NovelToon NovelToon
Melodi Cinta Untuk Davin

Melodi Cinta Untuk Davin

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:181.2k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Hati Davin hancur ketika mengetahui cintanya pada Renata juniornya, bertepuk sebelah tangan dan ternyata hanya dimanfaatkan untuk kepentingan karir.

Dia lalu memilih pergi menjadi relawan medis di daerah bencana, dan bertemu Melodi, gadis yatim piatu nan tangguh merawat adiknya yang lumpuh

Ketulusan dan ketegaran Melodi mampu membuat Davin terpikat. Namun, perbedaan status di antara mereka terlalu besar membuat Melodi ragu.

Mampukah Davin meyakinkan Melodi bahwa cinta sejati tak mengenal batas? Atau justru perbedaan akan memisahkan mereka selamanya?

Yuk, ikuti kisahnya hanya di sini;
"Melodi Cinta Untuk Davin" karya Moms TZ, bukan yang lain

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Kejahilan Mami Mia

Beberapa saat sebelumnya

Di kediaman Al Ghifari, Mami Mia tampak mondar-mandir, sudah mirip setrikaan. Sebentar menengok jam di dinding, sebentar melongok ke halaman. Namun, setelah lama menunggu tak kunjung datang yang ia tunggu.

"Ke mana itu anak, masa lama benar, nggak nyampe-nyampe," gumamnya sedikit cemas.

"Kenapa, Mi?" tanya Vira baru saja turun dari lantai atas.

"Ini loh, Sayang. Adikmu kenapa belum nyampe juga. Bukankah seharusnya perjalanan cuma tiga sampai empat jam. Ini sudah jam berapa, coba?" kata Mami Mia, tak bisa lagi menyembunyikan kecemasannya.

"Mungkin macet kali, Mi. Atau ada gangguan kecil di jalan." Vira mencoba menenangkan.

"Atau kalau nggak, coba telepon Pak Makmur saja, Mi," imbuhnya memberi solusi.

"Ah iya, kamu benar. Saking khawatirnya mami sampai nggak kepikiran buat telepon Pak Makmur." Mami Mia memijit pelipisnya sebentar, mencari kontak Pak Makmur lalu menekan nomor tersebut.

"Ya, assalamualaikum, Bu?" ucap Pak Makmur begitu mengangkat telepon.

"Pak Makmur masih berada di mana? Kenapa lama sekali belum sampai juga di rumah?" tanya Mami Mia dengan nada khawatir.

"Eh, anu, Bu. Itu... Anu..." Pak terlihat ragu-ragu untuk menjawab.

"Apaan sih, Pak. Itu, anu, yang jelas kalau ngomong, dong!" ujar Mami Mia, nada suaranya sedikit meninggi.

"Begini, Bu. Mas Davin membawa Mbak Melodi ke apartemennya. Soalnya... anu, Bu." Pak Makmur tampak bingung. "Duh, gimana ini cara ngomongnya," gumamnya dalam hati.

"Anu lagi, emang anu apaan, hahhh!" Mami Mia tampak tak sabar.

"Awas ya, kalau sampai Pak Makmur kongkalikong sama Davin," sambungnya sedikit mengancam.

"Begini, Bu. Sebaiknya Ibu datang saja langsung ke sini, ke apartemen Mas Davin," cetus Pak Makmur

Mami Mia buru-buru menutup sambungan telepon. "Vira, ayo, temani mami ke apartemen si Adik," ujarnya mengajak sang menantu yaitu istri Darrel.

Begitu sampai di sana, Mami Mia langsung masuk ke dalam unit hunian Davin dan melihat seorang anak lelaki duduk di kursi roda sambil menonton tivi. Ia tersenyum, lantas menghampiri Alvian.

"Halo, namanya siapa, Sayang?" tanyanya lembut.

