NovelToon NovelToon
Kultivasi Dewa 2

Kultivasi Dewa 2

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Kultivasi / Dan budidaya abadi / Epik Petualangan / Fantasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.6
Nama Author: Fathir Aliyudin

Ini lanjutan Kultivasi Dewa Season 1.
Silahkan baca dari Kultivasi Dewa Season 1.

Qin Fan yang memulai petualangan nya alam cahaya.
Dimulai dari menjadi murid sekte, membangun klan Qin, hingga membangun kekaisaran Qin dan menjadi penguasa seluruh alam, seperti yang ditakdirkan untuknya.

Gimana Perjalanan Qin Fan untuk meraih semua itu?
Yuk ikuti terus Kultivasi Dewa Season 2!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fathir Aliyudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Pemberontakan Pangeran Liu Wuji

Setelah berada diluar klan, Qin Fan dan rombongan menekan kekuatan seperti biasa, dimana mereka menekan kekuatan hingga ke semesta 3, sama dengan kekuatan yang dimiliki Gi Gi, selesai menekan kekuatan, Qin Fan dan rombongan melayang di udara dan melesat kearah barat daya.

Sebelum sampai di sekte pedang surgawi, Qin Fan berencana mengunjungi ibukota kekaisaran, Qin Fan ingin lihat seperti apa ibukota kekaisaran Liu, dimana kekaisaran Liu adalah satu satunya kekaisaran yang ada di alam cahaya.

Menurut rumor yang Qin Fan dengar, ada 2 bangsawan kelas atas yang berusaha memberontak dan menggulingkan kaisar Liu Bei dari tahta kekaisaran, kedua bangsawan berencana melakukan pemberontakan atas perintah pangeran Liu Wuji.

Liu Wuji merasa dirinya yang paling pantas menjadi kaisar ketimbang kakaknya yang merupakan putra mahkota kekaisaran, atau Liu Jie, karena kecemburuan dan haus akan kekuasaan, Liu Wuji bekerja sama dengan 2 bangsawan kelas 1.

Yang mana 2 bangsawan itu memiliki sebagian besar mentri dan juga jendral yang bekerja di istana kekaisaran, selain mentri dan jendral, 50% prajurit yang ada di istana juga berasal dari dua bangsawan itu, yang tidak lain adalah bangsawan Ying dan bangsawan Ju.

Adapun kekuatan kedua bangsawan, bisa dibilang tidak kaleng kaleng, pasalnya, meskipun sebagai bangsawan, kedua bangsawan memiliki pasukan dengan kekuatan yang cukup besar.

******

Saat ini Qin Fan dan rombongan berada didepan sebuah kota, setelah mendarat, Qin Fan dan rombongan berjalan kearah gerbang, tidak berapa lama, mereka sampai didepan gerbang dan ikut mengantri.

Seperti sebelumnya, saat pemeriksaan, tetua Jian yang maju memberikan lencana sekte pedang surgawi, selesai mendapat pemeriksaan dan membayar pajak masuk kota sebesar 100 koin emas, Qin Fan dan rombongan masuk kedalam kota.

"Kota Kemangi," sebelum masuk, Qin Fan membaca nama kota.

Tidak jauh kedalam kota, Qin Fan dan rombongan menemukan sebuah restoran.

"Bagaimana jika kita memanjakan lidah dengan makanan enak? sudah lama aku tidak makan makanan enak," ucap Qin Fan mengutarakan keinginannya.

"Aku setuju tetua pelindung, aku juga sudah lama tidak memanjakan lidahku," balas tetua Jian setuju.

"Bagaimana dengan kalian?" Qin Fan menoleh pada keempat gadis.

"Terserah saudara Qin saja, aku sih mana mantap," jawab Yuyu tersenyum, ketiga gadis lainnya juga mengangguk setuju.

"Baiklah, ayo kita masuk!" ajak Qin Fan bersemangat.

Qin Fan dan rombongan pun masuk kedalam restoran mewah, didalam restoran, seorang gadis menuntun mereka ke ruangan khusus sesuai keinginan Qin Fan.

"Mau pesan apa tuan tuan, nona nona?" tanya pelayan ramah, setelah Qin Fan dan rombongan mengambil tempat di rungan khusus.

"Bawakan saja makanan terbaik yang kalian punya!" jawab Qin Fan, lalu memberikan satu kantong koin emas dengan jumlah seribu koin emas.

"Baik tuan muda, mohon tunggu sebentar!" balas pelayan ramah, lalu kembali kedapur.

Setelah pelayan pergi, Qin Fan dan lainnya mencoba mendengar obrolan beberapa pelanggan yang juga berada di ruangan khusus itu.

Selain Qin Fan, tetua Jian, Yuyu, Jiyi, Chua Chua dan Gi Gi, kelima tetua juga memasang telinga mereka, kelimanya sudah tahu apa yang harus dilakukan jika berada diluar klan, yaitu mencari informasi.

"Bagaimana tuan kota?" tanya seorang pria paruh baya.

