NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / CEO / Single Mom / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rosma Sri Dewi

Karena sebuah kesalahan yang fatal,selama 7 tahun Bimo Putra Aryaguna 25 tahun,pemuda tampan dan pewaris sebuah perusahaan besar, hidup dalam penyesalan yang sangat dalam.

Tiara Salsabila gadis berusia 25 tahun,gadis cantik, polos, dan lembut .Di usia 19 tahun dia sudah menyandang gelar seorang ibu dari 2 anak kembar berjenis kelamin laki-laki. Anak kembar itu adalah hasil dari sebuah pemerkosaan yang dilakukan oleh Bimo.

7 tahun berlalu, Bimo tak pernah bisa menemukan Tiara. Bahkan dia tidak tau kalau akibat dari perbuatannya, dia memiliki 2 putra.keberadaan Tiara bagai di telan bumi, dan hampir saja membuat seorang Bimo putus asa.
Akankah mereka bertemu nantinya?dan akan kah mereka bersatu?. Bisakah Tiara memafkan segala perbuatan Bimo?
silahkan temukan jawabannya dengan membaca novel ini.



novel ini merupakan karya pertama Author. Jadi pasti akan ada kekurangan di mana-mana.dan ini murni dari kehaluan author sendiri. Author mohon kritik dan saran yang membangun.Serta tekan sign love untuk memfavorite kan supaya pembaca yang tersayang , nantinya akan mendapat notif apabila Author sudah update. terima kasih dan selamat membaca🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Sri Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bimo bertemu dengan Tiara

Tiara berhenti di depan sebuah ruangan yang bertuliskan ICU.Karena begitu panik, dia tidak menyadari ada dua pasang mata yang sedang memperhatikannya.pemilik dua pasang mata itu, tidak berkedip memperhatikan Tiara yang sibuk mondar- mandir di depan ruangan ICU.

Amira speecless, dia melihat Tiara,bagaikan melihat dirinya didepan cermin.Tanpa dia sadari, ada setitik air mata yang keluar dari kedua netranya.Seno yang sudah menguasai keadaan, berdiri menghampiri Tiara, dan dengan lembut menyentuh bahu Tiara.

"Hai Tiara, lama tidak bertemu!"

Tiara menoleh kebelakang, untuk mengetahui orang yang telah menyentuh bahunya.Tiara termagu sepersekian detik, begitu melihat sosok yang ada di hadapannya sekarang.

"Se Seno, Ka kamu? kenapa kamu ada disini? ucap Tiara gugup sambil melihat sekeliling,untuk memastikan apakah Bimo ada disana atau tidak.Dia sedikit lega karena tidak melihat adanya Bimo.Akan tetapi dia kembali kaget dengan sosok yang begitu mirip dengan dirinya.Seketika jantungnya berdegup dua kali lebih cepat dari detak jantung normal.

"Ka kamu siapa? kenapa wajah mu mirip dengan ku? Tiara bingung dan penasaran.

"Billa, bagaimana keadaan Aarash?" Dimas muncul tiba-tiba sebelum Amira menjawab.

"Aku tidak tahu ka" Ujar Tiara yang kembali panik.

"Kamu tenang aja ra, dokter sedang menanganinya, Aarash kehilangan banyak darah,jadi dia butuh transfusi darah AB rhesus negatif.Kebetulan stok darah itu habis.Untung Bi.."

"Bundaaaa"Suara teriakan Aariz tiba-tiba, yang memotong ucapan Seno.Dia berlari ke arah Tiara dan memeluk Tiara.Ibu Sarah yang baru saja kembali sangat amat kaget melihat kemiripan Amira dan Tiara.Dia sampai tidak bisa berkata-berkata apa lagi.

