NovelToon NovelToon
Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Mengubah Takdir
Popularitas:698
Nilai: 5
Nama Author: indah Mayaddah f

Ikhtisar :

Dia bernama Ayu Purnama, anak ketiga dari empat bersaudara. Dari keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai supir bus sedangkan ibunya pedagang tas ayaman. Ayu memiliki 2 kakak laki-laki dan 1 adik laki-laki, Ayu kembar dengan kakak keduanya. Tapi sayangnya, meski pun Ayu anak kandung dari keluarga tersebut dia selalu di sisihkan oleh sang ibu. Karena sang ibu hanya ingin memiliki anak laki-laki, ibunya berpikir kalau anak perempuan tidak akan bisa mengangkat derajat keluarganya dan keluar dari keterpurukan.

Suatu hari, ada seorang laki-laki dari keluraga kaya raya yang menyukainya karena kecantikan dan kegigihannya. Tetapi Ayu masih memiliki keinginan untuk melanjutkan kuliah, dia nekat untuk kabur dari rumahnya untuk mewujudkan cita-citanya. Apakah kepergian Ayu kan membuahkan hasil dan menjadi sukses setelah meninggalkan rumahnya itu ? Silahkan simak ceritanya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah Mayaddah f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 Siapa Itu Elina ?

“Setiap kesulitan adalah kesempatan untuk menjadi lebik kuat”

\_ Ayu Purnama\_

Ayu tak menjawab pertanyaan dari nenek itu, membuat nenek itu jadi bingung.

“Elina, apa kamu baik-baik saja ?” Tanya Nenek tua itu yang terlihat sangat khawatir melihat keadaan Ayu

“Aku merasa pusing sekali nek” Jawab Ayu sambil memijat pelipisnya

Ayu tidak berbohong, memang Ayu merasa sedikit pusing.

“Apa dokter terlalu banyak mengambil darah kamu ?” Tanya Nenek lagi

“Entahlah, saya tidak tahu” Jawab Ayu seraya menggelangkan kepalanya

“Kamu tunggu sebentar ya” Ucap Nenek itu bergegas keluar

Setelah nenek itu pergi, pembicaraan mereka berlanjut.

“Nama orang tua kamu siapa ?” Tanya Arka

“Nama bapakku Asep dan ibuku bernama Lastri” Jawab Ayu

“Apa mungkin kalian kembar” Ujar Arka

“Siapa ?” Tanya Ayu bingung

“Kamu dan Elina” Jawab Arka

“Itu tidak mungkin, karena aku juga memiliki kembaran yang bernama Aizam. Kita kembar sepasang” Ujar Ayu

“Tapi kenapa kalian sangat mirip sekali ?” Tanya Arka

“Ya aku tidak tahu” Jawab Ayu

“Bisakah kamu membantuku ?” Tanya Arka

“Apa ?” Tanya Ayu

“Mencari tahu keberadaan Elina yang asli” Jawab Arka

“Tapi bagaimana caranya ?” Tanya Ayu

Lalu Arka membisikkan sesuatu ke telingan Ayu …

“Bagaimana ?” Tanya Arka

“Tapi aku sedang kuliah, terus bagaimana aku sambil mengurus perusahaan dari ayahnya Elina ?” Ujar Ayu

“Memangnya kamu kuliah di kampus mana ?” Tanya Arka

“Di kampus UGM dan aku mengambil jurusan manajemen” Jawab Ayu

“Bagus, itu bisa membantu kamu dalam menjalankan tugas ini” Ujar Arka

“Tunggu sebentar, bisakah kamu menceritakan siapa itu Elina kepadaku karena aku tidak mengenalinya sama sekali ?” Tanya Ayu

“Elina adalah anak tunggal dari om Alvin dan tante Alessa, tapi dia pergi dari rumah karena tidak mau di jodohkan oleh om Alvin sedangkan tante Alessa sudah meninggal dunia saat setelah melahirkan Elina” Jawab Arka

“Kasihan sekali” Ucap Ayu

“Itu sebabnya, kenapa om Alvin gencar mencari Elina sampai di jatuh sakit” Jawab Arka

“Sudah berapa lama Elina pergi dari rumah ?” Tanya Ayu

“Sudah 3 bulan lebih Elina meninggalkan rumahnya, dan keluarganya belum mendapatkan kabar apa pun tentang dia” Jawab Arka

Tap

Tap

Tap

Ayu kembali berbaring, saat mendengar langkah suara menuju tempatnya.

“Apa yang anda rasakan nona ?” Tanya Dokter seraya memeriksa Ayu

“Saya tidak apa-apa dokter, saya lelah dan ingin cepat pulang” Jawab Ayu

“Istirahat dulu, saya akan memberikan vitamin untuk anda” Ujar Dokter

“Baiklah” Jawab Ayu

“Kali ini kamu harus menurut, nenek janji tidak akan memaksa kamu untuk menikah lagi. jangan pergi lagi dari nenek ya” Ucap Nenek itu seraya menggenggam tangan Ayu.

