NovelToon NovelToon
Bibit Kembar Cinta Masalalu

Bibit Kembar Cinta Masalalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / One Night Stand / Cintapertama
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Axlyn mengira ia akan selamanya menjadi sosok yang terlupakan oleh seorang Kayvaran Cano Xavier sejak kejadian 5 tahun yang lalu di Kota Xennor. Namun, siapa sangka takdir malah mempertemukan mereka kembali hingga tanpa sengaja bibit kembar Kay kini tumbuh di dalam perutnya.

Dimana Axlyn malah terjebak menjadi pengawal pribadi dari gadis kecil yang ia kira sebagai putri kandung Kay. Axlyn dituntut untuk melindungi anak dari pria yang menjadi ayah dari dua janin yang tengah dikandungnya.

“Kay, apa yang harus aku lakukan dengan dua janin yang tidak berdosa ini? Haruskah aku kembali memasuki hidupmu demi anak kita atau tetap menjadi yang terlupakan?”

Akankah Axlyn memberitahukan tentang kehamilannya? Ataukah Kau yang lebih dulu mengingat kembali tentang Axlyn? Atau mungkin takdir kembali mempermainkan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 07

Noah sedikit tidak memperdulikannya dan malah semakin penasaran. “Dok, bisa jelaskan lebih detail lagi tentang kehamilan yang tadi kau sebutkan?”

“Itu kondisi di mana seorang pria, biasanya calon ayah mengalami gejala kehamilan. Mual, perubahan emosi, bahkan kenaikan berat badan.”

Ruangan mendadak terasa hening. Kay semakin terdiam, sedangkan Noah hanya mengangguk-anggukan kepalanya seolah memahami penjelasan tersebut. Jangan lupakan senyuman tipis yang menyimpan segudang arti yang terus Noah perlihatkan sampai Kay jengah melihatnya.

“Calon… ayah?” ulang Kay pelan, seperti kata itu asing di lidahnya.

Sungguh Kay tidak pernah menyangka bahwa efek dari kejadian malam itu benar-benar akan mengubah seluruh hidupnya. Tiba-tiba dirinya akan menjadi seorang, tetapi ia tidak tahu dimana keberadaan wanita itu sekarang. Belum lagi, jika keluarga besarnya mengetahui tentang ini? Sudah pasti dirinya akan disidang habis-habisan.

“Tubuh bisa merespons secara psikologis terhadap kehamilan pasangan. Kadang tanpa sadar.” Dokter kembali menjelaskan.

Jantung Kay berdetak keras. Dan dalam sekejap, memorinya menyeretnya kembali ke Praha. Malam itu, Kay bisa merasakan kehangatan dari sentuhan wanita itu. Namun, karena efek obatnya yang terlalu kuat, pandangannya buram. Jangankan nama, wajahnya saja Kay tidak bisa mengingatnya dengan jelas. Semua terasa seperti mimpi yang kabur, terlalu cepat, terlalu intens. Kay kembali menelan ludah.

“Apakah ada kemungkinan pasangan Anda sedang hamil?” tanya dokter itu lembut.

Kay tidak menjawab. Ia hanya bangkit dari kursi dengan kepala berputar, meninggalkan ruangan dokter begitu saja. Noah segera bangkit mengikutinya, mengucapkan terima kasih sebelum pergi mewakili Kay.

“Kay, tunggu aku!” panggil Noah menghentikan langkah kaki Kay di lorong rumah sakit. “Apa yang akan sekarang kau lakukan? Wanita itu tengah mengandung anakmu, sementara kita tidak bisa menemukan keberadaannya sama sekali?”

“Memang apalagi yang bisa aku lakukan? Jika dia menginginkan pertanggungjawaban dariku, maka aku tidak perlu mencarinya tapi… dia yang akan datang mencariku!” jawab Kay terdengar pasrah kepada takdir.

“Ck, wanita itu ingin menyembunyikan anakmu. Tapi siapa sangka, anakmu malah melakukan yang sebaliknya. Dia membuatmu menyadari kehadirannya di dunia ini agar kau bisa segera menemukannya,” ucapan Noah seakan tamparan keras bagi Kay.

