NovelToon NovelToon
Ratu Mafia Istri Dokter Dingin

Ratu Mafia Istri Dokter Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Dokter
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Naelong

Siapa sangka, Sindi Permata gadis cantik anak miliarder yang penampilannya selalu anggun dan kelihatan lemah lembut ternyata punya sisi gelap yang bikin bulu kuduk merinding. Sindi adalah Ratu Mafia yang memimpin dunia hitam dengan tangan besi. Nggak ada yang berani macam-macam sama dia.
​Tapi, sehebat-hebatnya Sindi menaklukan dunia luar, dia akhirnya takluk juga pasrah waktu disuruh nikah paksa sama papanya.
​Suaminya adalah Mike Sanjaya, dokter muda jenius yang terkenal dingin, kaku, dan judesnya minta ampun. Masalahnya bukan cuma sifat Mike yang kayak es batu, tapi cowok itu udah punya pacar kesayangan: Putri Adisti, seorang perawat manis yang selama ini jadi ratu di hati Mike, begitu resmi jadi suami-istri, Mike langsung pasang tembok tinggi. Dia terang-terangan nunjukkin kalau pernikahan mereka cuma formalitas dan nggak ada tempat buat Sindi di hatinya. Mike bahkan masih sering nemenin dan merhatiin Putri adisti.
akankah pernikahan mereka bertahan??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naelong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Ratu mafia istri dokter dingin

​Malam makin larut, tapi bau amis di dalam gudang tua masih tercium menyengat. Lampu gantung yang agak berkarat berayun pelan, memancarkan cahaya remang-remang yang menyapu lantai beton basah.

​Seorang pria berkemeja robek terkulai lemas di atas kursi kayu. Tangannya terikat rantai besi ke belakang. Napasnya terengah-engah, wajahnya penuh lebam dan luka sayatan.

​"Tolong... ampun... Sindi, aku janji nggak akan bocorin rahasia kelompokmu ke siapa pun!" ratap pria itu dengan suara serak, hampir habis.

​Di depannya, seorang wanita berdiri dengan tenang. Rambut hitam panjangnya dikuncir kuda, memperlihatkan leher jenjang dan wajah cantiknya yang tanpa cela.

Ia mengenakan mantel hitam panjang di atas pakaian serba gelap. Namanya Sindi Permata. Di luar sana, orang-orang mengenalnya sebagai putri tunggal miliarder yang lembut dan anggun. Tapi di dalam ruangan gelap ini, dialah penguasa tertinggi yang ditakuti—Sang Ratu Mafia.

​Sindi melangkah mendekat. Suara tumit sepatu boot-nya berdetak nyaring di atas beton, menggema dingin.

Ia mencabut sebuah belati tipis berkilau dari balik mantelnya, memainkan pisau itu di antara jemarinya yang lentik.

​"Kamu tahu, budi?" suara Sindi terdengar sangat halus, hampir seperti bisikan lembut. "Aku paling benci dua hal di dunia ini. Pertama, pengkhianat. Kedua, orang yang mengira bisa membohongiku."

​"Sindi, aku mohon! Aku punya anak dan istri—"

​krek!

​Gerakan Sindi terlalu cepat untuk diikuti mata telanjang. Sebelum pria bernama budi itu sempat menyelesaikan kalimatnya, belati tipis itu sudah menancap tepat di lehernya. Tangisan dan permohonan itu berganti menjadi erangan tercekik. Dalam hitungan detik, tubuh budi terkulai kaku, tidak bernyawa lagi.

​Sindi menarik belatinya kembali, lalu mengelap bercak darah di bilah besi itu menggunakan saputangan sutra putih milik budi sendiri. Setelah bersih, ia melempar saputangan kotor itu ke atas jasad budi.

​"Bereskan. Buang ke laut," perintah Sindi datar tanpa menoleh.

​Dua pria bertubuh kekar berjas hitam yang sejak tadi berdiri di belakangnya langsung mengangguk hormat. "Baik, Nona Sindi!"

​Sindi berjalan keluar dari gudang tua itu menuju mobil sedan hitam yang sudah menunggu dengan mesin menyala.

Seorang anak buahnya bergegas membukakan pintu belakang. Sindi masuk, menyandarkan punggungnya di jok kulit yang empuk, lalu melepas kunciran rambutnya. Rambut indahnya terurai bebas.

​Ia mengambil tisu basah khusus dari dalam tasnya, mengusap sisa-sisa debu di pipinya, lalu menyemprotkan parfum beraroma bunga mawar yang lembut.

