NovelToon NovelToon
Keturunan Ke Tujuh

Keturunan Ke Tujuh

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Supernatural / Contest / Balas Dendam / Eksplorasi-misteri dan gaib / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Reo Ruari Onsiwasi

Season 1

Mampu melihat arwah dan mampu melihat hari akhir seseorang. Mampukah anak-anak Dion dan Lina menanggungnya dan mampukah mereka menghapuskan kutukan yang diwariskan dalam keluarga mereka.

"Mareka membakar kami sekeluarga hidup-hidup, sebagai hukuman atas kejahatan yang tidak pernah kami lakukan. Jika kamu ingin keluargamu lepas dari kutukan maka carilah orang yang mewarisi darah keturunan keluargaku. Kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan nanti." ucap wanita cantik itu pada Te Apoyo.


Season 2

Hal istimewa apa yang dimiliki setiap 'Keturunan ke-7'?
Apakah setiap 'Keturunan ke-7' memiliki keistimewaan?
Apakah sumpah dari generasi terdahulu bisa dihapus?

"Setiap orang adalah 'Keturunan ke-7' dan juga 'Generasi Pertama' takdirmu tidak lepas dari pendahulumu, dan takdir keturunanmu tidak lepas dari perilakumu."

"Aku rela dibenci oleh seluruh dunia. Tapi aku tidak akan sanggup jika sampai dibenci olehmu Esperanza."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reo Ruari Onsiwasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Shasa

Sepertinya sudah menjadi takdir kalau mereka dipertemukan kembali setelah peristiwa buruk yang menimpa Lina. Dan takdir lain menerpa suaminya.

Dion yang kehilangan semangat akhirnya bisa bangun kembali berkat dorongan dari orang-orang di sekitarnya. Perlahan ia mencoba memulai kesibukan sebagai pengusaha. Untuk mempertahankan nasib karyawannya.

"Jangan sia-siakan para buruh yang ikut memajukan usahamu dari awal Dion. Mereka sudah ikut berjuang bersama kakekmu. Tuan Sean." ujar temannya yang juga karyawannya.

Di ruang kantornya, dengan berbagai kesibukan setidaknya bisa membuatnya melupakan keterpurukannya. Namun masalah yang lain malah mendekatinya perlahan-lahan.

"Permisi," ucap seorang wanita.

"Ya ada apa Shasa?" tanya Dion pada sekretarisnya.

"Ini berkas yang harus ditanda tangani hari ini pak," katanya sambil memberikan barang-barang yang ia bawa.

"Ini sudah malam, kenapa belum pulang?" tanya Dion.

"Ah ini karena saya lihat bapak datang ke kantor, jadi saya pikir untuk menyiapkan semua berkas untuk ditanda tangani. Jadi kalau pun bapak besok tidak datang ke kantor, berkasnya sudah saya serahkan hari ini." ucap Shasa berpidato.

Di mata Dion Shasa adalah wanita yang tekun dan ulet namun ia tidak pernah tau kalau Shasa adalah bagian dari hilangnya Lina.

"Terima kasih. Sebenarnya esok atau pun lusa dan seterusnya, saya akan datang ke kantor setiap harinya." ucap Dion.

Shasa merasa sangat senang dan ia tidak menyembunyikan perasaannya. Namun Dion tidak memperhatikannya. Hari berikutnya Dion datang ke kantor seperti janjinya. Hal itu disambut gembira oleh karyawannya.

Mereka yakin kalau Dion kembali fokus seperti sedia kala maka mereka tidak perlu takut kehilangan pekerjaan.

Hari sudah malam beberapa berkas sudah ia periksa dan tanda tangani. Dan saat itu ia hendak pulang ke Apartemennya. Dia sudah tidak tinggal di rumah. Dia memilih tinggal di apartemen yang dekat dengan kantor.

"Bapak belum pulang?" tanya sebuah suara saat ia melintasi sebuah lorong.

Dion menoleh dan melihat Shasa sedang membawa segelas susu hangat di tangannya. Dan sepertinya wanita itu juga belum mau pulang.

"Ah iya, saya baru saja mau pulang."

"Ya baiklah kalau begitu, hati-hati di jalan." ucap Shasa.

"Lalu bagaimana denganmu?"

