NovelToon NovelToon
SISTEM PIJATAN PENAKLUK RATU IBLIS

SISTEM PIJATAN PENAKLUK RATU IBLIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Penyelamat / Romansa Fantasi
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Setelah dipecat secara tidak hormat dari istana akibat fitnah keji, Arya harus menghadapi kenyataan pahit sebagai tukang pijit yang kehilangan mata pencaharian utamanya. Namun, nasibnya berputar drastis saat ia tak sengaja menemukan seorang wanita dengan luka parah di tengah hutan gelap yang ternyata adalah Vanya, sang Ratu Iblis paling ditakuti. Sentuhan pijatan pertamanya pada tubuh wanita itu bukan hanya menahan pendarahan, melainkan memicu aktifnya Sistem Pijatan Penakluk Ratu Iblis yang mengubah hubungan mereka dari mangsa dan predator menjadi ikatan absurd penuh intrik di tengah kejaran pasukan kerajaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34

Matahari pagi baru saja menerangi lautan luas di pelabuhan pulau seberang dengan cahaya menyengat.

Thud... thud... thud...

Suara derap puluhan sepatu bot berat bergemuruh keras memecah kesunyian dermaga utama.

Tiga buah kapal perang besar berbendera kerajaan merapat sempurna ke bibir dermaga pelabuhan.

Ratusan prajurit pasukan racun elit berbaris rapi keluar membawa tabung-tabung gas beracun mematikan.

Di barisan paling depan, berdiri seorang pria tua berusia lanjut dengan jubah putih bersulam benang emas.

Dia adalah Tabib Agung kerajaan, sosok paling ditakuti karena keahliannya meracik racun mematikan dalam sekejap.

Wajah tua itu tampak berkerut menahan amarah yang luar biasa besar akibat insiden sebelumnya.

"Cari bocah tukang pijit kurang ajar itu dan ratu iblis keparat sampai ketemu di sudut pulau mana pun!" bentak Tabib Agung murka.

"Baik, Tabib Agung! Kami akan ratakan tempat ini sekarang juga!" jawab para prajurit serentak menggema.

Sementara itu, di rumah kecil pinggiran kota, sistem di kepala Arya berbunyi sangat kencang tanpa henti.

[Peringatan Keras Sistem: Tabib Agung bersama satu armada besar pasukan racun telah mendarat di pelabuhan!]

[Host diminta segera bersiap menghadapi pertempuran tingkat boss besar!]

Arya yang sedang duduk santai memegang cangkir teh langsung mendengus pelan mendengar pengumuman itu.

"Wah, kakek tua itu beneran datang bawa pasukan satu kompi, kurang kerjaan banget rasanya," komentar Arya santai.

Vanya berdiri di samping Arya dengan tatapan mata merah yang menyala tajam penuh kebencian membunuh.

"Baguslah kalau dia datang sendiri, jadi aku tidak perlu repot-repot mencarinya ke istana," ucap Vanya dingin.

"Jangan terburu-buru emosi, Yang Mulia Ratu, kita sambut tamunya dengan senyuman ramah ala tukang pijit," balas Arya.

Mereka berdua berjalan santai meninggalkan rumah kecil menuju jalan utama yang mengarah ke pelabuhan kota.

Suasana jalanan kota mendadak sepi karena warga sekitar sudah berlarian masuk ke dalam rumah ketakutan.

Tidak butuh waktu lama bagi Arya dan Vanya untuk berpapasan langsung dengan rombongan besar Tabib Agung.

Tabib Agung menghentikan langkah pasukannya saat melihat pemuda dan wanita berambut perak berdiri santai di hadapan mereka.

"Jadi kalian berdua tikus-tikus kecil yang berani menentang kekuasaan istana kerajaan!" teriak Tabib Agung tajam.

Arya maju satu langkah ke depan sambil tersenyum lebar tanpa menunjukkan rasa takut sedikit pun.

"Selamat pagi, Tabib Agung, muka Anda kelihatan tegang banget, kurang piknik atau kurang dipijit nih?" sapa Arya ramah.

Tabib Agung membelalakkan matanya lebar-lebar mendengar ejekan terang-terangan dari seorang pemuda rendahan.

"Lancang sekali mulut anak muda bau kencur ini! Habisi dia dan potong anggota tubuhnya sekarang juga!" murka Tabib Agung.

Puluhan prajurit racun langsung berlari menerjang ke depan membawa senjata tajam berlumur cairan ungu beracun.

Ssh...

Desisan uap beracun mengepul di udara sekitar jalanan kota yang mendadak berubah menjadi ungu pekat.

Vanya mendengus meremehkan, lalu mengibaskan lengan jubah hitamnya menciptakan angin badai iblis yang kuat.

Bum...

Hantaman angin iblis itu langsung meniup mundur puluhan prajurit racun hingga terpental jauh.

"Jangan biarkan prajurit lemah itu maju sendiri, gunakan racun tingkat tinggi untuk melumpuhkan mereka!" perintah Tabib Agung.