Dalam sekejap, aura Ratu Mafia yang mengerikan itu menguap tanpa bekas, berganti menjadi sosok gadis kaya raya yang polos dan anggun.

​"Pulang ke rumah utama, danu," ucap Sindi pada supirnya sekaligus asistennya.

​"Siap, Nona."

​Perjalanan memakan waktu sekitar tiga puluh menit. Mobil mewah itu akhirnya meluncur melewati gerbang tinggi dan berhenti di depan kediaman megah keluarga Permata. Rumah bak istana itu tampak sepi, namun lampu di ruang tamu utama masih menyala terang.

​Sindi melangkah masuk dengan santai, menggantungkan mantel hitamnya di rak dekat pintu. Namun, baru saja ia melangkah beberapa tindak menuju tangga, sebuah suara berat menahannya.

​"Baru pulang, Sindi?"

​Sindi menghentikan langkahnya, lalu berbalik dengan senyum manis yang sengaja ia sunggingkan.

Di sofa kulit mewah ruang tamu, duduk seorang pria paruh baya berkacamata dengan setelan jas rapi. Dialah Hendra Permata, ayah Sindi sekaligus salah satu pengusaha paling berpengaruh di negara ini.

​"Iya, Pa. Tadi Sindi ada urusan sebentar sama teman-teman," jawab Sindi lembut, sama sekali tidak menunjukkan raut wajah bahwa sejam yang lalu ia baru saja mencabut nyawa seseorang.

"Papa kok belum tidur? Ini udah jam satu malam."

​Hendra menyesap teh hangat di cangkirnya, lalu menatap anak tunggalnya itu dengan raut wajah sangat serius.

"Papa sengaja nunggu kamu. Ada hal penting yang harus kita bicarakan malam ini juga."

​Sindi mengerutkan alisnya tipis, merasa ada yang tidak beres dari nada suara papanya. Ia berjalan mendekat dan duduk di sofa depan Hendra.

"Hal penting apa, Pa? Kelihatan serius banget."

​Hendra meletakkan cangkirnya ke atas meja kaca, lalu menatap mata Sindi dalam-dalam.

"Lusa kamu harus ikut Papa ke makan malam keluarga Sanjaya."

​"Keluarga Sanjaya? Pemilik jaringan rumah sakit dan perusahaan farmasi itu?" tanya Sindi memastikan.

​"Iya," jawab Hendra mantap. "Dan Papa nggak mau ada penolakan kali ini. Di sana, Papa akan mengumumkan pernikahan kamu."

​Sindi tertawa kecil, mengira papanya sedang bercanda.

"Pernikahan? Papa bercanda ya? Sindi bahkan nggak lagi dekat sama cowok mana pun sekarang. Lagian Sindi masih mau fokus mengurus bisnis."

​"Papa nggak bercanda, Sindi Permata," potong Hendra dengan nada tegas yang jarang sekali ia gunakan.

"Ini sudah diputuskan sejak lama oleh Papa dan om Sanjaya. Kamu akan dijodohkan dengan anak laki-laki mereka, Mike Sanjaya."

​Senyum di wajah Sindi perlahan memudar. Matanya memicing.

"Mike? Dokter yang terkenal dingin dan angkuh itu? Pa, Sindi nggak mau dijodohkan sama siapapun! Sindi bisa cari pasangan sendiri kalau Sindi mau!"

​"Kamu sudah dua puluh lima tahun, Sindi! Selama ini Papa bebaskan kamu melakukan apa saja, tapi untuk urusan ini, Papa yang pegang kendali," tegas Hendra sambil menepuk meja.

"Pernikahan ini penting untuk memperkuat posisi keluarga kita. Lusa kamu harus tampil anggun dan siap menerima perjodohan ini!"

​Sindi mengepalkan tangannya di balik paha.

Sebagai Ratu Mafia, tidak ada satu orang pun di luar sana yang berani mendikte hidupnya. Semua orang tunduk pada perintahnya. Tapi di depan papanya sendiri, ia terjebak dalam posisi sulit.

Jika ia menolak terlalu keras, papanya bisa curiga dan mulai mengulik kehidupan rahasianya.

​Sindi menghela napas panjang, mencoba mengontrol emosinya agar tetap tenang.

"Pa, nikah itu bukan permainan. Sindi dengar Mike itu dinginnya luar biasa dan bahkan kabarnya dia udah punya pacar sendiri. Apa Papa tega biarkan Sindi ke cowok kayak gitu?"

​Hendra berdiri dari duduknya, menatap Sindi dengan raut yang tidak bisa dibantah.

