NovelToon NovelToon
Kontrak 10 Miliar Istri Rahasia Ceo

Kontrak 10 Miliar Istri Rahasia Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / CEO / Teen School/College / Nikah Kontrak / Cintapertama
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mr. Awph

​"Aku membelimu seharga 10 miliar. Jadi, jangan harap bisa melarikan diri dariku, bahkan ke sekolah sekalipun."
​Gwen (18 tahun) hanyalah siswi SMA tingkat akhir yang bercita-cita kuliah seni. Namun, dunianya runtuh saat ayahnya kabur meninggalkan hutang judi sebesar 10 miliar kepada keluarga terkaya di kota itu.
​Xavier Aradhana (29 tahun), CEO dingin yang dijuluki 'Iblis Bertangan Dingin', memberikan penawaran gila: Hutang lunas, asalkan Gwen bersedia menjadi istri rahasianya.
​Bagi Xavier, Gwen hanyalah "alat" untuk memenuhi syarat warisan kakeknya. Namun bagi Gwen, ini adalah penjara berlapis emas. Ia harus menjalani kehidupan ganda: menjadi siswi lugu yang memakai seragam di pagi hari, dan menjadi istri dari pria paling berkuasa di malam hari.
​Sanggupkah Gwen menyembunyikan statusnya saat Xavier mulai menunjukkan obsesi yang tak masuk akal? Dan apa yang terjadi saat cinta mulai tumbuh di tengah kontrak yang dingin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr. Awph, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34: Tatapan Posesif dari Kejauhan

Tatapan posesif dari kejauhan itu seolah menembus kaca belakang mobil yang gelap dan sangat tebal hingga membuat tengkuk Gwenola meremang hebat. Di tengah jalanan yang sunyi dan sangat mencekam tersebut, sosok Xavier berdiri di atas kap mobil mewahnya yang baru saja tiba dengan kecepatan yang sangat luar biasa gila. Darah yang mengalir dari luka sayatan di lengannya kini telah mengering dan nampak seperti tato kemarahan yang sangat mengerikan di bawah cahaya bulan.

Gwenola bisa merasakan aura kematian yang sangat kuat terpancar dari manik mata suaminya yang nampak menyala merah di tengah kegelapan malam yang pekat. Ia melihat Xavier menggenggam erat sebuah batang besi yang ia ambil dari reruntuhan hotel sambil terus menatap ke arah mobil tua yang membawa Gwenola pergi. Setiap hembusan napas Xavier nampak seperti uap panas yang keluar dari seekor singa yang sedang dalam puncak amarah paling beringas.

"Turunkan dia sekarang juga, atau aku akan memastikan tidak akan ada satu inci pun dari tubuh kalian yang tersisa untuk dikuburkan!" teriak Xavier dengan suara yang sangat menggelegar.

Adrian menggenggam kemudi dengan tangan yang sangat gemetar dan sangat penuh dengan keringat dingin yang mulai membanjiri telapak tangannya. Ia tahu bahwa berhadapan dengan Xavier dalam kondisi seperti ini adalah tindakan yang sangat bodoh dan sangat menjemput ajal lebih cepat dari seharusnya. Namun, rasa sayang yang sangat dalam kepada Gwenola membuatnya tetap bersikeras untuk melindungi gadis itu dari cengkeraman sang pimpinan perusahaan yang kejam.

"Jangan dengarkan dia, Gwen, dia hanyalah monster yang akan terus menggunakanmu demi kepentingan bisnisnya yang sangat kotor!" ucap Adrian dengan nada yang sangat penuh dengan keputusasaan.

Gwenola hanya bisa terisak sambil mendekap dokumen rahasia tersebut dengan sangat erat di dadanya yang terasa sangat sesak karena ketakutan. Ia melihat Xavier mulai melangkah mendekat dengan langkah kaki yang sangat berat dan sangat berwibawa, menghancurkan kaca lampu jalanan hanya dengan sekali hantaman besi. Setiap dentingan besi yang beradu dengan aspal jalanan terdengar seperti lonceng kematian yang sedang memanggil nama mereka berdua secara bergantian.

