#bebas promo euy!!!🥳🥳🥳
#yang mampir wajib like..komen dan vote ya..😎
##
(Season 1)
Haniza Tiara Putri..
seorang putri konglomerat yang rela berpenampilan seperti Betty La Fea hanya untuk terbebas dari sikap protektif sang ayah dan kakak laki-laki nya. Mempunyai sifat keras kepala.
Mencoba mencari cinta sejatinya diantara bayang-bayang masa lalunya.
#Aldian Reza Kusuma
seorang pengusaha muda nan sukses. Namun menyimpan seribu duka dihatinya. Mulai dari penghianatan sang kekasih hingga fitnah keji yang mengikuti setiap langkahnya.
Akan kah kali ini takdir menghadirkan cinta tanpa duka untuk Reza?
Sanggupkah dia menggenggam cinta nya walau berbagai rintangan melanda?
ikuti cerita seru Reza-Tiara ya gengs.... 😘
🥳🥳🥳telah hadir season 2 nya juga di karya ini ya zeyeng ..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kalung senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Si merasa bersalah Vs Si EGP
Ardi yang melihat Reza membaringkan tubuhnya di kursi sambil memejamkan mata, langsung dapat memprediksikan kalau mereka akan bermalam di mobil malam ini.
Segera diketikannya pesan ke orang kepercayaannya. Dia meminta dibawakan makan malam untuk dirinya dan sang bos. Serta dia juga meminta beberapa anak buahnya berjaga disekitar mobilnya. Bagaimana pun, keamanan Reza adalah hal yang utama.
Tidak lama kemudian, Ardi keluar dari mobil itu dan mengambil beberapa bungkusan yang berisi makanan dan minuman. Beberapa orang juga mulai berjaga di sekitar mobil mereka.
"Za, ini makan dulu. Tadi karena terlalu banyak hal yang terjadi, lo melewatkan makan siang lo."Ardi menyerahkan kotak makanan yang berisi Steak kesukaan Reza dan Nasi.
Reza menolak kotak makan malam itu, " Lo aja yang makan. Gue masih kenyang."Ujarnya pelan.
"Kenyang dari mana? Sekarang udah jam 9 malam Aldian Reza Kusuma. Dan elo hari ini cuma sarapan doank! Orang yang lagi puasa, juga gak begini kali, bro!" Omel Ardi pada bosnya itu. Andai Reza hanya sekedar bosnya, mungkin Ardi tidak akan seberani ini mengomelinya. Namun karena mereka sudah sahabatan sejak orok, maka rasa kepedulian Ardi kepada Reza tentu saja lebih dari rasa peduli bawahan terhadap atasannya.
Mau tidak mau, Reza menerima kotak makan malam itu. Dimakannya sedikit demi sedikit makan malamnya. Namun hanya tiga suapan yang berhasil lewat ke dalam perutnya. "Udah.Gue udah kenyang." Reza memberikan sisa makannya ke Ardi.
Ardi yang sedang makan, menghentikan makannya dan mengambil kotak makan malam itu. Diletakannya kotak makan malam Reza dan kotak makan malamnya di kursi belakang. Melihat bosnya sudah berhenti makan, Ardi pun memutuskan untuk berhenti makan.
Berjam-jam telah berlalu, namun hilal kedatangan Tiara tak kunjung jua kelihatan. Bahkan Ardi sudah beberapa kali tertidur dan terjaga. Hanya Reza yang tetap terjaga sepanjang waktu walaupun dengan mata tertutup.
Saat ini, jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi. Ardi yang tanpa sadar sudah tertidur selama 2 jam akhirnya bangun ketika mendengar azan subuh. Dengan mata mengantuk dilihatnya sang bos."Ternyata dia juga tertidur. Syukurlah!" Gumam nya pelan, dan menguap.
"Akhirnya lo bangun juga!" Ujar Reza, dengan mata tertutup.
"Busyeeet! Lo kagak tidur, Za?" Ardi kaget, mendengar suara Reza yang ternyata tidak tidur sama sekali.
Reza hanya diam dan melihat jam nya. "Udah jam 5. Kemana dia?"Pikirnya dalam hati, dan masih memperhatikan rumah tersebut.