“Nek, siapa nama nenek ?” Tanya Ayu

Mendengar pertanyaan dari Ayu, membuat hati nenek itu teriris karena cucu kesayangannya tidak mengenalinya sama sekali.

“Elina, apa benar kamu hilang ingatan ?” Tanya Nenek memastikan

Menurut laporan dari orang kepercayaannya, memang katanya cucunya itu hilang ingatan. Dan dia sekarang percaya, setelah melihat Ayu seperti orang bingung. Dia masih mengira kalau Ayu itu cucunya, yang sudah beberapa bulan tidak pulang.

“Nenek, aku …” Ucap Ayu berhenti karena merasa tidak enak

“Sudah tidak apa-apa, selama beberapa bulan kamu pergi dari rumah. Tidak ada yang tahu apa yang sudah terjadi dengan kamu, kalau kamu lupa sama nenek, nenek tidak akan marah” Ujar Nenek itu seraya mengusap pucuk kepala Ayu

“Nama nenek Sumitra Cassarius” Lanjut Sumitra dengan sedikit mata berkaca-kaca

Maksud Ayu ingin mengatakan jika dia bukanlah Elina, tetapi Sumitra seolah tidak memberinya kesempatan untuk berbicara.

Ayu masih terdiam, tak tahu harus berbuat apa sekarang. Melihat nenek itu, entah mengapa seperti ada ikatan batin meskipun jelas-jelas Ayu bukan anak kandung Alvin.

Ponsel di dalam tas yu berdering, Ayu segera mengambil benda pipih itu.

Ayu [Assalamu’alaikum]

Evi [Kamu dimana sekarang ? Aku khawatir sama kamu, ini sudah larut malam begini kamu belum pualng juga]

Ayu [Aku ada di rumah sakit]

Evi [Kamu sakit Yu ? Kenapa kamu tidak memberitahu aku ?]

Ayu [Nanti aku ceritakan kalau sudah sampai rumah ya, karena aku tidak bisa cerita di telpon]

Evi [Oke, aku tunggu kamu di rumah sekarang]

Ayu [Assalamu’alaikum]

Evi [Wa’alaikumsalam] lalu memutuskan telponnya

Arka terkejut saat Ayu mengucapkan salam …

“Apa kamu seorang muslim ?” Tanya Arka

“Iya, aku terlahir muslim” Jawab Ayu

“Tetapi keluarga Elgran itu keluarga Nasrani, kamu harus tahu jika nanti kamu ikut tinggal di sana saat kita menjalankan misi” Ucap Arka

“APA ?!” Tanya Ayu terkejut

“Iya, dan kamu harus ingat ya” Jawab Arka

“Dan bagaimana kalau nanti aku ikut tinggal di sana kalau aku tidak bisa ikut dalam ibadah mereka ?” Tanya Ayu

“Tenang, kamu bisa mencari alasan yang masuk akal nanti” Jawab Arka

“Aku mau pulang sekarang, temanku khawatir dan akan mau pamit dulu dengan nenek itu” Ujar Ayu

“Biar aku yang mengantarkan kamu ke sana” Ucap Arka

“Tidak usah, aku bisa pulang sendiri” Tolak Ayu

“Jangan menolak, agar aku bisa tahu dimana kamu tinggal takutnya terjadi sesuatu sama kamu dan menghancurkan rencana kita” Ujar Arka

“Baiklah” Jawab Ayu

Ayu dan Arkan keluar dari ruagan itu, untuk menemui Sumitra dan izin ingin menemi teman Ayu yang telah menolongnya selama ini.

“Kamu mau kemana ?” Tanya Sumitra

“Aku mau keluar sebentar nek, mau bertemu dengan temanku yang telah menolongku beberapa bulan ini. Karena dia, aku bisa hidup sampai sekarang” Jawab Ayu

“Tapi kamu jangan pulang larut malam ya, nenek khawatir kamu kenapa-napa” Ujar Sumitra

“Iya nek, aku akan di temani oleh Arka” Jawab Ayu

“Nenek titip Ayu yah, nak Arka” Ujar Sumitra

“Iya nek, aku akan menjaga Ayu” Jawab Arka

Lalu keduanya bersalaman

“Kami pamit dulu ya nek, assalamu’alaikum” Ucap Ayu

“Sayang kamu jangan ucapkan salam itu, tapi salom. Kamu bukan muslim, kamu itu non muslim” Tegur Sumitra membuat Ayu lupa karena sudah terbiasa

“Maaf nek, aku lupa karena aku terbiasa dengan orang-orang sekeliling aku selama ini” Jawab Ayu

“Iya, gak papa sayang” Ucap Sumitra

“Kalau begitu kita pamit ya nek” Ujar Arka takut Ayu mengucapkan kata-kata menurut islam lagi

“Iya nak, hati-hati dijalannya” jawab Sumitra yang diangguki oleh keduanya

Keluar dari rumah sakit, Ayu membuka pembicaraan dengan Arka.

