NovelToon NovelToon
Biarkan Aku Menyerah

Biarkan Aku Menyerah

Status: tamat
Genre:Poligami / Romansa / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:12M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pasha Ayu

Dalam rumah tangga, CINTA saja tidak cukup, ... Masih diperlukan kesetiaan untuk membangun kokoh sebuah BIDUK.

Namun, tak dipungkiri TAKDIR ikut andil untuk segala alur yang tercipta di kehidupan FANA.

Seperti, Fasha misalnya; dia menjadi yang KEDUA tanpa adanya sebuah RENCANA. Dia menjadi yang KEDUA, walau suaminya amat sangat MENCINTAI dirinya. Dia menjadi yang KEDUA, meski statusnya ISTRI PERTAMA.

Satu tahun menikah, bukannya menimang bayi mungil hasil dari buah cinta. Fasha justru dihadapkan kepada pernikahan kedua suaminya.

Sebuah kondisi memaksa Samsul Bakhrie untuk menikah lagi. Azahra Khairunnisa adalah wanita titipan kakak Bakhrie yang telah wafat.

Tepatnya sebelum meninggal, almarhum Manaf memberikan wasiat agar Bakhrie menikahi kekasihnya yang telah hamil.

Wasiat terakhir almarhum Manaf, akhirnya disetujui oleh Bakhrie dan keluarganya tanpa melihat ada hati yang remuk menjadi ribuan keping.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAYM TUJUH

Seseorang memandangi jam tangan wanita diiringi desing mesin las mobil yang seolah menjadi alunan musik romansa. Di sana para pekerja tengah lembur menggarap mobil merah muda milik Maureen.

Sementara lelaki itu, masih tak mengalihkan pandangan lekatnya dari jam tangan wanita milik Fasha. Yah, sore tadi saat menumpang shalat di bengkel ini, Fasha meninggalkan jam.

"Cinderella pun tiba, dengan mobil rusaknya, jam rolex pun menghiasai tangannya, semua mata terpana akan kedatangannya, pangeran pun jatuh cinta padanya! Huwoooo."

Gantara melempar obeng demi mematikan radio rusak bermerek Izzul. "Berisik!"

Orang- orang tertawa. "Biasanya, Cinderella meninggalkan sepatu kaca. Kalo yang ini Cinderella kalangan rolex."

Bengkel FSH, awalnya Gantara hanya iseng saat menamakan usahanya ini dengan insial nama Fasha. Namun, ternyata inisial tersebut cukup hoki bagi usaha rintisannya.

Bermula dari bengkel yang kecil, hingga tak lama bengkel itu dipercaya banyak sekali pengguna kendaraan. Bengkel yang bisa dikatakan, sempat mengalami viral marketing.

Hanya karena ada salah satu selebgram yang juga anak pejabat tidak sengaja menyervis mobil di tempat ini, kemudian membagikan kepuasannya di media sosialnya dan menjadi berkah bagi Gantara.

Dari bulan ke bulan. Gantara meraih anak STM lulusan otomotif yang tidak melanjutkan kuliah untuk ikut bergabung ke dalam bengkel miliknya.

Setelah sekian lama mundur dari rumah keluarga Miller. Sore tadi, Gantara dibuat terpana oleh kecantikan paras Fasha.

"Sayangnya, aku tetaplah pungguk yang merindukan rembulan."

...][∆°°°°^°°∆°°^°°°°∆][...

Fasha jelas menolak tawaran Gantara. Dulu, Bachrie sering kali cemburu saat lelaki lulusan Al-Azhar tersebut masih menjadi sopirnya, dan berkesempatan mengantar Fasha ke mana- mana.

Fasha hanya meminta izin untuk diberikan tempat ibadah shalat Maghrib lalu pulang dengan taksi online. Tak perlu dia menyalakan genderang perang dengan menambah masalah kecemburuan Bachrie.

Rumah tangganya sedang tidak baik- baik saja, Fasha tak mau menyiram bensin di antara gelegak api yang berkobar- kobar yang seakan ingin memisahkan cintanya bersama Bachrie.

Di jalan, Maureen terus membicarakan sosok Gantara. Mengenai, ketampanan Gantara yang semakin bertambah, bahkan wibawanya kian terpupuk dengan suara khas tenangnya.

Ah, Maureen selalu terpesona dengan lelaki yang pendiam dan dingin. Sampai lupa dirinya pun telah menikahi kulkas lima puluh pintu yang amat sangat posesif.

Tak bisa dibayangkan bagaimana Syahrul marah ketika tahu Maureen membicarakan sosok Gantara terus menerus. Fasha sempat beristighfar bahkan karena itu.