" Za, sebaiknya kita pulang aja. Gue akan minta beberapa orang kita untuk berjaga di sini. Kali aja dia memang tidak pulang semalam. Dan menginap di rumah temannya. Jadi sebaiknya kita pulang, Za. Kita tunggu dia di kantor. Bagaimana pun, dia tidak bisa magang di perusahaan lain, kalau tidak ada surat pemberhentian dari perusahaan kita." Jelas Ardi.
Reza menatap Ardi dengan tatapan kesal.
"Lah, kenapa lo natap gue seperti itu?" Tanya Ardi, heran.
" Kalau lo tau dia pasti pergi ke kantor pagi ini, kenapa lo kagak bilang ke gue dari semalam! Ngapain juga gue mesti bela-belain bergadang di sini nungguin dia! Mending gue tidur nyenyak di rumah dan tungguin dia di kantor paginya." Semprot Reza.
"Gue kira, lo jatuh cinta ama dia Za! Jadi bela-belain nungguin dia di sini!" Goda Ardi, sengaja membuat Reza semakin geram.
"Dasar asisten kualat lo.! Cepat, antar gue pulang! Setelah itu, kita langsung ke kantor!"
"What??!! Jadi gue gak pulang lagi ke apartemen gue hari ini!" Teriak Ardi, tidak percaya.
" Lo mau pulang ke rumah gue? atau pulang selama nya ke rumah lo?" Ancam Reza, dengan entengnya. Dan kembali memejamkan mata.
"Apa kata mu lah bos!" Jawab Ardi, pasrah. "gue kan bilang mau balik ke apartement gue! kapan gue bilang mau balik ke rumah gue!" Gerutu nya pelan. Dan menjalankan mobil itu menuju ke rumah Reza.
******
Sedangkan di waktu yang sama, Tiara sudah terbangun, dengan mata bengkak di kamarnya. Kamar asli Tiara.Bukan kamar di alamat palsu yang diberikan oleh Tiara pada pihak HRD ketika mendaftar magang di Boa.
Tiara memang sangat sedih dan kecewa karena kejadian di kantor kemaren. Namun karena harga dirinya yang terlalu tinggi, maka dia sudah memutuskan untuk tidak mengingat kejadian yang menyakitkan, yang sudah sangat melukai harga dirinya. Menangis sehari semalam menurutnya sudah cukup untuk meratapi kejadian menyakitkan itu.
Hari ini, ada hal yang lebih penting, yang harus Tiara pikirkan yaitu Tiara harus memikirkan strategi yang bagus agar dapat mengatakan kepada ayah dan kakaknya, bahwa dia ingin pindah magang ke perusahaan keluarga. Tapi dia harus dapat menemukan cara yang tepat agar kedua laki-laki tempramen itu tidak menceramahinya. Tiara gak mau mendapatkan kultum dari mereka setelah kejadian menyakitkan itu. Dia juga tidak mau mereka tahu, perlakuan Reza pada nya saat itu. Tiara masih ingat dengan jelas, Reza tidak hanya memarahinya tapi juga melemparkan bola karet yang hampir saja mengenai wajah Tiara. Bisa-bisa dua orang itu murka dan langsung membuat bangkrut Boa Fashion Company. Bagaimana nasib para babang, kalau perusahaan itu kenapa-napa! Pikir Tiara
Tiara berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Semenjak magang, mandi pagi sudah menjadi kebiasaan baru bagi Tiara.
Dilihat nya wajahnya di cermin yang terdapat di kamar mandi tersebut, "Debaaak!!" Seru nya, ketika melihat matanya yang bengkak pagi itu."Ternyata kalau banyak menangis bisa membuat mata jadi kayak mata kodok seperti ini." Lanjutnya, masih dengan melihat matanya yang bengkak. "Gimana ngilangin nya ya?hmmm." Tiara berpikir sejenak. "Mending gue mandi dan sholat dulu aja. Kali aja ntar setelah wudu jadi hilang!" Ujarnya, dan segera melepaskan pakaiannya dan masuk ke bathup.
"Segaaarnya!!!!!" Teriak Tiara, ketika merendam badannya di air hangat.
Setelah selesai mandi dan memakai baju handuknya, Tiara segera berwudhu untuk sholat subuh.
