NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

🏆🥇 Juara 1, Yaww 2026 Periode 1, Kategori 2 💞 dan Juara Tema Kreatif.



Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7

Malam itu rumah kecil mereka sudah sunyi. Kenzo dan Kenzi sudah tertidur di kamar mereka setelah bermain cukup lama dengan kakeknya. Lampu kamar anak-anak hanya menyisakan cahaya temaram dari lampu tidur kecil berbentuk bintang.

Di ruang tengah, Tasya masih duduk di depan meja kecil dengan laptop yang menyala. Jam di dinding menunjukkan hampir pukul sebelas malam. Namun, mata Tasya masih terpaku pada layar. Puluhan situs lowongan pekerjaan sudah ia buka sejak tadi sore.

Beberapa sudah ia kirim lamaran. Sebagian lainnya bahkan tidak ia coba lagi karena ia sudah tahu jawabannya. Semua ditolak Tasya memijat pelipisnya pelan.

“Tidak mungkin semua perusahaan menolak…” gumamnya lirih. Namun, jauh di dalam hatinya, ia tahu penyebabnya.

Tasya menggigit bibirnya. Ia tidak menyangka pria itu benar-benar melakukan apa yang ia ancamkan. Di meja kecil itu juga terletak sebuah buku catatan. Tasya membuka halaman yang penuh dengan angka-angka.

Pengeluaran rumah, biaya obat kakek. Biaya listrik dan makan dan biaya sekolah Kenzo dan Kenzi. Tatapan Tasya berhenti di baris terakhir. Uang sekolah yang harus di bayar Tasya, Senin depan. Tasya menutup matanya sejenak. Tabungan kakeknya sudah menipis.

Selama tujuh tahun terakhir, pria tua itu sudah terlalu banyak membantu mereka. Membelikan rumah kecil ini, membiayai kehidupan Tasya dan kedua anaknya. Sekarang kesehatan kakeknya juga semakin menurun. Tasya tidak bisa terus bergantung pada pria tua itu.

Tasya menarik napas panjang dan kembali menatap layar laptopnya. Ia membuka satu situs lagi. Namun, hampir semua lowongan membutuhkan ijazah resmi. Tasya mengepalkan tangannya. Jika saja ijazahnya tidak dirampas Merlin dulu, jika saja pamannya tidak menghancurkan hidupnya, mungkin hidupnya tidak akan sesulit ini.

Tasya menggeleng cepat, dia tidak boleh tenggelam dalam penyesalan. Yang terpenting sekarang ada Kenzo dan Kenzi. Tasya menutup laptopnya perlahan. Lalu ia berjalan menuju kamar anak-anak.

Pintu kamar sedikit terbuka.

Di dalam, Kenzo tidur dengan posisi melintang di kasur. Sementara Kenzi tidur rapi di sampingnya dengan tangan kecilnya memegang selimut.

Tasya tersenyum kecil melihat mereka. Ia duduk di tepi kasur dan mengusap rambut kedua anaknya dengan lembut.

“Mommy akan menemukan cara…” bisiknya pelan. Tatapannya menjadi lembut namun juga penuh tekad.

“Apa pun yang terjadi … Mommy tidak akan membiarkan kalian kekurangan.” Tasya berdiri perlahan dan mematikan lampu kamar.

Sementara itu, di tempat lain, seseorang juga sedang melihat berkas miliknya sekali lagi. Dan pria itu mulai merasa bahwa wanita bernama Tasya mungkin bukan orang biasa.

Malam semakin larut, lampu kamar Kenzo dan Kenzi sudah dimatikan sejak satu jam yang lalu. Namun, di balik selimut mereka dua pasang mata kecil masih terbuka. Kenzo berbaring sambil menatap langit-langit kamar. Sedangkan Kenzi duduk bersandar di kepala ranjang dengan sebuah laptop kecil di pangkuannya. Mereka berdua tadi sudah tertidur saat Tasya memeriksanya kemudian bangun kembali.

Cahaya layar menerangi wajah tenang bocah itu. Jari-jarinya bergerak cepat di atas keyboard. Suara ketikan pelan terdengar di kamar yang sunyi.

Kenzo melirik ke arah adiknya.

“Kenzi,” bisiknya tetapi Kenzi tidak menjawab. Matanya tetap fokus pada layar. Kenzo mendengus pelan lalu duduk bersila di sampingnya.

“Apa yang kamu lakukan?”

Kenzi akhirnya melirik sekilas.

“Membantu Mommy.” Jawabannya singkat.

Kenzo mengerutkan kening.

“Dengan laptop?”

Kenzi kembali menatap layar.

“Perusahaan Vasillo.”

Kenzo langsung tertarik.

“Yang tadi Mommy datangi?”

Kenzi mengangguk kecil.

“Aku cek data perusahaan mereka.”

Kenzo mendekat lebih jauh. Di layar terlihat berbagai data, grafik, bahkan sistem jaringan sederhana perusahaan. Kenzo tentu tidak sepenuhnya mengerti. Namun, ia tahu satu hal adiknya sangat pintar.

“Kamu mau meretas mereka?” tanya Kenzo setengah berbisik.

Kenzi menggeleng pelan.

“Belum.”

Kenzo mengangkat alis.

“Belum?”

Kenzi menunjuk layar.

“Perusahaan ini punya sistem keamanan kuat sekarang.”

Ia mengetik sesuatu lagi.

“Tapi bukan tidak bisa ditembus.”

Kenzo menyeringai.

“Kalau begitu tembus saja.”

Kenzi berhenti mengetik, matanya menatap kakaknya dengan datar.

“Itu ilegal.”

Kenzo langsung mengangkat bahu.