"Dari mana saja kalian?"

Ah, lihatlah bagaimana Syahrul menunggu Fasha dan Maureen di depan teras. Kembaran Fasha yang satu ini memang tak bisa bicara dengan nada yang tenang saat cemas.

"Cuma nabrak tiang." Maureen menjawab dengan santai dan disentak kemudian.

"Nabrak tiang kamu bilang cuma, Reen?!"

"Hehe..." Maureen menyengir. Fasha pun ikut ikutan menyengir karena Syahrul terlihat khawatir oleh kejadian yang sebetulnya sudah tak perlu dicemaskan lagi.

Syahrul memeriksa Maureen hingga memutarkan tubuh wanita itu, kemudian beralih memeriksa Fasha dengan memutarkan tubuhnya pula.

"Kalian nggak apa- apa?"

Maureen menimpalinya. "Enggak, tadi mobilnya diderek ke tempat Bang Tara."

"Bang Tara?" Syahrul mengernyit mendengar nama anak dari mantan sopir Fasha.

"Iya, dia makin ganteng loh ternyata," antusias Maureen yang menyulut, Syahrul. "Mata kamu itu nggak bisa bener dikondisikan, heran!"

Maureen terkikik geli karena sudah berhasil membuat suaminya tantrum. Fasha hanya tertawa melihat percekcokan antara saudara kembar dan ipar yang sekaligus sahabatnya.

Ah, kalau sudah bicara perkara cemburu, Fasha jadi teringat soal Bachrie yang belum sekalipun membalas pesannya.

Sudah malam, Fasha mandi, mengganti pakaian tidur, lalu shalat isya, sebelum mencoba kembali menghubungi suami yang entah sedang apa di Dubai sana.

Syukurlah, kali ini cepat direspon, baru satu kali nada sambung berdengung suara Bachrie terdengar mengangkatnya.

📞 "Assalamualaikum, Sayang..." Fasha menjawab dengan menghela lega seraya menjatuhkan punggungnya di atas ranjang.

"Kamu kenapa baru angkat telepon?"

📞 "Memang kapan telepon?"

Yah, Fasha memang tidak telepon, tapi mengirim pesan sudah berkali- kali dan tidak ada satupun yang dibalas. "Acha kan kirim pesan banyak, tapi belum dibalas."

📞 "Maaf, hari ini sibuk, Sayang. Kan biar kerjaan cepat selesai, tidak terlalu ditumpuk, supaya, Mas bisa langsung nyusul kamu di Indonesia."

Baru usai suara Bachrie terdengar, ada suara Azahra yang menyeletuk dengan santainya.

📞 "Mas, tolong tarik resleting Zahra. Azalea sudah tidak mau menyusu lagi. Jadi, Zahra ngantuk banget sekarang."

Terdengar pula jawaban Bachrie setelah mungkin lelaki itu membetulkan resleting baju Azahra dari belakang.

📞 "Kamu tidur dulu saja, biar, Mas yang jaga Azalea sampai dia minta susu lagi."

Fasha meraba dada yang tiba- tiba saja sakitnya menyeruak. Ternyata ini salah satu alasan Bachrie tak ingat untuk membalas pesan darinya. "Kamu tidur sama Azahra?"

📞 "Kamu pikir aku mau tidur sama siapa kalau kamu di Indonesia?" Bachrie terdengar menyindir, Fasha tahu benar perangai pria itu.

"Acha lupa kalau dia juga istri Mas." Fasha tak bisa bicara dengan nada yang lebih miris lagi dari sekarang. Sungguh, ini sudah yang paling miris di antara kejadian dalam hidupnya.

Di mana Fasha memilih pulang ke Indonesia dan ternyata pilihannya salah. Seharusnya, dia tidak membiarkan Azahra menguasai Bachrie seorang diri, bukan?

📞 "Sudah. Nggak perlu mikir aneh, makanya nanti nggak usah minta pulang kalau kamu sendiri takut aku tidur sama Zahra."

"Iya ini salah Acha." Fasha memeluk bantal guling miliknya lebih erat. Air mata tergelincir membasahi sarung bantal merah mudanya.

📞 "Hari ini ke mana saja?"

Bachrie mungkin sadar jika dirinya sudah membuat Fasha bersedih dengan suara juteknya yang terlalu kentara. Makanya, kali ini nadanya sedikit dikondisikan.

📞 "Ada cerita apa hari ini?"

"Tidak ada yang spesial. Acha cuma ke salon, belanja, terus pulang." Fasha bersuara lirih, karena dadanya sesak saat ini.

