NovelToon NovelToon
Maafkan Mama, Pa

Maafkan Mama, Pa

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Pelakor / Poligami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Anak Yang Berpenyakit / Tamat
Popularitas:630.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Safira

"Ma, Papa Anin masih hidup atau sudah pergi ke Sur_ga?" tanya bocah cantik bermata sayu yang kini berusia 5 tahun.

"Papa masih hidup, Nak."

"Papa tinggal di mana, Ma?"

"Papa selalu tinggal di dalam hati kita. Selamanya," jawab wanita bersurai panjang dengan warna hitam pekat, sepekat hidupnya usai pergi dari suaminya lima tahun yang lalu.

"Kenapa papa enggak mau tinggal sama kita, Ma? Apa papa gak sayang sama Anin karena cuma anak penyakitan? Jadi beban buat papa?" cecar Anindita Khalifa.

Air mata yang sejak tadi ditahan Kirana, akhirnya luruh dan membasahi pipinya. Buru-buru ia menyeka air matanya yang jatuh karena tak ingin sang putri melihat dirinya menangis.

Mendorong rasa sebah di hatinya dalam-dalam, Kirana berusaha tetap tersenyum di depan Anin.

Sekuat tenaga Kirana menahan tangisnya. Sungguh, ia tak ingin kehilangan Anin. Kirana hanya berharap sebuah keajaiban dari Tuhan agar putrinya itu sembuh dari penyakitnya.

Bagian dari Novel : Jodoh Di Tapal Batas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4 - Positif Hamil

Aldo dan Hana segera membawa Kirana yang tiba-tiba pingsan ke rumah sakit.

Positif hamil. Mungkin kabar ini bagi sebagian besar wanita yang sudah menikah akan terdengar sebuah kebahagiaan, terlebih jika sudah lama menanti kehadiran buah hati.

Akan tetapi, dua kata ini bisa menjadi polemik yang rumit kala terjadi pada wanita seperti Kirana Jingga Permata di situasi sekarang ini.

Istri kedua. Pernikahan poligami karena jebakan dirinya sendiri yang berniat balas dendam pada keluarga Kolonel (Purn) Seno Pradipta Pamungkas.

Dalam rencana balas dendamnya, sama sekali tak ada dalam benak Kirana akan hamil dengan Aldo. Kehamilan palsu rekayasanya terbongkar dan takdir justru menghadirkan janin sungguhan dalam perutnya. Hukum sebab akibat.

Aldo dan Hana begitu terkejut mendengar kabar kehamilan tersebut dari mulut sang dokter. Kirana pun sama kagetnya. Ia sama sekali tak menyangka jika kepalanya pusing beberapa hari ini karena hamil.

Bahkan Kirana sampai lupa jika dirinya sudah terlambat datang bulan. Akibat masalah dengan Aldo sebulan yang lalu ketika ked0knya terbongkar, membuat Kirana tak fokus pada hal yang lain termasuk ke dirinya sendiri.

Hana yang tak percaya dengan kehamilan Kirana, segera membawa untuk melakukan pemeriksaan ke rumah sakit yang lain saat itu juga. Hasilnya pun tetap sama. Kirana positif hamil.

Hana menangis tersedu-sedu di rumah sakit yang kedua. Aldo berusaha menenangkan istri pertamanya itu.

"Bagaimana bisa kamu hamil, Mbak? Apa jangan-jangan anak ini bukan anak Mas Aldo?" tuduh Hana di sela isak tangisnya.

"Han !!" seru Aldo.

Kirana hanya diam mendengar segala tuduhan Hana. Entah mengapa bibirnya mendadak bungkam.

Bisa saja Kirana menggebu membela dirinya dan menyangkal segala tuduhan Hana. Namun, ia memilih tidak melakukannya.

Kirana sudah berubah. Kirana berusaha memahami kemarahan Hana kala itu. Dirinya sudah pernah berbohong, jadi Aldo dan Hana wajar apabila meragukan anak yang dikandungnya saat ini.

"Kenapa Mbak Kirana diam saja? Apa karena semua ucapanku tadi memang benar?"

"Han, ini rumah sakit. Jangan berteriak keras seperti ini! Bisa mengganggu pasien di kamar yang lain!" tegur Aldo.

"Aku enggak peduli, Mas!" bentak Hana sembari menyeka air matanya.

