Chezy adalah seorang agen rahasia yang terpaksa menjalani pernikahan kontrak dengan Dallas, pewaris penuh rahasia dari keluarga Alston.
Awalnya hubungan keduanya hanya sebatas teman di tempat tidur. Tapi Dallas jatuh cinta secara tidak terduga. Chezy hanya memanfaatkan pernikahan kontrak ini untuk menyelesaikan misi dari organisasi, tapi malah terjerat dengan kasih sayang pria itu.
Hingga pada suatu hari, Chezy datang pada pria itu dan berkata, "Aku hamil anakmu. Haruskah aku menggugurkannya setelah kontrak berakhir?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa Jey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sarapan Bersama
Chezy bahkan lupa untuk membawa smartphone bersamanya. Jadi saat dia memasak dan mendengar Marine berteriak, akhirnya hanya bisa menghela napas.
"Siapa?" tanyanya agak berteriak.
"Ini suami tercintamu!"
"Sebentar."
Sudut mulut Chezy berkedut ringan. Pria itu. Apa lagi yang ingin diinginkannya?
Chezy memanggil Hadwin dan memintanya melanjutkan memasak. Lalu dia pergi ke ruang tamu.
Smartphone nya memang bergetar beberapa kali. Nama 'Pria Cabul' tertera di layar. Marine pasti tahu jika ini nomor Dallas karena beberapa pesan yang dikirim Dallas padanya pagi ini.
Chezy pergi ke sisi lain dan Marine pergi ke dapur untuk membantu Hadwin.
"Ada apa?" Chezy tampak kesal.
"Jangan berpura-pura tidak tahu!" Dallas di sisi lain bernada dingin.
"Oh, bagaimana kabarmu? Kumis kucing itu cocok bukan?" Chezy terkekeh.
"Lebih baik kamu memiliki cara untuk menghapus tanda di wajahku. Jika tidak, jangan pikirkan yang lain!"
"Okay, aku tahu itu. Di mana kamu ingin bertemu?"
"Di mana lagi, pulanglah sekarang atau aku akan datang ke sana!"
Chezy mendengar suara ******* di dapur dan wajahnya sedikit gelap. Dia menggertakkan gigi. Pasangan tidak berperasaan ini sungguh tidak tahu tempat untuk bercinta sepanjang waktu.
Di seberang telepon, Dallas sepertinya mendengar suara ambigu yang bukan milik Chezy. "Apakah kedua temanmu masih di sana?"
"Tentu saja. Di mana lagi? Tentu saja mereka tinggal di sini."
"Tampaknya kamu selalu menonton adegan langsung yang menyenangkan." Dallas terkekeh, tampak suka menggodanya.
"Perset*n denganmu! Aku akan segera datang!" Chezy langsung menutup telepon tanpa menunggu pihak lain berkata sesuatu.
Dia berjalan ke dapur dan melihat pemandangan 21+ yang paling dibencinya secara langsung.
Panci berusia sup sudah matang. Tapi pasangan di dapur itu justru saling menempel satu sama lain dengan gembira.
"Ah! Hadwin, jangan terlalu keras," bisik Marine seraya mencari pegangan. Dia khawatir benda-benda di dapur berjatuhan.
"Siapa yang memintamu untuk berpakaian seksi di pagi seperti ini. Sengaja menggodaku kan?" Hadwin melepaskan kaca matanya. Tangannya mulai berkeliaran di tubuh Marine.
"Uh! Tidak!" Marine sungguh tidak berdaya dengan gairah Hadwin di pagi hari.
Chezy merasa akan gila dan segera meninggalkan apartemen dengan kemarahan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Saat Chezy tiba di rumah Dallas, Butler Sun sudah menyambutnya di pintu. Dallas ada di kamarnya dan dia segera pergi ke lantai dua.
Ketika Dallas melihat wanita itu, ada sedikit kemarahan di hatinya yang tidak bisa padam. Tapi di sisi lain, dia juga tak bisa berbuat sesuatu yang berlebihan. Wajahnya yang dipenuhi oleh gambar kumis kucing pun membuat Chezy menahan tawa.
"Ini cocok!" Chezy berkomentar.
Dallas berwajah dingin seperti biasanya. Saat wanita itu mendekat, dia meraih pinggangnya dengan kasar. Chezy berteriak kaget dan jatuh ke pelukan Dallas.
"Suka?" Dallas melihat jika wanita ini tersenyum saat melihat wajahnya memiliki gambar kumis kucing. "Bagaimana jika kamu memilikinya juga?" bisiknya.
Chezy tersenyum kaku. Tentu saja dia tidak mau. Tapi Dallas sudah menengkurapkannya di tempat tidur.
"Tidak, aku tidak mau! Aku datang untuk menghapusnya. Bukankah kamu ingin gambar kumis kucing itu hilang?" Chezy buru-buru menjelaskan.
Gerakan Dallas membuka celana wanita itu terhenti. "Ya."
Awalnya dia ingin menggambarkan kura-kura di pantat Chezy. Tapi sekarang lupakan saja. Dia memiliki rencana lain.
Chezy segera bangun dan mengeluarkan botol alkohol murni ukuran 100ml dari tas bahu yang dibawanya.