Saat ini disebuah meja yang tidak jauh dari Qin Fan dan rombongan, ada tiga pria paruh baya sedang membicarakan sesuatu yang penting, ketiga pria paruh baya adalah tuan kota dan juga salah utusan bangsawan Ying dan bangsawan Ju.

Utusan bangsawan Ying dan bangsawan Ju mengajak tuan kota agar bergabung dengan pangeran Liu Wuji, namun sedari tadi, tuan kota belum menjawab apa apa.

"Bagaimana jika penyerangan itu gagal? aku tidak ingin keluarga ku dimusnahkan yang mulia," balas tuan kota menggeleng kepala.

"Kita akan berhasil tuan kota, percayalah! rencana ini akan berjalan dengan baik, jika tuan kota mau bergabung, dan rencana ini berhasil, tuan kota akan menjadi salah satu mentri di istana," bujuk utusan bangsawan Ju, dia berusaha meyakinkan tuan kota.

Namun lagi lagi tuan kota menggeleng kepala, tuan kota kemudian berkata.

"Maafkan aku tuan tuan, aku tidak ingin mengkhianati yang mulia, tuan tuan tidak perlu khawatir! rahasia ini aman bersamaku," tuan kota tetap tidak ingin menjadi pengkhianat.

"Baiklah jika tuan kota tidak mau bekerja sama, saat pangeran Wuji menguasai istana, kota kemangi ini akan rata dengan tanah," balas utusan bangsawan Ying, lalu keduanya berdiri dan keluar dari restoran.

"Lin Gu? kerjakan dengan cepat!" suara Qin Fan terdengar dikepala salah satu tetua yang ikut bersamanya.

"Baik tuan," jawab Lin Gu, lalu dia berdiri dan mengikuti kedua utusan.

Setelah kedua utusan pergi, Qin Fan berdiri dan berjalan ke meja tuan kota.

"Maaf tuan! boleh aku duduk?" ucap Qin Fan ramah dengan menangkupkan tangan.

Tuan kota mendongak keatas, dapat dia lihat jika yang berbicara adalah seorang pemuda tampan berambut hitam panjang menjuntai kebawah.

"Silahkan duduk tuan!" balas tuan kota ramah.

"Aku sudah dengar apa yang tuan kota dan kedua utusan itu bicarakan, aku bangga pada tuan kota," ucap Qin Fan langsung pada intinya.

"Aku sudah menduganya tuan, lalu apa yang ingin tuan lakukan padaku?" ucap tuan kota tenang.

Qin Fan tersenyum dan menggeleng kepala, kemudian berkata.

"Seperti yang aku katakan sebelumnya, aku bangga dengan tuan kota, tuan kota juga tidak perlu khawatir, kedua utusan itu sebentar lagi sudah dijemput dewa kematian," balas Qin Fan tersenyum.

"Aku paham tuan, aku juga sudah melihat sendiri salah satu teman tuan mengikuti mereka," balas tuan kota yang sudah menduga.

Whush..

Tanpa membalas, Qin Fan memasang formasi penjara didalam ruangan itu.

"Sekarang tidak ada lagi yang bisa mendengar obrolan kita, aku minta tuan kota menjawab setiap pertanyaan ku dengan jujur," kali ini Qin Fan berkata serius.

"Tuan tidak perlu khawatir! aku tidak akan berkhianat pada yang mulia, informasi apa yang ingin tuan inginkan?" balas tuan kota yang tetap tenang.

"Bagaimana dengan pemberontak itu? dan dukungan dari mana saja selain dua bangsawan?" tanya Qin Fan ingin tahu, setiap kali ada kata pengkhianat, darahnya selalu mendidih, mungkin pengkhianatan yang dilakukan mentri Cao Cao, membuat Qin Fan benci dengan pengkhianat.

"Aku dengar jika selain bangsawan Ying dan bangsawan Ju, pangeran Wuji juga berhasil mengajak klan Xin untuk memberontak," jawab tuan kota jujur.

"Klan Xin?" Qin Fan terkejut klan Xin yang juga ikut mengambil bagian, begitu juga dengan tetua Jian dan keempat gadis cantik, kelimanya lebih terkejut lagi.

"Benar tuan, klan Xin juga ikut mengambil bagian dalam rencana pemberontakan itu," jawab tuan kota menganggukkan kepala.

"Terima kasih atas informasinya tuan kota," ucap Qin Fan menangkupkan tangan nya dengan hormat, lalu kembali ke mejanya.

Tidak beberapa lama, pelayan tadi kembali bersama beberapa pelayan lainnya, lalu meletakkan pesanan Qin Fan dan rombongan diatas meja, sementara tuan kota sudah kembali ke istana kota, Lin Gu juga sudah kembali dari menghabisi kedua utusan.

Selesai makan, Qin Fan dan rombongan keluar dari restoran, Qin Fan tidak ingin menginap, pasalnya, penyerangan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Setelah berada di luar kota kemangi, Qin Fan dan rombongan melesat kearah barat, karena saat ini Qin Fan masih berada di wilayah timur.

"Apakah tetua pelindung ingin melibatkan pasukan?" diperjalanan, tetua Jian bertanya.

