setelah mengikuti pendekar pulau es 1 dan pendekar pulau es 2,tidak lengkap rasanya tidak membaca pulau es 3.
akhirnya Cia Bu Ki mendapatkan kipas lima naga yang di wariskan oleh gurunya,walau kipas lima naga berada di tanah Jawa,dengan takdir dewa Cia Bu Ki akhirnya dia tersesat ke pulau Jawa,
inilah awal dimana Cia Bu Ki berpetualang dengan menaklukan para pendekar di pulau Jawa yang maha sakti.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BilQis Natasya Putriyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEDATANGAN TEPAT WAKTUNYA
Des...Des...
sebuah pukulan bertubi-tubi mengenai tubuh nyai Ambar ulan,dan tubuh nyai Ambar ulan harus terlempar jauh bagaikan daun kering yang tertiup angin.
tubuh nyai Ambar ulan terguling guling akibat pukulan Ki Sono dengan pukulan pembunuh mayatnya.
wajah nyai Ambar ulan sangat pucat akibat racun dari pukulan pembunuh mayat yang di lepaskan oleh Ki Sono.
muntahan darah dari mulut nyai Ambar ulan tidak di rasakan lagi,karena dadanya terasa sesak dan nafasnya tersengal-sengal akibat luka dalam yang di rasakan.
" nyai..bertahanlah aku akan membantumu."
Jaka yang melihat nyai Ambar ulan terluka segera melesat ke arah nyai Ambar ulan untuk memberi pertolongan agar luka nyai Ambar ulan tidak bertambah parah.
" mau kemana kamu pendekar pedang langit?jangan kabur dari kami."
welo dan wolo yang melihat Jaka keluar dari pertarungan menuju tempat dimana nyai Ambar ulan duduk dan sudah tidak berdaya,segera menyusul Jaka dan sebuah pukulan dayung wolo langsung menghantam Jaka yang konsentrasinya hilang akibat melihat nyai Ambar ulan terluka.
Des..Des...
dua pukulan beruntun langsung mengarah ke punggung Jaka membuat tubuh Jaka tersungkur ke tanah dan dia juga merasakan luka dalam yang parah.
dari bibirnya tampak darah mengalir,Jaka berusaha menahan sesak yang ada di dadanya, tetapi semakin dia tahan semakin dadanya sesak dan langsung menyemburkan darah dari mulutnya.
kepalanya pusing bukan main,pandanganya mulai gelap,dia hanya melihat welo dan wolo berjalan dengan senyum kemenangan di wajahnya dan mendekati dirinya.
kini welo dan wolo bagaikan malaikat maut yang siap mengambil nyawa Jaka satu satunya.
kejadian yang di alami Jaka sama dengan yang di alami nyai Ambar ulan.
Ki Sono siap untuk melepaskan pukulan terakhirnya untuk mengantar kepergian nyai Ambar ulan ke akhirat.
kedua mata Jaka dan nyai Ambar ulan terpejam dan bibir tersenyum,mereka menunggu ajal yang akan menjemput mereka.
hanya hitungan detik saja,ketika malaikat maut siap menjemput kedua pendekar golongan putih itu,sebuah ledakan keras terjadi,dan teriakan yang sangat memilukan dari Ki Sono dan si kembar dari neraka.
tubuh mereka terpental sangat jauh,hingga membuat beberapa pohon harus tumbang akibat derasnya luncuran tubuh mereka yang menghantam pohon sehingga beberapa pohon harus tumbang.
tubuh mereka harus remuk karena beberapa bagian tulang mereka mungkin patah akibat pukulan maha dahsyat dari seseorang yang berhasil menyelamatkan Jaka Dan nyai Ambar ulan.
dia tak lain adalah Cia Bu Ki,yang tepat waktunya menyelamatkan Jaka dan nyai Ambar ulan dalam menghadapai kematian.
" tuan..apakah kamu baik baik saja,maaf saya terlambat?"
Cia Bu Ki menayakan keadaan Jaka yang saat ini dalam terluka parah.
" Bu Ki..seandainya sedetik saja kamu tidak datang,mungkin kita tidak dapat bertemu lagi."
Jaka sampai terbatuk batuk menahan rasa sesak yang ada di dadanya.
" tuan..bertahanlah,saya akan mengejar mereka yang telah melukai tuan."
" biarkan mereka Bu Ki,mungkin mereka sudah jauh,saat ini kamu harus menolong nyai Ambar ulan,karena dia terkna pukulan beracun dari si wajah mayat itu."
" baiklah tuan..."
Cia Bu Ki pun mendekati nyai Ambar ulan yang duduk bersemedi berusaha mengobati luka dalamnya.
tetapi usahanya gagal kini dia kembali memuntahkan darah segar dari mulutnya.
" nyai jangan menggunakan tenaga dalam dulu,itu akan membuat luka dalammu semakin parah."
Cia Bu Ki berusaha mengingatkan nyai Ambar ulan.
maaf segini dahulu ya,nanti malam saya tambah 1 ch lagi.
dukung terus PPE,semoga dapat menghibur para raiders di hari Minggu ini.
apa gedungnya gak beratap kali...