“Bagaimana aku bisa berbaur dengan keluarga itu Arka ? Sedangkan aku nanti 24 jam, aku beribadah sebanyak 5 waktu” Ujar Ayu

“Kamu kalau mau sholat disana, kamu harus mnegunci pintu kamar itu dan jendelanya harus di tutup dengan rapat” Jawab Arka

“Iya,semoga aku tidak lupa” Ujar Ayu

*****

Sepanjang jalan, Ayu memberitahu jalan menuju rumah Evi. Setelah berkendara 1 jam, akhirnya mereka sampai di rumah Evi.

“Assalamu’alaikum” Ucap Ayu sambil memasuki rumah

“Wa’alaikumsalam” Ujar Evi

“Kamu pulang sama siapa Yu ?” Tanya Evi

“Ini teman ku, ada yang harus aku ceritakan sama kamu Vi” Jawab Ayu

Ayu pun menceritakan semuanya kepada Evi dan Arka, dari mulai dia diikuti oleh seseorang sampai dia mendonorkan darahnya.

“Yu, kenapa kamu tidak katakan kalau kamu bukan dari mereka ? Ini malah kamu sudah jauh” Ujar Evi merasa khawatir

“Entah kenapa, tiba-tiba hatiku merasa iba” Jawab Ayu jujur

Ayu yang selalu waspada dengan siapa pun, nyatanya tidak bisa mencurigai seorang nenek tua yang memang benar-benar kehilangan cucunya itu.

“kamu ini aneh sekali, peduli pada orang yang tidak kamu kenal sama sekali” Ucap Evi

“Maaf Vi, aku orangnya cepat kasihan sama orang lain” Jawab Ayu

“Tidak papa, yang terpenting mereka tidak mencelakai kamu” Ucap Evi

“Aku bahkan mendonorkan darahku untuk tuan Alvin” Jawab Ayu

“Apa ?!” Tanya Evi kaget

Mendengar kata-kata Ayu, Evi hampir tak percaya.

“Kok bisa kamu mendonorkan darah kamu padanya ?” Tanya Evi

“Tadinya aku berpikir, setelah mereka mengambil sampel darahku. Mereka akan percaya kalau aku bukan keluarga mereka. Sehingga mereka tidak perlu menyuruh orang untuk memata-matai aku terus, tetapi anehnya golongan darahku itu sama dengannya” Jelas Ayu

“Aneh sekali, kenapa bisa covo seperti itu ? Apa jangan-jangan kamu itu benar-benar gadis itu ?” Tanya Evi

“Apa yang kamu pikirkan Vi ? Bukankah kita dari kecil selalu bersama ? Kenapa kamu tidak mengenali aku ?, aku hanya mirip saja jadi wajar jika mereka memperlakukan aku seperti ini” Ujar Ayu

“Kamu benar, apa pun itu kamu bukan dia dan kamu tidak bisa menjadi orang lain” Jawab Evi

“Vi, aku mau membantu Arka untuk mecari tahu keberadaan Elina. Agar masalah ini cepat selesai, aku ingin terbebas dari ini semua dan pulang ke Bandung” Ujar Ayu

“Kamu serius Yu ?” Tanya Evi

“Iya Vi, karena aku ingin hidup tenang setelah lulus kuliah nanti” Jawab Ayu

“Aku akan selalu mendukung kamu Yu” Ucap Evi

“Makasih ya, Vi. Kamu memang sahabat yang terbaik aku” Ujar Ayu

“Sama-sama, dan kamu harus resign bekerja di toko kak Nazmi tidak mungkin kan kamu masih bekerja disana sambil menjalankan misi ini” Saran Evi

“Iya Vi, sekarang aku mau ke rumah kak Nazmi dan memberitahukan semuanya” Jawab Ayu

“Tapi ngomong-ngomong siapa dia, Yu ?” Tanya Evi sambil menunjuk Arka

“Oh ini Arka, sahabatnya Elina dan perkenalkan Arkan ini Evi sahabat aku dari kecil” Jawab Ayu

“Evi” Ucap Evi memperkenalkan

“Arka” Jawab Arka

“Dan untuk hari besok dan seterusnya mungkin aku akan menginap di rumah itu, dan mulai mencaritahu dimana keberadaan Elina yang asli” Ujar Ayu

“Aku pasti kangen dengan kamu Yu” Kata Evi

“Kita pasti akan bisa ketemu nanti di kampus, dan aku akan bersembunyi-sembunyi jika ada jadwal kampus” Jawab Ayu

“Oke, setuju” Ujar Evi sambil memeluk Ayu

1
Rima Rismawati
Ternyara Rasmisi yang memculik Ayu, bikin greget aja. Lanjut thor, makin seru nih 👍
Rima Rismawati
Akhirnya ayu bertemu dengan keluarga kandungnya, bagaimana respon Lastri ya kalau Ayu dan Aizam bukan anak kandungnya ? Jadi penasaran
Rima Rismawati
Dasar si Laura yang tidak punya ahlak
Rima Rismawati
Thour tulisannya ada yang typo seditit🤭
Rima Rismawati
semangat thour nulis novelnya 👍
Rima Rismawati
Novel baru lagi nih thour
indah Mayaddah f
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!