"Saya akan menyelesaikan tugas saya sebelum pulang."

Dion akhirnya pulang duluan.Shasa yang tau Dion pulang merasa kecewa. Karena jangankan menunggunya, mengajak pulang bersama saja tidak.

Tapi saat pulang Shasa melihat mobil Dion di depan pagar. Shasa mengira kalau Dion belum pulang dan menunggunya. Tapi ternyata hanya si supir yang menunggunya atas perintah Dion. Tujuannya untuk mengantarkan Shasa pulang dengan selamat.

Ke esokkan harinya Shasa berterima kasih pada Dion dan mengatakan akan mentraktirnya makan. Tapi Dion menolaknya dengan halus. Shasa memasang wajah sedih, dan mengatakan kalau ia merasa tidak enak hati kalau tidak memberikan apa-apa sebagai balasan.

Lalu Shasa menawarkan akan membuatkannya minuman. Lagi-lagi Dion menolak, tapi kemudian ia jadi tidak enak hati menolak kebaikan yang Shasa tawarkan. Shasa akhirnya membuatkan segelas kopi setelah Dion berjanji akan menerimanya.

Setelah kopi buatan Shasa jadi, tidak lupa Shasa menambahkan 'air' untuk kopi tersebut. Lalu sampailah ia ke ruangan Dion. Dengan senyum manis ia menyerahkan gelas kopi tersebut. Tapi siapa sangka, sebelum gelas itu sampai ke tangan Dion, gelasnya pecah berkeping-keping. Dan untungnya tidak mengenai mereka berdua.

Shasa sangat kecewa, dengan susah payah iya punya kesempatan untuk melancarkan aksinya. Tapi kini semua sia-sia. Bukan 'air' yang susah didapat namun justru kesempatan untuk menuangkannya yang susah didapatkan.

Hari berikutnya Shasa menawarkan membuatkan kopi untuk Dion lagi setelah kopi pertama buatannya gagal. Kali ini dia langsung meletakkannya di atas meja kerja Dion. Saat itu Dion sedang tidak ada di ruangannya. Dan saat kembali dan melihat kopi itu, dia berpikir kalau itu adalah buatan OB.

Uap kopi yang masih keluar menandakan kopinya masih baru diseduh, membuat Dion tidak langsung meminumnya. Dan setelah melihat uapnya sudah tidak ada lagi ia pun mencoba untuk meneguknya.

Namun baru saja jarinya menyentuh gelas tersebut, lagi-lagi gelasnya pecah. Dion merasa heran, namun masih berpikir dengan logika. "Mungkin gelasnya sudah lama dan perlu diganti." pikirnya.

Shasa yang mengintip dari balik pintu melihat kejadian itu menjadi heran. Kenapa setiap gelas yang ia pakai untuk membuat kopi untuk Dion selalu pecah. Dan anehnya saat seorang OB membuatkan Dion segelas kopi, gelasnya tidak pernah pecah.

Namun Shasa tidak mau menyerah, ia mencoba kesempatan lain. Membuatkan segelas kopi untuk Dion. Tapi kali ini, sampai kopi itu menjadi dingin gelasnya tidak pecah sama sekali.

Namun ternyata Dion tidak kembali ke ruangan setelah ia keluar. Dan seorang OB yang di pesan untuk membuatkannya kopi datang. OB itu bingung melihat ada segelas kopi di meja.

Tapi melihatnya sudah hampir dingin maka OB itu menggantikan segelas kopi buatan Shasa dengan kopi panas yang dia bawa.Dan Shasa yang melihat itu menjadi kesal dan menghampirinya.

Belum sempat ia mengatakan apa-apa pada OB tersebut Dion sudah muncul di depan pintu.

"Shasa ada perlu apa ke ruangan saya?" tanya Dion.

Shasa gelagapan dan mengatakan kalau dia datang untuk mengingatkan Dion tentang jadwal rapat. Dion berterima kasih karena sudah diingatkan. Sementara si OB permisi pergi dari ruangan itu dengan membawa segelas kopi yang hampir dingin itu ke dapur.

Sesampainya di dapur ia merasa sayang jika membuangnya begitu saja lalu meminumnya.

