NovelToon NovelToon
Melodi Cinta Untuk Davin

Melodi Cinta Untuk Davin

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:29.9k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Hati Davin hancur ketika mengetahui cintanya pada Renata juniornya, bertepuk sebelah tangan dan ternyata hanya dimanfaatkan untuk kepentingan karir.

Dia lalu memilih pergi menjadi relawan medis di daerah bencana, dan bertemu Melodi, gadis yatim piatu nan tangguh merawat adiknya yang lumpuh

Ketulusan dan ketegaran Melodi mampu membuat Davin terpikat. Namun, perbedaan status di antara mereka terlalu besar membuat Melodi ragu.

Mampukah Davin meyakinkan Melodi bahwa cinta sejati tak mengenal batas? Atau justru perbedaan akan memisahkan mereka selamanya?

Yuk, ikuti kisahnya hanya di sini;
"Melodi Cinta Untuk Davin" karya Moms TZ, bukan yang lain

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Kejahilan Mami Mia

Beberapa saat sebelumnya

Di kediaman Al Ghifari, Mami Mia tampak mondar-mandir, sudah mirip setrikaan. Sebentar menengok jam di dinding, sebentar melongok ke halaman. Namun, setelah lama menunggu tak kunjung datang.

"Ke mana itu anak, lama benar gak nyampe-nyampe," gumamnya sedikit cemas.

"Kenapa, Mi?" tanya Vira baru saja turun dari lantai atas.

"Ini loh, Sayang. Adikmu kenapa nggak nyampe-nyampe juga. Bukankah seharusnya perjalanan cuma tiga sampai empat jam. Ini sudah jam berapa, coba?" kata Mami Mia, tak bisa lagi menyembunyikan kecemasannya.

"Mungkin macet kali, Mi. Atau ada gangguan kecil di jalan." Vira mencoba menenangkan.

"Atau kalau nggak, coba telepon Pak Makmur saja, Mi," imbuhnya memberi solusi.

"Ah iya, kamu benar. Saking khawatirnya mami sampai nggak kepikiran buat telepon Pak Makmur." Mami Mia memijit pelipisnya sebentar, mencari kontak Pak Makmur lalu menekan nomor tersebut.

"Ya, assalamualaikum, Bu?" ucap Pak Makmur begitu mengangkat telepon.

"Pak Makmur masih di mana? Kenapa lama sekali belum sampai juga di rumah?" tanya Mami Mia dengan nada khawatir.

"Eh, anu, Bu. Itu... Anu..." Pak terlihat ragu-ragu untuk menjawab.

"Apaan sih, Pak. Itu, anu, yang jelas kalau ngomong, dong!" ujar Mami Mia, nada suaranya sedikit meninggi.

"Begini, Bu. Mas Davin membawa Mbak Melodi ke apartemennya. Soalnya... anu, Bu." Pak Makmur tampak bingung. "Duh, gimana ini cara ngomongnya," gumamnya dalam hati.

"Anu lagi, emang anu apaan, hahhh!" Mami Mia tampak tak sabar.

"Awas ya, kalau sampai Pak Makmur kongkalikong sama Davin," sambungnya sedikit mengancam.

"Begini, Bu. Sebaiknya Ibu datang saja langsung ke sini, ke apartemen Mas Davin," cetus Pak Makmur

Mami Mia buru-buru menutup sambungan telepon. "Vira, ayo, temani mami ke apartemen si Adik," ujarnya mengajak sang menantu yaitu istri Darrel.

Begitu sampai di sana, Mami Mia langsung masuk ke dalam unit hunian Davin dan melihat seorang anak lelaki duduk di kursi roda sambil menonton tivi. Ia tersenyum, lantas menghampiri Alvian.

"Halo, namanya siapa, Sayang?" tanyanya lembut.

Alvian mengerjap matanya bingung, tetapi dia menjawab dengan sopan. "Nama saya Alvian, Bu. Adiknya Kak Mel." Bocah itu meraih tangan Mami Mia lalu menciumnya takzim.

Mami Mia tersenyum, hatinya merasa tersentuh, ia mengusap kepala Alvian penuh kasih.

"Terus Kak Mel sama Kak Davin, di mana?" tanya Mami Mia lagi.

"Tadi Kak Davin mengajak Kak Mel melihat kamarnya," jawab Alvian sambil menunjuk ke arah kamar, di mana Davin dan Melodi berada.

"Baiklah, terima kasih, ya. Lanjutkan nonton tivinya," kata Mami Mia. Alvian pun mengangguk.

Mami Mia bergegas menuju kamar dan netranya membulat seketika, kala melihat Davin dan Melodi tengah berpelukan.

.

.

.

"Sakit, Mi. Please lepasin dong, Mi," rengek Davin pada sang mami.

Namun, Mami Mia tak menggubris, ia masih terus menjewer telinga putra bontotnya itu.

Melodi yang melihat adegan tersebut merasa bersalah, sebab Davin hanya menurutinya. Tiba-tiba ia menjatuhkan dirinya dan bersimpuh.

"Maafkan saya, Bu. Mas Davin tidak bersalah apa-apa. Sayalah yang bersalah. Tolong, maafkan saya," mohonnya dengan tulus.

"Saya...saya takut dan merasa tidak percaya diri untuk bertemu keluarganya Mas Davin, jadi dia berinisiatif membawa saya kemari," ucap Melodi, suaranya terdengar bergetar.

Melihat apa yang dilakukan Melodi, Davin menggelengkan kepala. Begitu pula dengan Mami Mia. Bahkan Vira yang berada di ruang tamu pun ikut masuk dan ia terkejut dengan aksi Melodi.

