NovelToon NovelToon
Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Keluarga / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / Cintapertama
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

" jadi aku harus menikah dengan nya "!! gumam seorang gadis yang sedang ber si tatap dengan laki laki tampan di hadapnya saat ini.
"aku tidak bisa membayangkan jika punya istri seperti dia"! gumam laki laki tersebut di dalam hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 34

Al,turunlah dulu"! bisik saka lirih sambil menahan sesuatu di bawah sana.

"apa kamu mau lati dari masalah"! sahut Alea masih di mone kesal nya .

"bu-bukan, cuman ini manuk ku kamu tindih Al, apa kamu tidak membahas sesuatu mengganjal di bawah sana"! kata saka lagi.

glek"!!

mata Alea mendelik sempurna sambil kesusahan menelan ludahnya yang sudah terasa pahit.

"manuk mu"! kata Alea mengulangi ucapan saka, saka mengangguk sambil menggigit bibir bawahnya.

blush"!!

pipi Ale pun sontak bersemu merah saat menyadari tentang manuk yang saka maksud.alea terdiam berniat sana tepat di bokongnya ,sesuatu mengganjal dan sangat keras bentuknya pun panjang.,sudah bisa di pastikan jika itu adalah manuk yang di bilang saka.

"allohu Akbar"? pekik alea langsung saja meloncat turun dari atas pangkuan saka , Alea pun memalingkan wajahnya menghadap ke arah lain. malu pastinya.

"Al ,jangan bilang kamu menyuruh ku main solo lagi"! gumam saka yang sudah tidak bisa menahan jika manuk do dalam celananya sudah menegang seperti itu.

"tunggu di sini, dari pada kamu yang harus aku suruh tanggung jawab"! kata saka sambil berdiri dari duduknya .

glek"!!

"ta-tanggung jawab yang bagiamana maksudnya"; pikiran Alea dalam hati dengan otak cerdasnya yang mendadak bodoh seketika.

saka berjalan menuju sebuah kamar rahasia di dalam kantor tersebut,lalu mencoba menidurkan benda keramat yang sudah berdiri tegak lurus itu.

"alea, dua kali kamu membuat ku bermain solo, kamu harus membayarnya lebih dari ini,aahhhh"!kata saka di iringi desahan saat manuk nya sudah di keluarkan dari sarang celananya Dan di pegangnya sambil mengurut nya pelan.

"aahhh, aahh,, Alea. kamu selalu membuat ku peni,uughh"! desah saka yang sudah tidak bisa mengontrol mulutnya untuk tidak berbisik di dalam kamar mandi tersebut.

"aahhh, ,aaah,, " saka teriak mengocok cucak rowonya sendiri dengan sabun mandi yang ada di sana ,di pandanganya manuk kutut uang yang besar dan panjang itu sambil membayangkan wajah Alea yang tersenyum simpul dengan pipi yang sudah bersemu merah.

aahhhh, aahhhh, aleaa,,aaahh"! desah saka hingga semburan lava putih pun keluar dari mulut kecil di bawah sana.

nafas saka tersengal tubunya mengejang pelan.saka pun menyalakan shower dan menguyur tubuhnya di bawah aliran tersebut ,meredakan rasa panas yang sudah mulai mereda.

30 menit berlalu ,saka pun telah selesai dengan main solo nya saka kembali memakai baju yang lebih rapi dari sebelumnya ,

CEO muda tersebut pun melangkah keluar dari dalam ruang rahasia tersebut ,namun alangkah terkejutnya saat melihat Alea sudah tidur meringkuk di atas sofa. saka kembali masuk kedalam kamar untuk mengambil bantal yang ada di Atas ranjang,dan mendekat ke arah Alea.

"cantik"! gumam saka pelan sambil membelai pipi Alea lembut . tak lupa saka pun mendekat kan wajahnya dengan wajah Alea , hingga.

cup."!!

saka mendarat kan bibirnya singkat dan menempel pada bibir alea , namun saat desiran darahnya kembali berdesir cepat saka segera menarik kembali bibir tersebut dan memalingkan wajahnya.

"bisa bisa aku main solo lagi"! gumamnya sambil beranjak dari duduknya dan keluar menuju ruangan dimas.

ceklek"!

pintu di buka oleh saka dari luar, untuk kesekian detik waktu seakan terhenti ,saka pun juga merasa nafasnya terhenti saat melihat kelakuan sarline yang di luar Nurul.

