NovelToon NovelToon
Love Ribbon

Love Ribbon

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Romantis / Cintamanis / Romansa / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:50
Nilai: 5
Nama Author: Marsanda Marsanda

Seorang gadis bernama bifolla queen zealia atau biasa dipanggil dengan zea, ia jatuh cinta pada pandangan pertama dengan cowok tampan dan populer di sekolahnya, saka zyzenio leonardo atau kerap dipanggil dengan leo. Meskipun leo adalah kakak kelasnya, zea tidak bisa menolak perasaannya. Namun, leo cuek dan tidak peduli dengan keberadaan zea. Zea pun memutuskan untuk mengejar leo dan mencoba mendapatkan perhatiannya. Tapi, apakah leo akan tetap cuek atau mulai menyadari perasaan zea?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marsanda Marsanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari pertama jadi anak SMA

Bukkk

Suara batu terdengar mengenai aspal jalan yang keras, sepertinya batu itu terlempar dengan cukup keras, terlihat seorang gadis berseragam SMA berjalan seorang diri menyusuri setiap inci jalan dengan pasrah. Rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai di tiup oleh angin, mata hitam pekat sedikit menyipit karena sinar matahari, ia terus berjalan tanpa memperdulikan sekitarnya yang tampak ramai dengan kendaraan.

Gadis itu menatap batu yang sempat ia tendang tadi, keningnya sedikit berkerut, seperti sedang memikirkan sesuatu, ia berhenti sejenak menatap batu krikil itu lalu menghela napas dengan sedikit kasar, pandangannya beralih ke jalan lintas di depannya.

"Harusnya gue udah sampai di sekolah sekarang." gumamnya sambil melihat jam tangan di pergelangan tangannya.

Bifolla queen zealia, atau kerap di sapa dengan zea, usianya 16 tahun, ia memiliki kulit putih, tinggi badannya hanya 157 cm, ia juga memiliki tubuh yang langsing, rambut panjang yang berwarna pirang kebaratan dan jangan lupakan matanya yang sedikit sipit.

Hari ini adalah hari pertamanya masuk SMA, karena sekolah baru saja selesai liburan kenaikan kelas, maka dari itu ia tidak ingin telat dihari pertamanya masuk SMA, ditambah lagi ia adalah anak yang cukup pintar dan berprestasi.

Tin Tin

Suara klakson mobil berbunyi tepat di pinggir jalan tersebut, membuat zea terkejut lalu menoleh ke arah sumber suara. Sebuah mobil berwarna hitam berhenti tepat di depannya, dengan jendela yang sedikit terbuka.

"Hay....nyet....lo ngapain jalan kaki?" ujar seorang gadis sebayanya dengan nada menggoda dan senyum terekah di wajahnya.

Zea menatap gadis yang sangat ia kenali itu, lalu tanpa permisi zea langsung nyelonong masuk ke dalam mobil dan duduk disebelah gadis tersebut. "Thanks cha, gue capek banget jalan kaki." kata zea menghela nafas dengan kasar. Setelahnya mobil yang dinaiki zea dan gadis tersebut meluncur dengan cepat.

Chacha menatap penuh selidik ke arah zea dengan tatapan bertanya-tanya. "Lagian lo ngapain jalan kaki segala?" tanya chacha dengan nada sedikit penasaran.

"Biasanya kan lo dianterin sama pak rio, emang hari ini pak rio nggak masuk kerja?" tanya chacha kembali sambil memperhatikan zea yang terlihat kelelahan.

Zea menggelengkan kepalanya sambil menatap lurus ke depan. "Pak rio masuk kerja kok." jawab zea.

"Terus kenapa pak rio ngebiarin lo jalan kaki." ujar chacha terlihat kesal.

"Lo jangan marahin pak rio, gue sendiri yang mau jalan kaki, tadi mobil gue mogok ditengah jalan, akhirnya gue terpaksa jalan kaki deh." jawab zea.

"Lo nggak liat? banyak banget taksi yang lalu-lalang! tuh, dari tadi lewat terus." ujar chacha sambil menunjuk ke luar mobil. Tangannya mengarah ke beberapa taksi yang berpapasan dengan kendaraan mereka.

"Nggak, hehehe." zea tertawa malu.

"Gue kira seorang zea pintar dalam segala hal, ternyata lo bisa O'ON juga ya! lo lebih milih jalan kaki dari pada naik taksi atau mesan grab atau nggak naik ojek." kata chacha.

Zea menatap chacha dengan mata yang sedikit kesal. "Udah deh udah terlanjur juga, itung-itung olahraga pagi, biar badan gue sehat dan bugar. lagian gue lebih sering diantar pak rio, males banget buat mesen-mesen segala." jawab zea.

Chacha tertawa cukup pelan lalu ia mengangguk-anggukan kepalanya. "Okay." kata chacha.

