NovelToon NovelToon
Ranjang Penyelesaian

Ranjang Penyelesaian

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Balas Dendam
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: bunda Qamariah

Ketika semua hanya bisa di selesai dengan uang. Yang membuat ia melakukan apa saja untuk bisa mendapatkan uang, juga termasuk menju*l tubuhnya sendiri.

Tidak mudah menjadi seorang ibu tunggal. di tengah kerasnya sebuah kehidupan yang semakin padat akan ekonomi yang semakin meningkat.


Ketika terkuaknya kebenaran jati diri putrinya. apakah semua akan baik-baik saja? atau mungkin akan bertambah buruk?

Ikuti kisahnya dalam. Ranjang Penyelesaian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bunda Qamariah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tragedi

"Aron, aku tidak mau di penjara, Aron!" Tiba-tiba Lusia datang dengan wajah panik melihat Aron masih memeluk jenazah yang wajahnya mirip Lusia.

"Aku tidak menyuruhmu membunuh, Lusia. Kau melakukannya atas keinginan mu sendiri. Kalau kau sampai tertangkap, salahkan dirimu sendiri.." Aron menjawab Lusia dengan kedua mata tetap menatap wanita beku yang berada di depannya.

Lusia menatap horor Aron saat mendengar jawaban pria itu seolah-olah tidak ingin membantunya.

"Ingat, Aron! Saat aku tertangkap! Kau juga harus ikut tertangkap bersamaku! Kau harus ingat! Keberadaanku di rumah Dave. Semua atas keinginanmu untuk menutupi kejahatan mu selama ini! Jadi kalau aku sampai tertangkap! Kau juga harus menyusul denganku!" Ucap Lusia.

Aron berdiri tanpa mendorong kembali mayat beku itu ke dalam pendingin.

"Kau sedang mengancamku?" Tanya Aron.

"Tidak! Tapi sejatinya aku berada di rumah Dave. Semua gara-gara kau yang sudah membunuh istrinya!" Ucap Lusia.

Aron terdiam sejenak. Kemudian dia menggeleng keras. "Tidak! Bukan aku yang membunuh Lusia! Bukan aku!" Teriak Aron.

Sepertinya pria itu punya gangguan kejiwaan.

Aron tiba-tiba teringat dengan kejadian di mana Lusia terbunuh beberapa tahun sudah berlalu.

Flashback.

"Lusia."

Di pernikahan Lusia yang baru berjalan selama 5 bulan bersama dengan Dave.

Aron kembali datang ke kehidupan Lusia.

"Aron?" Ucap Lusia heran melihat pria itu yang tiba-tiba muncul setelah pergi selama hampir 2 tahun.

"Bagaimana kabarmu?" Tanya Aron.

Lusia tersenyum. "Aku baik." Jawab Lusia.

"Aku dengar kau sudah menikah dengan seorang pengusaha?" Tanya Aron.

"Iya. Kau yang pergi bersama wanita itu, berarti kau memilih wanita itu di bandingkan aku. Lantas kenapa aku tidak bisa memilih?" Sindir Lusia.

"Lusia, aku sudah pulang. Aku ingin kembali membina kehidupan kita. Ayo Lusia, kembalilah pada. Aku berjanji tidak akan sia-siakan kamu lagi," Aron memegang tangan Lusia dengan tatapan memohon untuk kembali pada Lusia lagi seperti sedia kala.

Lusia menggeleng menarik jari jemari tangannya dari genggaman pria itu, "Tidak, Aron. Aku mencintai suamiku. Antara kau dengan ku sudah lama berakhir. Kau memilih wanita itu, setelah dia menyakitimu, kau kembali lagi padaku. Tapi maaf aku sudah terlanjur bersama Dave. Dan aku tidak mau mengkhianatinya." Ucap Lusia jelas menolak keinginan Aron.

Semenjak pertemuan mereka. Aron terus aja berusaha mendekati Lusia. Namun Lusia tidak pernah peduli padanya.

Bahkan Aron sering mengirim pesan pada Lusia tanpa jenuh. Lusia yang tidak ingin berurusan dengan Aron lagi.

Terpaksa memblokir nomor ponsel pria itu. Namun Aron tidak pernah kehabisan cara terus berterusan mengganggu Lusia tanpa di ketahui Dave.

Lelah tidak bisa membuat Lusia kembali padanya. Aron sengaja menjalin hubungan dengan seorang wanita yang bernama Claudia.