"b-boss"!! kata asisten Dika dengan nada terbata dan mata mendelik sempurna.

"deg"!!

"kak, sa-saka" sahut sarline lirih sambil membalikan badan nya dengan mata membulat sempurna.

saka tidak habis fikir jika sarline sudah menarik Krah baju asisten Dika sambil memoncongkan bibirnya pada wajah asisten Dika.

"yang satu sudah menindih manukku, dan yang ini juga tidak mau kalah main sosor saja itu mulut, mama kenapa dulu mama melahirkan modelan kek gini menjadi Adik ku, ya tuhan mumet sekali rasanya otakku saat ini"! teriak saka dalam hati ingin marah tapi ,entah lah saka pun bingung harus bagaimana menghadapi sikap bar bar adiknya yang mesumnya terlihat jelas begitu.

"boss,nona sarline yang memaksaku"! kata asisten Dika dengan raut wajah takut .

"dugh"!

sarline menyikut perut asisten dika begitu saja mendengarnya.

"dasar tukang ngadu,awas saja, aku cipok nanti itu ubun ubun mu"! geruntuh sarline kesal.

"apaa"!! gumam asisten bingung lebih syok lagi.

"apa dia seberani itu men cipok ubun ubun Ku"! lagi lagi asisten diam hanya bisa ngedumel dalam hati,kepalanya pun ikut mumet merasakan tingkah bar bar sarline yang baru dia sadari saat ini.

"boss"!! panggil asisten Dika meminta pertolongan.

"embuh lah, mumet aku"! sahut saka lalu beranjak begitu saja dari ruangan asisten Dika dan kembali ke ruanganya, tanganya kini sudah memijat pelipisnya yang sudah berdenyut denyut. langkah saka terhenti saat kembali menatap wajah teduh alea yang sedang tertidur pulas itu.

"yang ini suka sekali membuat ku bermain solo, yang disana suka sekali main terang terangan, hadeh"! gumam saka lagi sambil melangkah menuju kursi kebesaran nya kembali.

waktu terus berganti hingga terlihat Alea menggeliatkan tubuhnya, tanganya dia angkat tinggi hingga seragam putihnya pin ikut terangkat bersamaan dengan tangan nya yang sudah terangkat ke atas tinggi tinggi untuk merenggangkan otot ototnya yang terasa kaku.

deg"!!

kembali jantung saka berdebat debar saat sekilas melihat perut rata Alea yang sedikit tertangkap sorot mata tajamnya.

" astaga aku ketiduran ya" gumam Alea pelan sambil mengucek matanya,lalu duduk di sofa begitu saja.

"sudah bangun"!tanya saka tanpa memalingkan pandangannya dari layar leptopnya.

"emmm"! sahut Alea dengan suara khas bangun tidur.

ceklek!!

"kak, sudah waktunya"!! ucapan sarline pun terhenti saat melihat penampilan Alea yang kusut dan rambut yang berantakan.

"Al, kamu habis diapain sama dia"! tanya sarline sambil menunjuk ke arah sak dengan dagunya.

" aku barusan ketiduran " jawab Alea dengan jujur.

"kamu yakin,Al"! Alea mengangguk ,memang benar adanya jika dirinya bangun tidur.

"CK, dasar otak mesum"! gumam saka pelan sambil melirik ke arah sarline.

kembali sarline menatap ke arah saka.

"kak, apa tidak pulang"! hanya sarline sekali lagi.

" hemm"!! sahut saka lalu mengemasi meja kerjanya dan mematikan leptop di hadapanya.

"tunggu ,aku mau ke toilet dulu "! sergah Alea yang ingin membasuh mukanya biar sedikit segar dan tidak kusut seperti baju belum di setelika.

"sini sayang*! kata saka spontan menggeser Sebuh rak buku dan terlihatlah pintu kamar di sana.

"sa-sayang"! kata Alea bukanya cepat masuk malah menatap saka dengan tatapan bingung, takutnya dia salah dengar atau masih dalam keadaan ngelindur saat ini.

"ayo aku antar"! kata saka akhirnya sambil menarik lembut lengan Alea untuk masuk ke dalam kamar tesebut.

gadis itu hanya menurut dan melangkah masih masih dengan keadaan bingungnya. bugh'"!?

tiba tiba sarline memukul lengan asisten Dika yang sejak tadi juga mematung melihat drama romantis di hadapnya.