Tiara keluar dari kamar mandi, dan berdiri di cermin didekat meja hias nya. Kembali dia memperhatikan matanya. "Huft! Masih bengkak!" Gumamnya, sambil memegang bagian bawah matanya. "Aku browsing aja deh setelah sholat nanti, cara menghilangkan mata sembab" Katanya, dan segera memakai baju serta mukenahnya untuk sholat.
Sampai saat ini, selama hidupnya, Tiara memang tidak pernah menangis seperti kemaren. Jadi, fenomena mata kodok akibat menangis sehari semalam, memang tidak pernah dia temui.
Setelah selesai sholat subuh, Tiara mengambil handphone nya.
Lalu segera dia berselancar dikampung halamannya mbah google.
diketiknya. "cara menghilangkan mata bengkak akibat menangis"
Kemudian, munculah beberapa opsi yang diberikan oleh mbah google.
"Hmmm.... yang mana ya? Coba yang ini deh!" Serunya, dan memilih salah satu tip yang muncul di layarnya.
dan muncullah...
Tiara mulai membaca bagian atas dari artikel tersebut.
#Cara Menghilangkan Mata Sembap Setelah Menangis
"Wah, pas banget nih!" Gumamnya. Dan lanjut kebagian bawah artikel.
#Tekanan emosional dan stres tak jarang membuat seseorang menangis. Jika menangis terlalu banyak atau lama, hal ini bisa membuat mata sembap. Namun, Anda tak perlu khawatir. Ada beberapa cara menghilangkan mata sembap yang bisa dicoba.
"Ini nih, yang gue cari!" Ucapnya, sambil manggut-manggut. Dan meneruskan bacaannya.
#Ketika menangis, cairan berkumpul di jaringan sekitar mata dan kelopak mata. Inilah alasannya mengapa menangis terlalu lama bisa menyebabkan mata menjadi bengkak. Terkadang, menangis terlalu lama juga bisa membuat seseorang susah tidur sehingga mengalami mata panda.
"Ooo.. jadi istilahnya mata panda? hmm.. menurut gue lebih tepat dibilang mata kodok!" Komentar Tiara setelah membaca bagian awal artikel. Lalu dia melanjutkan bacaannya.
#Penyebab Lain Mata Sembap
Selain karena menangis, mata sembap juga disebabkan oleh:
#Alergi
##Mata sembap akibat alergi disebabkan oleh kontak antara mata dengan alergen (zat pemicu alergi). Alergen ini bisa berupa apa saja, seperti debu, bulu hewan, serbuk sari tanaman, hingga polusi atau asap.
##Reaksi alergi ini memicu tubuh untuk melepaskan histamin yang menyebabkan mata sembap dan kemerahan, berair, serta gatal-gatal. Selain mata sembap, reaksi alergi juga bisa disertai hidung tersumbat dan bersin-bersin.
#Posisi tidur yang salah
##Mata sembap juga bisa disebabkan oleh posisi tidur yang salah, seperti menyamping atau tengkurap semalaman. Akibatnya, cairan mengumpul di bawah mata selama Anda tidur.
#Kurang tidur
##Kurang tidur dapat menyebabkan kulit menjadi pucat dan kusam. Hal tersebut memungkinkan jaringan menjadi gelap dan pembuluh darah di bawah kulit menjadi lebih terlihat.
#Selain itu, kurang tidur juga menyebabkan penumpukkan cairan di bawah mata, sehingga membuat mata sembap dan terlihat bengkak. Biasanya, kurang tidur juga menimbulkan kantung mata dan area bawah mata menjadi gelap.
"Busyeeet!! Banyak banget yang bisa menyebabkan mata jadi kayak gini. Gue mesti hati-hati ke depannya." Serunya, dan terus membaca kelanjutan artikel tersebut.
#Tips Cara Menghilangkan Mata Sembap Setelah Menangis
"Nah, ini dia yang gue cari-cari!"
#Ada beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan mata sembab setelah menangis, yaitu:
#1. Kompres dingin
##Jika Anda ingin meredakan mata sembap dengan cepat, Anda bisa mengompres dingin area sekitar mata. Kompres dingin bertujuan untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi.