“Tapi Mommy butuh kerja.”

Kenzi terdiam, beberapa detik ia hanya menatap layar laptopnya. Ia memang sudah melihat sesuatu sejak tadi.

Perusahaan Vasillo adalah satu-satunya perusahaan yang menawarkan gaji tinggi untuk posisi IT. Bahkan, lebih tinggi dari perusahaan lain. Jika Tasya bekerja di sana semua masalah mereka bisa selesai.

Kenzi menekan beberapa tombol lagi. Layar menampilkan halaman sistem rekrutmen perusahaan.

“Masuk ke sana juga ketat,” gumam Kenzi pelan.

Kenzo menyandarkan dagunya di bahu adiknya.

“Mommy pasti bisa.”

Ia tersenyum yakin.

“Mommy paling pintar.”

Kenzi tidak membantah, dia tahu itu benar. Tasya memang sangat pintar. Bahkan, lebih pintar dari banyak orang yang bekerja di perusahaan teknologi.vMasalahnya hanya satu, ijazahnya palsu.

Kenzo tiba-tiba tersenyum licik.

“Kenzi.”

“Apa?”

“Kalau mereka hanya melihat ijazah…” dia menatap adiknya,

“kenapa kita tidak buat mereka melihat kemampuan Mommy?”

Kenzi berhenti mengetik dan dia menoleh pelan ke arah kakaknya.

“Bagaimana?”

Kenzo menunjuk laptop.

“Kamu jenius kan?”

Kenzi menatap layar lagi, beberapa detik kemudian sebuah ide muncul di pikirannya. Ia mulai mengetik lagi, dan lebih cepat dari sebelumnya.

Kenzo duduk di sampingnya sambil mengamati dengan penuh rasa ingin tahu.

“Apa yang kamu lakukan sekarang?” tanya Kenzo.

Kenzi menjawab tanpa menoleh.

“Mengirim pesan.”

Kenzo mengerutkan kening.

“Pesan?”

Kenzi tersenyum tipis, pesan itu bukan pesan biasa. Pesan itu akan langsung masuk ke sistem keamanan perusahaan Vasillo. Dan jika seseorang di sana cukup pintar mereka akan tahu bahwa pengirimnya bukan orang sembarangan.

Kenzi menekan tombol enter dan lalu menutup laptopnya.

Kenzo berkedip. “Sudah?”

Kenzi mengangguk.

“Apa isinya?”

Kenzi berbaring kembali di kasurnya, matanya mulai terpejam.

“Tes kecil.”

Kenzo masih penasaran.

“Tes apa?”

Kenzi menjawab pelan sebelum akhirnya tertidur.

“Kalau mereka cukup pintar, mereka akan mencari Mommy.”

Sementara itu jauh di gedung perusahaan Vasillo, sebuah notifikasi aneh baru saja muncul di sistem keamanan utama perusahaan. Dan beberapa data statistik muncul dengan garis merah pertanda ada yang berbahaya.

1
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
mars
dalangnya kakek tasya kah
Rani Kania
jd perbedaan umur Tasya sm Alex 10 thn gitu?
Ayu
Bagus banget 😍
Dian Paramita Dewi
Kak, salken aku Dian Mita author MENANTU MISKIN INI TERNYATA PRESDIR! (38 Bab, 2,58K Popularitas, 52 Like) Baru update Bab 38: Rendy Pilih Clarissa! Mampir yuk saling Like Bab 1 nya? 🙏
Nunik Pw
garis besar ceritanya dh bagus. tp detail nya kurang
Mr T
👍
Ika Yanti Unyil
ceritanya seru abis dengan alur naik turun yang bikin baper.setiap bab panjang dengan bahasa yg enak dibaca.meaki ada beberapa typo tapi tidak begitu mempengaruhi bacaan novelnya.
berkat si kembar jenius akhirnya mereka bisa bertemu dengan ayah kandung yang ibunya sendiri tidak tahu siapa.serta bisa mempersatukan lagi 2 sahabat lama yang saling bermusuhan dengan persatuan keluarga berkat kecerdikan si kembar.
terus semangat berkarya thor ❤️🥰❤️🥰
Aisyah Alfatih: terima kasih banyak kakak ulasannya 💞 jangan lupa lanjut baca sambungannya Kakak
total 1 replies
lili Permatasari
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Yanrina Savitri
Alex cm ga impoten kl hanya dengan Tasya. Dengan wanita lain dia baru impoten. 🤣
Iya Tasya hamil lg keknya.
REY ASMODEUS
makan tuh roma kelapa
Ari Sawitri
Alex nih ga ada sayang dg anak kandungnya. yg dia pikirkan hanya ambisi dan harga diri nya saja ..
Yani Suryani
yah begitulah kalau mafia ketemu mafia saling bunuh seperti nyawa kek semut 🐜 tinggal di pijak siapa yg kuat, mengerikan
sweet candy
dari awal bab smpe skrng konflik trus,kapan bahagia,
Ari Sawitri
sebenarnya si Alex ini orang bule Jerman atau orang Indonesia sih? aku kok masih bingung🤔
sweet candy
masak sdah sejauh ini episod masih stuck di konflik tak ad ujungnya,jdi kapan mereka bahgianya
sweet candy
wanita trlalau keras kpala,katanya pintar tpi bego
sweet candy
pasti kakek tua bau tanah itu yng merencanakan smua y
sweet candy
pasti ada rencana di Roki garung
sweet candy
ini kenapa pada bodoh bngt sih,si Tasya bukannya pintar it knapa ga coba la ak,trus kata y mafia kok ga ad kekuatan ap pun,hanya kejam dengan kata2 tanpa aksi,mafi terbodoh sepanjang baca novel mafia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!