"Soal sifat atau pacarnya, itu urusan belakangan. Setelah kalian menikah, dia pasti akan berubah. Yang jelas, keputusan Papa sudah bulat. Kamu suka atau tidak, kamu akan tetap menikah dengan Mike Sanjaya."

​Hendra melangkah pergi meninggalkan ruang tamu, menaiki tangga menuju kamarnya tanpa membiarkan Sindi membalas sepatah kata pun.

​Sindi sendirian di ruang tamu yang luas dan hening itu. Wajah anggunnya perlahan berubah menjadi sangat dingin.

Tatapan matanya yang tadi lembut kini memancarkan aura membunuh yang sangat pekat. Ia mengepalkan tangannya erat-erat hingga buku-buku jarinya memutih.

​"Mike Sanjaya..." bisik Sindi pelan.

​Bersambung......

1
Muft Smoker
uluuuluuu ,, kalo liat kalian begini kn damai rasa ny ,, awas aj kalo ulet bulu nyusul ke situ ,, 😒😒😒

hmmm ad kemungkinan klo putri anggota klan red dragon gx sih ,, yg nyamar buat deketin mike🤔🤔🤔🤭🤭🤭😁😁
Naelong: 😄😄 nantikan ceritanya ya kak🤭
total 1 replies
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
makin seruu cerita ny ,,
Muft Smoker: sama2 kak ,,
total 2 replies
Muft Smoker
kalo begini trus cepat atau lambat Mike bakal tau siapa sindii sbnernya ,,
Muft Smoker
wah siapa nih yg cium sindii ,,
bibir ny minta di kepang dua ,, 😒😒😒
Muft Smoker: oooaalaaaa salah sangka saya🤭🤭🤭🤭🤭🫣🫣🫣
total 2 replies
Muft Smoker
aduuuuh ini ulet bulu. ad dmn2 yx ,,
Muft Smoker
eeeh Dy lupa diri kayaknya ,, tu Mike yg nempel kayak bekantan siapa Mike ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
hati2 km putri mungkin saat ini km msh bisa lolos ,, tp nnti gx tau deh ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
nah looo🤭🤭🤭
Naelong: makasi kak sudah mau baca ceritaku😍🙏🙏, sehat sehat slalu
total 1 replies
Naelong
makasi kaka, sudah mampir.🙏
Muft Smoker
ad yg main2 ma sindii ,,
gx Mike gx musuh ny ,, ad aj yg cari gara2 ,,
duuuh sindii ,, segera berantas semua musuh mu ,,
yumi chan: pusing aku thor ..kpn mike sdr karna di bdhi..dn kpn sindi pergi mninglkn mike agr dia sdr..
total 3 replies
YuWie
malah bingung sendiri sama strategi sindi yg katanya mafia..nyingkirin kroco puyri dan ngasih pelajaran mike aja..jalannya muter2 gak jelas.
niaww: mampir cerita aku kak🥰🙏
total 1 replies
Muft Smoker
situ main2 trus ma Sindi sih mike ,, bela trus wanita mu tu ,, kalo udh tau kebenaran ny ,, jgn menyesal km ,,
Muft Smoker
si putrii dg gx tau maluu ny ,, dtg k tempat tinggal mike dn sindii ,, berasa Kya Dy yg jd nyonya ,, pas ke pergok sang nyonya asli ,, lngsung ciut nyali ny🤭🤭🤭😏😏😏
Muft Smoker
wah teka teki ap lgi ini ,,
Muft Smoker
sypa lgii ni ,, ap suruhan si putri tidur lgi????
Muft Smoker: ok kak ,, makin penasaran tiap bab ny kak
total 2 replies
Muft Smoker
km berharap Sindi bakal ke distrak liat km pulang ,, boleh aj berharap tp dlm mimpi aj yx mike ,, kalo di dunia nyata mh jgn deeh ,, tkut nanti makin maluu Krn gx dapet respon ap2 dr Sindi ,, 😏😏😏🤭🤭🤭
Muft Smoker: 🤭🤭🤭😁😁😁😁
total 2 replies
Muft Smoker
anda terus2an mencari masalah mike ,, nanti kalo udh kena batu ny ,, baru tau rasa km ,, greget banget ma mike ,,
Muft Smoker
mulai cari perhatian niih tanpa anda sadari mike ,, /Shy//Shy//Shy//Shy/
Muft Smoker
lanjuuut kak
Renjana
benarkah Mike bakal nepatin janjinya?
Naelong: 🤭🤭🤭.. dan makasi udah mampir kak, semoga suka ceritanya😍. jangan lupa likenya🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!