NovelToon NovelToon
Mencintaimu Secara Diam-diam (Hidden Love)

Mencintaimu Secara Diam-diam (Hidden Love)

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Teen
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Jasmine Oke

Inara Zahra Putri seorang siswi SMA kelas XI, ia pandai dalam seni lukis dan memiliki bakat bernyanyi.

Namun ia selalu menyembunyikan kemampuannya karena takut tidak diterima atau di anggap tidak serius dalam akademik.

Karena, sang ayah ingin ia menjadi seorang dokter di masa depan dan mengambilan pelajaran tentang kedokteran.

ia merasa dilema!!!

Apakah ia tetap memenuhi harapan keluarga menjadi dokter...?

Atau memperdalam bakatnya dalam bidang seni...?

••《 Inara juga memiliki rahasia kecil yang selalu ia simpan dalam hatinya, ia menyukai seseorang secara diam-diam...!》••

☆☆Dalam cerita mengacu pada paduan budaya Minang kabau dan kehidupan perkotaan modern.

●● Cerita ini hanya fiktif belaka murni karangan author tidak sesuai dengan sejarah..!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Belajar bersama

Ia bangkit dari duduknya lalu masuk kedalam ruangan Kenzo.

"Mana kamar mandinya, aku tidak melihatnya." Ucap Inara setelah sampai di dalam.

"Ini! Aku sengaja mendesain pintu sama seperti dinding ruangan." Ucap Kenzo sambil membuka pintu.

"Kamar mandinya kecil sekalian dengan toiletnya." Ucap Kenzo lagi.

"Tidak apa-apa kecil yang penting fasilitasnya lengkap, aku suka bentuknya simple" ucap Inara lalu ia mencuci wajahnya.

"Aku keluar dulu!." Ucapnya setelah selesai membasuh wajahnya dengan air segar, lalu ia kembali keluar dari ruangannya Kenzo, dan menutup pintunya kembali

▪︎▪︎▪︎▪︎

Tiga bulan kemudian waktu Inara semakin sibuk, karena ia mendapatkan kabar dari bu Siska namanya terdaftar dalam lomba Olimpiade fisika dan Matematika, dalam waktu yang berdekatan.

Olimpiade fisika dilaksanakan bulan depan, seminggu setelah itu Olimpiade Matematika, jadi waktunya sangat mepet untuk mengulas kembali pelajaran.

Terpaksa dia mencari guru les untuk pelajaran fisika, ia memang sedikit kurang dalam pelajaran fisika, karena sering lupa rumus.

Kalau Matematika baginya tidak masalah, di ulang kembali ia pasti ingat jadi ia tidak memusingkan masalah Olimpiade Matematika.

☆☆☆

Karena kejadian membawa motor diam-diam tiga bulan yang lalu, ia tidak di perbolehkan lagi membawa motor kejalan raya.

Awalnya bunda Dewi sangat marah karena Inara membawa motor secara diam-diam, ia bukan melarang tetapi Inara belum memiliki Sim dan belum lincah membawa motor, bunda Dewi hanya khawatir.

Tetapi kemarahan hilang, melihat Inara mengakui kesalahan dan bersimpuh kepada kedua orang tua sambil menangis, mana mungkin ayah dan bunda tega memarahi putri mereka yang sudah menangis seperti itu!

jadi dia hanya mendapatkan teguran dan nasehat dan tidak boleh membawa motor ke jalan raya sebelum dapat sim, inara setuju.

☆☆☆

Terpaksa Inara les bersama Kenzo, ayah dan bundanya juga setuju, selain rumah dekat mereka juga mengenal Kenzo dan keluarganya.

Kenzo juga pernah mengikuti Olimpiade sebelumnya, jadi dia pasti tahu apa yang harus dipelajari oleh Inara.

Awalnya Inara senang dengan adanya Olimpiade Fisika dia bisa membawa motor kerumah bu Siska untuk belajar tambahan, tetapi orang tuanya tidak setuju.

"Assalamualaikum!" Ucap Inara ia sudah sampai di depan rumah Kenzo sambil membawa buku juga menyandang tas sekolahnya.

Saat ia lewat banyak tetangga yang bertanya mau kemana, ia menjawab dengan sejujurnya, karena mengikuti lomba Olimpiade, dan bang kenzo jadi guru lesnya.

Setelah itu tidak ada lagi, para tetangga yang bergosip tentang mereka berdua, justru kehebatan merekalah yang jadi gosip, mereka iri dengan Bunda Dewi mendapatkan putri yang penurut dan pintar.

"Waalaikumsalam, Nara masuklah mengapa jadi sungkan sekarang, biasa hanya menyelonong saja!." Ucap Ibu Kenzo sambil tersenyum.

Inara menahan malu di wajahnya, sambil menunduk ia masuk sambil menyalami dan mencium tangan Ibu kenzo.

"Bibi, waktu itu aku masih kecil." Ucapnya pelan, tetapi masih di dengar oleh ibu Kenzo.

Dirumah bukan hanya ibu kenzo saja tetapi ayahnya juga ada dirumah, karena waktu les Inara dari jam Lima sampai jam 8 malam.

