NovelToon NovelToon
Tenda Biru

Tenda Biru

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:157.3k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Aku usaha, kamu juga usaha. Kita sama-sama berusaha demi mewujudkan wedding dream kita."

Demi janji itu, Rhea rela menjadi TKI dan mengubur mimpinya untuk bekerja di perusahaan yang sangat ia inginkan.

Saat pulang, tenda biru justru berdiri di depan rumah Oza. Pria yang sangat ia cintai itu menikahi Trisna, sahabat yang paling ia percaya.

Rhea berlari dengan air mata berurai, ketika ia memutuskan mengakhiri hidupnya, seseorang menahan tubuhnya dan menariknya.

"Jangan bertindak bodoh. Jangan hanya karena manusia, kamu rela memberikan nyawa."

Sejak hari itu, takdirnya berubah. Akankah pengkhianatan itu menjadi akhir hidupnya, atau awal dari kebahagiaan yang tak pernah ia bayangkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tenda Biru 33

Oza ternyata juga datang lebih pagi ke kantor. Dia yang berada di ruangannya dan tengah berdiri di depan dinding kaca besar di belakang kursinya, bisa melihat Rhea yang baru sampai di di perusahaan.

Wanita itu, dia keluar dari mobil dengan senyum lebarnya. Meski dari jauh, Oza bisa melihatnya dengan jelas. Membuatnya mengingat masa lalu. Namun kenangan itu bercampur dengan sebuah fakta mengejutkan.

Oza lalu mengembuskan nafasnya kasar, hingga uap air yang dihasilkan tertempel pada kaca.

"Kamu yakin Mas mau nikah sama Rhea?"

Pertanyaan Trisna yang tiba-tiba terlontar itu cukup membuat Oza terkejut. Dia bahkan langsung menyipitkan kedua matanya. Mengalihkan pandangannya dari pesawat yang membawa Rhea ke negeri seberang kearah wajah Trisna.

Hari itu adalah hari dimana Rhea pergi ke Malaysia setelah mendapatkan libur setelah 3 bulan bekerja. Meski hanya libur 2 hari, tapi Rhea berusaha datang karena kerinduannya kepada Oza. Dan saat ini Oza bersama Trisna mengantarkan Rhea yang kembali lagi bekerja.

"Kenapa kamu tanya kayak gitu? ya jelas aku yakin lah. Aku cinta sama dia, aku sayang sama dia dan aku serius sama dia?"

Oza menjawab dengan tegas. Dia melayangkan tatapan curiga kepada Trisna.

"Kamu sahabat dia, tapi kok malah ngomong begitu sih?"

Oza masih tidak percaya bahwa Trisna berkata demikian. Wanita itu seolah meragukan hubungannya dengan Rhea.

"Nggak gitu, aku cuma penasaran aja. Aku pengen tahu apakah kamu beneran serius sama Rhea. Begini, waktu itu aku datang ke meja kamu. Aku nggak sengaja jatuhin buku kamu. Di sana aku melihat foto wanita yang jelas itu bukan Rhea"

Degh!

Dada Oza langsung berdebar saat Trisna menyinggung soal sesuatu yang sangat disimpannya.

"Dia sudah jadi masa lalu. Jangan berani-berani buat menyinggungnya.

Oza membalikkan tubuhnya dan langsung pergi meninggalkan Trisna. Ia pikir Trisna akan berhenti, tapi ternyata wanita itu masih terus membahasnya.

"Sudah aku bilang, jangan menyinggungnya," ucap Oza tegas.

"Oke, aku nggak akan bahas lagi Mas. Tapi Mas, aku juga pernah lihat wanita itu."

Oza yang sedari tadi tidak menggubris ucapan Trisna seketika menghentikan langkahnya. Dia menatap Trisna lekat.

"Apa maksud kamu?"

"Wanita yang ada di foto itu, aku pernah melihatnya. Dia meninggal kan?"

Wajah Oza langsung pucat pasi. Bahkan tubuhnya langsung bergetar hebat.

"K-kenapa kamu bisa tahu?" Suara Oza tergagap.

"Ya tahu lah. Karena aku pernah lihat dia di hape Rhea. Wanita itu, dia adalah orang yang menolong Rhea hendak dijambret orang."

Degh!

Jantung Oza serasa mau lepas saat mendengar ucapan Trisna. Tubuhnya juga limbung, dan hampir jatuh.

"M-maksud kamu apa?"

Oza mengusap wajahnya kasar ketika mengingat hal tersebut. Kebahagiaan yang bersemayam, langsung sirna begitu saja. Harapan tentang kehidupan berumah tangga yang indah bersama Rhea, langsung pupus.

"Kenapa harus kamu?" ucap Oza sambil mengusap kaca. Sosok Rhea yang dilihatnya melalui kaca itu, ingin sekali digenggamnya.

"Mas!"

Oza langsung membalikkan tubuhnya saat mendengar Trisna memanggilnya. ia menghembuskan nafasnya kasar saat melihat wanita yang kini jadi istrinya itu.

"Ada apa?" tanya Oza dingin dan terlihat enggan. Dia bahkan tak ingin melihat wajah Trisna dan memilih melihat ke arah lain.

