NovelToon NovelToon
Ketika Waktu Bisa Di Putar Kembali

Ketika Waktu Bisa Di Putar Kembali

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Spiritual / Romantis / Bullying dan Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:15.9k
Nilai: 5
Nama Author: ROGUES POINEX

Angel mencintai Malvin dengan sepenuh hati. Sampai dia menghabiskan waktunya hanya untuk mendapatkan perhatian Malvin. Dia bahkan memaksa orang tuanya untuk menjodohkan mereka. Pernikahan yang dia impikan bisa berakhir bahagia nyatanya berakhir tragis.

Dia terbunuh di tangan Malvin dan sepupunya sendiri. Arwah nya keluar dari tubuh nya. Rahasia - rahasia yang tidak di ketahui perlahan terungkap. Bahkan dia melihat seseorang yang mencintainya dengan tulus padahal dulu dia menghina pria itu demi seorang Malvin.

---------

"Maafkan aku yang tidak bisa melindungi mu! Aku bersumpah jika aku akan membalas mereka semua. " --- Langit Al Ghassal.

"Jika aku di berikan kesempatan kedua, aku berjanji akan mencintaimu." --- Angelina Chloe Dominic.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROGUES POINEX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tamu Tidak Di Undang

Atmosfer ruangan terasa panas dan bahkan dingin nya hujan tidak bisa menembus atmosfer di ruangan itu. Setiap kata pedas, cacian dan makian terlontar dari satu mulut. Zayn dan Aryani duduk dengan santai seolah telinga mereka tertutup untuk mendengarkan ocehan seseorang.

Tamu tidak di undang sore itu muncul di rumah mewah keluarga Dominic. Tamu yang sama sekali tidak pernah di harapkan kedatangan nya namun mereka datang dengan kemarahan di tangan mereka. Dengan santai Zayn menyeruput kopi dan menikmati setiap rasanya. Aryani duduk diam namun tangan nya terus memainkan ponsel. Di sekitar mereka para pelayan menatap tamu itu dengan jengah.

Brian dan Yunita merasa geram karena sejak tadi mereka bagaikan makhluk tak kasat mata yang terus di abaikan.

BRAK...

"Kalian dengar atau tidak?"

Zayn menatap Kakak ipar nya dengan santai."Dengar, lalu apa yang Kakak inginkan?"

Brian mengepalkan tangan, matanya terpejam, emosinya sudah sampai tingkat dewa. Tapi dia harus bersabar karena dirinya benar-benar membutuhkan bantuan keluarga Dominic.

"Aku butuh uang 100 Milyar, cepat transfer, "

"Apa begitu cara seseorang meminta bantuan?" Itu suara Aryani, dia sudah jengah dengan keluarga Kakak nya itu. "Kalian datang kesini untuk meminjam atau merampok uang?"

BRAK...

"Kurang ajar kamu Aryani! Apa begitu caramu bicara pada Kakak mu sendiri. Jangan mentang - mentang kamu lebih di atas kamu bisa lupa diri. Jika Zayn tidak mengangkat derajat mu mungkin kamu hanya akan menjadi seorang desainer murahan. "

BRAK...

Kali ini Zayn yang menggebrak meja, dia paling tidak suka jika Istrinya di hina. "Bilang apa kamu barusan? Desainer murahan? Namanya sudah di kenal banyak orang, rancangan nya selalu menjadi nomor satu baik di kalangan selebriti, Ibu - Ibu sosialita ataupun di kalangan anak - anak muda.. Tapi kamu bilang Istriku desainer murahan! Jika benar lalu kenapa kamu memakai rancangan Istriku.. Lepaskan pakaian mu!" Yunita melotot, dia tidak sadar jika pakaian yang dia pakai adalah hasil rancangan dari Aryani.

"Sudah! Sudah! Lebih baik sekarang kamu berikan uang nya supaya masalah selesai, " Kata Brian melihat waktu yang seperti mengejarnya.

"Maaf Kak Brian, tapi kali ini aku tidak bisa memberikan nya. " Jawab Zayn kembali membuat Brian meradang.