##Caranya, gunakan waslap atau handuk kecil yang telah dibasahi dengan air dingin, kemudian letakkan waslap dingin tersebut di bagian sekitar mata yang bengkak selama beberapa menit. Biasanya mata sembap akan mereda setelah beberapa saat diberi kompres dingin.
"Air dingin ya?" Tiara berpikir sesaat. " Mending lanjut baca dulu deh, kayaknya ada beberapa cara lain." Gumam Tiara, dan memutuskan untuk tidak mencoba cara pertama yang disarankan oleh penulis artikel tersebut.
#2. Kompres dengan kantong teh
##Selain menggunakan waslap dingin, Anda juga bisa mengatasi mata sembap dengan kompres kantung teh. Caranya, cukup basahkan dua kantung teh, kemudian dinginkan di dalam lemari pendingin selama 15-20 menit.
##Setelah dingin, ambil kantung teh tersebut dan letakkan di area mata selama 30 menit. Kandungan kafein di dalam teh, terutama teh hitam, dan suhu dingin dari kantung teh tersebut dapat membantu meringankan pembengkakan pada mata yang membuat mata menjadi sembap.
"Ribet!" seru Tiara, dan lanjut baca cara ketiga di artikel itu.
#3. Gunakan irisan mentimun
##Saat menggunakan masker wajah, biasanya irisan mentimun dingin sering digunakan untuk menutup area mata. Irisan mentimun ini bisa digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan mata sembap setelah menangis.
##Mentimun juga dianggap bisa meredakan pembengkakan pada mata. Caranya sangat mudah, potonglah mentimun menjadi beberapa irisan, lalu letakkan di area mata selama beberapa menit.
"Kayaknya gue pernah lihat teman gue di Paris dulu melakukan cara ini di apartemen nya." Tiara mencoba mengingat kembali memori nya saat di Paris. " Apa pakai ini aja ya?" Tanyanya, ragu. "Lanjutin baca dulu aja, ah!"
#4. Gunakan rol mata
"what? rol mata? apaan tuh?"Ujarnya, ketika melihat cara ke empat.
##Rol mata dilengkapi dengan gel pendingin yang mengandung kafein, sehingga memiliki efek yang sama seperti kantung teh, yaitu meredakan mata bengkak, serta mendinginkan dan melembapkan mata.
"Oo.. memang ada benda seperti itu ya? ayaya wae.. " Serunya, dan mulai membaringkan badannya di tempat tidur.
#5. Tidur yang cukup
"Emang, tidur gue tadi malam gak cukup apa? " Perasaan jam 8 malam abis isya gue udah tidur. Makan malam aja gue lupa!" Gerutunya kesal, melihat cara kelima yang direkomendasikan oleh penulis artikel.
##Saat sedang stres atau mengalami tekanan emosional yang berat, tak jarang seseorang menangis semalaman dan menjadi sulit tidur. Untuk mengatasi mata sembap, jangan lupa juga untuk tidur yang cukup, ya.
##Orang dewasa butuh tidur sekitar 7 – 9 jam setiap malamnya. Saat tidur, coba tinggikan kepala sedikit untuk membantu mengurangi pembengkakan pada mata.
##Sebenarnya mata sembap setelah menangis bisa hilang dengan sendirinya dalam waktu 1-2 hari.
##Akan tetapi, jika mata sembap yang Anda alami menimbulkan rasa nyeri di mata, pandangan menjadi kabur, mata terasa silau, atau gangguan penglihatan, maka Anda disarankan untuk segera menghubungi dokter guna mendapatkan pengobatan yang tepat.
#Terakhir diperbarui: 30 September 2019
#Ditinjau oleh : dr. Adrian
#Referensi
***
***
***
" Yah, ujung-ujungnya nih mata kodok eh mata panda akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 1-2 hari!" Ujar Tiara kecewa, setelah membaca artikel yang panjang kali lebar tersebut.
Di scroll nya kembali artikel itu ke laman paling atas,dan dibacanya tip nomor satu itu kembali. "Gue coba ini aja deh!"
Tiara keluar dari kamarnya, dia berjalan menuju kulkas di dapur. Tiara sengaja mengendap-endap, sambil melihat ke kiri ke kanan. Persis seperti seorang pencuri yang sedang melancarkan aksinya di rumah orang kaya.