Awal mula hubungan mereka biasa-biasa saja. Sampai di mana Aron meminta Claudia untuk mengubah penampilan serta wajahnya menjadi sosok seperti Lusia.

Dengan iming-iming uang yang banyak. Jelas saja Claudia akan menolak.

Dan ternyata. Pada saat itu juga Aron sudah berencana untuk menculik Lusia agar bisa tetap bersamanya dan menggantikan Claudia di posisi Lusia.

Berjalannya waktu tanpa terasa akhirnya Lusia melahirkan Asya. Jelas kehadiran buah hati mereka membuat Lusia dan Dave sangat bahagia.

Seminggu Lusia sudah melahirkan. Dia masih dirawat di rumah sakit.

Hari-hari Dave. Dia menghabiskan waktunya bersama istri dan putrinya di rumah sakit.

Sampai suatu hari.....

"Sayang, aku mau keluar sebentar ya. Kamu bisa kan nungguin aku di sini," pamit Dave saat akan pergi meninggalkan Lusia di rumah sakit.

"Bisa kok, mas." Jawab Lusia tersenyum menatap Dave.

Pria itu beranjak dan berjalan ke arah pintu ruangan Lusia di rawat berniat ingin pergi usai pamit.

"Mas."

Panggilan Lusia membuat Dave melihat ke belakang.

"Aku mencintai mu."

Dave tersenyum hangat mendengar kata-kata cinta dari Lusia.

"Aku juga mencintaimu."

Setelahnya Dave langsung beranjak pergi.

Kepergian pria itu. Ternyata Aron datang dan langsung membius Lusia kemudian membawanya pergi dari rumah sakit meninggalkan Asya.

Dan di kesempatan itu juga. Aron sudah mengganti Claudia di posisi Lusia yang akan menjadi istri kepada Dave kedepannya.

Tanpa Dave menyadari. Kata-kata cinta dari Lusia tadi. Adalah kata-kata terakhir dari wanita itu untuk selama-lamanya.

Malam hari saat Lusia terbangun. Dia kaget karena merasa berada di tempat yang asing.

"Hai sayang, kau sudah sadar?" Tanya Aron pada Lusia.

"Apa yang kau lakukan, Aron? Kenapa kau menyekap ku di sini?" Lusia berusaha memberontak dengan kedua tangan dan kakinya diikat.

"Lusia, apa kau mengerti? Aku mencintaimu. Tapi kau tidak mau kembali pada ku. Aku tidak punya pilihan selain bisa memilikimu dengan menghalalkan segala caraku..." Aron berjalan mendekat.

"Menjauh! Menjauh kau dariku!" Pekik Lusia takut dengan Aron yang terlihat berbeda.

"Sayang. Jangan takut, aku tidak mungkin melukai wanita yang aku cintai... Aku... Aku hanya ingin mengubah wajahmu saja..." Aron terlihat sangat menyeramkan dengan pisau bedah yang berada di tangannya ingin mendekati Lusia.

"Argh!! Tolong!! Tolong aku!!!" Lusia berteriak sekuat tenaga namun mustahil ada orang yang akan mendengarnya.

"Sstttt Jangan berteriak, sayang. Karena mustahil ada yang mendengar mu. Saat ini kita sedang berada di kediaman mama Via. Namun, posisi kita sangat jauh di bawah tanah, yang hanya aku yang mengetahui tempat persembunyian ini.." ucap Aron semakin mendekat.

"Lepaskan aku, Aron. Lepaskan aku! Biarkan aku hidup tenang. Selama ini kau yang memutuskan pergi bersama wanita lain. Kenapa sekarang kau kembali mengganggu kehidupan ku bersama suami ku!" Lusia menangis ketakutan.

"Karena aku masih mencintai mu, Lusia." Aron sudah tiba di dekat Lusia.

"Tidak, Aron. Kau tidak mencintaiku. Karena kalau kau benar mencintaiku, mana mungkin kau pergi bersama wanita lain. Dan mana ada laki-laki mencintai tapi menyakiti wanita itu! Kau hanya sudah tidak waras, Aron! Mental mu terganggu!" Lusia berusaha menyadarkan Aron.

"Aku tidak gila!" Aron mengayun pisau bedah di tangannya yang berhasil melukai wajah Lusia.

