Tidak mudah hamil di usia muda, apalagi jika itu kembar lima. itu lah yang dirasakan oleh Alya, setelah orang tua nya meninggal, mahkota Alya di ambil oleh orang yang tidak ia kenal sehingga ia hamil.
Bagaimana Alya menjalani kehidupan nya itu?
Silahkan pada mampir siapa tau suka kan,
jangan lupa like komen dan vote nya yaa makasih
Follow Instagram author
@mawarjk_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mawar Jk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 32
#Like sebelum membaca
...Happy reading...
.......
.......
.......
"Dimana dia sekarang" tanya seorang wanita yang berpakaian sexy yang sedang duduk di sebuah sofa singgel kepada bawahan nya
"Tuan Gara sekarang berada di kediaman nya nyonya dan sebentar lagi akan berangkat ke kantor nya" jelas Egi tangan kanan perempuan tersebut
"Baiklah sekarang siapkan mobil, kita ke kantor nya sekarang juga" perintah wanita itu
"Baik nyonya" Egi pami undur diri dari hadapan wanita itu
"Sekarang sudah tidak ada lagi yang akan menggangu hubungan ku dengan Gara, Risa sudah aku singkirkan. Dan sekarang Gara sudah resmi menjadi duda, tak akan lama lagi Gara akan menjadi milikku selamanya Hhhh" kata wanita itu seraya tertawa
"Aku datang sayang" lanjut nya lalu berjalan keluar memasuki mobil yang sudah Egi siapkan untuk mereka pakai
______
Tap
Tap
Tap
Clek
"Hai sayang"
Gara mendongakkan kepalanya menatap pelaku, Gara mengerutkan alisnya menatap wanita itu
"Sudah melupakan aku hem" ucap wanita itu tersenyum menggoda kearah Gara, membuat Gara jijik melihatnya
"Sarah" beo Gara
"Yup, ini aku Sarah kesayangan kamu" ucap wanita itu dengan pede nya
"Ngapain kamu kesini" tanya Gara dengan wajah datarnya
" Ya ketemu kamu lah sayang" ucap Sarah, ia mendekati Gara saat hendak memeluk Gara Gara terlebih dahulu menghindar sehingga Sarah tidak memeluk nya
"Ko menghindar sih sayang" ujar Sarah merengek, bukan nya membuat Gara gemes tau pun bersimpati tapi itu malah membuat Gara berdecak kesal dan menatap tajam kearah Sarah
"Keluar dari sini" usir Gara
"Gak mau" ucap Sarah lalu mendudukkan dirinya pada sofa yang ada di sana
"Keluar sebelum saya usir dengan kasar" ancam Gara
"Gak mau ih"
"KELUAR" bentak Gara dengan emosi membuat Sarah kaget karena yang ia tau Gara enggak pernah membentuk perempuan
ataupun mengasari seorang wanita tapi apa ini, Gara membentak nya
Ini bukan pertama kali nya ia menggoda Gara, tapi dulu Gara enggak marah sama sekali. Palingan Gara pergi dari sana jika ada cewek yang menggangu nya tanpa kasar kepada wanita itu tapi sekarang!
Karena tidak mendapatkan jawaban dari sang empunya Gara langsung menyeret Sarah keluar dari ruangan nya
"Jangan pernah izinkan wanita ini masuk lagi ke perusahaan ini, bahwa dia" perintah Gara kepada bodyguard nya yang berbeda di luar ruangan nya
"Baik pak"
"Enggak, aku gak mau, lepas gak" Sarah memberontak tapi percuma ia tidak bisa lepaskan dirinya
Gara memijat pangkal hidung, rasa nyeri di kepala nya tiba-tiba datang begitu saja karena kedatangan Sarah. Karena enggak bisa fokus lagi Gara memutuskan untuk keluar sejenak menenangkan diri nya, tapi entah kenapa mobil nya ia bawa ke toko kue 'Alra'
_____
Gara melangkah kan kaki nya memasuki toko kue Alya yang bernama 'Kue Alra' itu. Ia menyusuri toko kue itu dengan pandangan nya hingga ia melihat orang yang ia cari lalu menghampiri nya
"Hi Al" sapa Gara
"Eh pak Gara"
"Udah berapa kali dibilangin jangan panggil saya pak atau bapak" ujar Gara
"E..eh maaf pa..kak" ucap Alya
"Nah itu lebih enak denger nya" Alya menganggukkan kepalanya "kak Gara mau beli kue?" tanya Alya
"Iya tapi saya mau yang spesial buatan kamu boleh"