"ada apa nona, kenapa memukul saya"! tanya asisten Dika dengan wajah bingungnya.

"lihat itu kak saka saja bisa semesra itu dengan Alea, tapi anda garing sekali"! jawab sarline dengan bibir mengerucut.

"apaa"!! pekik asisten Dika tidak percaya dengan ucapan nona mudanya.

"bagaimana bisa romantis jika anda selalu membuatku jantungan saat dekat dengan anda, apalagi ini belum belum sudah main pukul,apa tidak babak belur aku nanti jika beneran menjadi jodohnya, ya tuhan, "! gumam asisten Dika di dalam hati.

di dalam kamar Alea pun masuk kedalam kamar mandi dengan saka yang masih menunggunya duduk di atas sofa di kamar tersebut.

Alea segera membasuh mukanya berharap apa yang terjadi barusan hanya lah mimpi dan terbangun setalah membasuh mukanya.

"segar sekali"! gumamnya Alea pun membalikan badan dan segera keluar dari kamar mandi tersebut namun matanya menangkap sesuatu yang membuat otaknya berkelana ke dunia gaib.

"ya tuhan, ini, ini punya nya"! kata Alea lirih seketika ucapan saka beberapa jam yang lalu terngiyang di otaknya.

"Al ,manuk ku Al ,apem mu sudah menempel padanya".

glek "!!

tangan alea reflek mendekap apem hangatnya yang belum terjamah laki laki mana pun selama ini.

"kira kira seperti apa bentuk manuk nya ,apakah besar , " lagi lagi Alea hanya bisa menelan ludah membayangkan manuk yang berada di dalam cangcut itu.

tok.tok.tok.

suara ketukan pintu pun membuyarkan lamunan Alea. gadis itu mengerjapkan mata beberapa kali menghilangkan pikiran kotor yang sudah singgah di otaknya.

ceklek "!!

pintu pun di buka oleh Alea dan terlihat saka sudah berdiri di ambang pintu.sontak mata Alea menelisik tubuh saka dari rambut,turun ke wajah,jakun, dada bidang,dan terakhir matanya berhenti tepat di celana saka.

glek"!!

saka yang menyadari hal tersebut langsung saja menutup burungnya dengan kedua tanganya.

"jangan bilang kamu menginginkannya"! tanya saka sedikit bergidik ,dengan tangan yang sudah mendekap erat manuk yang bersembunyi di balik celana hitam tersebut.

"tidak"!! pekik alea bergegas keluar dari kamar tersebut dengan pipi yang sudah terasa panas.

"ada apa"? tanya sarline yang bingung dengan tingkah Alea,apalagi melihat raut wajah merah muda pada sahabatnya itu.

dengan cepat Alea menggelengkan kepala dan bersembunyi di balik tubuh sarline.

"kapan kita pulangnya"! bisik Alea dengan bibir yang sudah bergetar.

"kamu kenapa sih ,habis lihat hantu ya di dalam sana.tanya sarline bingung.

"iya hantu cangcut"! bisik Alea .

"apa, hantu cangcut,maksudmu"! tanya sarline dengan nada sedikit meninggi.

bugh'"!!

"jangan kencang kencang, bodoh"! sahut Alea sambil melotot kepala sarline tak lupa matanya melirik ke arah asisten Dika yang masih diam mematung dengan otak cerdasnya yang sudah memikirkan ganti cangcut tersebut.

1
Soraya
mampir thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up yg banyak thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
tumben beberapa hari ngak up , doubel up thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel trs
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
up doubelll
Reni Anjarwani
lanjuttt
Reni Anjarwani
suka deh kocak bgt yaa gadis2 labil
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut seru semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lucu2 seru thor ceritanya doubel up trs yaa thor
Reni Anjarwani
seru deh lanjut semanggat doubel up
Siti Khoyimah
🤭🤭 saka aq ikut traveling lo
Reni Anjarwani
ya ampun seru , otaknya pada ngeres semua
Siti Khoyimah
semngat thor ,aq suka saka mode CB
Reni Anjarwani
seru bgt thor ceritanya doubel up thor
Siti Khoyimah
lnjut
Reni Anjarwani
lanjut thor seruu bgt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!