Alvian mengerjap matanya bingung, tetapi dia menjawab dengan sopan. "Nama saya Alvian, Bu. Adiknya Kak Mel." Bocah itu lantas meraih tangan Mami Mia lalu menciumnya takzim.

Mami Mia tersenyum, hatinya merasa tersentuh, ia mengusap kepala Alvian penuh kasih.

"Terus Kak Mel sama Kak Davin, di mana?" tanya Mami Mia lagi.

"Tadi Kak Davin mengajak Kak Mel melihat kamarnya," jawab Alvian sambil menunjuk ke arah kamar, di mana Davin dan Melodi berada.

"Baiklah, terima kasih, ya. Lanjutkan nonton tivinya," kata Mami Mia. Alvian pun mengangguk.

Mami Mia bergegas menuju kamar dan netranya membulat seketika, kala melihat Davin dan Melodi tengah berpelukan.

.

.

.

"Sakit, Mi. Please lepasin dong, Mi," rengek Davin pada sang mami.

Namun, Mami Mia tak menggubris, ia masih terus menjewer telinga putra bontotnya itu.

Melodi yang melihat adegan tersebut merasa bersalah, sebab Davin hanya menurutinya. Tiba-tiba ia menjatuhkan dirinya dan bersimpuh.

"Maafkan saya, Bu. Mas Davin tidak bersalah apa-apa. Sayalah yang bersalah. Tolong, maafkan dia," mohonnya dengan tulus.

"Saya...saya takut dan merasa tidak percaya diri untuk bertemu keluarganya Mas Davin, jadi dia berinisiatif membawa kami kemari," ucap Melodi, suaranya terdengar bergetar.

Melihat apa yang dilakukan Melodi, Davin menggelengkan kepala. Begitu pula dengan Mami Mia. Bahkan Vira yang berada di ruang tamu pun ikut masuk dan ia terkejut dengan apa yang dilakukan Melodi.

Namun, bukan Mami Mia namanya jika tidak bersikap jahil. Ia seperti mendapatkan ide untuk bermain-main. Sambil melipat kedua tangannya, wanita paruh baya yang masih cantik itu menatap Melodi dengan pandangan yang sulit ditebak.

"Lalu, apa yang membuatmu merasa takut? Apa kamu pikir kami ini akan memakan manusia? Iiih...kamu mah, nyamain kami dengan kanibal?" Wanita paruh baya itu melengos dengan dagu terangkat.

"Oh, bukan begitu maksud saya, Bu." Melodi menggeleng ribut.

"Terus apa maksudmu? Apa kamu mau mangkir dari janjimu?"

"J-janji...?" Melodi tampak bingung.

"Mi, please. Jangan jahilin Melodi dong, Mi. Kasihan dia." Davin menimpali.

"Diam deh, Dik! Kamu nggak usah ikut campur urusan perempuan!" sentak sang mami.

Kemudian ia kembali menatap tajam ke arah Melodi.

"Bukankah kamu bilang bersedia menjadi kekasih Davin, bahkan jika harus menikah saat ini juga kamu siap, kan?" cibirnya seraya menyebikkan bibirnya.

Glek

Melodi berusaha menelan ludahnya dengan susah payah. Saat itu ia terpancing emosi sehingga tanpa pikir panjang langsung berucap seperti itu agar tidak terintimidasi oleh Dahlia dan ibunya. Dan sekarang apakah dia benar-benar telah siap jika ditagih janjinya? Jawabannya, ia sendiri pun tak tahu.

"Saya..." Melodi menatap Davin sambil mengerjapkan mata seolah meminta bantuan.

"Ayo, jawab! Apa kamu sudah siap menjadi istri Davin?" desak Mami Mia.

"Emmm...begini, Bu. Saya hanyalah gadis miskin dan tidak tamat SMA, saya juga memiliki adik yang lumpuh. Jika menikah dengan Mas Davin, apakah kami tidak akan menjadi beban?"

