NovelToon NovelToon
Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Pendekar / Romansa-Percintaan bebas / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:224.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yuli kiranawati

Cerita seekor kucing kecil berbulu Oranye.Yang di beri nama oleh penolongnya dengan nama Si Oyen.

Oyen mencintai gadis yang menolongnya.

Dan siapa sangka Oyen adalah seorang panglima langit, dari kerajaan para dewa yang di kutuk menjadi kucing karena kecerobohannya

Si Oyen bisa menjadi manusia, bila menelan mutiara siluman warna putih.Dan karena itulah Oyen yang kalau berubah manusia bernama Aaron selalu berburu siluman.

Adik sang pacar suka godain Oyen, demikian juga Oyen yang juga sering usil sama Jimmy adaik Kirana.

Ada saat Kirana terjebak di dunia siluman, dan Aaron berusaha mencari dan menolongnya.

Waktu Aaron harus kembali menjalani profesinya sebagai panglima Langit, dan Kirana bertemu dengan puppy lovenya.

Dan apa yang akan terjadi pada mereka..?

Yuk kepoin novel ini ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli kiranawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aaron bertemu Jimmy

Sesampainya di Ruko, ternyata Jimmy sudah ada di ruko.

Pemuda itu sedang santai menonton televisi sambil memakan cemilan.

"Jimmy!" panggil Kirana.

"Eh kak Kirana, kucing kakak dimana?" tanya Jimmy yang celingukan mencari sesosok kucing yang selalu bersama Kirana kakaknya.

Dia tak menemukan seekor kucing incarannya, namun ada seorang pemuda tampan mirip artis yang ada di belakang kakaknya bak bodyguard.

"Kakak pulang bawa laki-laki?" tanya Jimmy yang penasaran.

"Iya, kenalkan Aaron pacar kakak!" kata Kirana yang memperkenalkan Aaron pada Jimmy.

Mereka saling jabat tangan, namun pandangan Aaron tajam pada Jimmy.

"Jimmy!" Jimmy yang memperkenalkan dirinya.

"Aaron!" Aaron yang juga memperkenalkan dirinya.

"Kak! sorot matanya mengingatkanku pada kucing kakak!" seru Jimmy kemudian kembali duduk di sofa.

"Memang dia kucing kakak" jawab kirana yang kemudian mengambil dua mutiara putih yang masih ada dua itu.

Di berikannya mutiara itu pada Aaron, dan Aaron pun menerima lalu menelannya.

"Di..dia benar kucing itu kak?" tanya Jimmy yang sedikit merinding.

Tahu Jimmy yang ketakutan, Aaron mengeluarkan suara meongannya sambil membentuk jari tangannya seperti cakar kucing.

"Meeoowww.... !"

Jimmy melompat dan bersembunyi. Entah mengapa dia sekarang menjadi penakut, tidak seperti biasanya

Aaron pun tertawa terpingkal-pingkal.

"Jim..! kamu kenapa?" tanya Kirana heran.

"Nggak apa-apa kak!" jawab Jimmy yang masih ketakutan di balik sofa.

"Jimmy, jangan begitu ya!" seru Kirana sambil memapah Jimmy untuk kembali duduk di sofa.

"A..aku tadi pulang ke rumah kak! Entah mengapa, Jimmy kangen sama Mama!" kata Jimmy.

"Kakak juga kangen sama Mama" sahut Kirana yang kemudian memeluk Jimmy.

"Hmm...hemmm..!"

Aaron berdehem, meski tahu kalau Jimmy adik Kirana , seperti tak rela bila Kirana memeluknya.

"Aaron biarkan aku meluk adikku dulu. Giliran kamu nanti ya!" kata Kirana yang mengulas senyumnya

Mendengar kata-kata itu, Aaron langsung duduk di samping Kirana dan juga membalas senyuman Kirana.

"Terus kenapa kamu ketakutan Jim?" tanya Kirana penasaran dan melepaskan pelukannya pada Jimmy.

"Ada suara aneh kak di kamar mama! seperti suara Singa!" jelas Jimmy yang memucat karena mengingat hal yang menakutkan tadi siang.

"Suara singa? masak sih?" tanya Kirana yang tak percaya.

"Dia siluman yang menandaimu!" kata Aaron yang duduk bersandar sambil bersedekap.

"Haah! trus bagaimana dengan mama? kasihan mama!" tanya Kirana yang khawatir.

"Nggak tahu kak,Jimmy lari begitu saja karena takut" jawab Jimmy yang masih ketakutan.

"Ya sudah, sekarang kamu sudah ada disini, jadi tenang saja ya!" ucap Cinta yang mencoba menenangkan adiknya.

"Mana giliranku di peluk?" kata Aaron yang menagih janji Kirana.

"Nanti dulu ya!" kata Kirana yang masih ingin bicara dengan Jimmy.

"Jimmy, kakak pinjam sepeda motormu sebentar ya?" pinta Kirana.

"Kakak mau kemana?" tanya Jimmy penasaran.

"Mau ke pesta Ulang tahun Sharla!" jawab Kirana.

"Jimmy ikut!" kata Jimmy yang kembali memeluk Kirana.