"Nara sudah datang!." Ucap Ayah Kenzo dengan ramah, kedua orang tua Kenzo memang menyukai Inara selain ramah ia juga pintar.

"Paman, kamu sudah pulang kerja?"." Ucap Inara, sambil melihat sekeliling ia tidak melihat Kenzo.

"Kenzo ada di atas, entah apa yang dia lakukan, kamu langsung saja ke atas." Ucap Ibu Kenzo dengan santai.

"Ah, apa tidak apa-apa bibi, bagaimana kalau kami belajarnya disini saja." Ucap Inara lagi, ia kurang berani masuk kekamar Kenzo sekarang dia bukan anak kecil lagi,

ia sudah dewasa juga memiliki perasaan kepada Kenzo, mendengar masuk kekamarnya saja sudah membuat dia deg-degan.

Ibu Kenzo hanya tersenyum ia tahu apa yang dicemaskan Inara sambil melihat suaminya, lalu ia berbicara lagi.

"Tidak apa-apa! Asalkan pintu kamarnya di buka, kami juga dirumah, apa yang kamu cemaskan." Ucap ibu Kenzo lagi.

"Bibi..!" Inara hanya malu, pikiran sudah ditebak oleh ibu Kenzo ia menunduk karena malu.

"Kalau begitu aku keatas dulu bibi, paman." Ucap Inara lalu naik keatas sambil menghela nafas panjang.

Inara berdiri di depan pintu kamar Kenzo, sambil menghirup nafas lalu mengeluarkanya lagi, ia menenangkan diri sebelum mengetuk pintu.

Tok...

Tok...

"Masuk! Pintunya tidak di kunci." Suara dari dalam mempersilahkan meminta orang di dalam untuk masuk kedalam.

Clek!

Inara membuka pintunya ternyata Kenzo sudah bersiap menunggunya di depan meja belajar, yang sudah di rapikan.

"Mengapa kamu lama sekali." Ucap Kenzo sambil menarik Inara memintanya untuk duduk di kursi yang telah dia diakan.

Ah!

Inara terkejut karena ia sedikit linglung saat Kenzo menarik tangannya.

"Apa yang kamu pikirkan, ayo duduk mengapa berdiri terus." Ucap kenzo lagi, lalu inara duduk disamping Kenzo. Ia menenangkan dirinya supaya tidak terbawa oleh perasaannya.

"Materi mana kamu merasa kesulitan, kita bahas sekarang." Kenzo bertanya kepada Inara.

"Aku tidak tahu." Ucap Nara asal ia sedang menenangkan diri supaya tidak terlalu deg-degan.

Tak!

"Aww! Mengapa kau menyentilku lagi, sakit tau!." Inara sangat kesal, ia cemberut memandang Kenzo dengan mengerutkan dahinya.

"Fokus!" Ucap Kenzo singkat." Mana lembar ujianmu sini aku lihat." Ucapnya lagi.

Inara memberikan lembaran jawaban ujiannya kepada Kenzo.

"Nilainya tidak masalah hanya saja kamu bermasalah dalam hitungan mengapa begitu." Ucapnya lagi.

"Aku lupa dengan rumusnya, susah mengingatnya, apalagi materi vektor dan hukum newton." Ucap Inara lagi, ia sudah mulai fokus.

"Oh, sini aku ajarkan bagaimana cara mengingat rumus dengan mudah." Ucap Kenzo. Lalu ia mengajarkan bagaimana cara mengingat rumus dengan mudah, tidak mudah lupa. Inara mengikuti cara belajar Kenzo ternyata cukup mengasyikan belajar seperti itu.

Waktu berjalan terus dan tibalah waktu sholat maghrib, mereka istirahat untuk melaksanakan sholat maghrib.

"Bang, aku sholat dimana." Ucap Inara karena ia tidak tahu dimana harus sholat, di kamar Kenzo atau bersama ibu kenzo.

"Ya disinilah, dimana lagi apa kamu sholat bersama ayah dan ibuku dikamar mereka." Ucap Kenzo sambil tersenyum.

"Lalu kamu? Apa..." Tanyanya lagi, tetapi ia berhenti karena tidak berani mengatakannya, ia hanya berani dalam hatinya "apa kamu jadi imamku." Gumamnya dalam hati.

"Kita sholat berjamaah supaya cepat! Apakah kamu sudah ambil wudhu." Ucap Kenzo dengan santai, ia tidak tahu hati Inara sudah berdebar mendengar ucapannya.

Dulu ia memang sering sholat berjamaah bersama Kenzo, tapi beda sekarang ia memiliki perasaan, mendengar sholat berjamaah bersama hatinya bergetar.

"Su..dah, aku ambil mukena dulu." Ucapnya tergagap, lalu berlari kearah tempat tasnya, karena ia membawa mukena dari rumah.

.

.

.

1
Alessa 🥀💋
...
Cinta Lidya
👍
Cinta Lidya
😍
Cinta Lidya
❤️
Cinta Lidya
👍
Cinta Lidya
kata Nara?
terima atau tidak masalah nanti?
Cinta Lidya
lanjut...
Cinta Lidya
lanjut...
Memyr 67
𝗇𝗒𝗂𝗆𝖺𝗄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!