Setelah keluar dari ruangan Dion Shasa mencari OB yang membawa kopi buatannya. Sesampainya di dapur ia melihat kalau OB tersebut sudah meminum habis kopi buatannya. Shasa kebingungan, iya tidak tau harus berbuat apa, jadi ia pergi ke ruangannya.

Sesampainya di ruangannya ia menelepon seseorang. Dan mengatakan kalau 'air' tersebut sudah diminum oleh orang lain.

"Tenanglah kau tidak perlu cemas, bukankah kau bisa membuatkan 'air' yang baru." kata orang di ujung panggilan.

"Tapi bukan itu masalahnya," kata Shasa.

"Sudahlah itu bisa jadi bukti padamu kalau mantra yang aku berikan padamu berfungsi. Dan nikmati saja rasanya di puja-puja seseorang. Anggap saja OB bodoh itu jadi kelinci percobaanmu." kata lawan bicara Shasa.

Mulanya Shasa hanya dimanfaatkan oleh tante Dion untuk memancing rasa cemburu Lina. Namun siapa sangka, aksi nekat Lina melancarkan rencana mereka dalam melenyapkan Lina. Dan mengetahui kalau Lina sudah tiada, timbul pikiran ingin mendapatkan Dion dalam benak Shasa.

Ia pergi ke seorang paranormal yang dulu melancarkannya untuk masuk ke perusahaan Dion. Dari banyaknya pelamar Shasa yang mengantarkan lamaran kerja dengan lancar mendapatkan pekerjaannya. Dan tidak lama ia mendapatkan posisi sebagai sekretaris Dion.

"Mari kita lihat cara kerja 'air' itu." kata paranormal tersebut.

Bersambung...

1
Arinda Fira
brillo berhasil kabur
Arinda Fira
sudah pindah saja
Arinda Fira
paranormalnya g jelas
🍏Rahmadani🍃
griss akhirnya bertobat
vera wati
Luar biasa
vera wati
menarik
Ridho Gaming
Luar biasa
Adiwaluyo
mengerikan
Adiwaluyo
awal yang bagus
Neyna 🎭🖌️
Semangat lanjut ke karya barunya opa 💪
Riys
wah keren opah dah tamat nih🥰
Reo Hiatus: makasi banyak eyang. 😍😍😍🤣🤣🤣😷😷😷
total 1 replies
Mihayada
padahal pengen lagi keuwuan Nicholas Ama te espere..tapi dah tamat gpp lah yg penting mereka bersatu
Reo Hiatus: makasi habibah. 🙏🙏🙏😷😷😷
total 1 replies
Mihayada
Sebenarnya yg jahat itu oppa apa pemeran keturunan ketujuh sihhh 😤😤
Reo Hiatus: pemeran keturunan ke tujuh😷😷😷
total 1 replies
Mihayada
ndeso bgt 😂
Reo Hiatus: makasi komentarnya🙏🙏🙏
total 1 replies
༄⃞⃟⚡oleng.comKᵝ⃟ᴸ
masih menanti kepastian wehhh..
kek nungguin balesan chat dr si dia..
bentar2 nengokin updatenya..
& masih sama.. belum berubah warna..
tetep abu2.. kuharap segera biru..
biar cpt tau kabar darimu..
kelanjutan karyamu..
༄⃞⃟⚡oleng.comKᵝ⃟ᴸ
lanjut dong Oppa!!! jgn biarkan rasa penasaran ini menguasai hati & pikiranku sebab menanti semua jawaban dr sejuta tanya yg masih mengusikku. tetep nunggu season berikutnya.. kuharap coming soon.. sehat2 slalu Oppa..
Mihayada
wkwkw..oppa terinspirasi aqiqah bayi nih pasti😂
Mihayada
sad ending kisah te espere 😔..tapi gpp walaupun gak bisa jadi pasangan di dunia tapi bisa jadi pasangan di surga nanti
Mihayada
cara bisa ngilang in kutukan gimana sihhh..sedih tauu liat te espere kayak gitu..udah serasi plus cocok napa ada halangan kutukan segala..pasti oppa yg buat kutukan nya nihh😤😤
Reo Hiatus: 🤔🤔🤔🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️😷😷😷
total 1 replies
TK006
ini baru benar
Reo Hiatus: ok🤣🤣🤣👍👍👍😷😷😷
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!