"Gue apes banget hari ini cha, coba lo liat seragam baru gue kotor, tadi gue sempat kesandung aspal, dan liat sepatu gue juga kotor." kata zea sambil menunjuk-nunjuk seragam dan sepatunya yang memang terlihat kotor dan sedikit mengenaskan.

"Lo emang apes hari ini ze, tapi lo tenang aja sepatu bisa dicuci, seragam bisa diganti." kata chacha sambil tertawa renyah.

Zea menatap chacha dan mengalihkan pandangannya lurus kedepan sambil menghela nafas berat. Apes, apes, hari pertama masuk sekolah udah diberi cobaan sama sang ilahi, zea tersenyum paksa dan menatap kaca jendela mobil.

Pak ardi sopir chacha, memandang ke belakang melalui kaca spion. "Sebentar lagi kita sampai non, sekolahnya sudah kelihatan di depan." kata pak ardi dengan sopan sambil tersenyum rama.

"Iya pak, makasih." ujar chacha

Mobil berhenti tepat di depan gerbang sekolah. Mereka turun dari dalam mobil lalu melangkah masuk ke halaman. Suasana sudah ramai oleh murid-murid yang berlalu-lalang menuju area sekolah. Zea dan chacha sempat menatap gedung sekolah yang bernuansa elegan dan indah dipandang, sebelum akhirnya berjalan ke arah lapangan.

Di sana, para siswa baru terlihat berkumpul rapi. Zea dan chacha pun ikut bergabung di barisan.

"Selamat pagi semuanya! selamat datang di SMA kita, yaitu SMA MUTIARA ILMU. Mari kita mulai acara hari pertama sekolah dengan gembira dan semangat." kata guru tersebut dengan tersenyum.

Prok Prok Prok

Terdengan suara tepuk tangan meriah dari semua murid yang berada disana.

"Baiklah, pertama-tama sebelumnya perkenalkan nama saya dewita sari, saya kepala sekolah disini, kalian semua bisa memanggil saya dengan sebutan ibu dewi. Baiklah, kita akan melakukan upacara pembukaan untuk menyambut kalian sebagai siswa baru di SMA mutiara ilmu. Setelah itu, kalian akan diarahkan ke ruang kelas masing-masing untuk memilih tempat duduk dan memperkenalkan diri kepada wali kelas dan teman-teman sekelas kalian." lanjut ibu dewi dengan bersemangat dan setelahnya ia menjelaskan rencana kegiatan hari itu.

Selesai melaksanakan upacara, mereka diarahkan menuju ke kelas masing-masing yang telah ditentukan. Zea dan chacha berjalan bersama dengan beberapa siswa baru lainnya, sambil memperhatikan halaman sekolah dan beberapa ruangan kelas yang mereka lalui. Di dalam kelas, mereka di mintak oleh wali kelasnya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu.

"Ibu senang sekali bisa bertemu dengan kalian semua. Sebelumnya perkenalkan nama ibu santi, ibu adalah wali kelas kalian di kelas X-1 selama kurang lebih 1 tahun ini. Silahkan, mari kita mulai dengan perkenalan diri." setelah ibu santi mengucapkan itu, mulailah semua murid satu persatu berdiri dari bangku dan berjalan kedepan tepat didepan papan tulis untuk memperkenalkan diri mereka.

Tidak butuh waktu lama akhirnya semua murid di kelas X-1 selesai memperkenalkan diri mereka, dan wali kelas mereka itu mulai menjelaskan tentang aturan-aturan di sekolah tersebut serta membagikan materi tentang kurikulum dan kegiatan sekolah.

"Baiklah karena hari ini adalah hari pertama kalian masuk sebagai siswa SMA, maka dari itu ibu nyatakan pembelajaran hari ini DITIADAKAN!!" kata ibu santi dengan tersenyum lebar.

"Yeeeyyy..." sorak seisi kelas, mereka langsung bergembira bahagia.

"Serius buk?" tanya salah satu teman sekelas mereka.

"Iya, dan kalian bisa melihat-lihat fasilitas dan halaman di sekolah ini, atau bisa juga mengunjungi klub yang ada disini, karena 2 minggu lagi kalian akan bergabung ke salah satu klub tersebut." jelas ibu santi.

"2 minggu lagi buk?" tanya salah satu murid di kelas mereka.

"Iya 2 minggu lagi, jadi persiapkan diri kalian semua, dan ibu harap kalian tidak asal memilih, pilihlah klub yang kalian bakati." kata ibu santi.

"Iya bukk...." jawab mereka bersama.

"Masih ada yang ingin ditanyakan?" ujar wanita paru baya tersebut.

"Nggak ada buk." sahut seorang siswa di kelas mereka.

"Baiklah karna tidak ada yang ingin ditanyakan lagi, ibu permisi dulu ya, semangat untuk menikmati hari ini." kata ibu santi lalu ia pergi dari dalam kelas yang tampaknya masih berlarut dalam kebahagiaan.

Bersambung

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!