NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Berakhir

Ketika Cinta Berakhir

Status: tamat
Genre:Pelakor / Pelakor jahat / Nikahmuda / Selingkuh / Cinta Terlarang / Saudara palsu / Tamat
Popularitas:100.7k
Nilai: 5
Nama Author: lee Yana

Shenina Jean atau yang akrab disapa Nina adalah seorang wanita karir sekaligus istri dari lelaki bernama Argan Dio. mereka merupakan sepasang kekasih yang menikah atas dasar saling mencintai.

karena tak kunjung mendapatkan keturunan, Shenina memutuskan untuk meninggalkan dunia kerja dan melepaskan jabatan bersama mimpi-mimpinya. Agar bisa lebih fokus pada program kehamilan yang tengah ia jalani.

Namun setelah semua usaha yang ia lakukan, ternyata Shenina mendapati suami yang sangat dicintainya justru menjalin hubungan gelap dengan wanita lain merupakan orang terdekatnya.

Kenyataan pahit atas pengkhianatan tersebut membuatnya hancur berkeping-keping. hingga ia memutuskan untuk pergi sejauh mungkin. menghilang tanpa jejak, merombak dirinya secara keseluruhan lalu kembali dengan kehidupan dan identitas yang benar-benar baru.

Bagaimana kisah kelanjutannya....? apakah Shenina akan balas dendam ? Atau justru memulai cinta yang baru ? Nantikan kisahnya ya……..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee Yana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menipu Diri

Tidak terasa beberapa minggu telah berlalu, hari itu merupakan hari terakhir Shira melakukan pemotretan untuk semua jenis produk terbaru dari Luxe’me Cosmetic.

Selanjutnya mereka akan melanjutkan jadwal kegiatan syuting pengambilan video pendek untuk persiapan iklan yang akan datang.

Menurut jadwal yang tertera, syuting akan di laksanakan di luar ruangan yang berlokasi cukup jauh dari kantor.

Pada minggu berikutnya Shira beserta para tim Luxe’me akan pergi menuju lokasi yang sudah di tentukan.

Karena faktor cuaca yang tidak menentu dan untuk mempersingkat waktu, kemungkinan mereka akan menginap beberapa hari.

Program iklan tersebut masih di bawah tanggung jawab Dio. Jadi otomatis lelaki itu juga akan ikut serta dalam peroses awal pembuatan iklan sampai dengan selesai.

Namun sementara persiapan sedang dilakukan, Shira diberikan waktu beberapa hari untuk istirahat dan mempersiapkan dirinya.

Seperti cek kesehatan secara menyeluruh, serta menyelesaikan jadwal lainnya yang tercantum dalam agenda diluar dari kontraknya bersama Luxe’me.

“Jen apa nanti pak Shen juga ikut…???” Tanya Shira penasaran.

“Tidak, setahuku pak Shen tidak ikut”

“Kenapa…???”

“Mana ku tahu, kenapa tidak kau tanyakan saja langsung padanya”

Lagi-lagi jawaban Jenifer berhasil membuat Shira terdiam. Egonya terlalu tinggi untuk bertanya langsung pada Shendra.

Berulang kali dia menatap kontak yang tertera di layar ponselnya. Nomor yang selalu berada di urutan paling pertama sekaligus kontak darurat di ponselnya sejak dulu.

Meski sudah bertahun-tahun lamanya Shira tetap hapal dengan nomor telepon tersebut. Dan ternyata Shendra juga tidak pernah mengganti nomornya, sehingga sampai saat ini kontaknya tetap aktif dan masih terus bisa dihubungi.

Terkadang sesekali Shendra menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal. Sementara yang berada di seberang telepon hanya diam saja. Tidak ada sahutan apapun, sehingga Shendra berpikir bahwa itu hanyalah panggilan iseng.

Kejadian seperti itu bermula sejak tragedi kepergian Nina pada dua tahun lalu.

Bahkan saking penasarannya, Shendra sempat memerintahkan sekretaris Ken untuk melacak nomor tersebut, namun hasilnya tidak dapat terdeteksi.

Nomornya terdaftar sebagai akun luar negeri, dan identitas penggunanya memakai proteksi atau kode keamanan khusus yang membuatnya sulit diketahui.

Terlalu aneh untuk dikatakan sebagai modus kejahatan, tapi terlalu sering jika dikatakan sebagai seseorang yang salah sambung.

Dari kode keamanan tersebut Shendra bisa menyimpulkan bahwa yang meneleponnya bukanlah orang sembarangan.

Karena manusia sepintar sekretaris Ken saja sulit memecahkan kodenya, ditambah lagi nomor pribadi Shendra sejak dulu juga menggunakan proteksi keamanan yang tinggi.