"Sepertinya begitu, karena jika klan Xin melibatkan diri, sudah pasti istana akan dikuasai para pengkhianat itu," jawab Qin Fan mengangguk.

Yang tidak Qin Fan ketahui adalah sudah ada utusan yang tiba di klan Luan, klan Lin dan juga klan Qin, para utusan itu tiba sehari setelah Qin Fan dan rombongan meninggalkan klan, tapi para utusan itu diusir oleh Lin Ming.

Saat para utusan itu diusir, ketiganya mengirim pesan jiwa pada Qin Fan dengan kedatangan para utusan, tapi Qin Fan tidak menjawab apa apa, yang bisa dilakukan Lin Ming, Luan Ji dan juga Long Shan adalah menunggu perintah dari Qin Fan untuk melakukan pergerakan.

Dan sebelum meninggalkan kota kemangi, Qin Fan mengirim pesan jiwa pada ketiganya untuk menyiapkan pasukan.

"Aku juga memberi perintah pada Lin Ming, Luan Ji dan Long Shan untuk menggerakkan pasukan yang berkekuatan semesta 4 keatas," ucap lanjut Qin Fan.

Qin Fan hanya ingin melibatkan pasukan yang memiliki kekuatan semesta 4 keatas saja, karena dengan 60 ribu pasukan berkekuatan semesta 4 dari klan Lin, 10 ribu dari klan Luan dan 1200 dari klan Qin, Qin Fan rasa kekuatan itu sudah lebih dari cukup untuk membantu pihak istana.

Qin Fan sudah tahu kekuatan klan Xin yang sebenarnya, seperti yang dia pikirkan, klan Xin juga menyembunyikan kekuatan klan yang asli, dimana saat ini klan Xin memiliki 25 ribu murid berkekuatan semesta 1 bintang 1, 20 ribu murid berkekuatan semesta 2.

17 ribu murid berkekuatan semesta 3, 25 ribu murid berkekuatan semesta 4, 100 tetua tingkat rendah berkekuatan semesta 5 bintang 1-3, 50 tetua tingkat tinggi berkekuatan semesta 5 bintang 4-5, sementara Patriak dan tetua agung berkekuatan semesta 5 bintang 7.

Lima hari kemudian.

Qin Fan dan rombongan menemukan sebuah pasukan yang sedang melakukan perjalanan kearah istana, pasukan itu berasal dari klan Yong, salah satu klan menengah yang mendukung pangeran Liu Wuji untuk memberontak.

"Apa yang harus kita lakukan tetua pelindung," tanya tetua Jian, saat ini Qin Fan dan rombongan berada dibelakang pasukan klan Yong denhan jarak 2 kilo meter.

Tanpa menjawab, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa, lalu meminta keempat gadis masuk kedalam, entah apa yang dipikirkan Qin Fan.

"Kita ikuti mereka tetua Jian! aku ingin tahu dimana pangeran pengkhianat itu mengumpulkan pasukannya, tapi sebelum itu, tekan kekuatan dan hilangkan aura kalian lebih dulu! aku tidak ingin pergerakan kita diketahui mereka," ucap Qin Fan setelah keempat gadis cantik masuk kedalam dunia jiwa

"Baik tetua pelindung," jawab tetua Jian.

"Baik tuan," jawab kelima tetua, lalu mereka menekan kekuatan dan menghilangkan aura hingga tidak dapat dirasakan sama sekali.

*******

Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

Terima Kasih...

1
minak jinggo
ini cerita boneka
minak jinggo
d sini teleportasi tidak berguna sekarang.. gk ada penjelasan
minak jinggo
guru yoko tidak berguna.. cuma ngasih tugas doang
Zubair Usman
lnjuuuttt bos q
Pangeran
panglima kumbang 😍
Pangeran
tidak sinkron dgn paragraf sblmnya 🙏
Pangeran
dasar bukit = lembah
Khairul Azman Abdul Kahar
kenapa Qin Fan lupa pada keluarganya
Khairul Azman Abdul Kahar
sebilah pedang bukan sebuah pedang
Abeey Hisyam
rabi maneh
Zeth Manuhutu
kapan tingkatkan kultivasi
Zeth Manuhutu
kapan tingkatkan kultivasi
Zeth Manuhutu
jangan tingkatkan kultivasi buang2 waktu untuk hal tak berguna.
Zeth Manuhutu
ini yg menyerah sekte pedagtunggal atau sekte pedang surgawi
Harman Loke
bunuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhh jangan beri ampun bantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii habiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiissiiiiiiiiiiiii
Harman Loke
tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss kultiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiivaaaaaaaamuuu yang lebih tinggi lagi Qin Fan
N.Drille
karyanya bagus banget thor yuk dukung karya ku juga 😊
N.Drille
karyanya bagus banget yuk dukung karya ku juga silakan Klik Profil 😊
Yurian Al Masir
Mantaaappp brooo...makin lama ...makin asyiiik cerita nya... heeee... heee
Agen One: mampir kak, kali aja suka sama cerita nya
total 1 replies
Alfa
ganti ae sama kata " tibak e? "
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!