“Aish, sial! Kalau begitu perbesar pencariannya, tambahkan orang untuk ikut membantu mencarinya,” perintah Kay, setelahnya kembali berjalan pergi begitu saja.

...****************...

Kay mengurung diri di kantornya, setelah kembali dari rumah sakit. Ia menggunakan pekerjaannya untuk mengalihkan perhatiannya tentang wanita malam itu.

Sementara Noah memilih pulang dan langsung menuju ruang kerja ayah angkatnya yaitu Felix Martin yang selalu terasa sunyi menjelang malam. Cahaya matahari yang tersisa menembus jendela tinggi, memantulkan bayangan rak buku yang rapi dan foto keluarga yang berjajar di dinding.

“Ada apa?” tanya Felix tanpa basa-basi. “Kau bilang ada masalah soal Kay.”

Ya, sebelumnya Noah memang sudah mengirim pesan kepada ayah angkatnya itu untuk membicarakan masalah Kay. Ia sudah berusaha mencari jalan keluarnya sendiri, tetapi terus bertemu jalan buntu. Tambahan personil pencarian seperti yang Kay perintahkan sudah ia jalankan, tetapi tanpa adanya petunjuk jelas itu seperti menjalankan misi mencari jarum dalam tumpukan jerami.

Noah menelan ludah. “A-aku… tidak tahu harus mulai dari mana, Dad.”

“Mulai saja dari yang paling penting.”

Noah menarik napas dalam. “Sudah hampir dua bulan ini, Kay dan aku menyimpan sesuatu yang sangat penting dari kalian semua. Kay sebenarnya sudah memintaku untuk merahasiakannya.”

Felix menghentikan kegiatannya dan memilih menegakkan tubuhnya mendengarkan apa yang akan Noah katakan. “Rahasia apa?”

Sebelum Noah sempat menjawab, terdengar suara langkah dari ruang tengah. Ternyata Kakek dan Nenek Kay yaitu Papah Rayden dan Mamah Zhia baru saja tiba untuk makan malam bersama. Mereka tidak langsung masuk, hanya berhenti di ambang pintu ketika mendengar nama cucu mereka disebut. Hingga Noah maupun Felix tidak menyadari keberadaan mereka.

“Kay… kemungkinan akan menjadi ayah,” ucap Noah pelan.

Wajah Felix mengeras. “Apa maksudmu?”

“Saat perjalanan bisnis ke Praha, Kay tidak sengaja hampir terjebak oleh keluarga Vallon. Namun, sialnya ia malah meniduri wanita yang membantunya keluar dari pesta itu. Dan satu bulan belakangan ini, Kay menunjukkan gejala kehamilan simpatik. Kata dokter, kemungkinan besar wanita itu tengah mengandung saat ini tapi kami belum bisa menemukan keberadaannya.”

Ruangan terasa seperti kehilangan udara, ketika Noah selesai menyampaikan penjelasannya.

...****************...

Di ambang pintu, Mamah Zhia menutup mulutnya dengan tangan. Papah Rayden berdiri membeku, tongkatnya menghentak pelan ke lantai kayu.

“Kay melakukan sejauh itu?” suara Papah Rayden bergetar. “Dan kalian berdua merahasiakannya dari keluarga?”

Noah tersentak, baru menyadari bahwa bukan hanya ayah angkatnya yang mendengar pengakuan itu.

“Saya minta maaf,” kata Noah lirih. “Kami sudah berusaha mencari keberadaannya. Namun, sampai detik ini tidak mendapatkan petunjuk apapun. Aku sudah kehabisan akal, arena itulah aku menemui Daddy untuk membantuku… lebih tepatnya membantu Kay lebih cepat menemukan wanita itu.”

“Apa Kay benar-benar tidak mengingat siapa wanita itu?” tanya Mamah Zhia dengan suara yang nyaris pecah.

“Tidak sama sekali, saat itu Kay dalam pengaruh obat yang sangat kuat dan wanita itu tidak meninggalkan jejak apapun,” jawab Noah pelan.

“Panggil Kay untuk datang ke sini sekarang juga!” perintah Papah Rayden. “Dan Felix, beritahu Luca dan Ashlyn juga untuk datang.”

