NovelToon NovelToon
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ucu Irna Marhamah

Tidak ada kisah Cinta di dunia ini yang seindah kisah novel..

Tidak ada yang tahu.. Seperti apa dan bagaimana proses masa depan kita terjadi..

Namun ada juga beberapa kisah yang serupa dengan kisah di novel..

Karena beberapa kisah novel memang pernah terjadi di dunia nyata..

"Kadang sesuatu yang kita lihat tidak sesuai dengan kenyataan.

Kebencian yang terlalu dalam ini membuatku terjatuh.

Tapi memang begitu kenyataannya laki-laki itu menyebalkan dan aku muak melihat tingkah gilanya itu, dasar laki-laki aneh dia!

Jika bisa saat itu juga aku mematahkan lehernya. Tapi, aku tidak bisa melakukannya. Karena aku...."


_Shica Mahali_


"Jangan dilihat dari luar. Maka kau akan semakin penasaran dengan apa yang ada didalamnya.

Aku menyesal telah menyakiti perasaannya.

Aku tidak mengira kalau ini buah dari kesalahanku.

Maafkan aku, boleh aku mengenalmu lebih jauh lagi?

Tapi aku......"


_Raihan Alfarizi_



PERINGATAN!!!
17+

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ucu Irna Marhamah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

".. Dia yang kehilangan uang akan kehilangan banyak, dia yang kehilangan teman akan kehilangan lebih banyak, dia yang kehilangan keyakinan akan kehilangan semuanya.."

***

Ray memarkir mobilnya di depan restoran berbintang.

Shica dan Ray keluar dari mobil.

"Ray.. Apa ini tidak berlebihan? Ini restoran " kata Shica.

"Aku mau sedikit ketenangan" jawab Ray. Shica mengerutkan keningnya.

Mereka memasuki restoran dan di sambut oleh beberapa orang berjas.

"Selamat datang di restoran.. Tuan muda Harnojoyo " sapa salah satu dari mereka.

Shica mengerutkan keningnya. "Jadi restoran ini milik keluarga Harnojoyo " batin Shica.

Mereka di persilahkan untuk memasuki ruangan VVIP.

Baru kali ini Shica melihat Ray memamerkan kekayaannya. Biasanya Ray akan bersikap seperti remaja biasa.

"Emm.. Apa pertanyaanku membuatmu sedih? " tanya Shica merasa bersalah.

"Tidak juga.. Aku hanya ingin ketenangan untuk kita berdua disini" jawab Ray.

Shica mengerutkan keningnya. Namun dia tidak mau bertanya lagi.

Sunyi

Pelayan membawakan mereka jus.

"Terimakasih " kata Shica.

"Sama-sama, Nona.. Selamat menikmati " kata pelayan itu kemudian berlalu.

Shica menatap Ray. Sementara Ray menatap kosong pada vas bunga di meja.

Yang terdengar kini hanya musik restoran. Tidak ada yang berniat membuka suara.

Ray tiba-tiba tersenyum.

Shica semakin heran dengan tingkah Ray yang menurutnya sangat aneh.

"Ray.. Ada apa denganmu.. Jangan membuatku takut" gerutu Shica.

"Apa kau percaya pada uang? " tanya Ray tiba-tiba.

Shica mengerutkan keningnya. "Tentu saja " jawab Shica.

"Apa menurutmu.. Uang itu segalanya? " tanya Ray.

Shica mencerna pertanyaan Ray. Shica mengingat orang tuanya.

Mereka mencari uang. Dan jarang menghabiskan waktu bersama.

Hanya ada satu hari dalam dua minggu mereka bersama.

Mereka bertemu hanya waktu sarapan.

Mereka berdua kadang ada di waktu makan siang atau makan malam namun itu sangat jarang.

Uang memang selalu memenuhi keinginan nya. Tapi uang tidak bisa memberikan waktu untuk kebersamaan keluarganya.

"Tidak.. Uang membuat siapapun lupa segalanya.. " jawab Shica.

"Kita bisa mengatakan itu, Shica.. Tapi tidak bagi mereka " kata Ray.

Ray menatap Shica. Mereka saling menatap.

"Aku pernah jatuh Cinta pada seorang gadis yang sangat cantik.. Dia sungguh baik dan lembut.. Dia berasal dari kalangan masyarakat biasa.. Tapi aku menyukai tutur katanya yang terkesan elegan .. Aku terpesona dengan pertemuan pertama itu.." Ray menghela napas sejenak.

"Lalu? " tanya Shica.

".. Waktu itu aku kelas sepuluh, dan dia juga seumuran denganku.. Kelas kami berdampingan.. Aku sering melihatnya membaca novel dibangku taman sekolah.. Suatu hari aku menghampirinya dan berkenalan dengannya.. Dia gadis yang mudah akrab.. Dia juga asik orangnya.. " Ray meminum jusnya.

Shica terlihat serius mendengarkan.

".. Dia bilang dia menyukaiku.. Dia menyatakan perasaannya padaku" sambung Ray.

"Dia? Maksudmu perempuan itu yang menyatakan perasaannya padamu? " tanya Shica.

"Iya " jawab Ray.

"Jawabanmu.. Pasti iya kan? " tanya Shica.

"Benar.. Tiga bulan kami berpacaran, aku mengetahui ibunya terkena gagal ginjal.. Aku merasa sedih melihat pacarku sedih.. Sehingga aku membiayai pengobatan ibunya dengan uang bulananku.. " kata Ray.

