NovelToon NovelToon
Gadis Galak Jadi Istri CEO

Gadis Galak Jadi Istri CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Teen / Tamat
Popularitas:20.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Edi Suheri

🌹🌹🌹🌹🌹


Menceritakan seorang gadis tomboi bernama Ratih Kapoor yang cerdas dan cuek, dia tidak pernah menghargai laki laki namun suatu hari ia bertemu dengan CEO tampan kisah hidupnya pun mulai berubah seiring waktu.

Mari kita baca....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Edi Suheri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34

"Bisa tidak jangan berteriak seperti itu." ucap Ratih yang masih berada di pintu.

"Bagaimana aku tidak berteriak lihat lah diriku sekarang. ini semua gara gara dirimu." sahut Ricko dengan tatapan penuh kekesalan.

"Maksud bapak apa...??" tanya Ratih pura pura tidak tahu.

"Jangankan berjalan berdiri saja aku tidak bisa." jawab Ricko tak melepaskan pandanganya dari Ratih.

"Eeeee..... maafkan saya pak, saya benar benar terpaksa. bapak sih main yambar aja ambil kesempatan dalam kesempitan." ucap Ratih memanyunkan bibirnya.

"Ambil kesempatan bagaimana emangnya enggak boleh bersenang senang dengan calon istri sendiri." balas Ricko tak mau kalah.

"Ha..ha..ha.. bapak lucu sekali berbicara seolah olah kenyataan, jangankan jadi istri bapak jadi pembantu di rumah bapak aja saya tidak pantas." tutur Ratih yang di iringi tawa kecil.

"Jangan banyak bicara, cepat bantu aku berdiri." ucap Ricko seraya melambai tangan pertanda memanggil Ratih.

"Bapak mau kemana jangan macam macam." tegas Ratih yang menunjuk Ricko dengan telunjuknya.

"Bawa aku ke kamar mandi, badanku terasa sudah sangat gatal." sahut Ricko beranjak bangkit dari ranjang.

"Bapak bisa sendiri kan tidak perlu bantuan saya, atau saya panggil pak Kevin." ucap Ratih tampang takutnya, dia sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi.

"Tidak perlu...!!" ucap Ricko berhasil membuat langkah Ratih berhenti.

"Aku inggin kamu yang membantuku bukan Kevin karena yang menyebabkan diriku seperti ini adalah kamu." sambung Ricko lagi.

"Baiklah saya akan membatu bapak tapi bapak harus berjanji satu hal." ucap Ratih menampakkan telunjuknya yang mengartikan kalau itu satu.

"Katakan." sahut Ricko mengiyakan syarat dari Ratih.

"Bapak tidak boleh macam macam dengan saya." tutur Ratih mengajukan jari kelingkingnya.

"Baiklah.." sahut Ricko menyatukan jari kelingkingnya dengan jari Ratih, pertanda menyetujui apa yang di minta oleh Ratih.

Ratih berusaha membantu Ricko dan membawanya ke kamar mandi. Ratih juga menyiapkan air hangat di bak madi

agar memudahkan Ricko dalam ritual mandinya.

"Semuanya sudah beres sekarang saya pergi dulu." ucap Ratih yang selesai dengan tugasnya.

"Tunggu dulu. bisakah kamu membantuku membukakan ini." tutur Ricko sambil berusaha membuka ritsleting yang sepertinya agak kesusahan.

"Maaf ya pak kalau bagian itu saya rasa saya tidak bisa." sahut dengan senyuman yang di buat buat.

"Ni ubi karet udah di kasi hati malah mintak jantung, awas aja kalau berani macam macam aku gorok tu telor." batin Ratih terlihat kesal.

"Cepat bantu aku, kamu tidak lihat aku sedang kesusahan sekarang." perintah Ricko yang memang sangat susah membuka resletingnya.

"Apa bapak tidak ingin melihatnya masih utuh. apa perlu bapak ingin saya membantunya." ucap Ratih dengan penuh penekanan bahkan dengan sorot mata mengerikan.

Ricko yang menyadari kalau dia sudah mendapat tatapan mematikan dari Ratih segera membuka resletingnya dengan cepat."Sepertinya tidak perlu lagi lihatlah sudah bisa bukan." gerutu Ricko dengan di iringi senyuman tipis.

"Cantik cantik tapi sangat menyeramkan." batin Ricko.

"Kalau begitu saya mohon diri, permisi." pamit Ratih sambil membalikkan badannya.

"Tunggu." tutur Ricko menghentikan langkah Ratih.

"Iya pak." jawab Ratih kembali menatap wajah tampan Ricko.

"Bukalah lemari di sana ada baju Selfi. kamu bisa memakainya tidak mungkin kan kamu pulang dengan keadaan seperti itu." ucap Ricko.

"Terima kasih pak tawarannya tapi saya minta maaf saya tidak mungkin menerima barang orang lain." sahut Ratih lalu keluar dari kamar mandi dengan cepat cepat.

"Huffff..... sungguh menyebalkan menjengkelkan bisa bisanya mengambil kesempatan dalam kesempitan. tapi tunggu benar juga kata pak Ricko tidak mungkin kan aku keluar dengan pakaian seperti ini apa kata para karyawan nantinya." Ratih mendengus dengan kesal dia terpaksa harus memakai pakaian Selfi di lemari.

"Wah gila ini pakaian banyak banget." tutur Ratih tampang terkejutnya melihat banyak sekali pakaian wanita di lemari Ricko.