"Apa maksud mu? Jadi kamu lebih memilih aku di penjara, begitu? Lagi pula uang 100 Milyar sama sekali tidak banyak untuk kalian, apa salah nya jika memberikan nya.. Toh kalian juga tidak akan bangkrut."

Aryani mengubah posisi duduk nya dengan kaki menyilang dan tangan bersedekap. "Kami memang tidak akan bangkrut! Tapi uang segitu lebih baik kami sumbangkan kepada anak panti dari pada harus di berikan kepada kalian.. Coba kalian ingat! Sudah berapa kali kalian meminta bantuan jika ada masalah, kalian selalu menganggap masalah itu adalah masalah kecil. Kalian menggunakan nama keluarga Dominic untuk menekan rekan bisnis kalian. Jika ada masalah? Kalian datang kesini untuk meminta bantuan.. Lalu dimana tanggung jawab kalian? Jika kali ini kami membantu kalian maka kalian tidak akan pernah belajar dari kesalahan."

Memang benar, setiap kali ada masalah dengan perusahaan atau proyek yang di jalankan Brian. Mereka selalu datang menemui keluarga Dominic untuk mencari pertolongan. Bukan sekali dan dua kali tapi sudah hampir berkali-kali. Tidak ada proyek yang berjalan dengan baik jika Brian yang bertanggung jawab. Sebenarnya banyak pebisnis yang sudah muak bekerja sama dengan Brian tapi Brian selalu menggunakan nama keluarga terkaya nomor satu yang membuat mereka menciut. Lagi pula siapa yang berani melawan keluarga Dominic dan menjadi hancur.

Baru saja Yunita ingin membalas, Brian lebih dulu menggenggam tangan Istrinya dan menggelengkan kepalanya. Yunita bungkam dan kali ini untuk pertama kalinya dia tidak akan bersikap angkuh.

"Tolonglah, Kak.. Proyek Pembangunan Hotel di kota B terjadi masalah. Bangunan nya runtuh dan banyak memakan banyak korban jiwa. Orang kepercayaan ku mengkhianati ku dengan melakukan korupsi dan membeli barang material yang murah.. Jika sampai masalah ini di ketahui orang luar maka perusahaan ku bisa hancur."

"Itu adalah tugas dan kewajiban mu dalam menyelesaikan nya, Brian.. Maaf! Tapi aku tidak akan ikut campur lagi, "

            0000000000000000

Baru saja Angel memasuki rumah dan berniat untuk beristirahat. Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain dan tidak mengizinkan nya beristirahat. Suara bising orang teriak - teriak menghentikan langkah kaki Angel yang akan memasuki rumah. Angel bisa menebak jika ada tamu yang tidak di undang datang ke rumah nya.

Tak sengaja Yunita melihat Angel yang baru pulang. Dia mengernyit melihat penampilan Angel. Dania memang sudah cerita mengenai perubahan Angel tapi dia masih tidak percaya sebelum melihat nya. Biasanya Angel akan merasa kasihan dan iba jika melihat dirinya menangis. Karena racun kebencian yang sudah dirinya ciptakan membuat Angel lebih dekat dengan keluarga Witsy.

"HUWAAAAAA ANGEL.. " Seperti biasa, Yunita akan bersandiwara dan merasa paling di sakiti. Jika dia yang dulu akan masuk ke dalam drama wanita itu. Tetapi tidak dengan Angel yang sekarang.

Yunita memeluk Angel seolah sedang menumpahkan seluruh kesedihan nya. "Hiks hiks hiks.. Jangan salahkan orang tuamu! Mereka tidak bermaksud seperti itu, memang kami yang salah. Kami yang tidak tau diri meminta bantuan pada mereka terus menerus. Tapi kami melakukan itu karena menganggap mereka keluarga, jadi apa salah nya meminta bantuan pada mereka.." Zayn dan Aryani memutar bola matanya malas, tapi mereka takut jika Angel akan mengamuk karena mereka tau jika Angel lebih menyayangi keluarga dari Paman nya.

