Liam, adalah anak terbuang. dari kecil hingga dewasa, dia tidak pernah merasakan memiliki keluarga. bahkan di masa tua nya, dia belum pernah merasakan cinta.
Walaupun memiliki harta yang berlimpah, namun kekayaan itu terasa tidak berguna. hingga akhirnya dia meninggal, dan terlahir kembali.
dia terlahir kembali ke umur dua puluh tahun. namun yang aneh adalah, dia terlahir kembali, dan langsung di nikahi oleh seorang gadis cantik dan manis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Parhusib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hanya seratus ribu
Setelah mengatakan itu, banyak orang-orang yang menyaksikannya terkejut. Bahkan yang menyaksikan dari televisi juga terkejut, banyak orang-orang yang berharap hal itu benar.
Karna, tak terhitung jumlahnya orang-orang, yang memiliki bekas luka, yang merubah penampilannya. Seperti seorang gadis yang sedang duduk di depan televisi, dari samping kanan, gadis ini tampak cantik dan manis. Tapi, setelah di lihat dari depan, tampaklah, sebuah luka goresan panjang di pipi kirinya.
Goresan panjang ini, telah memudarkan kecantikan nya. Dia yang awalnya gadis cantik dan ceria, berubah menjadi gadis yang pemurung dan pendiam.
Bekas luka di wajahnya, telah mengubah keseluruhan sikapnya. Setelah melihat siaran langsung di televisi nya, dan mendengar perkataan Liam. Suatu harapan besar, muncul di dalam hatinya, harapan yang mengatakan dan mendoakan, agar semua yang pria itu katakan adalah kebenaran.
Bukan cuman dia seorang, ratusan hingga ribuan orang yang menonton televisi, mengharapkan yang sama. Meski bukan luka yang sama, tapi banyak orang-orang yg memiliki luka yang merubah penampilannya. Dan orang-orang itu, sangat berharap, ada obat yang dapat mengembalikan semua ini ke keadaan semula.
Jadi setelah perkataan Liam itu, harapan telah muncul di hati semua orang.
Kembali ke atas panggung:
"Dan keunggulan terakhir dan terbaik dari produk kami adalah, pemusnahan sel kanker. Setelah pengujian, kami mendapat hasil bahwa. Mengonsumsi eliksir vitae secara rutin, selama sebulan, dapat menghancurkan sel-sel kanker. Meski tidak dapat menyembuhkan kanker secara utuh, tapi selama penyakit kanker, belum mencapai stadium lanjut. Eliksir Vitae, dapat menghancurkan semua sel-sel kanker dalam tubuhnya, dan menyembuhkan dalam dua bulan pemakaian rutin."
Perkataan itu, telah mengguncang hati setiap orang. Kanker adalah penyakit yang telah merenggut nyawa banyak orang. Setiap tahun, ratusan hingga ribuan orang, akan mengidap penyakit kanker.
Dan penyakit ini, adalah penyakit yang dapat menghancurkan sebuah keluarga. Karna untuk merawat tanpa penyembuhan, telah dapat menghancurkan pondasi keuangan keluarga biasa.
Setelah eliksir vitae muncul, puluhan juta orang, berharap hal itu benar adanya, tapi mereka kembali menghawatirkan satu hal, yaitu harga. Jika harganya juga sangat mahal, apakah mereka mampu membelinya, selama dua bulan berturut-turut, untuk penyembuhan total?.
"Setelah menunjukkan semua keunggulan, kini, tiba saatnya untuk penentuan harga. Bagi saya, Liam, seorang anak muda, yang dari kecil telah di besarkan ibu seorang diri. Dirawat dengan kerja keras seorang ibu buruh pabrik, merasakan penderitaan, tanpa adanya uang. Kesulitan-kesulitan itu, membuat saya mengenal kalian semua, teman-teman saya yang merasakan hal yang sama. Dan untuk meringankan beberapa beban kalian semua. Dengan semua biaya penelitian, dan produksi obat-obatan. Biaya paling rendah yang bisa saya berikan adalah," ucap Liam sembari menoleh ke arah belakang.
Di belakangnya, layar berkedip, dan deretan kata dan angka bermunculan.
"Seratus ribu per botol", ucap Liam dengan tegas, kata-kata itu, juga tertera dengan sangat besar di depan layar.
Hal itu membuat semua orang yang ada di stadion bersorak riang.
Itu adalah harga yang sangat murah, untuk penyembuhan kanker stadium awal.
"Jika di hitung dengan cermat, seratus ribu per botol, satu botol berisi lima butir, dan untuk pemakaian dua bulan, hanya membutuhkan dua belas botol, yang berarti: Kalian hanya perlu membayar, satu juta dua ratus ribu, sebagai biaya kesembuhan dari kanker stadium awal. Ini adalah bantuan terbesar yang bisa saya berikan, dan eliksir vitae akan ada di rumah sakit tertentu dua hari mendatang. Rumah sakitnya akan kami beritahukan besok di akun perusahaan. Dan untuk mencegah keterbatasan produk, kami akan memprioritaskan, orang-orang yang menderita penyakit kanker. Hanya ini yang bisa saya katakan, terimakasih," Liam membungkuk ke arah penonton, lalu berbalik pergi.
Acara di susul dengan beberapa artis yang menyanyi di atas panggung, di iringi sorak sorak bahagia para penonton. Bahagia karna apa, semua orang tahu alasannya.