"Saya tidak ingin Mas Davin menyesal di kemudian hari. Sementara di luaran sana pasti banyak gadis yang berlomba untuk meraih hatinya," papar Melodi panjang lebar.

Mami Mia terhenyak, sorot matanya melembut. "Astaga...benar-benar gadis yang polos apa bodoh? Dia sudah tahu Davin mecintainya tapi masih saja meragukannya."

"Sebenarnya kamu itu cinta sama anak saya, nggak, sih?" tanya Mami gemas.

Melodi tersenyum tipis lalu mengangguk mantap.

"Jawab yang benar, bilang kamu cinta sama Davin, anak saya!" tekan Mami Mia.

"Saya mencintai Mas Davin, Bu. Mau dia kaya atau miskin, saya tetap cinta sama dia, karena harta bisa dicari sama-sama," ucap Melodi tanpa keraguan.

Davin yang mendengar pengakuan Melodi, secara reflek bergegas memeluk gadis tambatan hatinya itu. Namun, belum juga terlaksana niatnya, Mami Mia sudah terlebih dahulu menarik kerah kemejanya dari belakang.

"Eh, eh, eh...! Mau ngapain kamu? Enak aja main peluk peluk anak orang!" gertak sang mami.

"Kalian harus menikah dulu, setelah itu bebas mau ngapain aja," tegas Mami Mia.

"Menikah...?"

"Siapa takut?"

.

.

.

Entahlah moms ini nulis apa, semoga kalian terhibur.

1
juwita
desa sukun desa nangka desa campedak🤣
Mur Lina
Yaa kapan mulai sekolahnya Melodi keburu hamil dn adiknya Alvian akan di operasi sesuai dgn janji Davina 🤣🙏
Mur Lina
putar2 setan si Renata kepo dgn pengantin baru 🤣🤣🤣
Mur Lina
Syirik amat tu siii bunga Dahlia 😄TDK sesuai dgn nama dan sifatnya 🤣🤣🤣
RiriChiew🌺
ibu akhirnya aku lunas baca ini yaa, ternyata 3 bab aja ku terlewat maafkeun yaa 🙏 ibu othor the best kok /Kiss/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 👍👍👍👍👍
total 3 replies
Cucu Siti Hodijah
kapan alvian diobati?
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: baca aja kak, karya ini kan sudah tamat🤭
total 1 replies
Ami ahmad
keadilan akhirnya memihak pada melodi...👍
ceuceu
Marathon bacanya tau" tamat thor.
bagus ceritanya/Rose/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: makasih, klo akak suka🫰
total 1 replies
ceuceu
Ga semua yg berpendidikan pintar,renata poppy berpendidikan tapi bodoh
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
ceuceu
Ya ampun bayangin bidan desa tantrum guling" kaya anak kecil tantrum pengen balon/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: kasih permen kak🤭
total 1 replies
YaN Nie
Pengen ku racun tuh si Dahlia dengan racun tikus 🤪
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
Patrick Khan
makasi ada cerita br nya bu😍😍😍😍
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huummm
total 1 replies
Patrick Khan
wahh mel mel hamil selamat ya
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: tengkyu akak🫰
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
yaahhh TAMAT
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: udah gak ada ide, semua udah pada posinya masing masing
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
🥺🥺🥺🥺🥺 mengsedih, moms iris bawangnya brp kilo
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤣🤣🤣🤣🤣, yg ngetiknya aja sambil ngiris bawang
total 1 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
kyknya harus banyakin stok sabar
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul betul betul🤣
total 1 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
aseeekkkkk. semangat ibu
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: makasih, akak 😍😍😍
total 1 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
kyk maraton jadinya
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Siti Muntamah
lha ini yang kutunggu cerita si danish kok q baca jadi ikutan darah tinggi suami alma punya istri dan anak dgn wanita lain
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: sabar ya kak🫰
total 1 replies
Nar Sih
satu vote buat kebahagiaan mas dr davin juga melody moomz😍
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: waah, makasih mbak😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!