Lalu, ia menatap tajam ke arah Kirana.

"Jawab, Mbak!"

"Anak ini-anaknya Aldo," jawab Kirana dengan suara datar.

"BOHONG !!" teriak Hana.

"Kamu bisa tanya sendiri sama Aldo kalau sebulan yang lalu kita berdua memang melakukannya di rumahku," ujar Kirana lirih karena tubuhnya masih terasa lemas dan pusing.

"Apa benar begitu, Mas? Kapan?" cecar Hana yang kini beralih pandang ke arah sang suami.

Aldo yang awalnya berdiri di samping Hana, seketika terduduk lemas di sofa. Aldo meraup kasar wajahnya sendiri dengan kedua telapak tangannya. Terlihat frustasi.

Bibir Aldo masih bungkam. Ia bingung menjawab seperti apa ke Hana.

Ada kekhawatiran di hati Aldo pada kondisi kesehatan Hana jika sampai istri pertamanya itu mendengar fakta pahit bahwa sebulan yang lalu memang ia melakukan hal itu dengan Kirana.

Melihat gelagat Aldo, semakin membuat hati Hana meragu pada suaminya sendiri.

"Katakan kalau semua itu enggak bener kan, Mas?" desak Hana.

"Maafkan aku, Han."

Kaki Hana refleks mundur satu langkah usai mendengar permintaan maaf dari Aldo barusan.

"Ja_di, be_nar kalian melakukannya?" tanya Hana dengan suara terbata-bata dan bibir bergetar menahan tangis.

"Iya, Han."

"Kapan Mas ??" bentak Hana.

Aldo pun akhirnya mengatakan yang sejujurnya pada Hana.

Kejadian itu terjadi sebulan yang lalu, tepatnya ketika anniversary pernikahan mereka yang ke-3 tahun.

Kala itu Aldo dan Hana makan malam romantis berdua di sebuah restoran salah satu hotel di Jakarta. Ide makan malam tersebut berasal dari Hana.

Hana yang menyiapkan segala hal urusan perayaan anniversary mereka. Ia sengaja memberi kejutan tersebut untuk Aldo.

"Kamu masih ingat kan, Han. Malam itu kamu izin ke toilet waktu kita lagi makan, tapi lama gak kembali. Setelah kamu pergi, kepalaku mendadak pusing. Aku cari kamu di toilet, tapi gak ada. Bahkan aku telepon kamu juga, tapi ponselmu gak aktif."

Deg...

Hana terkejut mendengar pengakuan dari Aldo tersebut bahwa hubungan badan antara suaminya dengan Kirana terjadi saat malam anniversary mereka waktu itu.

"Ehm, Mas kan tau wak_tu itu a_ku enggak sengaja ke_temu teman dan sama sekali gak tau kalau ponselku mati daya. Pas aku balik, tapi Mas udah gak ada." Jawab Hana sedikit terbata-bata. Gugup.

"Badanku sudah gak kuat kayak ada sesuatu yang aneh. Hampir mirip kejadian sewaktu aku sama Kirana di Jepang. Akhirnya aku buru-buru pesan taksi karena gak sanggup nyetir mobil sendiri. Waktu di jalan aku sadar,"

"Sadar apa, Mas?"

"Sepertinya aku meminum obat lak_nat jadi aku kesusahan mengontrol diriku sendiri, Han. Terutama hasratku," jawab Aldo.

Hening tercipta beberapa saat di antara mereka bertiga di kamar inap tersebut. Tiba-tiba pandangan Hana beralih ke arah Kirana yang terbaring di atas ranjang rumah sakit.

"Apa Mbak Kirana yang menjebak Mas Aldo lagi seperti di Jepang?" tuduh Hana.

"Kalau aku menjebak Aldo saat malam anniversary kalian, untuk apa aku bikin dia sembuh dari obat lak_nat itu."

"Maksud Mbak?"

"Jika aku melakukan seperti tuduhan mu tadi, lantas untuk apa aku repot-repot memanggil tetangga sebelah rumahku yang profesinya sebagai dokter buat nolongin Aldo. Kamu bisa tanyakan hal itu ke Aldo,"

Hana pun menoleh ke arah suaminya untuk meminta penjelasan.