“Ba-baik,” jawab Noah yang segera menghubungi Kay untuk datang ke rumahnya.

Maksud hati ingin meminta bantuan kepada ayah angkatnya, siapa sangka malah berakhir dengan terungkapnya rahasia yang seharusnya masih mereka simpan dengan baik. Bisa Noah bayangkan apa yang akan terjadi setelah ini, terutama nasib Kay dan Noah sendiri yang sudah menyembunyikan rahasia sebesar ini.

“Sorry, Kay! Aku tidak maksud seperti ini?” ucapnya dalam hati.

...****************...

Tak lama kemudian, pintu depan terbuka. Kay masuk dengan wajah lelah, jas masih tergantung di lengannya. Ia berhenti begitu melihat seluruh anggota keluarganya sudah berkumpul di ruang tamu kediaman Martin dengan ekspresi mereka yang tak biasa.

“Ada apa?” tanyanya, pandangan Kay teralihkan pada sosok Noah yang tidak berani membalas tatapannya sama sekali.

Tak ada yang menjawab selama beberapa detik. Ditambah dengan Noah yang terus mengalihkan pandangan darinya sudah cukup untuk membangunkan firasat buruk di hati Kay. Hanya satu tebakan yang sudah terlintas dibenaknya saat menyadari sesuatu. Noah, si ember bocor itu pasti sudah memberitahukan apa yang terjadi padanya.

Luca berdiri perlahan. “Kami baru saja mendengar sesuatu yang seharusnya kami dengar darimu.”

Bersambung ….

1
Lisa Halik
rumit2..huhuhuhu
Sri Yatun
pikiran yg blm pasti memang menakut kan tp g tau kedepannya sprt apa, pusing pusing mikirin masa lalu dan masa depan ternyata wanita satu yg d pikir kan,yg JD pertanyaan spancer adalah musuh dan dalang lupa ingatan mu Kay,bukan kecelakaan mobil,tp bersabar pelan pelan dengan bertarung kembali mungkin akan mengingat memori yg hilang,dan merencanakan strategi pun mungkin akan perlahan mengingat sedikit sedikit, semangat dan bersabar y calon ayah
Rani R.I
apa harus menunggu anak yg ada di dalam kandungan Axlyn baru mereka menyadari dan menyesal..knp seperti pada egois semua...kay tersiksa,, apa lg Axlyn....
Lisa Halik: makin rumit....kelamaan tahunya...huhuhuh
total 2 replies
Shee_👚
jangan sampai salah oranh
Shee_👚
tenang aja g perlu milih noah, karena orang yang kalian cari dan bicarakan orang yang sama
Shee_👚
orang bingung menjelaskan nya kay, kalau mereka bercerita otomatis dispenser juga ke bawa, dan mereka g mau kalian saling bermusuhan lagi.
Desyi Alawiyah
𝘒𝘢𝘬 𝘈𝘶𝘵𝘩𝘰𝘳.. 𝘵𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘷𝘪𝘴𝘶𝘢𝘭 𝘥𝘰𝘯𝘨.. 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘮𝘢𝘳𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘳𝘶𝘵𝘬𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴.. 😌