Membayangkan bagaimana Bachrie menarik resleting saja sudah lemas, apa lagi hal lain yang sebetulnya tidak pernah bisa dia relakan untuk seorang madu.

📞 "Mas, makan malamnya sudah Zahra siapkan. Makan dulu, yuk, Zahra tidurnya nanti ajah kalo Mas sudah makan."

Ada suara Azahra kembali yang semakin membuat cemburu Fasha kian tertumpuk, waktu Dubai dan Indonesia berselisih 3 jam, pasti di sana baru masuk shalat isya.

📞 "Kamu sudah makan, Yank?"

"Acha sudah, jadi silahkan, Mas makan malam dulu. Acha juga capek, Acha mau istirahat." Dengan tangan yang masih gemetar, Fasha mematikan sambungan teleponnya secara sepihak.

1
WHATEA SALA
Saya parnah di komeni penulis seperti author bilang,ya kaget aja...padahal komen ku gak membahas author nya "bikin cerita kok gini" cuma kesel sama si peran dalan ceritanya" ...ya sudah aku bilang"klu gak boleh komen ya maaf"gitu aja sih😁😁
WHATEA SALA
Azara sudah terbongkar kedoknya,mungkinkah fasha mau kembali pada bakrie..?? berharap sih enggak
WHATEA SALA
Klu masih cinta kenapa pulang ke indonesia,pake marah nangis kecewa..di nikmati aja apa yang terjadi meskipun sakit yang penting kan cinta..cinta...cinta,makan tu cinta klu sudah sampai muntah2 masih bilang masih cinta kah....!!??
WHATEA SALA
Syukurin kena tuduh...sudah suami di ambil orang e sok2an peduli sama anak nya,tinggal panggil emaknya kasih tau anak nya nangis
WHATEA SALA
Sombong amat anak nya miller tapi sombong mu gak ada guna karna suamimu nikah lagi....masih mau bertahan..??
WHATEA SALA
Preettt....mulai agama jadi sasaran
WHATEA SALA
oalah....fasha plus mu tambah😩😩
WHATEA SALA
Pergi aja fasha...kesannya kok seperti rebutan minta di kelon,pada kurang kerjaan,uuuphs...maaf cuma komen
WHATEA SALA
Andai bakrie dapat wasiat untuk terjun dari gedung mencakar langit kira kira mau gak ya...? ya jelas gak maulah karna tidak menguntungkan dan ada orang tercinta yang akan menangisin nya tapi wasiat ini sangat menguntungkannya walau ada hati tersakiti.keren ya laki laki macam ini
Eli Elieboy Eboy
𝑏𝑖𝑎𝑟 𝑔𝑎𝑘 𝑗𝑑 𝑑𝑢𝑑𝑎 𝑛𝑔𝑒𝑛𝑒𝑠 𝑙𝑜🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑒𝑟𝑒𝑛 𝑔𝑎𝑘 𝑡𝑢ℎ 𝑠𝑚𝑢𝑎 𝑏𝑎𝑙𝑎𝑠𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑡𝑎2 𝑑𝑟 𝑔𝑎𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑖𝑡𝑢 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑢𝑔𝑎𝑙2𝑎𝑛 𝑡𝑝 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑒𝑔𝑜𝑖𝑠 𝑦𝑔 𝑔𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑢 𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑛 𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖 𝑑𝑖 𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝑝𝑟𝑖𝑎 𝑙𝑎𝑖𝑛 😡😡😡
Eli Elieboy Eboy
🤣🤣🤣 𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑔𝑖𝑔𝑖𝑙
Retno aja
bener nabeel jangan sama ayana
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑤 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑖𝑡𝑢 𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑘𝑒𝑏𝑜𝑠𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑚𝑢 𝑦𝑔 𝑘𝑤 𝑢𝑐𝑎𝑝 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒 𝑎𝑐ℎ𝑎.... 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑚𝑎𝑚𝑝𝑜𝑠 𝑘𝑤 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒
Sari Nilam
Bahrie...ampun deh gamon ...
fasha udah bahagia ngapain masih ngarepin sesuatu yang sudah kamu buang dan abaikan. Gimana rasaya...nano nanokan
Mama lilik Lilik
ceritanya bagus banget suka, terimakasih KK author semoga sukses selalu buat karya yg menarik lagi, terimakasih banyak🙏
Sari Nilam
bachrie laki2 gak punya urat malu sama dengan umminya yang angkuh.
acha sudahlah untuk apa masih peduli sana manfan syami dan mertua jahat
Sari Nilam
mantap cha...hiduplah bahagia dengan anakmu yang sempat diragukan oleh suami bodohmu itu. Biarkan bachrie menyesal seumur hidupnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!