Tabib Agung sendiri mengeluarkan botol kecil berisi cairan racun hitam legam dari dalam jubah putihnya.

Ia melemparkan botol itu ke arah Arya dan Vanya dengan kecepatan tinggi yang mematikan.

Swish...

Botol itu meluncur deras memecah udara hendak meledak di hadapan mereka berdua.

Arya bergerak secepat kilat, menggunakan tas usangnya untuk memantulkan arah lemparan botol racun tersebut.

Prang...

Botol racun itu pecah di tanah kosong samping jalan, mengeluarkan asap pekat berbau busuk.

"Wah, lemparannya lumayan kencang, tapi sayang akurasinya jelek kayak tukang parkir buta," ledek Arya cengengesan.

Tabib Agung semakin murka, urat-urat di leher tua rentanya menonjol keluar karena menahan amarah tingkat tinggi.

"Bocah sialan! Kamu benar-benar mencari mati di tangan Tabib Agung kerajaan ini!" bentak Tabib Agung gemetar.

Tabib Agung melompat maju menyerang Arya secara langsung menggunakan cakar beracun di kedua tangannya.

Arya tidak panik sedikit pun, ia membaca alur aliran energi spiritual di tubuh sang tabib menggunakan sistem.

[Peringatan Sistem: Mendeteksi kelemahan titik akupuntur utama di bahu kiri Tabib Agung!]

[Host dianjurkan menggunakan teknik Sentuhan Pemulihan Mutlak untuk membalikkan racun!]

Suara dengungan sistem berputar kilat di kepala Arya memberikan instruksi pertempuran yang sangat akurat.

Arya melangkah maju menerobos serangan cakar beracun itu dengan gerakan sangat presisi tinggi.

Brak...

Arya menghindari cakar maut itu lalu menepuk cepat bahu kiri Tabib Agung dengan telapak tangannya.

Krek... pssst...

Suara gesekan sendi beriringan dengan aliran energi biru terang dari tangan Arya.

Tabib Agung merasakan sekujur tubuhnya mendadak kaku, racun yang ada di tangannya berbalik menyerang alirannya sendiri.

"Ugh... a-apa yang kamu lakukan pada tubuhku?! Kenapa racunku berbalik masuk ke dalam nadiku?!" kaget Tabib Agung.

"Makanya jangan suka bikin racun sembarangan, nanti asam urat sama kolesterolnya ikut kambuh," jawab Arya santai.

Vanya berjalan mendekati Tabib Agung yang kini terduduk lemas di atas tanah jalanan kota.

"Tabib tua, riwayat kejahatanmu di istana berakhir hari ini di tangan kami," ucap Vanya dingin tanpa ampun.

Tabib Agung menatap Vanya dan Arya dengan sisa-sisa tenaga yang sangat lemah dan napas tersengal-sengal.

"Kalian... kerajaan tidak akan pernah melupakan penghinaan ini..." rintih Tabib Agung sebelum akhirnya pingsan.

Seluruh pasukan racun yang melihat pimpinan mereka tumbang langsung membuang senjata dan kabur ketakutan.

"Sudah kuduga, musuh sehebat apa pun bakal ciut kalau ketemu tukang pijit yang tepat," puji Arya pada diri sendiri.

Vanya menggelengkan kepalanya pelan, tersenyum lebar melihat kemenangan mutlak yang diraih dengan cara konyol.

"Kamu memang manusia paling menyebalkan sekaligus paling bisa diandalkan, Arya," aku Vanya lembut.

Mereka berdua berjalan berdampingan kembali ke rumah kecil, meninggalkan pasukan istana yang kocar-kacir.

[Peringatan Sistem: Berhasil mengalahkan Tabib Agung dan menyelesaikan pertempuran besar di pelabuhan!]

[Mendapatkan bonus poin kedekatan maksimal: +50 poin sistem total menjadi 325 poin!]

[Sistem Pijatan Penakluk Ratu Iblis berhasil naik ke level 2!]

Suara dengungan sistem berputar sangat meriah di kepala Arya merayakan kenaikan level dan pencapaian besar.

Matahari sore kembali menyinari pulau seberang, membawa kedamaian abadi bagi kehidupan baru mereka berdua.

1
gofur
mantap kaka karya kamu🥰
Anton barly
💟💟💟💟
Shinta geol
🥰🥰🥰🥰🥰
nurul khusna
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Antoni gergio
💞💓💗💖💝
samuel df
😍🤩🤩🤩🤩
Jangkar pion
iblis yg cantik😘
yudi permana
🌟🌟🌟🌟🌟🌟
nabila
🤩🌹😘😍🥰
putri andini
😍🥰
asyifa fauziah
🌹😘🥰😘
setiawan
pijatan yang mematikan sang ratu
yani
keren kaka semangat berkarya🥰
sasa
💞💕💞💞💞💞💞
fitri
🥰😘🥰😘🥰🤩🤩
pricilia
🌹🌹🌹🌹🌹
Angel
🌟🥳🤠
clara
hebatkaka
Yono Haryono
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!