𝘔𝘢𝘢𝘧 𝘺𝘢𝘩 𝘒𝘢𝘬, 𝘳𝘦𝘢𝘥𝘦𝘢𝘳𝘴 𝘮𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘶𝘯𝘺𝘢... 🤭😭
Rani R.I
egois sedikit untuk merebut kay dari istri nya gituu 🤣🤣🤣🤣🤣🤣.. istri angin Kay 🤣🤣🤣🤣
Rani R.I
sebenarnya akuu sedikit kesel sama Axlyn,,yg slalu salah paham...bkn nya cari tahu atau bertanya sama, misalnya nanya sama anak atau Noah atau bodyguard nya kai,, padahal mantan detektif 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
slalu menyimpulkan sendiri,,jgn sampai anak mu knp knp Baru kamu nangis nangis,dan bilang maafkan mamah yg tidak bisa menjaga kalian,, padahal dirimu yg slalu salah paham dan bisa di egois
Lisa Halik: nah sama kita mbak kesel sangat sama axlyn...buat badmood..huhuhu
total 1 replies
Budhe Satryo
Noah kau ini seneng bngt mancing" pak mil y
Budhe Satryo
semoga nanti tau kalu axlyn wanita dipraha disaat yg tepat y Kay moga bisa memaafkan dispencer yg LBH dulu tau
Fahmi Ardiansyah
skrg gak perlu mencari wanita itu LG Noah Krn wanita itu udah ada di antara kalian semua.berkat Spencer udah di temukan.tunggu kejutannya selanjutnya😄😄
Fahmi Ardiansyah
pelan pelan Kay akan mengingatnya.
Ratna Sumaroh
tumben kekuatan Xavier kalah 🤔🤔
malah si dispenser yang duluan nemuin siapa wanita yang selama ini di cari keluarga Xavier🤭🤭
Desyi Alawiyah: 𝘐𝘺𝘢 𝘒𝘢𝘬.. 𝘪𝘯𝘴𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘚𝘱𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳 𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘶𝘢𝘵 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵, 𝘫𝘦𝘭𝘪... 𝘚𝘢𝘮𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘴𝘪𝘴 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘌𝘷𝘢𝘯, 𝘬𝘢𝘬𝘦𝘬𝘯𝘺𝘢... ☺

𝘊𝘶𝘮𝘢 𝘣𝘦𝘥𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘌𝘷𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘸𝘢𝘭𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵, 𝘬𝘢𝘭𝘰 𝘚𝘱𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘸𝘢𝘭𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘣𝘢𝘪𝘬.. 😁
total 1 replies
Fahmi Ardiansyah
iya maunya org itu bermusuhan terus n ingin menguasai dunia jadi ya gak mau menyerah.
Lisa Halik
semangat thor😍😍
Susi Susilawati
iya kay dulu axel jga manggil papah..
Desyi Alawiyah
𝘞𝘢𝘩, 𝘚𝘱𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳 𝘮𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘭𝘪𝘥𝘪𝘬𝘪 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘯𝘪𝘩? 𝘈𝘱𝘢 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯-𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘭𝘪𝘥𝘪𝘬𝘪 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘈𝘹𝘭𝘺𝘯?

𝘛𝘢𝘱𝘪, 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯𝘬𝘢𝘩 𝘚𝘱𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘭𝘪𝘥𝘪𝘬𝘪𝘯𝘺𝘢? 🤔
Desyi Alawiyah: 𝘚𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘒𝘢𝘬.. 𝘈𝘬𝘶𝘱𝘶𝘯 𝘴𝘢𝘮𝘢 😝
total 2 replies
Desyi Alawiyah
𝘐𝘺𝘢... 𝘥𝘶𝘭𝘶 𝘢𝘥𝘪𝘬𝘮𝘶, 𝘈𝘹𝘦𝘭, 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘨𝘪𝘭𝘮𝘶 '𝘗𝘢𝘱𝘢𝘩' 𝘭𝘰𝘩.. 🤣
Desyi Alawiyah: 𝘈𝘹𝘭𝘺𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘪 𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘱𝘦 𝘤𝘦𝘸𝘦𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘥𝘪𝘬𝘪𝘵 𝘭𝘦𝘮𝘢𝘩 𝘭𝘦𝘮𝘣𝘶𝘵 𝘒𝘢𝘬, 𝘣𝘦𝘥𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘈𝘹𝘭𝘺𝘯 𝘮𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘓𝘶𝘤𝘢 𝘥𝘶𝘭𝘶.. 😁

𝘋𝘪𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘺𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭, 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘏𝘦𝘻𝘭𝘺𝘯 𝘫𝘶𝘨𝘢, 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘈𝘹𝘭𝘺𝘯 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘵𝘦𝘨𝘢...

𝘔𝘦𝘴𝘬𝘪𝘱𝘶𝘯 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘏𝘦𝘻𝘭𝘺𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘒𝘢𝘺.. 🤭
total 2 replies
Desyi Alawiyah
𝘔𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘣𝘶𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘌𝘷𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘛𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘬𝘢𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘵𝘶𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢...

𝘒𝘦𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘦𝘯𝘥𝘢𝘮 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘣𝘶𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘌𝘷𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘪𝘴𝘢, 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘤𝘶𝘤𝘶𝘯𝘺𝘢..

𝘏𝘶𝘩, 𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘣𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 😌😌😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!