Namun, bukan Mami Mia namanya jika tidak bersikap jahil. Ia seperti mendapatkan ide untuk bermain-main. Sambil melipat kedua tangannya wanita paruh baya yang masih cantik itu, menatap Melodi dengan pandangan yang sulit ditebak.

"Lalu, apa yang membuatmu merasa takut? Apa kamu pikir kami ini akan memakan manusia? Iiih...kamu mah, nyamain kami dengan kanibal?" Wanita paruh baya itu melengos dengan dagu terangkat.

"Oh, bukan begitu maksud saya, Bu." Melodi menggeleng ribut.

"Terus apa maksudmu? Apa kamu mau mangkir dari janjimu?"

"J-janji...?" Melodi tampak bingung.

"Mi, please. Jangan jahilin Melodi dong, Mi. Kasihan dia." Davin menimpali.

"Diam deh, Dik! Kamu nggak usah ikut campur urusan perempuan!" sentak sang mami.

Kemudian ia kembali menatap tajam ke arah Melodi.

"Bukankah kamu bilang bersedia menjadi kekasih Davin, bahkan jika harus menikah saat ini juga kamu siap, kan?" cibirnya seraya menyebikkan bibirnya.

Glek

Melodi berusaha menelan ludahnya dengan susah payah. Saat itu ia terpancing emosi sehingga tanpa pikir panjang langsung berucap begitu, agar tidak terintimidasi oleh Dahlia dan ibunya. Dan sekarang apakah dia benar-benar telah siap jika ditagih ucapannya? Jawabannya ia sendiri pun tak tahu.

"Saya..." Melodi menatap Davin sambil mengerjapkan mata seolah meminta bantuan.

"Ayo, jawab! Apa kamu sudah siap menjadi istri Davin?" desak Mami Mia.

"Emmm...begini, Bu. Saya hanyalah gadis miskin dan tidak tamat SMA, saya juga memiliki adik yang lumpuh. Jika menikah dengan Mas Davin, apakah kami tidak akan menjadi beban?"

"Saya tidak ingin Mas Davin menyesal di kemudian hari. Sementara di luaran sana pasti banyak yang berlomba untuk meraih hatinya," papar Melodi panjang lebar.

Mami Mia terhenyak, sorot matanya melembut. "Astaga...benar-benar gadis yang polos apa bodoh? Dia sudah tahu Davin mecintainya tapi masih saja meragukannya."

"Sebenarnya kamu itu cinta sama anak saya, nggak?" tanya Mami gemas.

Melodi tersenyum tipis lalu mengangguk mantap.

"Jawab yang benar, bilang kamu cinta sama Davin, anak saya!" tekan Mami Mia.

"Saya mencintai Mas Davin, Bu. Mau dia kaya atau miskin, saya tetap cinta sama dia, karena harta bisa dicari sama-sama," ucap Melodi tanpa keraguan.

Davin yang mendengar pengakuan Melodi, secara reflek bergegas memeluk gadis tambatan hatinya itu, tetapi belum juga terlaksana niatnya, Mami Mia sudah terlebih dahulu menarik kerah kemejanya dari belakang.

"Eh, eh, eh...mau ngapain kamu? Enak aja main peluk peluk anak orang!" gertak sang mami.

"Kalian harus nikah dulu, setelah itu bebas mau ngapain aja," tegas Mami Mia.

"Menikah...?"

"Siapa takut?"

.

.

.

Entahlah moms ini nulis apa, semoga kalian terhibur.

1
ora
Dih. Masih arogan. Penjara seumur hidup/Determined//Facepalm/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
total 1 replies
ora
Salahmu. Mending sejak awal terima nasib, fokus karir dulu. Ehh, ini malah coba-coba😏😏😏
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
coba suruh dia minum atau makan yg sudh dicampur obat.. cwonya kasih acak aja selama jangan cogan/Silent//Silent//Silent/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤧🤧🤧🤧🤧
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
untyk=untuk typo mom
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: sudah direpisi sih, tp masih repiu
total 1 replies
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
si Renata sakit jiwa😬
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: entahlah
total 1 replies
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
makanya Renata terima nasib jangan jadi serakah😏😏
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huummm
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
Masukan rumah sakit jiwa ajah Bu pol si Renata emang udah gila ...
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin nanti🤧
total 1 replies
Tiara Bella
aku suka nh adegan ini Renata ditangkep polisi tp....kynya dia pantesnya msk RS jiwa.....🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: ya udah, klo pada suka🤭
total 1 replies
vj'z tri
terpuji ya Bu /Slight//Slight//Slight/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: kurang tak, dalam pikiran udah tp yg terketik beda,.... ampun dah ahhhh🤧
total 1 replies
Dew666
💜💜
Nar Sih
seperti nya perlu dr spesialis jiwa nih renata ,biar bnr lgi jiwa nya yg eror
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭😂🤭😂🤭😂🤭😂
total 1 replies
ora
Penjara langsung/Determined//Angry/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siap....
total 1 replies
ora
Masih kecil kamu Alvian🤭🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 1 replies
ora
Euuh banget tidur sama kamu😤😤😁
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤧🤧🤧🤧🤧
total 1 replies
Patrick Khan
wahhh Renata mw di usirrr.. senang nyaaaa😂😂😂
Dew666
🍎🍎🍎
Nar Sih
pasti end nasip mu renata 🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin🤭
total 1 replies
Esther
Suster Dewi garda terdepan bagi Davin di rumah sakit, dari gangguan Renata.

Menunggu kehancuran Renata
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siap siap bimsalabim 😂🤭
total 1 replies
Tiara Bella
dipenjara dan nama baik jatoh sejatoh²nya ....tp Renata nya blm sadar itu
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: entahlah😂
total 1 replies
vj'z tri
sepuluh apa Bu /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ keterangan atuh bu
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: menit kali ya😂🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!