"Xavier, tolong hentikan semua kegilaan ini sebelum ada lebih banyak orang yang terluka karena urusan kita!" teriak Gwenola dari dalam mobil dengan suara yang sangat parau.

Xavier tidak berhenti dan justru semakin mempercepat langkahnya hingga ia berada tepat di samping pintu mobil yang dikunci sangat rapat oleh Adrian dari dalam. Ia menghantamkan batang besi itu ke arah jendela samping dengan kekuatan yang sangat luar biasa hingga kaca tersebut hancur berkeping-keping menjadi serpihan kecil. Gwenola berteriak sangat kencang sambil melindungi kepalanya dengan kedua tangannya saat pecahan kaca mulai beterbangan di dalam kabin mobil yang sempit.

"Keluar sekarang, atau aku akan menarikmu keluar melalui lubang ini dengan cara yang sangat menyakitkan, Gwenola!" perintah Xavier sambil merogoh masuk dan membuka kunci pintu secara paksa.

Tangan Xavier yang besar dan sangat kasar segera menarik lengan Gwenola keluar dari mobil tua tersebut tanpa memedulikan rintihan kesakitan yang keluar dari bibir istrinya. Ia memeluk tubuh Gwenola dengan sangat posesif dan sangat kuat hingga gadis itu hampir tidak bisa bernapas di dalam dekapan dada bidangnya yang sangat keras. Tatapan Xavier kini beralih kepada Adrian yang masih terduduk kaku di kursi pengemudi dengan wajah yang sangat pucat pasi seperti mayat.

"Kau telah menyentuh milikku, dan kau tahu apa konsekuensi yang harus diterima oleh pencuri rendahan seperti dirimu?" tanya Xavier dengan senyuman yang sangat mengerikan dan sangat penuh dengan dendam.

Gwenola segera memegang wajah Xavier yang berlumuran debu dan keringat, mencoba mengalihkan perhatian suaminya agar tidak melakukan tindakan pembunuhan di depan matanya sendiri. Ia menyadari bahwa jika ia tidak bertindak sekarang, maka Adrian akan menjadi korban selanjutnya dari kemarahan Xavier yang sudah tidak memiliki batas lagi. Rasa benci dan rasa peduli kini berperang sangat hebat di dalam batin Gwenola yang sedang berada di titik paling rendah dalam hidupnya.

"Aku akan ikut denganmu tanpa perlawanan, tapi tolong biarkan Adrian pergi dan jangan pernah sakiti dia lagi!" pinta Gwenola dengan air mata yang membasahi kemeja Xavier.

Xavier menatap mata Gwenola dengan sangat dalam seolah sedang mencari kejujuran di balik bola mata yang selalu membuatnya merasa sangat tenang sekaligus sangat marah tersebut. Ia menghela napas panjang lalu memberikan isyarat kepada para pengawal pribadinya yang baru saja tiba untuk segera membawa Adrian pergi dari tempat tersebut. Meskipun ia sangat ingin menghancurkan Adrian, namun permohonan Gwenola nampaknya memiliki kekuatan sihir yang sangat luar biasa bagi jiwanya yang beringas.

"Bawa dia ke gudang belakang dan pastikan dia tidak akan pernah bisa melihat cahaya matahari lagi jika dia berani mendekati istriku lagi," perintah Xavier kepada anak buahnya.

Adrian diseret keluar dari mobil dengan cara yang sangat kasar sementara Gwenola hanya bisa melihat temannya itu dibawa pergi menuju kegelapan hutan di pinggir jalan. Ia merasa sangat sangat berdosa namun ia tahu bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa Adrian dari amarah pimpinan perusahaan yang sangat berkuasa ini. Xavier kemudian menggendong Gwenola dengan sangat protektif menuju mobil mewahnya yang masih menyala dengan lampu depan yang sangat terang benderang.