"Kamu di rumah saja, karena kakak harus datang dengan pasangan kakak, bukan adik" jelas Kirana sambil melepaskan pelukan Jimmy.

"Jimmy takut sendirian kak!" kata Jimmy sambil melihat kesegala arah.

"Hei, calon adik ipar. Lebih baik kami disini, karena disini lebih aman tak akan ada siluman yang ganggu kamu. Jadi kamu jangan ikut ya, karena disana akan ada banyak siluman yang akan menerkammu. Rrrrrrr......!" ucap Aaron seraya menakuti Jimmy.

"Pacar kakak nih!" seru Jimmy yang menyembunyikan tubuhnya di balik badan Kirana.

"Sudah-sudah, kakak mau mandi dan dandan, nanti bisa terlambat, Oiya Aaron kamu mandi di bawah saja ya, biar cepat selesai dan kita bisa On time sampai ke acara ulang tahun Sharla!" kata Kirana yang bergegas mengambil baju ganti lalu melangkahkan kakinya menuju ke kamar mandi.

"Okey!" jawab Aaron yang segera turun kelantai bawah, namun sebelumnya dia mengusap kasar rambut adik Kirana yang masih ketakutan itu.

"Ih, kak Aaron usil!" seru Jimmy sambil mencoba menangkap tangan Aaron namun tak bisa.

Aaron menjulurkan lidahnya berniat menggoda adik Kirana itu, dan Jimmy berkali-kali membalas Aaron dengan melempar bantal sofa ke arah Aaron.

Perang bantal pun terjadi dengan serunya.

Setelah ritual mandi, ganti pakaian dan berhias selesai, Kirana siap berangkat ke pesta ulang tahun Sharla.

"Wah! kakak cantik bangeet!" puji Jimmy yang melihat kakaknya yang berdandan takbseperti biasanya

Kirana memakai gaun warna merah, panjang sampai lutut dengan sepatu juga berwarna merah dan warna lipstik yang juga sama.

"Kamu bisa saja! kakak masih seperti biasanya kok" kata Kirana yang masih membenarkan rambutnya.

"Beneran..!" kata Jimmy sambil menunjukkan dua ibu jarinya.

"Makasih sayang, kakak turun ya! mana kunci motornya?" tanya Kirana sambil tersenyum.

"Ini kak..! hati-hati ya!" seru Jimmy yang khawatir akan makanya.

"Iya..!" sahut Kirana yang mengulas senyumnya sambil turun ke lantai bawah.

"Aaron dimana ya?" tanya Kirana dalam hati yang terus mencari keberadaan Aaron.

Namun di tiap sudut dapur, kamar mandi, ruang makan tak juga menemukan sesosok pemuda tampan bernama Aaron .

Kemudian Kirana mengambil bucket bunga di keranjang sepedanya, lalu dia melangkahkan k bergegas keluar.

Karena ternyata Aaron sudah menunggu Kirana.

"Lama ya nunggunya?" tanya Kirana yang kemudiaan menutup pintu rukonya.

"Lumayanlah! Lelahku terbayar sudah saat melihat wajah kamu yang cantik seperti seperti sekarang ini" puji Aaron yang terus memandang Kirana dengan menatap Kirana intens.

"Makasih kamu juga ganteng!" puji Kirana sambil mengulas senyumnya.

Tiba-tiba Aaron melepas jaketnya. Dan memakaikannya pada Kirana.

"Takut kamu kena angin" ucap Aaron yang sudah dan berbhh

Mereka berdua saling tersenyum dan memuji pasangan mereka dalam hati.

Kemudian mereka pun berangkat menuju ke tempat pesta ulang tahun

...~¥~...

Mohon maaf bila banyak typo.

...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....

...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....

...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....

...Terima kasih...

...Bersambung...

1
Muhamad Hasbi
Luar biasa
cika-ciko UwU
wa'alaikum salam
Lili Ana
Kera jadi SUN, Rajawali jadi KAJA🤣
🌻Ruby Kejora
Hai kak aku mampir dan mendukung mu
Salam kenal💐😆
Fenti
semangat thor 💪
Fenti
wah jadi gadis rebutan nanti
Fenti
seru juga mereka bertempur
Fenti
mampir thor, semangat 😊😊
Kastini
makasih lumayan menghibur Thor 🙏
Kastini
yg komen banyak tp yg like sedikit🤔🤔
Kastini
oyen no Wahid pokoknya
Kastini
baru tahu tampan bisa bikin kenyang🤣🤣🤣🤣🤣
Kastini
enak banget tidur sama kucing tp kucingku warna putih polos mata merah saat sakit di temenin
Mentari.f.v
mampir thor 😁🌹
Kastini
jangan2 siluman yg bekerja sama dengan ibunya
Kastini
apa salahnya makan bunga ak saja kalau nyium bau kemenyan di pertunjukan kuda lumping pasti nyarinya bunga melati biar nggak keterusan pusing
Kastini
lumayan tp ganteng pas jadi kucing nya ak suka banget
Julianso
semangat
Fenti
mantap Leon👏
Fenti
Aaron katakan saja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!