"Aman!" Serunya pelan ketika sampai di depan kulkas. "Dibukanya pintu kulkas itu berlahan." Ketika Tiara sedang fokus mengambil beberapa es batu di lemari pendingin itu, tiba-tiba dia terkejut karena suara seorang wanita di belakangnya.
" Nona muda, sedang apa?" Tanya Bik minah, pelan. Dan mengagetkan Tiara.
Tiara otomatis memasukan wajahnya lebih dalam ke lemari es itu. Dia menelan Saliva nya. "Gubrak! Kok gue merasa seperti maling di rumah sendiri?"
" Ini bik, saya sedang mengambil batu es." Jawabnya, tetap pada posisi yang sama.
"Hmm.. apa wajah nona muda tidak dingin dimasukan ke dalam lemari es seperti itu?" Tanya sang pembantu, heran melihat wajah Tiara yang berada terlalu dalam di lemari es itu.
"Gak, papa bik. Ini sekalian sedang terapi anti keriput!" Jawabnya, asal.Berharap si bibik lekas pergi.
"Oo.. begitu ya non, kalau begitu, kapan-kapan bibik juga akan buat terapi seperti yang non lakukan ini. Mana tahu, nanti wajah bibik bisa semulus wajah non Tiara!" Jawab si bibik polos.
Tiara terkikikan di dalam lemari es, "Ya Allah, ampuni dosa ku ini! Yang sudah bohong pada si bibik!" Gumamnya dalam hati.
"Bik, bisa ambilin baskom kecil gak? Terus entar antarin ke kamar saya ya. Handuk kecil untuk muka sekalian.Saya mau maskeran abis ini!" Perintah Tiara, agar si bibik segera pergi dari situ. Karena Tiara sudah gak tahan menahan dingin di wajahnya.
"Oo.. setelah terapi di freezer mesti dilanjutin dengan dimasker ya non?" Tanya si bibik, kepo, nukannya malah pergi mencari barang-barang yang diminta oleh Tiara.
"Iya, bik! Bener!!" Tiara mulai menggigil kedinginan.
" Jadi terapi di freezer nya berapa lama, non?" Si bibik masih lanjut bertanya.
Tiara benar-benar udah tidak tahan. Di tutup nya pintu kulkas dan langsung memandang ke bawah. "Tujuh menit aja cukup, bik!" Ujarnya, menggigil. "Dan tolong sekarang bibik ambilkan semua yang saya minta tadi." Perintah Tiara, sambil menahan dingin.
"Baik, non!" Si bibik akhirnya pergi mencari barang-barang yang diminta Tiara.
"Ya, Allah. Hampir aja aku jadi manusia eskimo!" Serunya, dan segera naik ke kamar nya sambil membawa beberapa bongkahan es batu.
"Tok.. tok.. tok.. " Terdengar suara ketukan dari luar kamar Tiara.
Tiara sudah dapat menduga siapa yang datang, siapa lagi kalau bukan si bibik kepo yang datang sambil ngantarin barang-barang yang diminta Tiara. Segera Tiara mengambil posisi duduk di tempat tidur dengan membelakangi pintu masuk.
"Masuk" Perintah Tiara dari dalam kamar.
" Ini barang-barang yang non minta." Kata si bibik pelan, sambil memperhatikan tingkah laku nona mudanya.
"Letakin aja di meja bulat itu, bik." Perintah Tiara, tanpa menoleh ke si bibik. " Kalau udah, bibik boleh keluar." Lanjutnya.
" Baik, non." Si bibik pun meletakan baskom dan handuk kecil bersih itu di atas meja bundar di sudut kamar Tiara. Lalu mau tidak mau dia harus segera keluar, karena si nona muda sudah tidak memerlukan dia di dalam kamar itu. Walaupun sebenarnya dia masih kepo dengan kelanjutan terapi anti keriput tadi, si bibik tetap melangkah keluar.
"Huft, syukur si bibik Markonah eh bibik Minah udah keluar." Dengan cepat Tiara mengunci pintu kamarnya. Dan mengambil handphone nya untuk melihat tahapan menghilangkan mata bengkak dengan tip yang pertama.
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🤣🤣🤣🤣
lsng minta d kelonin