Di dalam mobil mewah yang sangat sejuk, keheningan kembali menguasai mereka berdua sementara Xavier mulai mengobati luka di lengannya sendiri dengan sangat tenang. Gwenola hanya bisa duduk terdiam sambil menatap dokumen rahasia yang masih ia pegang sejak tadi tanpa berani mengeluarkan suara sedikit pun. Ia merasa seolah-olah ia sedang kembali ke dalam penjara mewah yang sangat megah namun sangat menyesakkan seluruh sendi kehidupan normalnya sebagai manusia.

"Apa yang kau pegang itu, dan kenapa kau nampak sangat ingin melindunginya daripada nyawamu sendiri?" tanya Xavier secara tiba-tiba sambil melirik ke arah dokumen cokelat tersebut.

Gwenola tersentak dan mencoba menyembunyikan dokumen itu di balik punggungnya, namun gerakan Xavier jauh lebih cepat dan sangat tidak bisa dihindari oleh tangan mungilnya. Xavier merampas dokumen tersebut dan mulai membacanya lembar demi lembar dengan raut wajah yang perlahan-lahan berubah menjadi sangat gelap dan sangat menakutkan. Ia meremas kertas-kertas tersebut hingga menjadi gumpalan tidak berbentuk lalu melemparkannya ke lantai mobil dengan sangat penuh dengan kebencian.

"Jadi kau sudah tahu mengenai kebenaran di balik kontrak sepuluh miliar itu, gadis kecil yang malang," ucap Xavier dengan tawa kecil yang sangat dingin dan sangat penuh dengan kepahitan.

Gwenola menatap Xavier dengan pandangan yang sangat hancur karena ia baru saja menyadari bahwa suaminya selama ini tahu bahwa dia hanyalah korban dari jebakan musuh bisnisnya. Ia merasa dipermainkan seperti sebuah boneka kayu yang tidak memiliki harga diri sedikit pun di hadapan pria yang selama ini ia anggap sebagai pelindungnya. Rasa sakit hati yang sangat luar biasa mulai menjalar ke seluruh pembuluh darahnya, membuat Gwenola merasa sangat muak dengan segala kepalsuan yang ada di dunia ini.

"Kenapa kau tidak pernah mengatakannya padaku? Kenapa kau membiarkan aku hidup dalam ketakutan karena hutang yang tidak pernah ada?" tanya Gwenola dengan suara yang sangat meledak karena amarah.

Xavier tidak menjawab dan justru menarik wajah Gwenola agar sangat dekat dengan wajahnya hingga hidung mereka saling bersentuhan dengan irama napas yang sangat tidak beraturan. Ia menatap bibir Gwenola dengan pandangan yang sangat penuh dengan gairah sekaligus rasa ingin memiliki yang sangat ekstrem dan sangat berbahaya bagi kewarasan mereka. Di tengah ketegangan yang sangat memuncak tersebut, sebuah panggilan masuk ke dalam alat komunikasi Xavier yang membawa berita yang jauh lebih buruk lagi.

"Tuan, seorang wanita yang mengaku sebagai mantan kekasih Anda baru saja tiba di kediaman mewah dan ia menuntut untuk bertemu dengan nyonya muda sekarang juga," lapor asisten pribadinya dari seberang sana.

Wajah Xavier seketika membeku menjadi es yang sangat kaku dan ia segera menginjak pedal gas dengan sangat dalam hingga mobil tersebut melesat seperti anak panah di tengah kegelapan malam. Gwenola merasakan firasat yang sangat buruk mengenai kemunculan wanita dari masa lalu Xavier yang nampak sangat penuh dengan niat jahat dan penuh dengan rencana tersembunyi. Badai baru nampaknya akan segera menerjang kehidupan pernikahan rahasia mereka yang sudah sangat rapuh dan sangat penuh dengan luka ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!