Jadi tidak semua orang bisa dengan mudah berbuat iseng padanya.

Sehingga sangat kecil kemungkinan untuk terjadi kasus seperti penipuan atau semacam panggilan iseng.

Ken pernah mengatakan kalau nomor tersebut bisa saja dilacak, dengan syarat ketika panggilan sedang berlangsung pengguna sedang berada dalam jangkauan atau negara yang sama dengan Shendra.

Namun dia juga menegaskan bahwa kemungkinan seperti itu mustahil terjadi. Hanya 1 dari 99,9% akan terjadi. Itu sebabnya orang tersebut menggunakan kode dengan tingkat terdeteksinya paling kecil alias mustahil.

Seandainya Nina masih ada, mungkin wanita itu bisa memecahkan kodenya. Karena setahu Shendra adiknya cukup ahli dalam bidang itu.

Sejak jaman sekolah Nina sering memasang kode perlindungan pada ponsel kakaknya. Gunanya tidak lain untuk melindungi Shendra dari gangguan para gadis yang setiap hari mengejarnya.

Terkadang Nina juga sengaja memberikan nomor miliknya dan berpura-pura menjadi Shendra.

Dengan mudahnya Nina berperan dan membalas pesan dengan gaya bahasa Shendra tanpa sepengetahuannya.

Hingga pada suatu hari seorang gadis tiba-tiba datang menghampiri Shendra dan menyiramkan air ke wajahnya tanpa aba-aba.

Gadis itu sangat marah dan memakinya sambil menangis, padahal Shendra tidak tahu menahu tentang titik permasalahannya.

Sementara Nina yang menyaksikan secara langsung tidak terima kakaknya diperlakukan seperti itu.

Dengan cepat dia datang dan meraih rambut gadis tersebut hingga terjadilah sebuah perkelahian yang tak kalah menggemparkan.

Alhasil mereka semua berakhir di rumah BK. Sampai disana pun Nina masih terus bertengkar dengan gadis yang sudah menyiram kakaknya.

Tidak ada yang mau mengalah ataupun mengaku salah di antara mereka. Shendra berusaha menenangkan adiknya, tapi Nina justru semakin tersulut.

Itu adalah kali pertama dia bertengkar dengan seseorang selama disekolah. Biasanya Nina tidak pernah terlibat masalah apapun, tapi saat kakaknya diganggu nampaknya dia tidak terima dan langsung turun tangan.

Kejadian itu benar-benar menjadi momen tak terlupakan bagi Shendra. Akhirnya hari itu Tuan Dehan dipanggil ke sekolah untuk menjemput kedua anaknya.

Karena para guru tidak mengijinkan mereka pulang sebelum orangtuanya datang.

Saat itu Shendra hanya bisa tertawa melihat penampilan Nina yang sangat berantakan. Gadis itu terus menangis karena takut ayahnya marah.

Sambil berusaha menenangkan Nina, Shendra membantu merapikan rambut serta pakaian adiknya yang kotor akibat berguling di lantai.

Dia juga menempelkan plester luka di tangan dan wajah Nina yang terkena cakaran lawannya.

Sementara Viola sahabat Nina yang sejak tadi menyaksikan drama kakak beradik tersebut hanya bisa menggelengkan kepala.

Vio tahu dalang dibalik semua itu adalah Nina, tapi gadis itu terus merengek di hadapan Shendra seolah dia adalah korbannya.

Sedangkan korban sesungguhnya tidak tahu apa-apa tentang kronologi aslinya. Kalau bukan karena Nina yang berpura-pura menjadi Shendra, mungkin aksi penyiraman dan perkelahian itu tidak akan terjadi.

Entah pesan seperti apa yang di kirimkan oleh Nina, sehingga membuat gadis dari kelas sebelah itu sangat marah dengan Shendra.

Tapi siapa sangka, sesampainya Tuan Dehan di sekolah justru yang paling di khawatirkan adalah Nina.

Padahal sebelumnya Nina sudah sangat takut kalau mereka akan di marahi dan dihukum karena sudah berbuat onar.

Namun ternyata lelaki paruh baya yang dia panggil dengan sebutan ayah itu memeluknya dengan lembut. Tuan Dehan juga dengan tulus meminta maaf atas kegaduhan yang disebabkan oleh anak-anaknya.

Sejak saat itu Nina merasa sangat bersalah pada ayahnya. Dia berjanji pada dirinya sendiri akan menjadi anak yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Sepanjang jalan dia terus menangis dan meminta maaf kepada Tuan Dehan, tapi tidak pada kakaknya. Mungkin sampai sekarang Shendra juga belum tahu alasan mengapa dirinya tiba-tiba kena siram.

Karena ketika mereka di ruang BK Nina mengaku tidak tahu apa-apa tentang kejadian tersebut.