"Kenapa kamu pergi ke kantor duluan, kenapa nggak nunggu aku?" protes Trisna. Keningnya berkerut, dan nafasnya tersengal. Dadanya terasa sesak saat Oza tak melihat ke arahnya. Ada yang tidak nyaman di hatinya melihat raut wajah Oza.

"Maaf." Hanya itu yang Oza katakan dan tak ada yang lain.

Terang saja bukannya tenang, Trisna semakin marah. Bagaimana tidak, dia hanya ingin menyelesaikan riasannya, tapi suaminya malah langsung pergi lebih dulu meninggalkannya. Oza benar-benar seolah tak peduli akan istrinya.

"Kamu ini Mas, mau sampai kapan sih kamu bersikap kayak gini sama aku. Kamu memang bilang bahwa semua ini bukan karena Rhea. Dan ya aku percaya karena kamu masih kepikiran sama Alya. Tapi mau sampai kapan kamu akan terikat sama orang yang sudah meninggal. Istrimu itu sekaran aku Mas, bukan Alya."

Trisna memejamkan matanya, air matanya kini tumpah ruah. Riasan yang tadi sudah ia sempurnakan, kini luntur begitu saja. Sungguh terasa tidak berguna berhias bahkan sampai ditinggalkan oleh suaminya.

"Kenapa jadi bawa-bawa Alya?" ucap Oza sambil memicingkan matanya.

"Karena kamu masih menyimpan foto itu. Karena kamu masih mencintainya, iya kan? Dan itu alesan kamu dingin ke aku dan nggak menyentuhku sama sekali. Lantas, kenapa kamu nikahin aku Mas, kenapa??"

Suara Trisna semakin meninggi, beruntung orang-orang belum datang dan ruangan Oza tertutup rapat sehingga minim sekali suara bocor ke luar.

"Sudah lah Tris, aku capek. Kamu selalu membahas hal yang sama."

"Capek? Sama Mas, aku juga capek. Aku capek karena hanya jadi istri di atas kertas bagi kamu. Dan aku nggak tahu apa tujuan mu sebenarnya menikah dengan ku, sampai-sampai kamu membiarkan aku seperti ini."

Trisna mengusap kedua pipinya yang basah. Ingin sekali dia berbicara lebih banyak lagi, namun ia khawatir juga jika rekan-rekannya sampai dan melihat pertengkaran mereka. Bagaimanapun dia masih menjaga image mereka.

"Aku harap kamu segera memberi ku penjelasan tentang perbuatan mu ini, Mas," ucapnya sambil melenggang pergi.

TBC

1
Cicih Sophiana
yo qta jitak si Trisna rame rame... 😂😂😂
Cicih Sophiana
orang gak mampu ya biasa nya iri hati ke orang yg mampu... iri dengki itu penyakit yg susah di sembuh kan krn gak ada obat nya
Cicih Sophiana
itu yg kemarin cewek Arthur kan... buang aja cewek begitu ngerusak bisnis orang aja...
GiZaNyA
had3h si Trisna ini beneran ngga mau berubah yaa... ckckck... udah digosipin 1 kantor juga masiihhh aja ngga mau introspeksi... ckckckck...
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
laporin biar di tindak m Nayaka dia di ksh kesempatan tp g di pake
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
dah tau salah tapi takut malu dan km menyalahkan orang lain atas kesalahan km sendiri ooh oh oh dah g PNY hati
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
ada yg panas kupingnya
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
mulai km JD bahan gosip
Esther
Pecat saja Trisna ini, gak rugi juga LT kalau memecatnya.

Berani tanganmu naik ke Rhea...habis kamu Trisna
Oma Gavin
trisna cari mati blm kapok juga dia hbs ini dipecat dgn tidak hormat
dewi rofiqoh
Berani banget si trisna mau nyakitin rhea! Apa gk takut konsekuensi yang akan diterimanya dari nayaka?
ElHi
karyawan mayakkkk...mayakk....ngapain piara sampah macam gini...😤😤😤gak kuat aku tuh....pengen tak remettttt mulutnya..tak tarik rambutnyaa sampe alas kaki..aarrrgghhhh
D_wiwied
berani kamu sentuh Rhea walau hanya seujung kuku, siap2 aja kamu terima akibatnya Tris.. Rhea udah ckp diam lho selama ini tp kamu mlh bak orang yg ga tau diri, udah tau salah tp ga bs introspeksi diri
mustika ikha
wong namanya juga typo, klw ngetik pasti ada yang salah, org kyk gitu pasti iri ama othor soalnya otak nya encer buat cerita mana bagus lagi🤣🤣🤣💪💪💪
Esther
kamu dulu nggosipin Rhea, skrg kamu yg jadi bahan gosip Trisna😂
GiZaNyA
akhirnya sekantor tau kelakuan kamu Tris... kuat2 yaa menghadapi badai nyinyiran gara2 kelakuan kamu...
GiZaNyA
akhirnya Nayaka luluh juga yaa... 😁😁
Titik Subekti
tetap smangat jgn dihiraukan org2 yg sirik😄😄
Les Tary
Klu penyakit iri susah dihilangkan kamu tar nyesel sendiri hati ga tenang bawaannya sewot muluk🤣🤣
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
Taukan mana yg busuk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!