dan hubungannya dengan Brian, Amara memaafkan dan mau di duakan oleh Brian karena anaknya dan sekarang anak itu sudah tidak ada.

Lian menyentuh bahu Amara membuat Amara terkejut dan sedikit ketakutan, Amara tak bisa melupakan waktu itu dimana dirinya di siksa dan diperlakukan buruk oleh Aksen dan gengnya.

Setelah mengetahui siapa yang datang Amara memeluknya dan merasa aman, lalu Lian mengatakan kalau Amara harus makan dan Amara mengangguk.

Lian mengambil makanan untuk Amara yang sudah tersedia diatas nakas, dengan telaten Lian menyuapi Amara.

Air mata Amara tak berhenti menetes dan Lian mengusapnya, "Lo pasti kuat, lo gadis yang tangguh."

Amara semakin menangis mendengar Lian mengatakan itu, yang Amara inginkan adalah Brian yang berada disampingnya namun sudah tidak ada lagi alasan untuk mempertahankan hubungannya dengan Brian.

Lalu Amara mengangguk dan Lian mengusap pucuk kepala Amara.

Ratna yang baru saja pulang melihat adegan itu dari pintu, dan Ratna dapat merasakan cinta yang begitu dalam dari Lian untuk gadis malang itu.

Sementara itu ditempat lain, Melinda sedang memukuli perutnya.

"Anak siapa ini, kenapa kamu berada didalam sini hah," kata Melinda yang sedang menangis.

Melinda tidak mengenali siapa lelaki yang berada didalam foto yang Selvi berikan, lalu Melinda mengerti kalau Selvi adalah dalang dari awal keretakan rumah tangganya dengan Brian.

Melinda berhenti memukuli perutnya itu saat datang Brian untuk menghentikannya, asisten rumah tangga Melinda yang menelepon Brian.

Sebenarnya Brian sangat membenci Melinda dan tak ingin datang, namun Brian berfikir kalau anak yang berada didalam kandungan Melinda tidaklah bersalah.

Melinda menatap Brian dan bertanya, "Untuk apa kamu disini, pergi!" bentak Melinda.

"Dengar, anak yang berada didalam kandungamu itu tidak bersalah, kalau kau ingin menyalahkan sebenarnya kaulah yang salah dari awal kau menjalin hubungan dengan pria lain, Kau sudah kehilangan Ica apa kau juga akan kehilangan dia?" tanya Brian dengan menunjuk perut Melinda.

Melinda menangis mencoba mengerti ucapan Brian, Brian pergi dari rumah Melinda setelah Melinda sedikit tenang.

Brian melajukan motornya ke arah kostan Amara dan Brian melihat Tara yang baru saja pulang bekerja.

"Dia belum kembali," kata Tara.

"Apa nggak sebaiknya kita lapor polisi saja?" tanya Tara.

Namun Brian yang mengira kalau Amara pergi karenanya merasa enggan untuk melapor polisi, Brian mengingat tempo hari yang dirinya menjadi bahan tertawaan di sana.

"Hubungi saya kalau dia kembali," kata Brian kemudian ia kembali masuk kedalam mobilnya dan Brian pulang ke apartemennya.

Brian membuka pintu apartemennya lalu menutupnya lagi, Brian masuk kedalam kamarnya dan melihat bayangan dirinya yang sedang memeluk Amara.

Bayangan itu hilang padahal Brian tak mengizinkannya pergi, namun itu hanyalah bayangan yang bisa datang dan pergi kapanpun.

"Ck," decak Brian, kemudian Brian melepaskan jasnya melemparnya masuk kedalam keranjang.

Brian pergi mandi dan setelah itu Brian menjatuhkan dirinya diatas ranjangnya.

"Kenapa? Kenapa kamu melakukan ini sama aku?" gumam Brian pada bantal yang berada disampingnya.

Brian merasa dipermainkan oleh Amara karena Amara membiarkan Brian menemukannya dan sekarang Amara kembali menghilang tanpa jejak.

_______________

Pagi ini Brian sedang bersiap untuk kekantor, dirinya memutuskan akan menemui Ratna lebih dulu.

Brian melewatkan sarapan yang sudah Sofi siapkan karena Brian ingin sarapan dengan Ratna, sudah lama sekali Brian tak pernah makan bersama dengan ibunya itu dan Brian merindukan kebersamaannya dengan keluarga yang telah lama ia tinggalkan.

Sekarang Brian sudah sampai dan seorang satpam membukakan pintu pagar untuk Brian kemudian Brian memarkirkan mobilnya di halaman, Brian merasa cemas dan malu.

Brian merasa malu karena dulu tak menuruti ucapan Ratna dan tetap memilih Melinda.

Brian memantapkan dirinya untuk turun dan masuk kedalam rumah. "Mah, mamah...," Brian memanggil-manggil Ratna.

Ratna yang sedang berada didalam kamarnya mendengar seseorang memanggilnya, Ratna mengira itu adalah Lian yang baru saja kembali mengajak Amara jalan pagi.