"Apa ini pakaian belum siap di jahit semua." tutur Ratih lagi seraya memilih pakaian yang ingin ia gunakan tapi Ratih tidak menemukan pakaian yang pas terlihat banyak sekali pakaian seksi dan lingeria.

"Hahhh.... ini sama saja kalau aku tidak memakai baju. tapi mau bagaimana lagi." ketus Ratih sambil mengambil salah satu pakaian seksi.

Tak di sangka baju yang ia kenakan begitu pas di badannya. Ratih terlihat begitu cantik dan elegan mengunakan baju dress di atas lutut yang memperlihatkan pahanya yang putih mulus dan bersih itu terlihat jelas. Ratih begitu seksi mengunakan dress tersebut yang pastinya bakal membuat kau Adam mintak ampun.

Ratih melepaskan ikatan kuncir rambutnya ia membiarkan rambutnya terurai kesamping belahan kepala kiri. Ratih menatap dirinya di cermin sambil mengoles sedikit lipstik yang berada di sana dia menyatukan bibir atas dan bibir bawah hingga berbentuk sebuah kecupan pertanda kalau dia sudah selesai menghias diri.

"Apa sekarang aku terlihat seperti seorang fashion show." guma Ratih pada dirinya sendiri sambil berkacak pinggang mempraktekkan gaya seorang model.

"Apa ini..." terkejut Ratih baru menyadari kalau banyak sekali tanda kiss di lehernya.

"Aaaaa...... ini pasti ulah si ubi karet itu." gerutu Ratih meremas tangannya.

Ratih mendengus kesal dia langsung keluar jiwa modelnya seketika hilang setelah melihat tanda kiss itu.

Ratih berjalan keluar seolah olah diiringi dengan syahdunya alat musik dia bahkan melewati Kevin yang sudah dari tadi bengong melihat dirinya.

"Eeetttt tunggu." ucap Ratih ketika menyadari kalau ada sesuatu yang terlewat.

"Pagi pak Kevin." sambung Ratih lagi menundukkan kelapanya setelah berbalik menghadap Kevin.

Kevin tidak langsung bicara dia begitu terkagum dengan penampilan Ratih yang sudah seperti bak model papan atas, apa lagi penampilan Ratih yang memperlihatkan bentuk pahanya mulusnya itu membuat Kevin susah bernafas.

"Halo pak Kevin. ucap Ratih melambaikan tangan di hadapan Kevin.

Langsung saja lamunan Kevin buyar seketika, dia menggaruk kepalnya yang tidak gatal." Ka-kamu mau kemana." tanya Kevin sedikit terbata bata.

"Saya mau membuatkan kopi. bapak mau...?? akan saya buatkan...??" tanya balik Ratih.

"eee I-iya buatkan saja. kamu eee bukan, pak Ricko bukan bukan. ahhhh.... kamu sudah makan...??" tanya Kevin mengeruk kepalanya lagi dia tidak tahu harus berbicara apa konsentrasinya hilang seketika saat melihat paha mulus Ratih.

"Tidak perlu repot pak, saya membawa bekal." jawab Ratih dengan penuh senyuman.

Kevin sudah tidak konsen lagi beberapa kali dia menepuk kepalanya mengumpul kesadaran kembali namun tetap tidak bisa fokus.

"Kevin." panggil seseorang yang cukup ia kenal.

**Bersambung.......

🌹🌹🌹🌹🌹

maaf apabila ada typo maklum baru belajar

👉👉 bantu vote dan like kakak 👇👇**

1
Bungatiem
athor tolong lebih teliti lagi
I Dw Ny Manasamadhi
Lemah
I Dw Ny Manasamadhi
Seperti Perempuan Suka cari Masalah,,
nuraeinieni
ceritax bagus dan keren,,,,👍👍👍👍
Taufik Hidayat: ohpmoki ikblbbbbh re__. nn
total 1 replies
nuraeinieni
aq mampir
Ratna Suryati: lanjut
total 1 replies
Sue ciutt..
Bagus ceritanya...
Qorie Izraini
benar itu yg di kata kan oleh mana susi, seharus ny Ricko menyelidiki apa yg di laku kan Silfi di luar sana.
secara model gitu lo...
pasti gonta ganti pasangan kencan ny, kebanyakan gitu ...
Olha Alamri
gagal fokus..
Olha Alamri
ilusinasi..
Adriani Endang Suwarno
katax Ratih mungil tak sesuai dgn visualx Thor💪💪
Wardah Juri
kurang cocok visual nya
Neank Thiefa
dari awal baca novel ini bikin ngakak terus Thor aku ampek nahan tawa takut anakku ke bangun 🤭😅🤣🤣
Neank Thiefa
aku bacanya jadi ketawa2 sendiri Thor🤭😅
Wardah Juri
aq suka banget ceritanya
Rhisna Rhisna
aku mampir kak
Dhe Rumengan
untuk han ya?
smara dina
merubah jari hari ku lebih indah wmwmw
Lai Lai
tidak...
Suzana Diro
kevin bukan ke suami tahnia?? kok jadi tunangan..ke aku yang salah baca
Yani Cuhayanih
Thor aku hadiiiir pas akhir tahun 2022......
Jus Anggur: wkwkwk iya maksih ya. jangan lupa mampir juga karya sebelah, ayah untuk ankku
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!