Dimas terlihat sangat bingung dengan apa yang dia lihat,terlebih waktu Seno terlihat sudah sangat mengenal Billa, dan Seno memanggil Billa dengan ra.Apalagi Seno pernah bercerita kalau Bimo akan menikah dengan wanita yang sangat mirip dengan Tiara,wanita yang dicarinya selama lebih dari 7 tahun.Dan disana terlihat seorang wanita yang sangat mirip dengan Billa.Tanpa disadari, ada rasa takut yang muncul di benaknya. Akan tetapi Dimas tetap berpikiran positif dan berusaha menepis ketakutannya.Ingin rasanya dia bertanya, Tapi waktunya tidak tepat.

Bimo terlihat keluar dari sebuah ruangan dengan wajah sedikit pucat, karena darahnya diambil sebanyak 2 kantung. Bimo terlihat berhenti tiba-tiba. Kakinya seperti susah untuk digerakkan, ketika kedua netranya, melihat sosok wanita yang sedang memeluk Aariz.

Tanpa disadari, kedua netra Bimo, tampak berkaca-kaca melihat wanita yang selama ini menghantui pikirannya, sudah ada tepat di depan matanya. Ingin rasanya dia berlari dan membawa Tiara ke dalam pelukannya. Tapi seluruh badannya terasa kaku.

" Tiara" panggil Bimo lirih.

Tubuh Tiara terasa kaku, perlahan-lahan dia melonggarkan pelukannya ke Aariz, begitu mendengar suara orang yang berusaha dibencinya selama ini, tapi juga orang yang sangat dirindukannya. Tiara menoleh kearah Suara yang memanggil namanya, kedua netranya membesar dengan sempurna.

"Bi Bi Bimo!" ucap Tiara kaget dan detik berikutnya, dia jatuh pingsan.Untungnya ada Seno yang refleks menangkap tubuh Tiara,sehingga tidak sampai terjatuh ke lantai.

Dimas refleks ingin menghampiri Tiara.Akan tetapi Bimo sudah mendahuluinya mengambil alih Tiara dari tangan Seno.Tidak ada lagi alasan buat Dimas untuk menyangkal semua asumsi yang ada di benaknya. Semua Hal yang terjadi di hadapannya ini, sudah menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang sedari tadi sudah memenuhi pikirannya.

"Tiara, Tiara, bangun ra" ucap Bimo panik sambil menepuk - nepuk wajah Tiara yang pucat.

"Bundaaaa, bunda kenapa om? Aariz semakin histeris. Ibu Sarah langsung memeluk Aariz dan berusaha menenangkannya

Bimo refleks menggendong Tiara, dan membawanya keruangan dokter.

"dokter tolong calon istri saya cepattt" teriak Bimo panik dan tanpa sadar, dia sudah menyebutkan Tiara calon istrinya.

Sementara itu, Dimas duduk terkulai,tidak tau mau berkata apa lagi.Seno yang memahami kekalutan Dimas,datang menghampirinya dan menepuk-nepuk bahu Dimas, sebagai tanda untuk menyuruh Dimas untuk bersabar.

Ibu Sarah yang masih bingung dengan apa yang terjadi,menoleh ke arah Seno meminta jawaban.

"Ada apa dengan semua ini Seno? bisakah kamu memberitahukan tante tentang semua ini?" ujar ibu Sarah dengan nada sedikit menuntut.

"Maaf tante, Seno tidak bisa menjelaskannya!Biarlah Bimo nanti yang menjelaskan kepada tante!" sahut Seno, yang tidak mau mendahului Bimo untuk menjelaskan apa yang sudah terjadi.

"Apakah Bimo ada kaitannya dengan semua yang terjadi kepada Tiara? dan apakah si kembar ada hubungannya dengan Bimo?" cecar ibu Sarah, yang dari awal sudah mulai mengaitkan kejadian hari ini dengan cerita yang pernah di dengarnya dari mbok Sumi, mengenai kisah Tiara.

"Sekali lagi maaf tante,Seno beneran tidak bisa menjelaskannya"

"Baiklah, tapi jika dugaan tante benar, berarti si kembar adalah benaran cucu saya" ucap ibu Sarah yang semakin erat memeluk Aariz sambil menangis. Aariz bingung dengan apa yang sudah terjadi.Dia benar-benar tidak mengerti apa yang sedang di bicarakan ibu Sarah dan Seno.