"Yang dikatakan Kirana benar, Han. Aku kenal sama Dokter Hendrik dan istrinya. Mereka yang membantuku. Mereka menyuntikkan Natrium Klorida IV untuk meredakan efek obat sialan itu!" geram Aldo di ujung kalimatnya.

Ada sepasang suami istri yang tinggal di samping rumah Kirana. Dokter Hendrik berprofesi sebagai dokter kandungan dan istrinya bernama Lena sebagai perawat.

Mereka berdua adalah penghuni lama di komplek perumahan tersebut. Sedangkan Kirana adalah warga baru.

Dokter Hendrik punya klinik yang berdiri di depan komplek tempat tinggal Kirana.

Kirana terpaksa mengged0r-ged0r pintu rumah tetangganya tersebut malam-malam untuk meminta bantuan. Dengan tangan terbuka, Dokter Hendrik dan sang istri sigap menolong.

"Yang aku bingung dan masih abu-abu, siapa yang tega memberikan obat sialan itu padaku? Apa tujuannya?"

Deg...

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
Teh Euis Tea
otw baca
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
otw... sambil mikir, siapakah Bastian?
Sugiharti Rusli
masa dia si Kenzo sih yang menyamar
Safira💋 (Pecinta Megalodon): bukan Kak, ini Bastian - pengacara Kirana yg diam-diam jadi pebinor. pengin Kirana cerai sama Aldo tapi gagal
total 1 replies
Sugiharti Rusli
wah siapa yah sosok si Bastian ini aslinya
Nena Anwar
otewe meluncur kesanah 🏃‍♀️🏃‍♀️
Safira💋 (Pecinta Megalodon): 💋💋💋💋💋
total 1 replies
lalah rodilah
alhamdulillaah atos tamat..hatur nuhun teh safira....
walau banyak bab yang menguras air mata. ..akhir nya happy ending..
Musaadah 06
setelah ini lapak Aya kk💪😍♥️
Nurlaela
pinginnya ada kisah Kenzo sudah dewasa umur 25 tahun...gimana thorrr heeee berharap bangettttt🤭🥰🥰🥰🥰🥰
Nia nurhayati
mbk fira dib rilis lah ceritana aya adik nya aldoo
Nia nurhayati
alhamdulilah akhir nya kebahagiaan menghampiri keluarga aldo-kirana 😘😘😘😘
Nia nurhayati
🤣🤣🤣 ampunn pp dion selalu kebagian apes nya yaa
Nia nurhayati
alhamdulilah akhirnya mama kirana sadar kembalii dan selamat yaa karena bakalan punya ade lagi kenzonya
Ari Atik
terima kasih thor...
cecla9
Keren selalu bikin gregetan
Safira💋 (Pecinta Megalodon): nuhun kaka💋
total 1 replies
yelmi
Sungguh malang nian nasib mu Dion... dari zaman Batu ke zaman jambu g kelar2 hukuman dari mertua mu🤣🤣
Safira💋 (Pecinta Megalodon): 😄😄😄😄🤭
total 1 replies
yelmi
meler semua ini aahh... pedes banget bawang nya tor...udahan tebar bawang nya y😭😭😭🤧
Safira💋 (Pecinta Megalodon): 😭😭😭😭😭
total 1 replies
Tuti Tyastuti
𝘩𝘢𝘱𝘱𝘺 𝘦𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘬𝘢 𝘧𝘪𝘳𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘨𝘶𝘴 𝘢𝘲 𝘴𝘶𝘬𝘢 𝘴𝘪 𝘵𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘬𝘢𝘳𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘳𝘶𝘯𝘺𝘢
Safira💋 (Pecinta Megalodon): nuhun Kaka💋
total 1 replies
Tuti Tyastuti
𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘥𝘪𝘰𝘯 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘫𝘥 𝘮𝘢𝘯𝘵𝘶 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯
Tuti Tyastuti
𝘈𝘭𝘩𝘢𝘮𝘥𝘶𝘭𝘪𝘭𝘩 𝘬𝘦𝘯 𝘮𝘢𝘶 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘢𝘥𝘪𝘬 𝘭𝘨
merry yuliana
makasih kak kisahnya
ditunggu kisah barunya ya kak
sehat dan semangat terus kak
👍😍
Safira💋 (Pecinta Megalodon): nuhun Kaka 💋
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!