Ratna keluar dari kamar dan melihat siapa yang berdiri didepan kamarnya, ya Brian menyusul Ratna ke kamarnya.

"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Ratna.

Lian meraih tangan Ratna lalu menciumnya, "Maafin Ian Mah, Ian banyak salah sama Mamah. Ian mau memperbaiki hubungan sama Mamah."

Ratna melepaskan tangannya dari tangan Brian dan menanyakan syarat untuk memperbaiki hubungan dengannya, Brian menjawab kalau dirinya sudah menceraikan Melinda.

"Bagus," kata Ratna.

Kemudian Ratna mengajak Brian untuk sarapan bersama dan Brian menanyakan adiknya yang tidak terlihat, Ratna menjawab, "Adikmu sedang mencari udara segar."

Brian memuji Lian yang nampaknya sekarang sudah menjadi rajin, "Harus kan adikmu sudah dewasa, bahkan dia sekarang memiliki orang yang sangat dicintainya."

"Benarkah? Siapa perempuan itu sampai mampu merubah kebiasaan buruk Lian?" tanya Brian.

Kemudian Ratna menunjuk pada Lian yang sedang mendorong kursi roda Amara, Brian melihat kearah Ratna menunjuk seketika Brian menjatuhkan garpu dan pisau yang berada ditangannya.

Brian melihat Amara yang sedang menatapnya dengan tatapan kosong, sementara itu Lian menatap Brian dengan penuh kebencian.

Lian memutar kursi roda itu akan membawa Amara pergi tetapi Brian mengejar Lian dan meraih bahu Lian.

Lian mengambil tangan yang menyentuh bahunya itu dan memelintir tangan itu dan Lian mendorong Brian hingga Brian terjatuh.

Brian tak memperdulikan sikap Lian, yang Brian khawatirkan adalah Amara yang terlihat tidak baik-baik saja.

Brian bangun dan berusaha meraih Amara tetapi Lian tak mengizinkannya, Lian habis kesabaran dan meninju kakanya itu.

Beraambung.

Terimakasih sudah membaca kalau berkenan yuk kaka klik like dan lovenya yaa supaya tidak tertinggal update terbarunya.

Klik vote untuk memberi dukungan. Terimakasih^^

1
Adiza Erlita
bacanya sampe jantung gue maraton anjayyy🤣
Adiza Erlita
nah kan udah nikah aja ternyata 😭
Mala–Bell: Rekomendasi untuk dibaca
1Dicintai Jin Tampan
2ketika cinta itu terbagi
3Antara Sam Dan Dia.
4Cinta Nazifah
total 1 replies
Adiza Erlita
torr maap banget nih ya sebenernya gue kurang ngerti sama alurnya😭
soalnya ini kenapa tiba2 si nana meninggal? trus melinda sakit? sama amara berhubungan sma brian? dan brian tiba2 udah cerai sma melinda?
ini apa gue yang ngelengkah2 bacanya apa gimna sii😭
tapi perasaan gue liat ulang kagak salah bacanya🥲
Mala–Bell: Kk kan judulnya aja jgn dibaca 😌😌✌✌🙏🙏
total 1 replies
Adiza Erlita
Eh ini si nana kelas berapa sih? ko gue lupa yaa apa emng ga dikasi tau? apa gimna si sumpah gue loading😶
Emy Bundanya Aisyah
ian..bukan lian 🤭
Lina Uni
emak2 setres
Syania Mariadjang Yana
NEXT.....
Nanha Revina Amisya
ayo sma2 berbahagia
Rhina sri
ibu macam apaan... anak nya di acuhin😲
Rhina sri
seru dpt nyinyiran dari tetangga 😆
Rhina sri
bagus ceritanya
Mala–Bell: Ini novel lg revisi tp gk tau kapn kelarnya baru nympe episode 11an nnti hbis itu ktemu cerita gk nyambung pasti wkwkwkkw
total 1 replies
Rhina sri
semangat kak malla ceritanya sangat menarik
Laxndy
Semangat selalu ya kak...
🍭ͪ ͩяєуѕαgα🏹𝕸y💞୧⍤⃝🐪
AWAL SAMA MULA saudara kembar kah.. kok dimana mana selalu bareng gandengan😂😂🙈
Mala–Bell: kembar tp tak sama mngkin wwkw
total 1 replies
Elly Kimin
amara uda balikkan ke brain ..kasihan brain nya uda tua...blm punya anak🤣🤣🤣lanjut thor💪💪💪
Mala–Bell: Hihii iya kak. kasian dikatain tua bangka sama amara 🙈
total 1 replies
Elly Kimin
aduh amara atau vio & brain sama2 cemburu n merasa kesal....semoga pertemuan mereka membawa jalan keluar yang baik n tepat ...lanjut thor💪💪💪
Mala–Bell: Siap kk terimakasih^^
total 1 replies
Elly Kimin
amara & brain sama-sama salah sangkah, semoga mereka bisa menyelesaikan masalah yang belum kelar ..lanjut thor💪💪💪
Mala–Bell: Terimakasih kak
total 1 replies
mutoharoh
semangat
mutoharoh
Lanjut
RN
like😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!