Jika diingat-ingat lagi Shira merasa bahwa dirinya benar-benar kelewatan pada Shendra.

Dan ternyata sampai sekarang pun dia masih sama. Shira tega berbohong dan menyembunyikan identitasnya dari Shendra.

Semua dia sudah tahu betapa lelaki itu sangat menyayanginya.

Kini hubungan antara Shira dengan pak Shen sudah mulai akrab. Entah mengapa dia semakin ragu untuk mengakui dirinya yang sebenarnya.

Shira takut jika dia jujur maka tembok yang bernama saudara itu akan terbentang lagi dan menciptakan jarak di antara mereka.

Dia tidak ingin Shendra kembali melihatnya sebagai seorang adik yang harus dilindungi.

Semakin besar kebohongannya, semakin besar juga rasa bersalahnya, maka semakin kecil keberaniannya untuk jujur.

Saat ini dia sangat menikmati sikap Shendra yang begitu dingin terhadapnya.

Menurutnya Shira lebih baik kakaknya bersikap dingin dan menganggapnya sebagai orang asing, daripada selalu bersikap hangat, tapi menganggapnya sebagai adik.

Namun disisi lain hati kecilnya terus bergejolak memaksanya untuk jujur.

Shira sudah tidak mampu lagi memendam semuanya sendirian. Entah sampai kapan dia mampu bertahan.

Setiap malam dia makin sulit untuk tidur, kegelisahan di hatinya benar-benar terasa mengganggu.

Karena sejatinya kebohongan itu bagaikan permen karet, yang manisnya hanya di awal saja. Dan menunda kejujuran itu bagaikan meniup gelembungnya.

Semakin besar ukurannya, maka akan semakin berpotensi untuk pecah dan mengenai wajah sendiri. Menutup semua empati dan belas kasihan, hingga berujung pada kesedihan.

Sebenarnya yang sedang dia bohongi itu bukanlah Shendra, melainkan dirinya sendiri.

semakin dipendam, semakin dia tersiksa.

Lagi-lagi tanpa terasa air mata Shira jatuh membasahi wajah cantiknya.

Sementara Jenifer yang menyaksikan gelagatnya sejak tadi jadi semakin prihatin.

Dia melihat Shira yang awalnya tertawa sendiri sampai berubah menjadi isak tangis. Entah apa yang terjadi sebenarnya.

Menurutnya semenjak kembali ke negaranya, sikap Shira menjadi sangat aneh dan emosinya tidak stabil.

“(Sepertinya besok memang harus melakukan pemeriksaan kesehatan….)”

“Shira, kepalamu tidak habis terbentur kan…??”

“Tidak Jen… tapi rasanya aku ingin sekali membenturkan kepalaku ke tembok…” ucapnya sambil menangis.

………………………………………………………………………………….

1
Wati Cute
ceritanya monoton... ngg seru....
Amilawati
menyesal bacah novelya karakter utamanya 👎
Amilawati
semoga anak Nina mati,dia terlalu bodoh dn keras kepala,mati aj sekalin
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Blu Lovfres
t*i kucing lo dio
Blu Lovfres
karma harus berlaku, dn karma ibarat pasaran ,siapa yg membi orang itu jg ,Yg mendapatkan nya,
Blu Lovfres
setiap bab, enak di baca , jelas padat, dn bagus ,good novel
Blu Lovfres
teman adalah perwujudan ibl**s
Lia Yanna
menarik sekali untuk dibaca... aku suka alur ceritanya... tidak membosankan... dan selalu penasaran... aku selaku setia menunggu kelanjutannya....
Jumiah
benar bangat ap yg di kta kan Dr vio
mendingan gk punya pacar ,dri pd bodoh
Jumiah
ya makan tu angin penyesalan
penyesalan mu bagai angin yg
gk pernah berhenti mampir..
Lee Mbaa Young
anak dio dan yuri perempuan hamil nya pas nglakor kn, berarti nnti dio gk bisa jd wali nikah.👍
Lee Mbaa Young
enak ya yuri hidupnya jd pelakor hamil sebelum nikah, di nikahi Dio trus masih di lindungi Mario.
knp sih lelaki bnyak yg bodoh. wanita baik mesti di tinggal tp wanita murahan kayak yuri gmpang bnget dpt laki.
blm dpt karma ya pelakor ini.
Tyta Azzahra
bolak balik kesini belum ada lagi lanjutannya 😬
Tyta Azzahra
lanjut dong
atun atun
lnjutkan
Muliani Harefa
ummm
Khairunnisa
ceritaxx seru bngett sya suka sekali
Tyta Azzahra
mana nih lanjutan episode berikutnya
Tyta Azzahra
hati ku ikut meleleh membaca nya, di tunggu kelanjutan nya ya...😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!