"Argh!" Lusia terkejut dengan tindakan tiba-tiba Aron.

Sudah dua hari Lusia disekap oleh Aron. Namun tidak ada tanda-tanda kalau pria itu akan melepaskannya pergi.

Dan Dave juga tidak menyadari kalau yang bersamanya adalah Claudia yang sudah mengganti wajahnya mirip seperti Lusia.

Merasa kalau Aron tidak mungkin melepasnya jika terus memberontak. Lusia sengaja bersikap lembut agar Aron mau melepas ikatannya.

Benar saja, Aron benar-benar memberinya kebebasan. Dan membiarkan tali di kedua tangan dan kakinya perlahan di lepas pria itu melihatnya yang sudah mulai patuh.

Di hari ketiga Lusia berusaha kabur saat melihat Aron sepertinya ketiduran.

Namun naas, karena usahanya tidak berhasil dan dia ketahuan ingin kabur.

"Kau mau ke mana, Lusia?" Tanya Arob memergoki Lusia yang berniat kabur.

"Menjauh dari ku! Kalau tidak, aku akan melenyapkan nyawaku!" Lusia mengambil pisau bedah milik Aron dan di letakkan tepat di lehernya berharap Aron tidak menghalanginya untuk pergi.

"Lusia, kamu jangan gila. Cuma gara-gara laki-laki itu kamu rela bunuh diri. Itu tidak lucu, Lusia..." Aron tetap berjalan mendekati Lusia secara perlahan.

"Berhenti! Aku bilang jangan mendekat!" Ancam Lusia saat Aron semakin hampir.

Ia melangkah pelan ke belakang agar menjauh dari Aron.

Aron tersenyum penuh arti, kemudian menendang pisau dari tangan Lusia hingga terlempar ke lantai.

Di kesempatan itu Lusia ingin melarikan diri. Namun Aron memeluknya erat.

"Lepaskan!" Lusia memberontak.

Tangannya tidak sengaja kembali meraih pisau dan ingin menusuk leher Aron. Namun Aron mendorongnya, sehingga pisau menancap tepat di leher Lusia yang merenggut nyawanya detik itu juga.

"Lusia!!!" Aron berteriak histeris saat tak sengaja dia justru membunuh Lusia yang sudah tergeletak di lantai dengan darah memenuhi wajahnya.

"A-apa... K-kau p-uas s-sekarang?" Kalimat terakhir Lusia sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

"Lusia! Jangan tinggalkan aku, Lusia! Bangun!" Aron terus berteriak-teriak seperti orang gila.

Namun wanita yang dia panggil mustahil untuk hidup kembali karena Lusia benar-benar sudah tewas mengenaskan.

Dan saat itu juga Aron yang tidak terima kenyataan kalau Lusia sudah pergi. Akhirnya memilih membekukan tubuh Lusia, yang sudah meninggal.

Lusia meninggal 10 hari setelah melahirkan putrinya Asya.

Selesai Flashback.

1
Nar Sih
lanjut dong bunda👍☺️
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
ketemu apaan tuuhh
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
ehhh ... jodohnya Vegam kah ini
Nar Sih
lanjutt bunda👍
Ayesha Almira
aron gila ...
Nar Sih
cerita nya aron nih biang mslh nya ,pantesan lusia yg palsu alias claudia ingin membunuh asya jls yg bukan ank nya
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
ternyata Lusia asli sdh meninggal
Rain🍁
ehhh ko jd curiga sihhhh
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
apa itu Lusia yg asli
Nar Sih
alhamdulilah aulia udh dtg lgi
Ayesha Almira
jelasin Aulia br smuanya terungkap
Nar Sih
bnyk yg kmu gk tau dave ,karena kmu udah di butakan dgn cinta mu pda lusita
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
papa edan 😏
Nar Sih
semoga asya bisa tertolong dan lusita sgra di tangkap
Ayesha Almira
pasti Dave sangat kaget...
Nar Sih
moga asya tdk selamat dan lusia ketangkap basah mau jdi pebunuh ank nya sendiri,dobel up bundaa
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
ehh.. beneran ditusuk?? tp bukan kali yaa
Ayesha Almira
siapakah yg berdarah....asya pa lucia,semoga asya baik2 saja ..
Nar Sih
jgn percya dgn aron dave ,yg cuma ingin adu domba kmu
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
eh gimana² .. apa Vegam punya affair juga sama Lusia 🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!