"Boleh dong kak, kakak tunggu aja disini ya Alya kedalam buatkan yang spesial untuk kakak" ucap Alya menggiring Gara untuk duduk di di sebuah bangku
"Kalau saya ikut boleh" tanya Gara
"Emm gimana ya kak" Alya memegang dagu nya seakan akan sedang berfikir lalu melirik Gara yang tampak sangat berharap untuk ikut
"Yaudah deh kakak boleh ikut" putus Alya membuat Gara berbinar
"Ok let's go" Gara meninggalkan Alya dan menuju ke dalam
Alya tersenyum geli menatap Gara yang sudah masuk di dapur lalu ikut menyusul nya
_______
"Mentega nya kebanyakan kak, kan cuma mau di olesi"
"Sedikit aja ka coklat nya"
"Pelan pelan taruh nya"
"Kan tumpah"
"Nah, sekarang di hentak hentakan dulu baru di masukin ke oven"
"Siap"
Gara mengelap keringat yang berada di dahinya. Ternyata bikin kue capek juga ya, pikir Gara. Ternyata ia bukan hanya pengen ikut tapi dia juga pengen buat kue sehingga Alya dari tadi mengoceh saat Gara salah masukkan bahan tau melebihkan bahan bahan nya
"Capek juga ya, padahal itu baru dua loh" ujar Gara
"Tapi seru banget ya Alya" lanjut nya melempar senyum ke arah Alya. Alya menganggukkan kepalanya lalu ikut tersenyum menganggapi nya
"Sekarang kita tunggu sampai mateng" ucap Alya, Gara menganggukan kepala mengerti
_______
Kini Gara tengah menghias kue yang ia buat tadi sembari menunggu anak-anak nya yang sedang di jemput oleh sekretaris nya
tak butuh waktu lama Gara sudah selesai menghias nya, menatap dengan bangga kue nya itu
"Kak anak-anak sudah ada di luar" ucap Alya menghampiri Gara di dapur. Gara menganggukan kepala nya lalu membawa kue buatannya menuju anak-anak nya berada
"Silahkan menikmati, kue spesial buatan Papa" ucap Gara
Lima'A' dan juga Rangga mengerutkan alisnya menatap Gara dan kue itu secara bergantian "Makanlah" ujar Gara tersenyum manis
Mereka mengambil kue itu lalu memasukkan nya kedalam mulutnya mereka lalu mengunyah nya dengan perlahan "Bagaimana rasanya" tanya Gara dengan penuh antusias
"Lumayan" komentar Argan, Gara sangat senang mendapat pujian dari Argan ini pertama kalinya Argan memuji nya. dan itu membuat Gara benar-benar senang
"Benarkah" tanya Gara
"Iya pa, ini lumayan enak" ujar Arkan
"Baiklah kalau begitu habiskan ya" ucap Gara yang masih tersenyum manis
"Tumben banget Papa masak" ucap Rangga
"Ya Papa mau aja, sekarang habiskan kue"
"Ini minuman nya" Alya datang membawa susu untuk mereka temani sebagai pelengkap memakan kue
"Makasih ma"
"Makasih tante"
"Sama sama boy"
______
"Kita berangkat ya ma" pamit lima'A'yang akan ke Gana
"Iya sayang, hati hati iya" lima'A'mengecup pipi Alya begitupun dengan Alya mengecup pipi putra putra nya
"Rangga juga pamit ya tante" pamit Rangga mencium punggung tangan Alya
"Iya sayang" ucap Alya
Rangga seperti kecewa karena tidak mendapatkan kecupan oleh Alya seperti lima 'A'. Saat membalikkan badannya Alya tiba tiba memanggil nya
"Rangga" panggil Alya
"Iya tante" jawab Rangga
Alya tersenyum mendekati Rangga lalu mengecup pipinya. Rangga melotot kan matanya mendapat kecupan di pipinya
"Hati-hati di jalan semua" ucap Alya
"Ayo kita berangkat" ajak Gara. mereka pun memasuki mobil Gara lalu mobil tersebut pun meninggalkan toko kue itu dengan Alya yang melambaikan tangan nya
Karena sudah tidak melihat mobil Gara lagi Alya memasuki toko kue nya dan melanjutkan pekerjaannya
bersambung.
Sampai jumpa di chap selanjutnya 😘
Like dan komen sebanyak banyaknya ya readers ku ❤️
^^^Mawar Jk^^^
kata ada bodyguard bayang
tapi tolong tulis San yg byk typo secara sadar dan tdk di bagusin, apalagi yg salah tulisan tolong byk cari recommend buku2 utk nambah Ilham.....mu GKI. sekedar hiburan tp jgn bikin salah penulisan nya... Villa bukan Fila, itu sangat berbeda..dll lahh..ttp smgt utk berkarya 👍🏻💪🏻💪🏻💪🏻🌹🌹🌹