Sementara itu, Amira diam - diam meninggalkan seno,ibu Sarah dan Dimas.Dia menyusul Bimo ke tempat Tiara di periksa. Amira mempunyai misi yang harus segera dia lakukan, dan dia harus menemukan jawabannya segera.

Dimas yang merasa terpukul, meninggalkan tempat itu dengan langkah lunglai.Dia tidak perduli dengan pandangan orang-orang yang melihat keadaan nya yang kacau.Keadaan hatinya yang kalut pun, membuat dia tidak mendengar Mbok Sumi yang baru tiba dan bertanya bagaimana keadaan Aarash. Dimas terus berjalan dengan pandangan kosong.

****

"Keluarga nak Aarash?"

" iya kami dokter, bagaimana keadaan cucu saya dok? tanya ibu Sarah dengan wajah yang panik,pun demikian mbok Sumi dan Seno langsung datang mendekat ke arah dokter yang menangani Aarash.

"Keadaan Aarash sudah stabil bu, tinggal menunggu dia sadar, Setelah nanti dia sadar, kita akan pindahkan ke ruang perawatan"

"Boleh kami melihatnya dok?"

"boleh bu, tapi tolong tetap untuk mematuhi peraturan untuk melihat pasien di ruangan ICU"

"Baik dokter"

"kalau begitu, saya tinggal dulu ya bu, pak," ucap dokter itu, dan detik berikutnya ,dia pun melangkah pergi setelah mendapatkan ucapan terima kasih dari ibu Sarah, mbok Sumi serta Seno.

****

Bimo memandang wajah Tiara,yang masih setia menutup kedua netranya dengan perasaan yang penuh kerinduan.Walaupun dokter mengatakan kalau Tiara tidak kenapa- napa,hanya sedikit tertekan dan syok, tapi tetap saja membuat Bimo khawatir. Tiara membuka kedua matanya perlahan dan berusaha menyesuaikan cahaya yang silau ketika dia membuka matanya.Tiara berusaha mengingat apa yang terjadi, kenapa dia bisa sampai berada di ruangan ini.

"Tiara kamu sudah sadar?" ucap Bimo lega

To be continue

please untuk tetap menundukung Author dengan like,vote dan komen. Kalau bersedia kasih rate 5 starsnya ya guys.thank you

1
Ari_nurin
kurang greget.. kesalahan besar kok ditanggapi cuma kayak gt aja
Ari_nurin
bodoh kamu Tiara .. kenapa kamu mohon ke bima .. ga ada hak Bimo ambil anak kamu .. duh ternyata kurang tangguh Tiara gt aja luluh Ama Bimo .. aku kira tegar ternyata cuma gitu aja. agak kecewa sih
Ari_nurin
harusnya kamu menanyakan ke orang tua kamu.. bs terima ga wanita yg kamu cinta dan anaknya .. bukan janda lho .. br kamu pdkt si wanita dan anaknya ...oon kamu Dimas ...
Ari_nurin
7th apa ya ga pernah gt kepikiran Tiara punya sahabat namanya Sinta. mosok br skrg ingatnya 🤨🤨
Ari_nurin
pcundang sejati kamu Bimo 😡 tp yg nyebelin nanti pasti balik ke Tiara .. hhuuff 😏
Irma Kabelen
😂😂😂😂😂
Nuraini Nuraini
Luar biasa
Harni Suleman
Kecewa
Agustina Susanto
Bagus
Luh Gede Ika Jayanti
Luar biasa
Sumiati 32
kembar mungkin Amira sama tiara
Yatmi Amri
bagus
Riduan Situmorang
Luar biasa
Abiy Dewa
Good novel
Iin Supriyono
bagus ceritanya
novianti suryani
Luar biasa
Iin Supriyono
mili air mata bacanya
Sativa Kyu
👍👍👍
guntur 1609
iseng banget bimo
guntur 1609
veritanya kok gak nyambung ya thor..tiba2 di sekap...lah bimo kan pengusaha ceo..kok bisa di bodohi sm org lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!