"Angel itu---"

"HUWAAAAAA!" Suara Aryani terendam oleh tangisan palsu Yunita. "Kami sadar jika kami hanyalah orang kecil jika di bandingkan dengan keluarga Dominic. Apalah aku ini yang hanya sebuah rempahan? Tapi bisakah kalian sedikit saja berbelas kasih kepada orang kecil ini?" Zayn dan Aryani tau jika itu adalah akting tapi perasaan mereka tetap tidak enak. Jika Angel sampai mengamuk dan mengancam itu akan menjadi kelemahan mereka.

"Tante, " Itu suara Angel. "Kalo udah selesai akting nya bisa nggak kepala Tante jauhi sedikit, seragam sekolah aku cuma satu tapi Tante ingusin.. " Hening! Yunita langsung menjauh dengan mata mengerjab beberapa kali. Kaget? Tentu saja.

Angel mengambil tissu dari dalam tas dan membersihkan sisa - sisa air mata buaya milik Yunita di seragam sekolah nya. "Tante tau arti dari kata keluarga?" Angel membuka suara. "Keluarga memang saling membantu tapi bukan menjadi sebuah benalu.. Istilah nya, orang yang hanya menumpang terus menerus."

"Dad, " Angel menatap wajah Zayn yang masih terpaku. "Mereka minta bantuan apa?"

"Uang 100 Milyar, ada masalah dengan proyek yang sedang berjalan, "

Angel manggut - manggut mengerti. Lalu dia mengeluarkan buku dari tas sekolah nya. Berjalan ke arah sofa dan duduk mencatat sesuatu. Setelah beberapa saat hening. Dengan santainya Angel memberikan kertas tersebut pada Paman nya.

Brian mengambil dengan tangan gemetar, melihat yang tertulis di dalam nya. Seketika matanya membelalak. "A--apa ini?"

"Om nggak bisa membaca, "

"T-tapi sejak kapan Saya punya hutang?

"Serius Om bertanya seperti itu... Hem baiklah! Seperti nya aku harus mengingatkan kalian... 500 Milyar sebagai pinjaman dana untuk perusahaan Witsy yang hampir bangkrut 2 Tahun yang lalu. 250 Milyar sebagai ganti rugi atas kebakaran Club Malam yang di buat oleh Tante Yunita saat sedang berpesta bersama teman - teman nya.. 50 Milyar sebagai bantuan dana investasi pada proyek Om yang pernah berhenti di tengah jalan.. Uang yang kalian gunakan menggunakan semua kartu hitam milik ku."Angel bicara panjang lebar. " Jika di total sekitar 1 Triliunan.. Begini saja! Aku akan berikan uang 100 Milyar yang Om mau, tapi bayar dulu semua hutang Om...Nggak banyak cuma...1 Triliun" mata Brian dan Yunita melotot dengan mulut menganga. Bahkan Zayn dan Aryani pun tak kalah terkejut nya. 100 Milyar saja mereka harus meminta pada keluarga Dominic, dan ini malah di suruh bayar 1 Triliun.

"Bukankah.. I-itu semua bukan hutang?" Tanya Brian tergagap. "K-kamu memberikan nya secara percuma kan?"

Angel mengangkat alis, matanya menatap dingin. "Aku nggak pernah bilang itu semua sebagai uang gratis.. " Angel menatap Zayn. "Apa Daddy memberikan itu sebagai uang gratis?"

Dengan cepat Zayn menjawab. "Tentu saja tidak.. Itu adalah pinjaman, "

Angel berdiri dengan santai. "Dengarkan Paman.. PINJAMAN bukan GERATIS.. So, Paman harus menggantinya.. "

BERSAMBUNG

1
Dewi hartika
petualanggan angel di zaman kuno makin setu,di tunggu up datenya🙂🙂🙏🙏
RaMna Hanyonggun Isj
Kasih banyak updatenya
Dewi hartika
hem di mulai neh pertualanggan di mensi lain,lanjutt semangat🙂🙂
Iam Just
kereennnn
Iam Just
up lagii dong thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!