"Apakah ada kapas atau sapu tangan?" tanyanya.
Dallas mengeluarkan sapu tangan putih miliknya dari dalam saku jas.
Chezy menggunakan sapu tangan untuk membersihkan gambar kumis kucing di wajah Dallas dengan menggunakan alkohol murni. Segera, gambar itu terhapus dengan mudah.
"Baiklah, sudah selesai. Aku akan kembali untuk sarapan," katanya.
Chezy membereskan isi tasnya dan berniat untuk meninggalkan rumah Dallas.
"Aku juga belum makan. Sarapan saja di sini. Butler Sun sedang menyiapkan makanan." Dallas membujuknya dengan lembut. Tidak seperti biasanya.
Wanita itu menyipitkan mata. "Tipuan apa lagi yang kamu miliki? Jangan berani-berani nya kamu memiliki ide untukku. Kamu berjanji untuk membiarkanku tinggal di apartemen selama dua bulan," jelasnya.
"Tentu saja tidak. Tapi kamu istriku. Bukankah seharusnya melayani suami?"
"Melayani di bagian yang mana?" Chezy bertanya dengan polos.
"Di sini."
Dallas meraih tangan wanita itu dan mengarahkannya ke suatu tempat.
Chezy tertegun dan wajahnya segera memerah, sedikit canggung dan ingin menarik tangannya. Tapi Dallas menahannya dan sedikit melenguh. Semalam, seseorang memberinya obat. Dia telah memanggil Arran untuk memeriksanya namun dokter sialan itu berkata jika hanya bisa diselesaikan dengan meniduri wanita.
Tentu saja Dallas tidak mau mencari wanita lain secara acak dan secara alami mengingat Chezy. Dia sudah mandi air dingin sejak semalam dan meminum obat pereda sementara.
Pagi ini, dia tak bisa menahan diri lagi. Chezy ada di sampingnya. Bagaimana mungkin dia melepaskannya begitu saja?
"Kamu dibius? Wanita mana yang begitu tergila-gila denganmu hingga melakukan ini?" Chezy mencibir.
Dallas tidak menjawab. Yang memberinya obat bukan seorang wanita, tentu saja seorang pria. Dia paling benci dengan pria yang begitu bengkok untuk meniduri sejenisnya.
Semalam, dia telah menahan diri untuk ini.
"Pesonaku, tidak bisa ditolak siapapun." Dallas mencari alasan.
"Oh, narsis!" Chezy tidak mau mengakui. Dia lupa jika tangannya masih di tempat sensitif pria itu.
Dallas berwajah kemerahan saat ini dan membenamkan wajahnya di leher wanita itu. Napas hangat menyapu leher Chezy, lalu mulai mengecapnya.
"Aku belum makan pagi ini. Tidak ada tenaga," kata Chezy mencari alasan.
"Aku akan memberimu makan." Dallas tidak mau melepaskannya dan mulai menekan Chezy di tempat tidur.
"Dallas ..." Chezy tidak melawan saat pria itu melepaskan pakaiannya.
Kurang dari satu jam, keduanya keluar dari kamar. Chezy sedikit linglung tapi Dallas masih sesekali menagihnya. Hanya saja Chezy benar-benar lapar saat ini dan turun ke lantai bawah untuk sarapan.
Dallas mengikutinya sambil terus mencoba untuk menarik kembali wanita itu ke kamar. Namun Chezy tidak mau.
"Lepaskan aku! Aku ingin makan." Chezy menolaknya.
Butler Sun sudah menghangatkan sarapan kembali karena keduanya terlambat turun. Tapi saat melihat tuannya turun bertelanjang dada, ada sedikit kejutan di matanya. Tampaknya tuan begitu merindukan nyonya rumah. Tidak heran tidak keluar kamar hampir satu jam.
Bahkan Chezy memakai kemeja pria itu, memakai hotpants dan bertelanjang kaki.
Butler Sun terbatuk kecil dan segera meninggalkan ruang makan dengan wajah malu-malu.
Hanya ada keduanya di ruang makan. Dallas meraih pinggang wanita itu dan mencium lehernya.
"Dallas hentikan!" Chezy berbisik.
"Kamu masih berhutang padaku."
"Makan dulu." Wanita itu sedikit malu dan melepaskan pelukannya.
Bagaimanapun saudara kandung yg begitu akrab saat kecil tidak akan mungkin benar² saling membenci😢
Lalu dri POV Dallas sbenarnya si chezy ini mau menikah dgnnya hanya karena keuntungan harta gitukah? Soalnya sempat bingung di awal, Dallas jelas tahu cewek yg dia nikahi ini bukan cewek penakut sembarangan, scara kejadian di toilet itu membuktikan betapa cerdik dan beraninya chezy untuk ukuran wanita biasa mana bisa seberani itukan?. Lalu masa Dallas Masi mikir chezy ini mau menjadi istri kontraknya semata mata hanya karena uang dan status yg dia tawarkan?
Terus juga si chezy kok lngsung mau di awal² episode di ajak lepas mahkota sama Dallas? apakah disaat itu jga chezy SDH tau dallas memiliki hubungan dgn Gaines makanya dia mau² aja demi misinya gitu melepas kehormatannya?🤔