"Kau baik sekali.. " kata Shica dengan ekspresi sedih.

".. Setelah mendapatkan pendonor yang cocok, ibunya pun sehat.. Aku mengunjungi rumahnya.. Dia tinggal berdua dengan ibunya.. Rumahnya sangat kecil dan sederhana.. Aku sangat iba.. Aku pun memperbaiki rumahnya dengan uang ayahku.. Ayahku selalu bertanya padaku untuk apa uang itu? Aku menjawab untuk sumbangan dan aku berbohong demi gadis itu.. " kata Ray dengan kepala tertunduk.

Shica menyentuh bahu Ray.

".. Aku melakukan nya untuk gadis itu dan.. Suatu hari aku mendengar gadis itu bercerita pada temannya.. Kalau dia mau menjadi kekasihku karena dia menginginkan hartaku.. Dia merencanakannya sejak awal.. Dan.. Dia berhasil.. Aku sungguh bodoh bukan.. " kata Ray.

Shica semakin merasa sedih. Dia mengusap bahu Ray.

"Tidak Ray.. Kau tidak bodoh.. Yang bodoh itu adalah gadis yang kau tolong.. Dia bodoh telah menyianyiakan Cinta tulusmu padanya " kata Shica.

"Ah.. Aku malah bicara yang bukan-bukan yaa.. Maafkan aku " kata Ray.

"Tidak apa-apa.. Kita kan teman" kata Shica.

Ray menatap Shica. Shica tersenyum.

"Suatu hari kau pasti akan mendapatkan perempuan yang lebih baik dari dia" kata Shica.

"Aku ingin dirimu" batin Ray.

"Kau sudah melupakan dia kan? " tanya Shica.

"Iya.. Sudah lama.. Tapi rasa kecewaku masih membekas" jawab Ray.

"Aku mengerti " kata Shica kemudian dia berhenti mengusap bahu Ray.

Tapi Ray memegang tangan Shica. Shica terkejut.

"Boleh aku mengatakan sesuatu? " tanya Ray.

"Semoga bukan itu lagi " batin Shica.

Shica mengangguk.

"Jika suatu hari nanti, aku menikah aku hanya akan menikah dengan perempuan sepertimu.. Yang baik dan peduli.. Yang memiliki hati meski tidak mau memberi hati.. Yang berjiwa meski tak membagi jiwa.. " kata Ray.

Shica menaikkan sebelah alisnya.

Ray tertawa dan melepaskan tangan Shica.

"Sungguh aku tidak berniat menggombal " kata Ray sambil tertawa lepas.

Shica tersenyum melihat Ray yang tertawa lepas tidak seperti biasanya.

Ray berhenti tertawa berganti dengan senyuman.

"Kau tahu? Kau lebih tampan jika tertawa seperti itu " kata Shica.

Ray tersenyum. "Kau yakin aku tampan? " tanya Ray.

"Tentu saja.. Kau meragukan mataku? " tanya Shica.

"Tidak.. " jawab Ray.

Mereka berdua pun tertawa bersama.

By

_Ucu Irna Marhamah_

1
Ummi Nza
😂😂😂😂😂😂
Ummi Nza
panjang bener nama nya 🤭
Imas Karmasih
masih belum tau konfliknya bingung
Azizach
Itu nama se kecamatan yaa thour d bawa🤣🤣
anti pebinor pelakor
Dalam novel yang paling menyedihkan adalah sosok reynaldi punya istri tapi masih sangat mencintai pria lain dan sangat jelas sicha perlihatkan, hak sebagai suami selalu di abaikan sicha dan ketika reynaldi mengambil hak (secara paksa), bukan sicha iklas tapi sicha menunjukkan dirinya begitu tersiksa hingga membuat reynaldi tidak percaya diri dan merasa bersalah hingga mengambil tindakan bodoh hanya untuk kebahagiaan sicha, reynaldi hidup menderita sendirian dan melihat istrinya menikah lagi dengan pria lain, sicha hidup bahagia dan reynaldy menderita di atas kebahagiaan sicha

Sicha sebenar tidak pernah mencintai reynaldi, dengan jelas dia menunjukkan dia masih mencintai pria lain didepan suaminya, hak reynaldi tidak dia berikan tapi saat reynaldi mengambil paksa sicha berkoar sebagai korban, tapi pada satu jadi istri raihan dia senang hati beri hak raihan selalu bermeraan dengan raihan

Sicha tidak layan untuk reynaldi seharusnya reynaldi bisa dapat wanita yang lebih menghargainya
Ismiyati Budiyono
auto mewek thor
Ismiyati Budiyono
sad ending..knp raihan hrs dibuat mati
Ismiyati Budiyono
poliandri y
Wati_esha
Bingung lho ini .. mau komentar apa. Author ... ceritamu ini 😇😇😇 Kasihan Shica duhhh.
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Apa boleh poliandri? 😇😇😇
Wati_esha
Reynala sudah menjelaskan status pernikahan Reynaldi dan Shica.
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Nadhira ... jadi mama bagi Shica.
Wati_esha
Raihan ... modus nih.
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Raihan ... apakah sudah menduga akan datangnya rintangan bagi mereka di masa depan hingga harus mempersenjatai isterinya?
Wati_esha
Baru mau tenang ... Sean Jansen muncul mengganggu.
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Regar ... lebih suka Raihan dari pada Reynaldi? 🙈🙈🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!